cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER DI PROVINSI SUMATERA UTARA Lina Jahrona; Satia Negara Lubis; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.064 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui  perkembangan  permintaan daging ayam broiler dan apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil   penelitian   menunjukkan   perkembangan   permintaan   daging  ayam broiler mengalami  fluktuatif  setiap  tahun.  Permintaan  daging  ayam  broiler di Provinsi Sumatera Utara secara serempak dipengaruhi oleh harga daging ayam broiler, produksi daging ayam broiler, pendapatan dan harga ikan kembung. Secara parsial harga daging ayam broiler, produksi daging ayam broiler dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler sedangkan harga ikan kembung tidak berpengaruh nyata.   Kata Kunci : Permintaan, Harga Daging Ayam Broiler, Produksi Ayam Broiler Pendapatan, Harga Ikan Kembung.
ANALISIS KOMPARASI KEBUTUHAN BIAYA PEMELIHARAAN NORMATIF KOMODITAS KUBIS DENGAN PRAKTEK PELAKSANAANYA DI KABUPATEN KARO (Kasus: Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo) Muammar Reza Syahputra Lubis; Luhut Sihombing; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.125 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis komparasi kebutuhan biaya pemeliharaan normatif komoditas kubis dengan praktek pelaksanaannya, pengaruh biaya pupuk dan biaya pengendalian hama dan penyakit terhadap produksi usahatani kubis dan presentasi biaya pemeliharaan khususnya bahan kimia usahatani kubis permusim tanam. Metode penentuan daerah yang digunakan adalah metode purposive. Metode penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 46 sampel, sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga metode analisis yaitu analisis  uji T untuk dua sampel berpasangan, metode regresi linier berganda dan analisis proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang nyata antara biaya pemeliharaan secara normatif komoditas kubis dengan yang dilakukan petani di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Berdasarkan hasil Estimasi menunjukan biaya pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi,  sedangkan biaya pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Berdasarkan perhitungan diketahui persentase biaya pemeliharaan khususnya bahan kimia adalah sebesar 28,98 % dari total biaya pemeliharaan yang di keluarkan pada usahatani kubis.   Kata Kunci: komparasi, biaya pemeliharaan, kubis
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN TELUR AYAM RAS DAN AYAM KAMPUNG (Kasus : Pasar Petisah Kota Medan) Muhammad Hafiz; Lily Fauzia; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.278 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian untuk menganalisis karakteristik konsumen dalam pembelian telur ayam ras dan ayam kampung di daerah penelitian dan untuk menganalisis faktor – faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian telur ayam ras dan ayam kampung di daerah penelitian. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan  analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada pembelian telur ayam ras, dari keseluruhan variabel bebas karakteristik sosial ekonomi (harga, umur, pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan, jarak ke lokasi pasar, dan pekerjaan) secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli telur ayam ras. Secara parsial variabel harga dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli telur ayam ras, sedangkan variabel umur, pendidikan, jumlah tanggungan, jarak ke lokasi pasar, dan pekerjaan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli telur ayam ras. Pada pembelian telur ayam kampung, dari keseluruhan variabel bebas karakteristik sosial ekonomi (harga, umur, pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan, jarak ke lokasi pasar, dan pekerjaan) secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah jumlah membeli telur ayam ras. Secara parsial variabel harga, pendapatan, dan pendidikan berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli telur ayam ras, sedangkan variabel  umur, jumlah tanggungan, jarak ke lokasi pasar, dan pekerjaan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah membeli telur ayam ras.   Kata Kunci : Faktor – faktor, Konsumen, Telur Ayam Ras dan Telur Ayam Kampung
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN Muhammad Rifki; Iskandarini Iskandarini; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.323 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, dengan metode Purposive. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi besar pendapatan nelayan perbulan, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal kegiatan nelayan dan menentukan strategi peningkatan pendapatan nelayan. Metode analisis data untuk mengidentifikasi pendapatan nelayan menggunakan rumus total pendapatan dan analasis SWOT untuk menentukan strategi peningkatan pendapatan nelayan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan nelayan rata-rata per bulan di lokasi penelitian lebih tinggi dari standard upah minimum kota (UMK) Medan. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi defensif dengan cara diversifikasi mata pencaharian.   Kata Kunci : Nelayan, Pendapatan, Strategi, SWOT
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativaL.) ANGGOTA (Kasus: Desa Medan Krio,KecamatanSunggal, KabupatenDeli Serdang) Namia Agina Tarigan; Sinar Indra Kesuma; Muhammad Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.93 KB)

