cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN UNTUK MEMBELI SAYURAN HIDROPONIK DI KOTA MEDAN Arnold Arianto Parhusip; Diana Chalil; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.69 KB)

Abstract

Sayuran hidroponik mucul menjadi salah satu pilihan sayuran yang lebih sehat dibandingkn dengan sayuran konvensional, terutama untuk pembeli di kota-kota besar seperti diKota Medan. Namun perkembangan produksinya relatif lambat karena minimnya informasi mengenai permintaan sayuran hidroponik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli sayuran hidroponik di daerah penelitian. Data diperoleh dari 80 responden yang ditetapkan secara Accidental dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur konsumen secara signifikan mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli sayuran hidroponik, sedangkan tingkat pendidikan, jumlah pendapatan, pengetahuan dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan. Kata Kunci : sayuran hidroponik, faktor pengaruh, keputusan membeli
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN PETANI SALAK PONDOH (Salacca zalacca) (Kasus Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo) Baranta Ginting; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.655 KB)

Abstract

BARANTA GINTING (120304072), dengan judul skripsi Dampak Erupsi Gunung Sinabung Terhadap Produktivitas Dan Pendapatan Petani Salak Pondoh (Salacca Zalacca) (Kasus Desa Kutambaru, Kecamatan Tiga, Nderket Kabupaten Karo). Penulisan skripsi ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, MP dan Bapak Ir. M. Jufri, M.Si.Tujuan penelitian ini adalah Untuk membandingkan produktivitas usahatani salak pondoh sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Untuk mengetahui perbandingan pendapatan usahatani salak pondoh sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah uji beda rata-rata berpasangan/ pairing T-test dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan nyata dan signnifikan produktivitas petani salak pondoh sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. (2) Terdapat perbedaan nyata dan signifikan pendapatan petani salak pondoh sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. Kata Kunci : Dampak Erupsi Gunung Sinabung, Produktivitas, Pendapatan
ANALISIS FEKTIVITAS PENGGUNAAN ALSINTAN YANG DIKELOLA USAHA PELAYANAN JASA ALSINTAN (UPJA) PADA USAHATANI PADI SAWAH Dwi Delvi Yanthi; Thomson Sebayang; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.724 KB)

