cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMPERTAHANKAN LAHAN PADI SAWAH DARI KONVERSI MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT Albert Lambok S; Yusak Maryunianta; Asmi T. Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.057 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan lahan sawah selama 5 tahun terakhir di Desa Tanjung Ibus; untuk mengetahui apakah petani mengambil keputusan petani untuk mempertahankan lahan padi sawahnya dari konversi menjadi sawit di Desa Tanjung Ibus; dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam mempertahankan lahan padi sawahnya dari konversi menjadi sawit di Desa Tanjung Ibus. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan  Chi-square. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa selama 5 tahun terakhir luas lahan  padi sawah adalah 480 ha. Sebanyak 25 orang petani sampel memilih tetap mempertahankan lahan padi sawahnya dari konversi menjadi lahan kelapa sawit. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam mempertahankan lahan padi sawahnya yaitu; faktorpemenuhan kebutuhan dan pemahaman nilaiekonomi, faktor ikatan terhadap lahan, sumber dorongan dalam pengambilan keputusan, dan lahan sebagai sebagai penentu status sosial, peran kearifan, peran perdes dalam perekonomian, faktor tingkat produksi lahan sebagai faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam mempertahankan lahan padi sawahnya dari konversi menjadi lahan kelapa sawit.  Kata kunci: Lahan, Konversi, Keputusan Petani
ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN PETANI DARI SUMBER BENIH PADI YANG BERSERTIFIKAT DAN NON SERTIFIKAT (Studi Kasus : Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai) Alexander Limbong; Salmiah Salmiah; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.162 KB)

Abstract

ABSTRAK Alexander Daniel M. Limbong (100304114) dengan judul Skripsi Analisis Komparasi Pendapatan Petani Dari Sumber Benih Padi Yang Bersertifikat Dan Non Bersertifikat Studi Kasus Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dibimbing oleh ibu Dr. Ir.Salmiah, MS. selaku ketua komisi pembimbing dan ibu Ir. Iskandarini, MM, Ph.D selaku anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis komparasi produksi usaha tani padi sawah yang menggunakan benih padi bersertifikat dengan benih padi non bersertifikat, dan untuk menganalisis komparasi pendapatan , penerimaan, dan biaya pendapatan usahatani padi sawah yang menggunakan benih padi bersertifikat dengan benih padi non bersertifikat. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive. Metode penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Slovin, sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode uji beda rata-rata yaitu uji paired sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata produksi usahatani padi sawah yang menggunakan benih bersertifikat dengan benih non bersertifikat, ada perbedaan rata-rata pendapatan, penerimaan, dan biaya usahatani padi sawah yang menggunakan benih bersertifikat dengan benih non bersertifikat. Kata Kunci : komparasi, pendapatan, benih, padi bersertifikat, padi non sertifikat.
ANALISIS KELAYAKAN TERNAK SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWAH DI KELURAHAN SUKA MAJU, KECAMATAN BINJAI BARAT, KOTA BINJAI Pebri Hardiansyah Pohan; H.M. Mozart B Darus; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.972 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan ternak kambing perah di daerah penelitian serta untuk mengetahui kelayakan usaha ternak kambing perah yang dikelola di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penentuan daerah penelitian adalah dengan cara purposive. Metode yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel adalah metode sensus yang menjadikan seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Metode yang digunakan untuk menganalisis besar pendapatan ternak kambing perah di daerah penelitian menggunakan metode pendekatan finansial, yaitu dengan menggunakan analisis total pendapatan. Metode yang digunakan untuk menganalisis kelayakan usaha ternak kambing perah adalah analisis kelayakan Break Even Point (BEP) dan analisis R/C ratio.  Hasil penelitian menyimpulkan rata-rata total pendapatan usaha tani ternak kambing perah di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai sebesar Rp 23.478.477 dengan rata-rata total biaya sebesar Rp 4.087.773 dan ratarata penerimaan sebesar Rp 27.566.250. Berdasarkan analisis kelayakan yang dibuat, didapat bahwa usaha tani ternak kambing perah layak untuk diusahakan oleh kedelapan sampel. Hal ini disebabkan karena semua sampel memenuhi kriteria kelayakan yang dianalisis yaitu produksi susu kambing > BEP produksi, harga jual susu kambing > BEP harga dan R/C > 1. Kata Kunci: Susu Kambing, Total Pendapatan, Studi Kelayakan, BEP, R/C Ratio
