cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 243 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “D” G2Pia0 Uk 38 Minggu Dengan Kehamilan Normal Masalah Sering Kencing Sadina Febriati; Henny Sulistyawati; Dhita Yuniar Kristianingrum
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1621

Abstract

Sering buang air kecil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang umum terjadi pada masa kehamilan, terutama ketika kepala janin mulai memasuki pintu atas panggul sehingga memberikan tekanan pada kandung kemih. Tujuan penyusunan Laporan Tugas Akhir (LTA) ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL), neonatus, hingga keluarga berencana (KB) pada ibu dengan keluhan sering buang air kecil. Metode asuhan yang digunakan dalam LTA ini adalah continuity of care, yang dilakukan melalui wawancara, observasi, serta penerapan penatalaksanaan asuhan kebidanan. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. “D” G2P1A0 usia kehamilan 38 minggu dengan kondisi kehamilan normal di PMB Bdn Novita Sari Sri Indarwati, S.Keb, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Hasil asuhan kebidanan komprehensif menunjukkan bahwa selama trimester III kehamilan dengan keluhan sering buang air kecil, Ny. “D” menjalani kehamilan dalam kondisi normal. Proses persalinan berlangsung spontan tanpa komplikasi, masa nifas berjalan normal, bayi lahir cukup bulan dalam kondisi baik, masa neonatus berlangsung normal, serta ibu memilih menjadi akseptor KB suntik tiga bulan. Kesimpulan dari asuhan kebidanan komprehensif ini menunjukkan bahwa melalui pemberian asuhan secara mandiri, kolaboratif, dan deteksi dini, tidak ditemukan komplikasi selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, maupun penggunaan kontrasepsi. Oleh karena itu, bidan disarankan untuk melakukan skrining rutin pada setiap kunjungan antenatal serta memberikan asuhan kebidanan kolaboratif apabila ditemukan komplikasi.
Hubungan Keikutsertaan Program MBG dengan Penurunan Risiko Stunting pada Balita Usia 6–59 Bulan di posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang Rista Novitasari; Hidayatun Nufus; Evi Rosita
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1622

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi kelompok rentan, termasuk balita. Keikutsertaan balita dalam program MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi sehingga menurunkan risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penurunan risiko stunting pada balita usia 6–59 bulan di Posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 6–59 bulan yang terdaftar di Posyandu Kenanga. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah keikutsertaan Program MBG, sedangkan variabel dependen adalah risiko stunting berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan pengukuran tinggi badan balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya hubungan antara keikutsertaan Program MBG dengan penurunan risiko stunting pada balita. Keikutsertaan aktif dalam program MBG dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan membantu meningkatkan status pertumbuhan anak. Kata Kunci: Program Makan Bergizi Gratis, MBG, stunting, balita, status gizi.
Pengaruh Paparan Cerita Negatif tentang KB dari Lingkungan Sosial terhadap Minat PUS Menggunakan Kontrasepsi MKJP Ratna Dewi Permatasari
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1626

Abstract

Keputusan PUS (Pasangan Usia Subur) dalam memilih kontrasepsi tidak hanya dipengaruhi oleh akses layanan dan pengetahuan, tetapi juga oleh informasi yang diperoleh dari lingkungan sosial termasuk keluarga, teman, tetangga, dan grup media sosial. Rendahnya angka KB MKJP menjadi masalah yang dihadapi pada masa sekarang ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh antara paparan cerita negatif dari lingkungan sosial dengan minat penggunaan kontrasepsi MKJP pada Pasangan Usia Subur (PUS) di PMB Ratna Kabupaten Kediri. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) umur 23 – 49 tahun yang aktif berkunjung ke PMB Ratna dalam waktu 3 bulan mulai bulan Oktober s/d Desember tahun 2025 yang sudah menggunakan kontrasepsi selain MKJP. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 150 responden dengan menggunakan kriteria inklusi dan eklusi. Adapun sampel berjumlah 110 responden. Didapatkan hasil bahwa dari 110 responden yang mendapat paparan cerita negative memiliki minat rendah sebesar 34 responden (57%), sedangkan yang mendapat paparan cerita negative nya rendah minta untuk ber KB MKJP tinggi hanya sebesar 4 responden(29%). Dari hasil uji chi square didapat nilai signifikan (p) yaitu sebesar 0,000 maka pvalue < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak berarti ada pengaruh paparan cerita negatif tentang KB dari lingkungan sosial terhadap minat PUS menggunakan kontrasepsi MKJP tahun 2025 di TPMB Ratna.