cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 276 Documents
Pengendalian Persediaan Barang Dengan Demand dan Lead Time yang Bersifat Probabilistik di UD. Sumber Niaga Ferry Oktavianus; Dian Retno Sari Dewi; Ignatius Jaka Mulyana
Widya Teknik Vol. 9 No. 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i1.1299

Abstract

UD. Sumber Niaga merupakan badan usaha yang bergerak dalam bidang ritel. Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan ini adalah pada jumlah persediaan barang yang tidak terencana akibat tidak adanya sistem pemesanan, sehingga pengaturan persediaan barang menjadi tidak terkontrol. Hal ini berpengaruh terhadap besarnya tingkat biaya pesan dan biaya lost sales yang dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan persediaan barang, sehingga kontinyuitas proses bisnis terjamin, sehingga perusahaan dapat melakukan penghematan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Metode yang digunakan adalah metode jointly order dengan demand dan lead time yang bersifat probabilistik untuk mencari reorder point, jumlah, dan frekuensi pemesanan optimal dengan biaya yang minimum. Dengan menggunakan metode jointly order, pemesanan dapat dilakukan secara bersamaan digabungkan menjadi satu, sehingga biaya pesan dapat ditekan sekecil mungkin. Selain itu, dengan mengetahui frekuensi dan jumlah pemesanan, maka sistem pemesanan dapat dilakukan secara teratur. Hal ini berguna untuk memudahkan proses pengaturan persediaan barang di gudang. Dengan metode awal perusahaan, biaya simpan memang dapat ditekan sekecil mungkin, tetapi hal ini berdampak pada membengkaknya biaya lost sales dan biaya pesan secara keseluruhan. Berbanding terbalik dengan metode awal, penggunaan metode jointly order mempunyai biaya simpan yang lebih besar, tetapi dapat menghemat biaya lost sales dan biaya pesan secara keseluruhan.
Perancangan Sistem Manajemen Jasa dan Analisis Kelayakan Restoran Ayam Goreng Samuel Pratama Sudarsono; Ignatius Jaka Mulyana; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 9 No. 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i1.1412

Abstract

Bisnis penjualan makanan merupakan peluang bisnis yang baik untuk dikembangkan. Ayam goreng merupakan menu yang banyak digemari oleh konsumen khususnya di kawasan Surabaya Timur, sehingga peluang sukses sebuah restoran ayam goreng di kawasan Surabaya Timur ini cukup besar. Dari sekian banyak restoran ayam goreng yang telah ada, banyak restoran ayam goreng yang tidak memiliki sistem manajemen jasa yang baik. Hal ini memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen terhadap restoran ayam goreng tersebut. Dalam penelitian ini akan dibahas perancangan sistem manajemen jasa dan analisis kelayakan restoran ayam goreng. Tujuannya adalah untuk merancang sistem manajemen jasa yang baik dan menganalisis kelayakan usaha restoran ayam goreng tersebut. Penelitian ini dilakukan di kawasan Surabaya Timur. Restoran ayam goreng yang dirancang ini bukan restoran ayam goreng fastfood dan perancangan sistem manajemen jasa restoran mengacu pada model 8-P manajemen jasa. Perkiraan demand awal restoran ayam goreng ini adalah 1.917 konsumen. Dari demand tersebut perhitungan net profit per tahun restoran ayam goreng ini adalah Rp 127.159.445,00. Nilai NPV dari restoran ayam goreng ini dalam waktu 5 tahun adalah positif Rp 152.977.213,00. Hasil analisis sensitivitas dengan perkiraan biaya operasional naik, biaya sewa ruko naik menunjukkan bahwa usaha restoran ayam goreng ini layak untuk dijalankan.
Perancangan Industri Jasa Laundry di Surabaya Selatan . Melany; . Suhartono; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 9 No. 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i1.1413

Abstract

Gaya hidup praktis dan cepat telah menjadi ciri khas gaya hidup manusia modern. Salah satu contoh adalah tentang cara orang mencuci pakaian. Mencuci pakaian merupakan salah satu kebutuhan utama dalam suatu keluarga. Salah satu jasa yang menawarkan pemenuhan kebutuhan ini adalah jasa laundry. Dalam penelitian ini dirancang suatu industri jasa laundry yang cukup berbeda dari laundry yang sudah ada. Sistem laundry ini akan menggabungkan beberapa aspek yang sudah ada pada jasa laundry pada umumnya, yaitu laundry untuk pakaian sehari-hari dengan sistem kiloan dan layanan antar jemput serta sistem berlangganan. Penelitian ini dilakukan di Surabaya Selatan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa konsumen yang paling potensial adalah ibu rumah tangga. Dengan mempertimbangkan biaya sewa, respon masyarakat, kondisi, dan luas lokasi, Karang Pilang adalah lokasi yang paling potensial untuk mengawali industri jasa laundry. Perkiraan jumlah demand awal adalah 69 konsumen dengan modal jasa laundry adalah Rp 71.290.750,00, biaya promosi Rp 2.769.000,00 dan biaya operasional bulanan Rp 4.438.178,00. Total profit yang dapat dicapai perbulannya adalah Rp 4.025.897,00. Hasil analisis sensitivitas dengan jumlah demand bertambah, jumlah demand berkurang, kenaikan harga bahan baku menunjukkan bahwa jasa laundry layak untuk dijalankan.
Pembuatan Biodiesel dari Minyak Babi Herman Setiawan; Anita Puspitasari; Ery Susiany Retnoningtyas; . Antaresti
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1414

Abstract

Dewasa ini sedang dikembangkan pembuatan biodiesel sebagai bahan kabar aletrnatif guna mengantisipasi menipisnya cadangan minyak bumi. Salah satu bahan baku untuk memproduksi biodiesel yaitu lemak babi. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi katalis basa dan suhu reaksi serta jenis asam yang akan menghasilkan yield biodiesel tertinggi. Terhadap lemak babi mula-mula dilakukan proses rendering untuk menghasilkan minyak babi, dan juga untuk menghilangkan pengotor dan air yang terkandung di dalam minyak babi. Kemudian terhadap lemak babi dilakukan proses acid-pretreatment yaitu proses reaksi dengan katalis asam sebelum digunakan katalis basa dalam reaksi transesterifikasi dengan tujuan untuk menurunkan kadar Free Fatty Acid (FFA) sampai pada batas yang diijinkan maksimal 0,5 %b/b. Salah satu komponen yang terdapat pada lemak babi adalah trigliserida yang merupakan suatu ester. Trigliserida ini sendiri jika direaksikan dengan alkohol akan menghasilkan suatu ester dan gliserol. Reaksi ini dikenal dengan reaksi transesterifikasi dan ester yang dihasilkan merupakan sebuah mono ester. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah katalis basa yang diperlukan dalam reaksi transesterifikasi adalah 2 %b/b, dengan yield biodiesel tertinggi yang bisa dicapai sebesar 84,45 %. Suhu yang digunakan dalam reaksi transesterifikasi untuk menghasilkan yield tertinggi biodiesel adalah 80OC.
USB Graphics Tablet Menggunakan Sensor Hall Effect Billy Lukmaryo; Hartono Pranjoto
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1415

Abstract

Graphics tablet adalah salah satu jenis pointing device yang berbentuk seperti pena sebagai pointer dan sebuah pad. Graphics tablet banyak digunakan oleh digital artist sebagai pengganti mouse karena lebih ergonomis, menyerupai sebuah pena, dan dapat menambah kecepatan dalam menggambar. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah cara penentuan koordinat pada pad karena koordinat tersebut adalah data yang dipahami oleh komputer untuk menentukan letak kursor di layar komputer. Salah satu cara untuk menentukan posisi pena adalah dengan menggunakan sebuah magnet yang dibentuk seperti pena dan sensor hall effect pada pad yang berfungsi untuk menentukan posisi pena. Sensor hall effect adalah sebuah perangkat untuk mendeteksi besarnya perubahan medan magnet. Koneksi antara komputer dengan device eksternal lain pada saat ini kebanyakan menggunakan koneksi USB dan sering kali koneksi ini adalah satu-satunya koneksi yang terdapat pada komputer. Oleh karena itu, maka peralatan yang dirancang menggunakan koneksi USB dalam melakukan pengiriman data ke komputer. Alat USB graphics tablet yang dirancang memiliki fungsi yang sama dengan graphics tablet pada umumnya, namun menggunakan sebuah magnet dan sensor hall effect. Alat yang dirancang terdiri dari pad yang memiliki sensor hall effect dan pena. Mikrokontroler yang ada digunakan untuk menentukan koordinat, dan kemudian mengirimkan data dengan koneksi USB ke komputer.
Prototipe Alat Pembanding Warna RGB Portabel Berbasis Sensor Warna TCS230 Rully Martenius; Antonius Wibowo
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1416

Abstract

Prototipe Alat Pembanding Warna RGB Portabel Berbasis Sensor Warna TCS230 ini dapat digunakan untuk mengetahui perbandingan Warna RGB pada hasil cetak sesuai dengan sampel yang diminta. Alat ini membaca inputberupa warna pada hasil cetak dan sampel produk, sedangkan keluarannya berupa LCD yang akan menampilkan hasil perbandingan antara sampel dan obyek apakah kedua input tersebut sesuai dengan batas toleransi atau tidak, batas toleransi di-set kurang lebih 10 poin pada tiap RGB. Sensor ini akan membaca dan mendeteksi kandungan RGB dari kedua input. Jika kandungan RGB sampel sama dengan kandungan RGB obyek, maka hasil produk tersebut telah sesuai. Sebaliknya jika kandungan RGB sampel tidak sama dengan kandungan RGB produk, maka produk tersebut tidak sesuai. Alat ini menggunakan mikrokontroler sebagai otak atau pusat pemrosesan data dari keseluruhan kinerja sistem. Alat ini dapat digunakan untuk membandingkan Warna RGB karena mampu menganalisis kandungan warna RGB antara obyek dan sampel sesuai dengan toleransi yang ditentukan, dan mampu menentukan apakah hasil pengujian tersebut sesuai dengan batas toleransi atau tidak. Dengan alat yang sudah dirancang dan diinplementasikan ini tentunya akan sangat membantu dalam hal pendeteksian dan pengecekan warna RGB hasil cetak.
Perancangan Sistem Pengontrolan Level Pada Steam Drum Waste Heat Boiler Berbasis Adaptive Network Fuzzy Inference System (ANFIS) Theresia Yuliati
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1417

Abstract

Unit boiler sangatlah penting pada industri pupuk seperti di PT. Petrokimia Gresik, khususnya dalam produksi steam. Kualitas steam yang dihasilkan steam sangat dipengaruhi oleh aliran gas buang panas yang dihasilkan dari pembakaran di dalam turbin gas dan juga dipengaruhi oleh level dari drum itu sendiri. Untuk bisa menghasilkan kualitas steam yang baik, maka berbagai parameter di dalamnya harus dapat dikontrol dengan baik, mengingat karakteristik dinamiknya yang sering berubah menyesuaikan beban proses yang ada. Salah satu komponen kontrol yang penting adalah High Pressure Steam Drum (HP drum). Parameter kontrol yang harus dijaga dengan baik adalah level air pada steam drum. Oleh karena itu dalam penelitian ini, dengan memperhatikan struktur agar tidak terlalu mengganggu sistem yang telah ada, maka ditawarkan solusinya menggunakan kontrol adaptif yaitu dengan merancang suatu sistem pengontrolan level pada steam drum waste heat boiler berbasis neuro fuzzy jenis Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Berdasarkan hasil simulasi dan pengujian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pemodelan sistem berbasis pada neuro fuzzy dengan 3 masukan, 1 keluaran serta model dinamika invers plant pada HP steam drum telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Selain itu performansi pengontrol neuro fuzzy dalam kecepatan beradaptasi dan kemampuan belajar cukup baik dalam mengejar set point .
Smart Card Sebagai Pengaman Sepeda Motor Berbasis Mikrokontroler Yohanes Chrisostomus Purba; Antonius Wibowo
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1418

Abstract

Pengaman sepeda motor yang berbentuk smart card terdiri dari bagian yang memuat chip EEPROM dan bagian pengaman smart card. Pembacaan smart card didesain dan ditempatkan pada sepeda motor. Untuk pembacaan data chip SLE 4442, dan pembacaan data pengaman smart card digunakan mikrokontroler AT89S51. Untuk pengaturan aktif maupun tidak aktifnya CDI, dan starter juga digunakan mikrokontroler AT89S51. Sistem pengaman sepeda motor akan menjadi aktif bila sepeda motor dalam keadaan mati. Smart card dengan chip, dan dengan pengaman smart card (sensor) digunakan pada saat sepeda motor akan dinyalakan, dan apabila smart card benar, maka sepeda motor sudah siap dipakai, dan smart card bisa dilepas dari sistem pengaman sepeda motor. Sistem pengaman sepeda motor harus off bila sepeda motor akan berjalan. Sumber tenaga listrik untuk menggerakkan alat pengaman sepeda motor ini disuplai oleh accu yang mampu menyediakan tenaga selama 6 sampai dengan 8 jam. Arus listrik yang dikonsumsi oleh alat pengaman sepeda motor sekitar 10mA saat standby. Pada saat alat pengaman sepeda motor ini bekerja, arus yang dikonsumsi sekitar 2A. Alat pengaman sepeda motor ini melakukan fungsi pengamanan dengan baik.
Peningkatan Produktivitas pada Industi Kecil Pembuatan Kotak Karton Melalui Perbaikan Desain Fasilitas Kerja Peniel Immanuel Gultom; Priscilla Tamara
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1419

Abstract

Berdasarkan hasil survei di industri kecil pembuatan kotak karton di Malang, masih ditemukan aktivitas kerja yang belum produktif, ditinjau dari penggunaan waktu, tenaga, efektivitas, dan efisiensi kerja. Salah satunya adalah proses pembuatan alur pada karton yang memakan waktu cukup lama yang mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah, sehingga tidak ada peningkatan jumlah produksi. Pembuatan alur pada karton ini sangat penting agar lembaran karton dapat dengan mudah ditekuk untuk dijadikan kotak sebagai wadah barang, misalnya: kotak sepatu, kotak kue atau makanan, kotak minuman, dan kemasan makanan, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan suatu fasilitas kerja yang mampu meningkatkan produktivitas yaitu suatu alat yang dapat membuat alur pada karton secara kontinyu yang dirancang berdasarkan prinsip-prinsip ergonomi. Untuk dapat menentukan desain fasilitas kerja yang benar agar sesuai dengan kebutuhan pekerja pembuat alur pada karton, maka diperlukan kriteria penilaian antara lain: analisis torsi dan antropometri. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan alat yang baru yang dirancang berdasarkan prinsip ergonomi tersebut terdapat penurunan waktu standar dari 142,8 menit/100 lembar menjadi 37,8 menit/100 lembar, dan kenaikan jumlah produksi hingga 276% yaitu dari 42 lembar/jam menjadi 158 lembar/jam dibandingkan dengan cara manual.
Penjadwalan Produksi dan Perancangan Persediaan Bahan Baku di PT. Wahana Lentera Raya Veronika Nadia; Dian Retno Sari Dewi; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 9 No. 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i2.1420

Abstract

Penjadwalan merupakan proses penting dalam sistem produksi. Penjadwalan produksi di PT. Wahana Lentera Raya dilakukan dengan menggunakan metode Campbell Dudeck Smith (CDS) yang bertujuan untuk menentukan urutan job agar makespan yang diperoleh lebih kecil daripada sebelumnya karena lot produksi yang digunakan berbeda. Hal ini dilakukan karena seringnya terjadi keterlambatan produksi yang dialami oleh perusahaan. Dengan menggunakan jadwal produksi yang baru, perusahaan dapat meningkatkan produksinya hingga 68 441 unit lebih banyak daripada sebelumnya. Pemesanan bahan baku menggunakan metode deterministik dengan Economic Order Interval (EOI) single item dengan fixed demand, dan lead time. Perhitungan ini digunakan agar didapatkan total biaya minimum. Dan total biaya yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan bahan baku adalah Rp74,5 juta. Biaya tersebut mempunyai selisih Rp1,2 juta dengan biaya pengeluaran perusahaan sebelumnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan mesin yang ada, perusahaan tidak dapat menyelesaikan target demand produk yang dibutuhkan dalam waktu sebulan. Oleh karena itu, perusahaan harus menambah jumlah mesin altendorf sebanyak 3 unit, trimm edging 1 unit, dan packing sebanyak 3 line agar kapasitas produksi dapat mencukupi. Dengan adanya jadwal yang sudah mencakup keseluruhan ini, perusahaan dapat lebih mudah mengontrol jadwal produksi, jadwal pemesanan bahan baku, dan jumlah persediaan bahan baku yang ada.

Page 10 of 28 | Total Record : 276