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUAH IMPOR DI KOTA MEDAN Hasian A K Tambun; Luhut Sihombing; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.259 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen, atribut buah impor, dan urutan atribut buah impor yang menjadi preferensi konsumen di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis conjoint. Karakteristik konsumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, pendapatan keluarga per bulan, jumlah anggota keluarga, dan frekuensi pembelian buah impor. Atribut buah impor yang digunakan adalah rasa, ukuran, aroma khas, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen buah impor di Kota Medan bervariasi, dilihat dari faktor jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga per bulan, dan jumlah anggota keluarga. Kombinasi buah impor yang menjadi preferensi konsumen adalah buah dengan rasa yang manis, berukuran besar, memiliki aroma khas yang kuat dan warna yang cerah. Atribut buah impor yang memiliki nilai kepentingan tertinggi adalah rasa, kemudian aroma, ukuran dan warna. Nilai signifikansi Pearson’s dan Kendall’s Tau yaitu, interpretasinya adalah adanya hubungan yang kuat antara preferensi estimasi dan preferensi aktual, atau ada predictive accuracy yang tinggi pada proes conjoint. Nilai korelasi Kendall’s Tau for Holdouts dimana Holdouts merupakan uji stimuli penguji yang didapat dari proses conjoint yaitu buah impor yang menjadi preferensi konsumen sampel dapat menggambarkan preferensi konsumen secara keseluruhan (populasi). Kata kunci : Buah impor, preferensi konsumen, analisis conjoint
KAJIAN KEMITRAAN AGRIBISNIS KELOMPOK PETANI KOPI DENGAN PERUSAHAAN MITRA Kasus : Kelompok Petani Namanis Desa Sinaman II Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun dengan Gerai Kopi Starbucks Husna Fadhillah Hasibuan; Thomson Sebayang; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.081 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kegiatan kemitraan agribisnis yang dilakukan antara kelompok tani dengan perusahaan mitra, menguraikan perbedaan tahapan kegiatan budidaya kopi antara kelompok petani mitra dan kelompok petani non mitra, menganalisis perbedaan produktivitas dan pendapatan usahatani kelompok petani kopi mitra dan non mitra, serta menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan kelompok petani kopi mitra dan petani non mitra. Metode yang digunakan untuk penentuan daerah penelitian adalah dengan cara purposive. Metode penelitian yang digunakan adalah checklist sederhana, metode analisis komparatifdan menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan kelompok petani kopi mitra dan petani non mitra digunakan metode  Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertama pola yang terjalin antara perusahaan mitra dan kelompok petani adalah pola kemitraan subkontrak. Kedua Perbedaan tahapan kegiatan budidaya kopi antara kelompok petani mitra dan non mitra terdapat pada penggunaan tanaman naungan, jarak tanam dan ukuran lubang tanam, dosis dan jadwal pemberian pupuk, pengendalian hama dan penyakit, pemangkasan, kelas mutu kopi dan jaminan pemasaran kopi. Ketiga ada perbedaan nyata antara produktivitas kopi kelompok petani mitra dan non mitra. Keempat faktor yang berpengaruh nyata terhadap hasil produksi kopi kelompok mitra hanya variabel jumlah pupuk, sedangkan luas lahan, jumlah pohon dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap hasil produksi kopi kelompok petani non mitra adalah luas lahan, sedangkan tenaga kerja, jumlah pohon dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Kelima Faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan kelompok petani mitra hanya jumlah produksi, sedangkan luas lahan, harga jual dan biaya usahatani tidak berpengaruh secara nyata. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan kelompok petani non mitra adalah jumlah produksi, harga jual dan biaya usahatani, sedangkan luas lahan tidak berpengaruh nyata.Kata Kunci : Petani Mitra, Petani Non Mitra, Kopi, OLS
ANALISIS PERANAN SEKTOR PERTANIAN PADA PEREKONOMIAN KABUPATEN SAMOSIR PROVINSI SUMATERA UTARA Indira Rosalyn Tamba; Thomson Sebayang; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.999 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pergeseran pertumbuhan sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Samosir, untuk menganalisis posisi setiap subsektor pertanian dalam konstalasi perekonomian Kabupaten Samosir, untuk menganalisis subsektor pertanian dan komoditi pertanian apa saja yang menjadi unggulan di Kabupaten Samosir, dan untuk menganalisis hubungan antara jumlah produksi komoditi pertanian dan populasi ternak dengan perekonomian sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Metode penelitian yang digunakan dalam metode analisis data adalah metode Shift Share, Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ) dan Analisis Korelasi. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan analisis Shift Share pada sektor pertanian di Kabupaten Samosir periode 2010 – 2014, menunjukkan total kinerja pertumbuhan (Dij) yang positif sebanyak 246,04 milyar yang artinya pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Samosir relatif lebih cepat dibanding pertumbuhan sektor yang sama ditingkat provinsi serta sektor pertanian mengalami pergeseran atau peningkatan di Kabupaten Samosir. Posisi subsektor pertanian dalam perekonomian Kabupaten Samosir adalah subsektor tanaman pangan, peternakan dan perikanan berada di posisi subsektor maju dan tumbuh dengan pesat, subsektor tanaman hortikultura dan kehutanan berada di posisi subsektor maju tapi tertekan, subsektor tanaman perkebunan berada di posisi subsektor relatif tertinggal. Subsektor yang menjadi subsektor basis dalam perekonomian Kabupaten Samosir, yaitu subsektor tanaman pangan, subsektor peternakan, subsektor kehutanan, dan subsektor perikanan. Komoditi tanaman pangan yang merupakan komoditi basis dan dapat diunggulkan untuk dikembangkan pada perekonomian Kabupaten Samosir adalah padi sawah dan ubi jalar. Komoditi sayur-sayuran adalah bawang merah dan kentang. Komoditi buah – buahan adalah alpukat, mangga dan durian. Komoditi perkebunan adalah kopi, kemiri, cengkeh, dan aren. Komoditi peternakan adalah ternak kerbau, babi, dan kambing. Jumlah produksi padi, ubi kayu, dan ternak babi berhubungan nyata dan positif dengan Produk Domestik Regional Bruto Sektor Pertanian Kabupaten Samosir Kata Kunci : Shift Share, Tipologi Klassen, Location Quotient
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TIGABINANGA KABUPATEN KARO Irna Fitri Melany R; Luhut Sihombing; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.237 KB)

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan biaya produksi, penerimaan dan pendapatan petani jagung sebelum dan sesudah perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menganalisis dampak perubahan harga BBM terhadap komponen biaya produksi, penerimaan dan pendapatan petani jagung. Daerah penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Tigabinanga merupakan salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Kabupaten Karo. Pengambilan sampel sebanyak 98 orang ditentukan dengan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode Uji t berpasangan (Paired Sample t Test). Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata total biaya produksi petani, rata-rata penerimaan petani,rata-rata pendapatan petani sebelum dan sesudah perubahan harga BBM. Kedua, ada damak nyata perubahan harga BBM terhadap komponen biaya produksi (benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan alsintan), penerimaan, dan pendapatan petani jagung. Kata Kunci : Perubahan Harga BBM, Pendapatan, Petani Jagung
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ASAHAN (Studi Kasus Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan) Ismail Soleh Batu Bara; Kelin Tarigan; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.896 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian di bimbing oleh Prof. Dr. Ir. Kelin Tarigan, MS sebagai ketua pembimbing  dan Ir. Sinar Indra Kesuma, M.Si sebagai anggota komisi pembimbing. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersedian input produksi kelapa sawit, Untuk mengetahui dan menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi produksi kelapa sawit di Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan.Penentuan sampel penelitian dengan menggunakan metode slovin, Sampel dalam penelitian adalah petani kelapa sawit Di Desa Pulau Tanjung. Metode analisis data digunakan  fungsi produksi Coob Douglas.Hasil penelitian menyatakan bahwa ketersedian input produksi (Luas lahan, Herbisida, Pupuk, Tenaga Kerja) tersedia di daerah penelitian, Sedangkan faktor yang mempengaruhi produksi kelapa sawit seperti luas lahan, herbisida, pupuk, tenaga kerja, umur tanaman secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi kelapa sawit sedangkan secara parsial luas lahan, herbisida, tenaga kerja berpengaruh nyata. Kata Kunci: Ketersedian, Faktor, Produksi.
ANALISIS FINANSIAL DAN PEMASARAN NENAS (Studi Kasus: Desa Siabal – Abal I, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara) Maria Angelina Situmorang; Luhut Sihombing; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya nenas secara finansial, untuk menganalisis besar angka retention index pemasaran nenas, untuk menganalisis tingkat efisiensi setiap saluran pemasaran nenas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis finasial dengan menghitung penerimaan dan pendapatan dan 4 metode efisiensi menurut Thamizhselvan dan Paul yaitu metode Shepherd’s, metode Acharya dan Aggarwal, Composite Index Method, dan Marketing Efficiency Index Method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar pendapatan dan penerimaan yang diperoleh petani tergoong tinggi, tidak ada angka retention index di daerah penelitian, dan saluran pemasaran yang paling efisien di daerah penelitian adalah saluran III.Kata Kunci : kelayakan, finansial, pemasaran, retention index
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN PETANI SEBELUM DAN SESUDAH BERALIH KEKOMODITI KELAPA SAWIT (Kasus : Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang) Muhammad ilham; Hasman Hasyim; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alasan petani karet memutuskan beralih komoditi ke tanaman kelapa sawit, mengetahui pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih  komoditi ke kelapa sawit,  menganalisis perbandingan pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih komoditi kelapa sawit. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, metode analisis pendapatan, dan metode analisis Uji Beda Rata – Rata Sampel Independen (Independent Sample T-test) dengan alat bantu SPSS 16.Hasil Penelitian di Desa Ujung Rambe menunjukkan bahwa alasan petani melakukan alih komoditi yang terbesar dari aspek ekonomis yaitu biaya produksi, dari aspek lingkungan yaitu keadaan cuaca, dan dari aspek teknis yaitu teknik budidaya; Tingkat pendapatan petani sebelum beralih komoditi lebih besar dari pada sesudah beralih komoditi; Ada perbedaan nyata dan signifikan pendapatan petani sebelum dan sesudah beralih komoditi di Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba. Kata Kunci: Pendapatan, Komparatif, Karet, Kelapa Sawit

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue