cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil USU
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
PENGUKURAN KINERJA KONTRAKTOR DENGAN METODE INDEKS PADA PROYEK KONSTRUKSI GUNA PENCAPAIAN MUTU KONSTRUKSI (Studi Kasus Dinas Lingkungan HidupProvinsi Sumatera Utara, Jl. Tengku Daud No. 5 Medan) MITRA Muhammad Arsyad Hutagalung
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.314 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam perkembangan dunia konstruksi peranan perusahaan sangat penting dalam menunjang kesuksesan pembangunan dimana merupakan prioritas utama masyarakat dalam menghadapi era globalisasi. Dalam dunia konstruksi dikenal dua jenis perusahaan yaitu kontraktor dan konsultan. Tujuan penelitian untuk mengetahui indikator pengukuran kinerja kontraktor dalam manajemen kontruksi. Survey kinerja konraktor dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara jalan Tengku Daud no. 5 Medan. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang responden dengan kuisioner yang terdiri dari 26 item pertanyaanpengukuran kinerja kontraktor. Penelitian ini dilakukan dengan uji validitas yang menggunakan skala likert dan uji reliabilitas yang menggunakan metode Alpha Cronbarch’s. Karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi umur, pendidikan, dan lama kerja. Ditinjau dari umur mayoritas responden antara 41-50didapat 13 orang (43,3%), ditinjau dari aspek pendidikan mayoritas responden S1 teknik yakni sebanyak 11 orang (36,7%), ditinjau dari lama kerja mayoritas responden dengan lama kerja 10-20 tahun yakni sebanyak 14 orang (46,7%). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden menyatakan kinerja kontraktor dalam manajemen konstruksi adalah cukup baik yakni sebanyak 12 orang (40,0%). Kata kunci : Validitas, reliabilitas, kinerja.
REKAYASA EKSPERIMEN BETON DENGAN PENAMBAHAN ADITIF MASTERSURE 1007 UNTUK MENDAPATKAN BETON SLUMP FLOW YANG STABIL PADA BETON DENGAN MUTU AWAL TINGGI Moses Hasiholan Septian Tampubolon
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.465 KB)

Abstract

Abstrak : Pemakaian bahan tambah dalam proses konstruksi sudah berlangsung lama, semakin hari selalu ada inovasi baru terhadap bahan tambahan kimia yang berguna untuk meningkatkan kualitas beton pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Admixture MasterSure® 1007 terhadap perilaku mekanis beton, bagaimana pengaruhnya terhadap kelecekan (workability), kuat tekan beton, memperlambat atau mempercepat waktu ikat beton. Admixture MasterSure® 1007 ini adalah salah satu jenis bahan tambahan kimia yang berfungsi sebagai water reducer, yaitu penggunaan f.a.s yg rendah tanpa mengurangi kualitas beton.  Pada penelitian ini benda uji merupakan silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 90 buah, masing – masing 3 buah sampel untuk tiap variasi, perawatan beton dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 28 hari. Variasi Admixture MasterSure® 1007 yang digunakan adalah 0,8 %; 1%; 1,2%; 1,4% dan 1,6% dari berat semen yang digunakan. Dengan f.a.s 0,26. Pengujian pada beton segar yaitu slump flow, Penetrasi beton dan pada beton keras yaitu kuat tekan beton. Analisa data hasil pengujian mengunakan acuan standar EFNARC, SNI ASTM C403:2012, dan SNI 1974: 2011. Pada penelitian ini penggunaan admixture MasterSure® 1007 pada pengujian slump flow, dengan variasi penggunaan admixture 0,8% ; 1%; 1,2%; 1,4%; 1,6% dari berat semen yang digunakan mampu menahan slump dengan menit berturut – turut 180 menit; 300 menit; 360 menit ; 420 menit; 480 menit. Pada pengujian penetrasi beton dengan penggunaan admixture MasterSure® 1007 dengan variasi penggunaaan admixture  0,8% ; 1%; 1,2%; 1,4%; 1,6% dari berat semen yang digunakan didapat nilai ikat akhir dengan menit berturut – turut 480 menit :4000 Psi ; 720 menit :4000 Psi ; 840 menit :4000 Psi ; 1020 menit : 4000 Psi ; 1760 menit : 4000 Psi. Kuat tekan beton dengan penggunaan admixture MasterSure® 1007 dengan variasi admixture 0,8% ; 1%; 1,2%; 1,4%; 1,6% dari berat semen yang digunakan pada estimasi 28 hari sebesar berturut – turut 49,93 Mpa , 58,39 Mpa, 77,28 Mpa, 68,62 Mpa, 69,32 Mpa.  Kata kunci : Kuat tekan beton, Superplasticizer, MasterSure® 1007, Workability, slump flow, T50, pentrasi test.
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME DAN BIAYA BAR BENDING SCHEDULE DENGAN METODE SNI 2847:2013 DAN BS 8666:2005 (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Showroom Wahana Medan Sunggal) Muhammad Rizky
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.186 KB)

Abstract

ABSTRAKMaterial merupakan salah satu komponen dari biaya yang memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan proyek konstruksi. Adanya perencanaan yang baik sangat penting dilakukan   agar   tidak   menimbulkan   kerugian, untuk   itu   perlu   dilakukan identifikasi material dengan mengoptimalisasikan perencanaan. Dimana pada metode British Standard 8666 tahun 2005, kita dapat melihat rencana apa saja yang berpotensi untuk dapat mengoptimalkan material pembesian. Pada proyek pembangunan Showroom Wahana Medan Sunggal, dapat ditinjau perencanaan pembesian dalam proses konstruksi, yang dapat menyebabkan waste material. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalisasikan perencanaan dan waste material pembesian yang dihasilkan dalam proyek konstruksi, untuk mengidentifikasi perbandingan bar bending schedule pada proyek konstruksi dengan menggunakan metode SNI 2847 tahun 2013 dan British Standard 8666 tahun 2005, dan Untuk mengetahui perbandingan biaya yang ada di proyek. Dari hasil identifikasi perencanaan pembesian menggunakan metode SNI 2847 tahun 2013 sebesar 1.836,2617 kg untuk  besi Ø16 dan 3.250,9928 kg untuk besi Ø10 dan hasil identifikasi perencanaan pembesian menggunakan metode British Standard 8666 tahun 2005 sebesar 1.840,462 kg untuk besi Ø16 dan 3.205,9456 kg untuk besi Ø10. 3. Besar optimalisasi volume pembesian pada pekerjaan Sloof dan Pelat lantai 1 menggunakan metode British Standard 8666 tahun 2005 sebesar 0,803%. Dengan perbandingan total biaya pekerjaan pembesian metode SNI 2847:2013 sebesar Rp 71.522.234,54 dan total biaya dari pekerjaan pembesian metode BS 8666:2005 sebesar Rp 70.977.722,89. Kata kunci : Bar bending schedule, BS 8666:2005, SNI 2847
PROBABILITAS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI DENGAN MODEL LOGIT DAN PROBIT BINOMIAL DAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BIOGEME 2.0 (STUDI KASUS : RUTE MEDAN – KOTAPINANG) Muli andi
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan bentuk pemilihan moda terhadap pergerakan yang melayani rute Medan – Kotapinang dengan menerapkan model logit binomial dan probit binomial dengan menggunakan software BIOGEME 2.0. Kedua model ini digunakan hanya untuk pilihan 2 moda transportasi alternatif, yakni bus dan kereta api dengan menggunakan atribut biaya perjalanan (cost) dan waktu tempuh (time). Dari kedua model yng diestimasi dengan software BIOGEME 2.0 ini dapat diketahui probabilitas pemilihan moda transportasi antara bus dan kereta api. Hasil yang diperoleh dari analisa adalah probabilitas untuk memilih Kereta Api akan semakin kecil apabila nilai utilitasnya kecil ataupun terdapat bentuk selisih biaya (cost) yang semakin besar dan probabilitas memilih Kereta Api akan lebih besar dari probabilitas memilih Bus karena nilai selisih waktu perjalanan (time) yang semakin kecil.  Kata Kunci: Pemilihan Moda, Logit Binomial, Probit Binomial, Software BIOGEME 2.0
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN SEMEN DAN FLY ASH DENGAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS DAN CBR Novita Simbolon
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.479 KB)

Abstract

ABSTRAK  Tanah lempung yang mempunyai daya dukung dan kuat geser yang rendah perlu distabilisasi agar memenuhi syarat teknis untuk dijadikan sebagai tanah dasar. Salah satu stabilisasi tanah yang biasa dilakukan yaitu dengan menambahkan bahan kimia pada tanah. Bahan kimia yang biasa digunakan berupa semen, fly ash, kapur dan lainnya. Dalam penelitian ini digunakan penambahan semen dan  fly ash. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui niai Indeks Propertis akibat penambahan 2% PC dan variasi kadar fly ash pada tanah lempung, kemudian untuk mengetahui nilai Kuat Tekan maksimum dengan pengujian Unconfined Compression Test, nilai CBR dengan pengujian California Bearing Ratio laboratorium akibat adanya penambahan bahan stabilisasi, serta kadar optimum penambahan fly ash. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel tanah asli memiliki kadar air 11,67%; berat spesifik 2,63; batas cair 45,73% dan indeks plastisitas 30,65%. Kemudian nilai kuat tekan 1,36 kg/cm2 dan nilai CBR 6,67%. Berdasarkan klasifikasi USCS, sampel tanah tersebut termasuk dalam jenis clay low plasticity (CL) sedangkan berdasarkan klasifikasi AASHTO, sampel tanah tersebut termasuk dalam jenis A-7-6 (17). Setelah tanah distabilisasi dengan berbagai variasi fly ash diperoleh kesimpulan bahwa stabilisasi paling optimum terjadi pada variasi campuran 2% PC + 14% FA yaitu dengan nilai kuat tekan bebas sebesar 1,99 kg/cm² dan nilai CBR sebesar 17,36%. Tanah yang telah dicampur material stabilisator yang paling efektif yaitu 2% semen dan 14% fly ash termasuk dalam jenis Clay-Low Plasticity (CL) berdasarkan klasifikasi USCS dan tergolong A-6 (9) berdasarkan klasifikasi AASHTO.  Kata Kunci : lempung, semen, fly ash, stabilisasi tanah, kuat tekan bebas, CBR.
ANALISIS DEBIT SUNGAI BATANG SELO UNTUK KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI KECAMATAN TANJUNG EMAS, KABUPATEN TANAH DATAR, PROVINSI SUMATERA BARAT Rachmat Hidayat
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.443 KB)

Abstract

ABSTRACT  Provision of irrigation water in the area is often the case in the absence of a good setting so that the excess water supply regardless of the availability of water itself. In this case the water delivered to lands should be timely and the amount needed in the field.Batang Selo irrigation area is one of the technical irrigation under the management of Tanah Datar regency government in this case the Department of Infrastructure, which is currently implementing a rice-rice cropping this annually held since the completion of the construction of irrigation area of Batang Selo. Prediction of the increased demand for water in the future especially that accompanied the decline of water resources, it is necessary to anticipate early to water resources management strategies that exist for water to be used optimally. To optimize utilization of water resources of the river Batang Selo, then the efficiency of irrigation water use Batang Selo should be maximized.Implementation of the cropping pattern (rice-rice) today regardless of the availability of water each year lead to the use of water for irrigation is less efficient. Therefore in order to increase the efficiency of irrigation water use, need to be replicated on the application of cropping patterns that can improve the efficiency of irrigation water. Studies submitted through this thesis is to study the cropping pattern that can improve efficiency of irrigation water use by analyzing the planting patterns with few alternatives that can produce water balance maximal and efficient irrigation. Based on the results of the study found that the pattern of rice-rice-planting crops without an alternative class of 3 with the needs of the smallest water that is equal to 19.880 m3/dt/year can be applied and provide irrigation water efficiency and generate water balance that maxsimal and Cropping Intensity increased from the existing condition. Keywords: cropping, cropping intensity, efficiency, water availability, water balance.
Evaluasi Penerapan Biaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek APBD Tingkat II Rahmad Rizki
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.842 KB)

Abstract

Keywords: SMK3, K3, RAB. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05 / PRT / M mengatakan ada beberapa kententuan umum SMK3 dalam peraturan Menteri sepertinya adanya Rencana Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kontrak (RK3K), petugas K3 yang sudah mengikuti pelatihan/bimbingan teknis SMK3 dan dibuktikan dengan  surat keterangan mengikuti Bimbingan Teknis SMK3 Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum, dan juga terdapat Unit layanan Pengadaan (ULP). Adapun pada Surat Edaran Nomor : 66 / SE / M / 2015 mengatakan beberapa item Sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang wajib dialokasikan kedalam biaya umum. Seperti adanya RK3K,Sosialisasi dan Promosi K3, Alat Pelindung Kerja, Alat Pelindung Diri (APD), Asuransi dan Perjanjian, Personil K3, Fasilitas Sarana Kesehatan, Rambu – Rambu, dan Lain-Lain terkait dengan K3 berserta biaya yang dialokasikan kedalam biaya umum. Evaluasi teknis dokumen Rancangan Anggaran Biaya (RAB) pada proyek Drainase dan Bangunan/Gedung pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Mereka belum memasuk seluruh item SMK3 kedalam biaya umum hanya terdapat biaya Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Pada tahap evaluasi melalui wawancara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mereka memang belum mengalokasikan penuh penerapan SMK3 hanya mecapai 30 – 60 % dikarenakan masih beberapa item dibebankan kepada kontraktor dan dinas juga belum memliki petugas K3 khusus yang sudah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat.
ANALISIS PENGARUH JENIS PASIR TERHADAP BETON SEGAR DAN BETON KERAS Rebeca Meinita Ginting
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Beton adalah bahan bangunan yang populer dalam dunia konstruksi.  Kinerja beton dipengaruhi oleh bahan pembentuknya  yaitu air, semen, dan agregat. Penggunaan agregat (halus dan kasar) dalam pembuatan beton dapat mencapai 60%-70% dari keseluruhan bahan yang diperlukan untuk membuat beton, maka agregat berperan dalam mempengaruhi kekuatan dari suatu beton. Dari penelitian ini, benda uji berupa beton dengan campuran berbagai jenis pasir yang ditinjau dari segi zonasi nya. Pasir dikeringkan terlebih dahulu, kemudian diayak dengan menggunakan shieve shaker machine. Setiap pasir yang tertahan di ayakan di pisahkan sesuai dengan nomor ayakan, sehingga akan di peroleh zonasi pasir yang berbeda dengan jenis pasir yang sama. Pada saat pencampuran dilakukan pengujian slump, kandungan udara dan berat isi beton. Setelah benda uji berumur 28 hari, dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Pada pengujian slump, semua variasi beton menghasilkan konsistensi campuran yang memenuhi syarat yaitu 60-180 mm, pada pengujian berat isi beton segar, semua variasi beton memenuhi persyaratan berat isi beton normal yaitu 2200-2500 kg/m3. Pada pengujian kadar udara, beton dengan zona III dan IV memenuhi syarat kandungan udara pada beton normal yaitu 0-2%. Untuk pengujian kuat tekan dengan pasir zona I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 33.646 MPa, 35.206 MPa, 32.006 MPa dan 31.450 MPa, dan pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir zona I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 33.411 kg/cm2, 33.448 kg/cm2, 30.545 kg/cm2 dan 29.671 kg/cm2.   Kata kunci : agregat halus, beton keras, beton normal, beton segar
STUDI HUBUNGAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DENGAN NILAI INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) PADA PERKERASAN LENTUR Rijal Psalmen Hasibuan
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jalan merupakan prasarana yang dibangun untuk mendukung pergerakan kendaraan dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan yang berbeda beda  Dewasa ini, sering kali ditemukan kerusakan pada prasarana jalan, baik jalan lokal maupun jalan arteri. Oleh hal tersebut, untuk menjaga kondisi perkerasan agar tetap handal, di Indonesia memiliki program berkala yang diatur oleh Bina Marga, yakni dengan melakukan pemeriksaan ketidakrataan (International Roughness Index, IRI). Namun pemeriksaan IRI, tidak cukup untuk merepresentasikan kondisi dilapangan yang sebenarnya, maka perlu untuk melakukan pemeriksaan fungsional secara subjektif, yakni dengan melakukan penilaian terhadap jalan tersebut, salah satunya dengan metode Pavement Condition Index (PCI, ASTM D 6433). Metode ini sudah banyak diterapkan dibeberapa negara, karena memiliki banyak keuntungan. Namun untuk melakukan hal tersebut memerlukan biaya yang cukup besar, maka perlu ada suatu model untuk mendapatkan hubungan kedua parameter jalan ini. Studi kasus yang dipilih adalah ruas jalan arteri di Kota Medan, yakni Jalan Gagak Hitam – Jalan Asrama – Jalan Kapten Sumarsono. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, terdapat perbedaan antara kondisi fungsional PCI dan IRI. Persamaan yang didapat dari kedua parameter ini adalah dengan persamaan regresi eksponensial, dengan persamaan IRI = 16.07exp-0.26PCI dengan R2 sebesar 59 % dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.768. Nilai  R2 tersebut menandakan bahwa PCI memberikan pengaruh yang cukup kuat pada nilai IRI.Kata Kunci: International Roughness Index (IRI), Kerusakan Jalan, Pavement Condition Index (PCI)
TINJAUAN KINERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) AEK SILANG KECAMATAN DOLOK SANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN PROVINSI SUMATERA UTARA Rizal Poniton Sihite
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil USU Volume 8, No. 1 Tahun 2019
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.453 KB)

Abstract

ABSTRAK Krisis listrik yang terjadi mendorong penerapan dan pengembangan  energi terbarukan sebagai  upayauntuk memenuhi pasokan listrik Negara. PLTM adalah jenis pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air sebagai bahan bakarnya sehingga dapat menghasilkan listrik. Besarnya listrik yang dihasilkan oleh PLTM tergantung pada debit alirannya dan tinggi jatuh atau head pada instalasinya. Debit aliran dan tinggi jatuh berbanding lurus dengan daya yang dihasilkan.   Pelaksanaan studi ini dilakukan pengumpulan data primer dan datasekunder. Data primer mencakupinventarisasi komponen PLTM, mulai dari intake, saluran pembawa, hingga rumah pembangkit (powerhouse). Data sekunder meliputi data curahhujan, topografi, as back drawing, daerah tangkapan air (catchment area), UKL & UPL, dll. Setelah data terkumpul, akan dilanjutkan pada tahap analisa. Analisa yang dilakukan meliputi analisa hidrologi yang bertujuan untuk mengetahui output daya yang dapat dihasilkan PLTM, analisa Pekerjaan Sipil & Mekanikal Elektrikal, dan analisa Finansial yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari sisi ekonomi.   Studi ini membahas bagaimana kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Aek Silang dan apakah PLTM tersebut layak untuk dikembangkan. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa perhitungan debit andalan dengan Metode F.J.Mock menghasilkan debit andalan sebesar 4,29 m3/dtk dan daya yang dihasilkan sebesar 37.500.000KwH/Thn. Dari perhitungan ekonomi, biaya yang digunakan untuk pembangunan PLTM Aek Silang adalah ± Rp. 56.920.000.000,00.  Keywords : PLTM, Pembangkit Listrik, Mini Hidro