Abstract

Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi dan mutu produk padi sawah adalah dengan meningkatkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), namun petani masih mengalami masalah permodalan untuk pembelian alsintan ini, pengelolaan yang kurang efisien dan keterampilan yang rendah bila petani mengelola secara perorangan. Solusi yang dibuat pemerintah dalam mengatasi kebutuhan alsintan ini adalah dengan membentuk organisasi kelompok petani yang mengelola penyewaan alsintan yakni Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Desa Kota Datar dan Desa Tandem Hilir-II di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang juga mengembangkan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), dengan tingkat perkembangan yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis biaya dan pendapatan UPJA di kedua desa tersebut serta menganalisis efektivitas penggunaan alsintan dan hubungannya dengan produktivitas padi sawah. Metode Sampel penelitian ini adalah petani pengguna alsintan, yakni 55 petani di Desa Kota Datar dan 40 petani di Desa Tandem Hilir II. Metode analisis deskriptif digunakan untuk menghitung biaya dan pendapatan serta analisis skoring untuk mengukur efektivitas penggunaan alsintan. Menganalisis hubungan antara efektivitas penggunaan alsintan dengan produktivitas padi sawah digunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan UPJA di Desa Kota Datar lebih tinggi dari UPJA Desa Tandem Hilir-II. Penggunaan alsintan yang dikelola oleh kedua  UPJA ini sudah efektif,  namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efektivitas penggunaan alsintan ini dengan produktivitas padi sawah. Kata kunci: UPJA,  Efektivitas Penggunaan Alsintan, Peoduktivitas Padi Sawah
ANALISIS FORECASTING PRODUKSI DAN KONSUMSI DAGING AYAM (BROILER) DI PROVINSI SUMATERA UTARA Febry Hardian; Tavi Supriana; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.256 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa produksi dan konsumsi daging ayam broiler di Provinsi Sumatera Utara dengan analisis forecasting dengan menggunakan aplikasi program SPSS. Metode penentuan daerah yang digunakan secara purposive area sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Stastistika dan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahun 2006-2015 di Provinsi Sumatera Utara, produksi daging ayam broiler mengalami trend positif dan untuk konsumsi daging ayam broiler juga mengalami trend positif. Pada tahun 2006-2015 di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan konsumsi daging ayam broiler lebih besar dari produksi daging ayam broiler Provinsi Sumatera Utara. Untuk tahun 2016- 2025 di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan bahwa hasil analisis forecasting produksi daging ayam broiler mengalami trend negatif dan hasil analisis forecasting konsumsi daging ayam broiler mengalami trend negatif yang mengalami penurunan dengan perbedaan yang tidak terlalu signifikan antara hasil analisis forecasting produksi dan konsumsi daging ayam broiler di Provinsi Sumatera Utara. Kata Kunci: Analisa forecasting, trend, produksi dan konsumsi daging ayam broiler
ANALISIS PRODUKSI DAN PEMASARAN JAGUNG DESA NAMBIKI KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT Henny Egra Sari; Satia Negara Lubis; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.648 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja) terhadap produksi jagung, untuk mengetahui berapa jenis pola saluran pemasaran jagung, untuk mengetahui berapa besar biaya pemasaran, share margin, dan price spread pada setiap pola pemasaran jagung, dan untuk menganalisis tingkat efisiensi pemasaran jagung. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis linear berganda, analisis deskriptif dan analisis tabulasi sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung sedangkan secara parsial faktor produksi luas lahan, benih, pupuk dan pestisida berpengaruh nyata terhadap produksi jagung, kecuali tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Terdapat 2 jenis saluran pemasaran jagung di daerah penelitian. Biaya pemasaran jagung pada saluran I lebih tinggi daripada biaya pemasaran jagung pada saluran II. Saluran pemasaran jagung II lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran I. Kata   kunci   :   Jagung,   Pola   Pemasaran,   Biaya   Pemasaran,   Efisiensi Pemasaran
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PASCA PANEN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU (PKWT) DI PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. PP. LONDON SUMATERA INDONESIA TBK. (Kasus: Kebun Lima Puluh, Desa Dolok POM, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara) Herituahta Napitupulu; Yusak Maryunianta; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.65 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di lokasi penelitian, untuk merancang strategi dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di lokasi penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode SWOT.Hasil penelitian menunjukkan kekuatan dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di daerah penelitian adalah Leadership pimpinan (perintah dan arahan) yang baik, pengawasan dan pelaksanaan SOP yang sangat baik, aturan/sanksi yang sangat tegas, peralatan pendukung yang lengkap, infrastruktur jalan kebun ke pabrik yang memadai, kendaraan/alat transport yang memadai dan pelatihan yang bagus; kelemahan