Abstract

Untuk memutar perekonomian negara perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat tani, sehingga petani mampu mandiri menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Salah satu usaha pemerintah bersama petani dalam rangka membangun kemandiriannya adalah dengan membentuk kelompok-kelompok tani di pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui peran kelompok tani yang paling dirasakan  oleh  anggota  kelompok  tani,  mengetahui  peranan  kelompok  tani terhadap peningkatan produktivitas usahatani padi sawah anggota kelompok tani, dan  untuk mengetahui  faktor internal dan  eksternal yang dapat meningkatkan produktivitas usahatani padi sawah anggota kelompok tani. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, uji korelasi Kendall Tau-b menggunakan alat bantu SPSS 16, dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kelompok tani yang yang paling dirasakan oleh anggota kelompok tani adalah sebagai kelas/ wahana belajar dan wahana kerjasama. Peran kelompok tani terhadap produktivitas usahatani padi sawah memiliki arah hubungan yang positif dan signifikan. Faktor internal yang dapat meningkatkan produktivitas usahatani anggota kelompok tani padi sawah adalah umur, status berusahatani, pengalaman berusahatan, intensitas kegiatan penyuluhan, dan luas lahan. Faktor eskternal yang dapat meningkatkan produktivitas usahatani anggota kelompok adalah iklim usaha dan sarana usaha.   Kata Kunci: Peran Kelompok Tani, Produktivitas Usahatani,Padi sawah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR PETANI (NTP) PADI SAWAH (Kasus: Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat) Riki Kurniawan; Muhammad Jufri; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.734 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menentukan besar nilai tukar petani, mengetahui tingkat kesejahteraan petani, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Nilai Tukar Petani (NTP). Penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Besar sampel ditentukan dengan metode Slovin dengan sampel sebesar 58 sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep perhitungan NTP sederhana dan kriteria BPS untuk menentukan dan mengetahui tingkat kesejahteraan petani, serta model regresi linear berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Nilai Tukar Petani (NTP). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai tukar petani padi sebesar 112% per musim tanam. Hal ni menunjukan secara umum kondisi petani padi sawah sejahtera. Secara serempak luas lahan, produktivitas, harga gabah, biaya pupuk, biaya pestisida, biaya konsumsi pangan, dan biaya konsumsi non pangan berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani namun secara parsial biaya pupuk dan biaya pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap Nilai Tukar Petani (NTP).   Kata Kunci : Padi Sawah, Nilai Tukar Petani, Kesejahteraan Petani
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN MINUMAN THAI GREEN TEA (Kasus Mahasiswa Strata 1 Universitas Sumatera Utara) Amelia Natasya P; Iskandarini Iskandarini; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.753 KB)

Abstract

Kemajuan di bidang sosial ekonomi mengakibatkan perubahan pola konsumsi minuman ke arah yang lebih beragam.   Salah satu dampak dari perubahan pola konsumsi adalah munculnya bisnis industri minuman. Peningkatan bisnis industri minuman juga terjadi di Universitas Sumatera Utara dalam kurun waktu 5 bulan (Juli-Desember) peningkatan jumlah gerai cukup pesat yang semula hanya 2 gerai menjadi  22  gerai.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis  proses keputusan pembelian minuman Thai Green Tea oleh konsumen di daerah penelitian; untuk menganalisis apakah   faktor lingkungan, faktor perbedaan individu,   dan   faktor   psikologis   mempengaruhi   perilaku   konsumen   dalam keputusan pembelian minuman Thai Green Tea di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda menggunakan alat bantu SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keputusan pembelian minuman Thai Green Tea dimulai  dari  alasan  pertama  kali  konsumen  mengkonsumsi  adalah  keinginan untuk mencoba, manfaat utama adalah rasa minuman yang enak, fokus perhatian utama konsumen adalah praktis untuk dikonsumsi; sebagian besar responden memperoleh informasi mengenai minuman melalui teman; pertimbangan awal dan indikator kualitas minuman adalah rasa; sebagian besar responden cenderung membeli minuman berdasarkan situasi dengan frekuensi konsumsi lebih dari seminggu sekali; mayoritas konsumen menyatakan merasa puas dengan  minuman dan akan tetap membeli minuman tersebut jika terjadi kenaikan harga; pengaruh lingkungan, perbedaan individu dan proses psikologis secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen dalam keputusan pembelian  minuman  Thai  Green  Tea;  sedangkan  secara  parsial  perbedaan individu  dan  proses  psikologis  berpengaruh  nyata  dan  signifikan    terhadap perilaku konsumen dalam keputusan pembelian minuman Thai Green Tea.   Kata   Kunci:   Pengaruh      Lingkungan,      Perbedaan         Individu,   Proses Psikologis, Keputusan Pembelian
ANALISIS PERBEDAAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI PADI SAWAH IRIGASI DAN PETANI PADI SAWAH POMPA AIR DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENDAPATAN (Kasus : Desa Paya Bakung Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara) Aulia Harfi S; Iskandarini Iskandarini; Muhammad Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.492 KB)

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan karakteristik sosial (pendidikan, dan jumlah tanggungan), dan menganalisis perbedaan karakteristik ekonomi (luas lahan dan biaya produksi) petani padi sawah irigasi dan petani padi sawah pompa air dan hubungan karakteristik sosial dan ekonomi petani padi sawah irigasi dan petani padi sawah pompa air dengan pendapatan di Desa Paya Bakung. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah Purposive sampling,  dan metode analisis data  yang digunakan adalah  dengan SPSS ujistatistik t-test (Uji beda rata-rata Independent sample t-test),dan dengan menggunakan Korelasi Rank Spearman (rs). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan  yang  nyata  antara  kara  kteristiksosial  ekonomi  petani  padi  sawah irigasi dengan petani padi sawah pompa air  di Desa  PayaBakung, Tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik sosial (pendidikan dan jumlah tanggungan) petani irigasi dengan pendapatan petani irigasi di Desa Paya Bakung. Ada hubungan yang signifikan antara karakteristik ekonomi (luas lahan dan biaya produksi) petani irigasi dengan pendapatan petani irigasi di Desa Paya Bakung. Tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik sosial (pendidikan dan jumlah tanggungan) petani padi sawah pompa air dengan pendapatan petani padi sawah pompa air di Desa Paya Bakung. Ada hubungan yang signifikan antara karakteristik ekonomi (biaya produksi dan luas lahan) petani padi sawah pompa air dengan pendapatan petani padi sawah pompa air di Desa Paya Bakung.   Kata Kunci : Karakteristik Sosial Ekonomi; Petani Padi Sawah Irigasi; Petani Padi Sawah Pompa Air.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN NELAYAN PERORANGAN DENGAN PENDAPATAN TEKONG DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN PERORANGAN DI KECAMATAN PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Diah Ramadhani Sigalingging; Sinar Indra Kesuma; Rulianda Purnomo Wibowo
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.222 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan nelayan perorangan dengan pendapatan tekong dan pengaruh faktor sosial ekonomi berupa pendidikan, umur, perahu, lama melaut, dan  biaya melaut terhadap pendapatan nelayan perorangan di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t dua sampel bebas dan metode analisis regresi linear berganda menggunakan alat bantu SPSS 17, dengan metode pengumpulan data menggunakan data primer, yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan responden dan juga menggunakan data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling, dan sampel penelitian ini berjumlah 40 sampel nelayan perorangan dan 40 sampel tekong di Kecamatan Pandan. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purpossive. Hasil  penelitian  diketahui  bahwa  terdapat  perbedaan  yang  signifikan antara pendapatan nelayan perorangan dengan pendapatan tekong. Variabel pendidikan, umur, perahu, lama melaut, biaya melaut secara simultan memiliki pengaruh terhadap penerimaan nelayan perorangan di Kecamatan Pandan dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 91,8 %. Variabel lama melaut dan biaya melaut secara parsial berpengaruh nyata terhadap penerimaan nelayan perorangan. Variabel pendidikan, umur, perahu, lama melaut, biaya melaut secara simultan memiliki   pengaruh   terhadap   pendapatan   nelayan   perorangan   dengan   nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 76,6 %. Variabel lama melaut dan biaya melaut secara parsial berpengaruh nyata terhadap pendapatan nelayan perorangan. Kata Kunci :  Nelayan Perorangan, Tekong, Perbedaan Pendapatan.
ANALISIS PENETAPAN HARGA MINIMUM KOMODITAS JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN TINGKAT KEUNTUNGAN NORMAL (KASUS : DESA SARINTONU, KECAMATAN TIGALINGGA, KABUPATEN DAIRI) Kartika Napitupulu; Luhut Sihombing; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.601 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume kebutuhan input, menganalisis kebutuhan biaya, menganalisis komponen dan besar biaya tetap per hektar dan petani, menganalisis komponen dan besar biaya variabel per hektar dan petani, menganalisis besar harga pokok jagung bentuk tongkol dan bentuk pipil, serta menganalisis harga minimum jagung per kilogram termasuk keuntungan normal pada usahatani jagung di Desa Sarintonu. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive area sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode snowball sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis biaya, harga pokok penjualan, dan analisis penetapan harga  minimum jagung/kg  dengan  tingkat keuntungan normal.Hasil penelitian menunjukkan harga pokok penjualan jagung bentuk tongkol sebesar Rp. 1.168,04 dan bentuk pipil sebesar Rp. 1.595, sedangkan harga minimum jagung/kg dengan tingkat keuntungan normal yaitu sebesar Rp. 2.073,50. Kata Kunci : Jagung, harga pokok, harga minimum, keuntungan normal.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue