cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil USU
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
ANALISA DAN EKSPERIMENTAL PERILAKU KOMPOSIT KAYU PANGGOH – BETON TERHADAP STRUKTUR LANTAI BALOK T (EKSPERIMENTAL) Novalena Sinurat
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.305 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengenai komposit balok kayu Panggoh - Beton. Kayu panggoh merupakan nama lain untuk sisi luar pohon aren (arenga pinnata) di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Karo. Dalam hal ini daerah tekan ditahan oleh pelat beton, daerah tarik ditahan oleh kayu. Perencanaan balok komposit direncanakan dengan metode kuat batas (ultimate strength design). Ukuran penampang kayu yang digunakan yaitu 6 cm x 9 cm, beton dengan mutu K-225 dimensi 30 cm x 5 cm dan menggunakan paku 4.2 inchi sebagai penghubung geser. Panjang bentang balok adalah 2,5 m dan dibuat 1 sampel dirancang berdasarkan metode ultimate. Dari hasil pengujian diperoleh beban runtuhnya adalah 8 Ton. Sedangkan secara teoritis beban runtuhnya adalah 7,703 Ton. Maka perbandingan hasil penelitian dan teoritis untuk sampel pertama adalah 1,038. Dari hasil pengamatan tidak terjadi slip antara kedua bidang kontak, hal ini menunjukkan penghubung geser cukup kuat membentuk aksi komposit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran perbandingan kuat lentur komposit kayu panggoh–beton dan mengetahui hubungan beban–lendutan struktur komposit. Dari hasil penelitian ini diharapkan komposit kayu Panggoh - Beton dapat dipakai sebagai bahan alternatif pilihan untuk konstruksi jembatan sederhana, terutama pada konstruksi rumah dan jembatan di daerah terpencil. Selain harganya yang relatif murah dan terjangkau juga sangat mudah ditemukan dan jumlahnya yang cukup melimpah khususnya di daerah terpencil. Kata Kunci : Komposit Kayu Panggoh-Beton, Penghubung Geser, dan Elastis dan Ultimate.
PERILAKU BALOK BETON BERTULANG DENGAN TULANGAN KAYU PANGGOH (EKSPERIMENTAL) Gabe Sri Sutarti Sihombing
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.011 KB)

Abstract

ABSTRAK Mengingat beton kuat menahan tekan dan lemah dalam menahan tarik, beton tidak dapat menahan gaya tarik melebihi nilai tertentu tanpa mengalami retak-retak. Untuk itu, agar beton dapat bekerja dengan baik dalam suatu sistem struktur, perlu dibantu dengan memberi perkuatan penulangan terutama untuk menggantikan tugas beton dalam menahan tarik yang timbul dalam sistem. Pada percobaan ini tulangan yang dipakai adalah kayu panggoh. Balok kemudian didesain secara ultimate, dimana balok diberi beban secara berkala hingga terjadi keruntuhan. Hal ini untuk mengetahui beban maksimal yang dapat dipikul oleh balok dengan meninjau tegangan dan regangan yang terjadi. Kemudian dibandingkan hasil secara teoritis dan hasil laboratorium. Dari hasil perhitungan secara teoritis beban runtuh balok beton bertulangan kayu panggoh adalah 15,145 ton sedangkan di laboratorium balok mengalami runtuh pada beban 15,2 ton dengan perbandingan 0,36% dari hasil teoritis. Dari hasil pengujian di laboratorium, sampel dengan beban maksimum 15 ton mengalami regangan sebesar 0,00302 sedangkan dari secara teoritis balok mengalami regangan sebesar 0,00302 pada beban sebesar 13058,11 kg dengan perbandingan 12,95% dari hasil teoritis. Kata kunci : kayu panggoh, kayu sebagai pengganti tulangan
ANALISA PLASTIS PADA PORTAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Firdha Aulia Ariyani Azhari
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.734 KB)

Abstract

ABSTRAK Seperti yang tertuang dalam SNI 03-1729-2002 dalam persyaratan perencanaan struktur, tujuan perencanaan struktur adalah untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu layan, awet dan memenuhi tujuan-tujuan lainnya sepertti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Ada dua metode yang dapat digunakan untuk analisa konstruksi yaitu metode elastisitas dan metode plastisitas. Namun penyelesaian dengan metode plastis dianggap lebih menguntungkan karena dapat meramalkan beban runtuh sehingga pendimensian pada struktur lebih ekonomis. Pada perencanaan digunakan metode mekanisme dan elemen hingga untuk menganalisa faktor beban runtuh dari portal yang menggunakan profil IWF 300 x 300 pada balok dan profil IWF 400 x 300 pada kolom. Dari analisa yang dilakukan struktur portal melalui analisa plastis dengan perhitungan metode elemen hingga faktor beban runtuh sebesar sedangkan dengan menggunakan metode mekanisme didapat beban runtuh sebesar 2.431 . Kata Kunci : Plastisitas, perencanaan struktur, beban runtuh, portal baja,
ANALISA PENAHAN TEKUK LATERAL PADA BALOK BAJA PRORIL I Michael MSN
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.589 KB)

Abstract

ABSTRAK Balok adalah bagian dari struktur yang umumnya mengalami tarik dan tekan . Balok umumnya dipandang sebagai batang yang terutama memikul beban gravitas transversal , termasuk momen ujung . Balok pada struktur dapat disebut sebagai gelagar , balok anak , gording serta rusuk . Tidak semuanya keruntuhan yang terjadi pada struktur balok diakibatkan oleh beban yang berkerja diatasnya ,kadangkala keruntuhan balok terlebih dahulu disebabkan oleh ketidakstabilan struktur balok itu sendiri yang mengakibatkan terjadinya tekuk torsi lateral , walaupun tidak ada beban torsi yang bekerja pada balok tersebut . Untuk mendukung stabilitas balok (khususnya balok baja) dalam menahan beban yang diterima balok itu sendiri perlu ditambahkan penahan samping / sokongan lateral . Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar beban yang dapat diterima balok baja apabila diberikan penahan samping untuk masing – masing keadaan . Pada tugas akhir ini diambil balok baja pada struktur jembatan yang akan diberikan penahan samping yang diberikan pada posisi tertentu seperti pada kedua tumpuan , kedua tumpuan dan ditengah bentang , pada posisi plastis . Masing – masing keadaan tersebut akan dicari seberapa besar beban maksimum yang bisa diterima oleh balok baja tersebut . Perhitungan dilakukan dengan metode LRFD (Load and Resistance Factor Design) Kata kunci : balok gelagar , tekuk , stabilitas , torsi lateral .
PENGARUH SUBTITUSI TEMPURUNG KELAPA (ENDOCARP) PADA CAMPURAN BETON SEBAGAI MATERIALL SERAT PEREDAM SUARA Dedial Eka Putra J
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.548 KB)

Abstract

ABSTRAK Tempurung kelapa merupakan limbah dari pabrik kopra dan pasar tradisional. Pemanfaatan limbah dapat mengurangi pencemaran lingkungan terutama global warming. Penambahan tempurung kelapa dalam adukan beton merupakan salah satu cara pemanfaatan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tempurung kelapa pada beton terhadap kuat tekan, kuat tarik dan koefisien serap bunyi beton. Dalam penelitian ini variasi tempurung kelapa yang digunakan 0%, 5%, 10% dan 15% dari berat kerikil yang digunakan dengan faktor air semen yang digunakan 0,50. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat tempurung kelapa pada campuran beton dapat menurunkan kuat tekan sebesar 33,34%, 43%, dan 45,83% dari beton normal, namun terjadi peningkatan pada kuat tarik sebesar 12,39%, 19,18% dan 27,96% dari beton normal dan peningkatan juga terjadi pada nilai peredaman suara beton. Kata Kunci : tempurung kelapa, kuat tekan, kuat tarik, dan peredaman suara.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT JERAMI PADI SEBAGAI PEREDAM SUARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON Raisa Muharrisa
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.189 KB)

Abstract

ABSTRAK Pada umumnya jerami padi belum dimanfaatkan secara optimal, jerami padi pada saat ini masih di pergunakan sebagai makanan ternak, bahan pembuatan kertas dan sebagian besar dilakukan pembakaran.Pada penelitian ini jerami padi di manfaatkan sebagai bahan tambah pada campuran beton. Penambahan serat jerami padi pada penelitian ini menggunakan variasi 0%,5%,10%,15%,dan 20% dari volume.Penambahan serat jerami tersebut mempengaruhi kekuatan pada beton.Pada pengujian slump terjadi peningkatan dengan nilai 8,10,10,10,dan11. Pada kuat tekan terjadi penurunan yaitu menjadi 70,76%, 68,61%, 54,35%, 53,49% dari beton normal. Pada Kuat tarik terjadi penurunan pada nilai kuat tarik beton 52,39 kg/cm2,38,31 kg/cm2,35,36 kg/cm2,25,49 kg/cm2,25,42 kg/cm2. Sedangkan pada uji peredaman suara terjadi kenaikan pada koefisien serap bunyi, semakin besar variasi jerami padi maka semakin tinggi nilai koefisen serap bunyi.Hubungan kekuatan beton dengan koefisien serap bunyi menunjukkan semakin besar penambahan serat jerami padi maka semakin rendah kekuatan beton sedangkan koefisien serap bunyi semakin besar. Kata Kunci : Serat jerami padi, kuat tekan, kuat tarik, uji peredaman suara.
ANALISA PERHITUNGAN DEBIT DAN KEHILANGAN TINGGI TEKANAN (HEAD LOSS) PADA SISTEM JARINGAN PIPA DAERAH LAYANAN PDAM TIRTANADI CABANG SUNGGAL Aida Nurfadilah
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.226 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemakaian jaringan pipa dalam bidang teknik sipil salah satunya terdapat pada sistem jaringan distribusi air minum. Distribusi kebutuhan air minum untuk kebutuhan hidup sehari-hari sangat penting. Begitu juga analisis jaringan pipa cukup komplek dan memerlukan perhitungan yang besar. Dalam sistem jaringan distribusi air minum menggunakan pipa, faktor kehilangan tinggi tekanan perlu diperhatikan. Apabila debit dan kehilangan tinggi tekanan cukup besar dapat mengakibatkan tidak terdistribusinya air dengan baik. Tahapan-tahapan dalam penyelesain tugas akhir ini yaitu terlebih dahulu mengumpulkan data yang dibutuhkan baik data primer maupun sekunder dari PDAM Tirtanadi Cabang Sunggal. Tahapan berikutnya adalah menghitung debit dan kehilangan tinggi tekanan yang dilakukan dengan menggunakan Hardy-Cross dengan menggunakan persamaan Darcy Weisbach. Hasil perhitungan dan analisa kebutuhan air minum untuk salah satu PDAM Tirtanadi Cabang Sunggal yaitu Komplek Perumahan Taman Setia Budi Indah II, diperoleh total kebutuhan air 822,060 m3 per hari dengan jumlah pelanggan sebanyak 693 NPA. Adapun besarnya kapasitas beban puncak (kebutuhan airpada jam maksimum) sebesar 0,045545m3/det. Kehilangan tinggi tekanan karena adanya gesekan antara pipa (nilai hf ) sebesar 0,73097 m pada pipa 63-61. Selain itu, kehilangan tinggi tekanan yang terjadi di Komplek Perumahan Taman Setia Budi Indah II berdasarkan analisa debit sebesar 4,67%. Dari hasil perhitungan disimpulkan bahwa kebutuhan air dalam sehari di Komplek Taman Setia Budi Indah II masih terpenuhi oleh PDAM Tirtanadi Cabang Sunggal. Pengaliran air yang terjadi di daerah Komplek Perumahan Taman Setia Budi II tergolong cukup baik lebih kecil dari 20%. Kehilangan tinggi tekanan ini disebabkan oleh faktor teknis, non teknis, dan penggunaan pompa ilegal oleh pelanggan. Kata Kunci: debit, kehilangan tinggi tekanan, metode Hardy-Cross
PENGARUH SUBSTITUSI ABU KULIT KERANG TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON (EKSPERIMENTAL) Ade Sri Rezeki
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.132 KB)

Abstract

ABSTRAK Beton merupakan material utama untuk konstruksi yang banyak digunakan di seluruh dunia. Semakin meluasnya penggunaan beton dan makin meningkatnya skala pembangunan menunjukkan juga semakin banyak kebutuhan beton di masa yang akan datang. Perkembangan zaman di era globalisasi yang pesat ini mengakibatkan terus bertambahnya jumlah barang bekas/limbah yang keberadaanya dapat menjadi masalah bagi kehidupan, salah satunya adalah keberadaan limbah abu kulit kerang. Untuk itu, banyak hal yang telah dilakukan dalam rangka mendaur ulang guna mengatasi masalah keberadaan limbah ini. Salah satunya adalah,abu kulit kerang dapat digunakan sebagai bahan pengganti pada semen dalam campuran beton. Penelitian ini menggunakan abu kulit kerang dan kapur dengan variasi 0%,5%,10%,15%,dan 20% dari pemakaian semen. Substitusi abu kulit kerang dan kapur mempengaruhi kekuatan pada beton. Terjadi peningkatan nilai slump dengan substitusi abu kulit kerang 8,9,11,13,14 dan subsititusi kapur 8,8.5,10,12,13. Terjadi penurunan kuat tekan pada substitusi abu kulit kerang 89,18%, 74,09%, 67,87%, 64,92% dari beton normal dan kuat tekan pada substitusi kapur 69,84%, 58,53%, 57,05%, 55,82% dari beton normal. Terjadi penurunan kuat tarik belah pada substitusi abu kulit kerang 95,96%, 92,3%, 81,7%, 75,8% dari beton normal dan kuat tarik belah pada substitusi kapur 87,93%, 81,33%, 65,92%, 48,37% dari beton normal. Kata kunci : abu kulit kerang, kapur, kuat tekan, kuat tarik belah, absorbsi, makrostruktur.
STUDI PENGARUH PERLINTASAN SEBIDANG JALAN DENGAN REL KERETA API TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : PERLINTASAN KERETA API JALAN SISINGAMANGARAJA MEDAN) Fernando P Sitorus
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.959 KB)

Abstract

ABSTRAK Perlintasan sebidang jalan dan jalan rel merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dalam transportasi karena akan mempengaruhi kinerja ruas jalan yang berpotongan dengannya. Seperti pada perlintasan sebidang di Jl.Sisingamangaraja Medan ini merupakan jalan dengan tipe jalan 4 lajur 2 arah terbagi dengan volume lalu lintas tinggi dan bervariasi, yang berpotongan dengan rel kereta api tunggal (single track) yang merupakan jalur utama kereta api menuju arah selatan dengan beberapa tujuan yaitu Medan-Tebing tinggi, Medan-Siantar, Medan-Tanjung balai, Medan-Rantau Prapat, dan Medan-Bandara Kuala Namu. Karakteristik lalu lintas yang disurvei pada penelitian ini yaitu volume lalu lintas, kecepatan sebelum dan sesudah perlintasan. Disamping itu juga dilakukan survey terhadap jadwal kedatangan kereta api, lama penutupan pintu perlintasan, panjang antrian, banyak kendaraan dalam antrian dan waktu pemulihan kendaraan. Dari pemodelan karakteristik lalu lintas didapat model yang paling cocok digunakan adalah model Greenshields. Dari hasil pemodelan tundaan dan antrian dengan metode gelombang kejut dan queueing analysis pada jalur Jl.Pandu dan Jl.Cirebon ke Jl. SM.raja didapat panjang antrian maksimum = 263.75 meter dan 172.73 meter dengan durasi antrian = 363.10s. Dan jalur Jl.SM.Raja ke Jl.Pandu panjang antrian maksimum = 526.06 meter dan 65.11 meter dengan durasi antrian = 128.75s. Biaya perjalanan akibat penurunan kecepatan pada kedua jalur lalu lintas Rp.156.340.304,- per tahun. Biaya tundaan akibat penutupan pintu perlintasan sebesar Rp.185.829.649,-per tahun. Sehingga biaya tundaan total sebesar Rp.342.169.953 per tahun untuk kedua jalur. Kata kunci : perlintasan sebidang, karakteristik lalu lintas, tundaan dan antrian, biaya tundaan lalu lintas
ANALISIS KEBUTUHAN AIR DAN BANGUNAN KANTONG LUMPUR DI DAERAH IRIGASI PAYA SORDANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN Wenni Wulandari
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 2, No 2 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.125 KB)

Abstract

ABSTRAK Irigasi adalah sistem pemberian air yang baik agar jumlah air yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan air yang diperlukan oleh tanaman. Untuk menjaga agar kuantitas air irigasi tetap terjaga, diperlukan bangunan kantong lumpur agar dapat mengendapkan sedimen sehingga tidak masuk ke saluran irigasi. Dalam penulisan tugas akhir ini digunakan metode F.J.Mock untuk menghitung debit andalan dan kebutuhan air berdasarkan pola tanam yang direncanakan. Selain itu juga digunakan metode Shield untuk menghitung kebutuhan dimensi kantong lumpur. Tujuan analisis ini adalah untuk mendapatkan pola dan masa tanam yang tepat pada Irigasi di daerah Paya Sordang, serta mendimensi ulang kantong lumpur yang ada. Dari hasil analisis, debit andalan terbesar yang diperoleh yaitu 19,39 m3/det dengan kebutuhan air maksimum sebesar 0,93 lt/dt/ha. Kata kunci: Analisis Kebutuhan Air, kantong lumpur, debit andalan.

Page 9 of 58 | Total Record : 574