strategi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di daerah penelitian adalah premi dan tunjangan, gaji, dan ketepatan waktu kenaikan upah; peluang perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di daerah penelitian adalah tingkat pendidikan yang cukup, kerjasama antar sesama karyawan pasca panen PKWT yang kompak, keahlian pasca panen yang berkompeten, Kebijakan Menteri Tenaga Kerja yang cukup membantu, dan motivasi yang baik; ancaman yang dihadapi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di daerah penelitian adalah pengalaman dari karyawan pasca panen yang kurang berpengalaman, strategi meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT di daerah penelitian berada pada daerah kuadran I. Hal ini berarti bahwa meningkatkan kinerja karyawan pasca panen PKWT berada pada strategi agresif (growth oriented strategy) dengan ini seharusnya perusahaan memaksimalkan beberapa kekuatan dan dengan memanfaatkan peluang yang sebaik-baiknya agar tujuan untuk mengoptimalkan kinerja karyawan pasca panen PKWT dapat tercapai. Kata Kunci : Strategi, Kinerja, Karyawan Pasca Panen, Perjanjian Kerja Waktu          Tertentu
ANALISIS PEMASARAN DAN INTEGRASI PASAR JAGUNG PIPIL (Kasus: Hasil Produksi Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang) Maria Valentina Pangaribuan; Thomson Sebayang; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.385 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab perbedaan harga jagung pipil yang cukup jauh di tingkat petani dan tingkat konsumen akhir di tempat penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pola saluran pemasaran jagung pipil, menganalisis tingkat efisiensi saluran pemasaran jagung pipil, menganalisis kecendrungan harga jagung pipil di pasar produsen dan pasar konsumen, dan menganalisis tingkat keterpaduan antara pasar produsen dengan pasar konsumen. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Teknik distribusi sampel petani menggunakan proportionate random sampling (86 petani sampel) dan teknik pengambilan sampel petani ke masing-masing desa di kecamatan patumbak digunakan metode purposive sampling sedangkan untuk lembaga pemasaran digunakan metode bola salju atau snow ball sampling (10 pedagang). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pola saluran pemasaran, analisis margin pemasaran dan farmer share, analisis trend linier harga, dan analisis IMC (Index of Market Connection) atau keterpaduan pasar. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat tiga pola saluran pemasaran jagung pipil di Kecamatan Patumbak di mana saluran II merupakan saluran paling pendek (efisien) dengan margin pemasaran lebih kecil (Rp.2.364) dan farmer share yang lebih besar (53,24%). Perkembangan harga jagung berfluktuasi dan cenderung meningkat dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp.53,3 setiap tiga bulan. Integrasi pasar jagung pipil antara pasar lokal (petani) dan pasar acuan  (pedagang besar) dalam jangka pendek dan jangka panjang adalah kuat masing-masing dengan nilai IMC = 0,980 (< 1) dan koefisien b2 dengan nilai 0,305 (mendekati 1). Disarankan kepada petani untuk memilih saluran II karena merupakan saluran yang paling pendek (efisien) sehingga sehingga bagian (farmer share) yang diterima petani dapat lebih meningkat dan dapat mengurangi biaya pemasaran.   Kata Kunci : Jagung Pipil,  Analisis, Pemasaran, Integrasi
ANALISIS PANGSA PASAR DARI BERBAGAI JENIS MEREK PRODUK KOPI INSTAN DENGAN MENGGUNAKAN RANTAI MARKOV DI KOTA MEDAN Milla Rosa; Luhut Sihombing; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.74 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pola perpindahan merek (brand switching) kopi instan yang dilakukan oleh konsumen, untuk mendeskripsikan dan menganalisis apa yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih dan berpindah merek produk kopi instan, untuk mengetahui pengeluaran rata-rata konsumen pada berbagai merek kopi instan setiap bulan, dan untuk mengetahui kondisi estimasi pangsa pasar dari berbagai merek produk kopi instan di masa yang akan datang. Metode penentuan daerah yang digunakan adalah metode purposive . Pengambilan sampel dilakukan dengan aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 96 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan probabilitas Markov Chain. Kopi instan yang diteliti adalah dalam kemasan sachet dengan merek Torabika, Good Day, Nescafe, Indocafe, dan ABC Instan. Hasil penelitian menunjukkan Konsumen yang beralih ke merek Torabika dan Good Day lebih banyak dibandingkan ke merek lainnya. Pertimbangan konsumen dalam memilih kopi instan adalah cita rasa sementara pertimbangan konsumen dalam berpindah merek adalah sekedar mencoba merek lainnya. Rata-rata pengeluaran konsumen untuk mengkonsumsi kopi sebesar 2,5% dari pendapatannya. Prediksi pangsa pasar pada tahun 2021 untuk Torabika sebesar 21,1%, Good Day sebesar 30,1%, Nescafe sebesar 12,8%, Indocafe sebesar 23,6%, , ABC Instan sebesar 8,6%, dan merek lainnya sebesar 3,2%. Kata Kunci : Kopi Instan, Pola Perpindahan Merek, Perilaku Konsumen, Proporsi Pengeluaran Konsumen, Rantai Markov, Pangsa Pasar
ANALISIS PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH KOPI (Coffea Arabica L) (Kasus : Perkebunan Rakyat di Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi) Nova Indrianthi Purba; Rahmanta Ginting; Luhut Sihombing
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.351 KB)

