cover
Contact Name
Shohebul Hajad
Contact Email
Shohib_628@yahoo.com
Phone
+6285852142142
Journal Mail Official
Shohib_628@yahoo.com
Editorial Address
https://journal.stai-almujtama.ac.id/index.php/al-uqudana/EditorialTeam
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 30326478     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah adalah sarana publikasi ilmiah peer riview yang scopenya focus menyebarluaskan hasil-hasil penelitian di bidang Ilmu Hukum, Ekonomi Syariah, Manajemen Ekonomi Syariah dan Muamalah. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Al Mujtama Pamekasan bekerja sama dengan LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam Al Mujtama Pamekasan. e-ISSN : 3032 -6478
Articles 26 Documents
KECURANGAN DALAM JUAL BELI MINYAK GORENG MENURUT PERSPEKTIF HUKUM BISNIS ISLAM: STUDI KASUS MINYAKITA Rajabbilaula, Nabila; Rida Nurul Azizah; Lina Marlina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kecurangan dalam penjualan Minyakita oleh PT. Artha Eka Global Asia dari perspektif hukum bisnis Islam, serta menekankan pentingnya etika bisnis dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan industri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap isu yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Artha Eka Global Asia telah melakukan sejumlah pelanggaran, antara lain pengurangan volume dalam kemasan, penggunaan minyak non-DMO yang tidak sesuai ketentuan, serta penjualan produk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Praktik-praktik tersebut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip utama dalam ekonomi Islam seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Akibat dari tindakan ini adalah menurunnya kepercayaan konsumen serta terganggunya stabilitas industri minyak goreng di Indonesia. Dengan mengkaji kasus nyata dari sudut pandang hukum bisnis Islam, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menegaskan perlunya penerapan prinsip-prinsip syariah dan nilai-nilai etika dalam praktik jual beli, serta menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis yang berintegritas.
PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM UMKM DI KABUPATEN TASIKMALAYA: FOKUS PADA KESEHATAN KONSUMEN Muhammad Nayl Rizkika Aqyla; Taruna, Satria; Lina Marlina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan etika bisnis Islam dalam praktik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya, dengan fokus pada perlindungan kesehatan konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka dan studi kasus, dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah terkait prinsip etika bisnis Islam serta praktik UMKM lokal dalam sektor pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika seperti kejujuran, tanggung jawab, dan menjaga halal-thayyib memiliki implikasi langsung terhadap kesehatan konsumen. Studi ini merekomendasikan penguatan pemahaman etika bisnis Islam di kalangan pelaku UMKM sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas usaha dan perlindungan konsumen. Temuan ini juga menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan berbasis nilai-nilai Islam untuk keberlanjutan UMKM.
DAMPAK SISTEM DISTRIBUSI LPG 3 KG TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI INDONESIA DALAM PRESPEKTIF ISLAM: KONSEP KESEJAHTERAAN MENURUT ISLAM Fauziah, Aulia; Juniawati, Nurlaila; Marlina, Lina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of the 3 kg LPG distribution system on people's welfare in Indonesia using an Islamic economic perspective. 3 kg LPG is an energy subsidy intended for low-income people. However, in its implementation, LPG distribution often misses the target, causes scarcity, and triggers social inequality. Through a qualitative approach with literature study and policy analysis, this paper evaluates how the LPG distribution system affects the social and economic aspects of society and reviews its compatibility with the principles of justice, benefit and equitable distribution in Islam. The results of the study show that the inaccuracy of the 3 kg LPG distribution system can hinder the achievement of fair and equitable welfare as taught in Islamic teachings. Therefore, it is necessary to reform the distribution system based on the values of social justice and collective responsibility to realize sustainable welfare for the entire community.
Studi Kasus Penipuan Pemasaran 'Wine Halal' Nabidz: Isu Sertifikasi Halal dan Kandungan Alkohol dalam Produk Fermentasi Aisyi, Alya; Nurmaliah , Ima; Marlina , Lina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi kontroversi seputar pemasaran "Halal Wine" yang disebut-sebut oleh Nabidz, sebuah minuman yang diproduksi melalui fermentasi anggur namun diberi label halal tanpa sertifikasi resmi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa keabsahan klaim halal pada produk fermentasi yang tidak memiliki verifikasi dari lembaga yang berwenang dan untuk menilai kepatuhannya terhadap prinsip-prinsip hukum Islam serta regulasi halal Indonesia. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, makalah ini menyelidiki konsep halal dan thayyib, fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai tingkat alkohol yang diperbolehkan, serta peran badan regulasi seperti MUI dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Temuan tersebut mengungkapkan bahwa mempromosikan klaim halal yang tidak terverifikasi dapat menyesatkan konsumen Muslim dan melanggar etika bisnis Islam, khususnya prinsip amanah (kepercayaan) dan sidq (kebenaran). Menurut Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, setiap produk yang mengklaim status halal harus disertifikasi secara resmi. Selain itu, hukum Islam menganggap produk dengan kandungan alkohol yang melebihi ambang batas yang diterima atau menyerupai minuman memabukkan (khamr) sebagai tidak diperbolehkan. Kasus Nabidz menekankan perlunya penegakan yang lebih ketat terhadap regulasi sertifikasi halal dan peningkatan kesadaran di kalangan produsen mengenai praktik pelabelan yang sah. Studi ini menyimpulkan bahwa sertifikasi halal harus transparan dan diperoleh secara resmi untuk menjaga kepercayaan konsumen dan menjaga integritas industri halal di Indonesia. Kata Kunci: _Sertifikasi Halal, Nabidz, Etika Bisnis Islam, Kandungan Alkohol, Fermentasi, Hukum Halal di Indonesia.
Analisis Kasus First Travel Dalam Perspektif Etika Dan Hukum Bisnis Islam Patoni, Sugih; Aulia Yasyroh , Fia; Marlina, Lina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kasus penipuan yang dilakukan oleh biro perjalanan First Travel dalam perspektif etika bisnis Islam. Kasus ini menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar dalam muamalah, seperti amanah, keadilan, dan tanggung jawab. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan etika bisnis Islam, menyoroti penyalahgunaan dana jamaah umrah yang dilakukan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi. Temuan menunjukkan bahwa kegagalan dalam menerapkan nilai-nilai etika seperti transparansi, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dapat menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dan mencoreng citra bisnis syariah. Studi ini merekomendasikan pentingnya pengawasan ketat dan penerapan prinsip syariah dalam operasional bisnis untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Penyerobotan Lahan Negara Di PT Sawit Group Dulta Palma Menurut Etika Bisnis Islam Yuliani, Yuliani; Putri Adinda, Zhaqiya; Marlina , Lina
UQUDUNA: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 3 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perampasan tanah merupakan tindakan melawan hukum yang melibatkan pendudukan atau perampasan tanah milik orang lain tanpa izin. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum negara tetapi juga bertolak belakang dengan prinsip etika bisnis Islam. Dalam yurisprudensi Islam, tanah yang tidak dimanfaatkan selama tiga tahun dapat direklamasi oleh negara dan didistribusikan kembali kepada mereka yang mampu mengelolanya untuk kepentingan masyarakat, sebagaimana tercermin dalam konsensus (ijma') para ulama berdasarkan pendapat Umar bin Khattab. Etika bisnis Islam menjunjung tinggi nilai-nilai inti seperti keadilan ('adl), kejujuran (shiddiq), tanggung jawab sosial (mas'uliyyah), dan konsultasi bersama (syura). Pendudukan tanah negara yang tidak sah oleh individu atau perusahaan untuk keuntungan pribadi tanpa prosedur hukum yang tepat merusak prinsip-prinsip ini. Hal ini mencerminkan ketidakadilan, ketidakjujuran, dan pengabaian tanggung jawab sosial—perilaku yang dianggap tidak etis dan dilarang dalam Islam. Oleh karena itu, dari perspektif etika bisnis Islam, perampasan tanah merupakan tindakan tercela yang harus dicegah untuk menjamin kesejahteraan sosial dan pengelolaan sumber daya yang adil.

Page 3 of 3 | Total Record : 26