Abstract

Pemasaran kopi merupakan mata rantai kegiatan yang panjang di jutaan petani dan perkebunan-perkebunan kopi di desa-desa sampai ke pabrik-pabrik kopi dan perusahaan eksportir. Dengan adanya lembaga-lembaga tersebut sering sekali menimbulkan kecilnya persentase harga yang diterima oleh petani dari harga yang dibayarkan oleh konsumen maupun eksportir. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran produk kopi di daerah penelitian, untuk menganalisis tingkat efisiensi pemasaran kopi di daerah penelitian, untuk menganalisis nilai tambah pada pengolahan kopi di daerah penelitian, dan untuk mengetahui besar penerimaan petani kopi pada setiap penjualan. Metode analisis yang digunakan adalah metode tataniaga untuk menganalisis pola pemasaran dan nilai tambah, metode Hayami untuk menganalisis nilai tambah dan metode usahatani untuk menganalisis penerimaan petani. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran kopi di Kecamatan  Parbuluan. Nilai marjin pemasaran pada saluran I sebesar  Rp 43.000,-/kg dan nilai marjin pemasaran pada saluaran II sebesar Rp 44.000,-/kg. Perhitungan efisiensi pemasaran menunjukkan  bahwa saluran pemasaran kopi di Kecamatan Parbuluan yang paling efisien adalah saluran I dan kemudian saluran II. Perhitungan  nilai  tambah  dari  berbagai  elemen menunjukan  bahwa proses  produksi pengolahan kopi Hs  menjadi kopi Ose, telah menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 8.000/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 22,85 % dari nilai produk, menunjukkan bahwa nilai tambah pada kopi arabika di Kecamatan parbuluan  tergolong pada rasio nilai tambah sedang. Rata rata produksi kopi di Kecamatan Perbuluan sebesar 1020,25kg/Ha/Tahun,  dengan rata rata harga kopi sebesar Rp26.989.58, Rata – rata penerimaan petani kopi sebesar Rp45,372,126.65/Tahun. Sehingga dalam sekali panen rata rata penerimaan petani sebesar Rp2,062,369.39/Ha. Kata kunci : Kopi, Saluran Pemasaran, Efisiensi Pemasaran, Nilai Tambah dan Penerimaan.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP APEL LOKAL DAN APEL IMPOR (Studi Kasus di Kota Medan, Sumatera Utara) Pangeran Christ Romario Napitupulu; Iskandarini Iskandarini; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.901 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menentukan atribut yang  paling  dipertimbangkan  konsumen  dalam  keputusan  membeli  buah  apel lokal dan apel impor dan menganalisis sikap konsumen terhadap buah apel lokal dan apel impor di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis   deskriptif,   scoring, dan   model   sikap   multiatribut   Fishbein.   Hasil penelitian menunjukkan atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan membeli buah apel lokal dan apel impor di Kota Medan adalah atribut harga; Sikap konsumen terhadap buah apel lokal dan apel impor di daerah penelitian secara keseluruhan bahwa total nilai sikap untuk buah apel impor lebih besar dari pada total nilai sikap buah apel lokal. Artinya, konsumen yang mengonsumsi buah apel memiliki sikap yang lebih positif terhadap buah apel impor dibandingkan buah apel lokal.   Kata Kunci: Sikap Konsumen, Apel lokal dan apel impor.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue