cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
Perilaku Bidan Dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Kala II Persalinan Hardika, Mufida Dian; Arwiyantasari, Wida Rahma
Jurnal Kebidanan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Edisi September 2024
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i2.1401

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah suatu proses pengenalan pertama bayi baru lahir dengan proses menyusui langsung kepada ibu dimana bayi diletakkan di dada ibu dalam waktu 1 jam paska bayi dilahirkan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku bidan dalam pelaksanaan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) di Wilayah Kerja Puskesmas Bangunsari Kabupaten Madiun tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif eksploratif. Populasi seluruh bidan yang sudah dilatih IMD sebanyak 25 bidan. Pengambilan sampel dengan total populasi. Variabel penelitian perilaku bidan dalam pelaksanaan IMD meliputi pengetahuan, sikap dan praktek. Untuk mengukur pengetahuan dan sikap menggunakan kuesioner tertutup dan terstruktur, sedang untuk mengukur praktek IMD dengan melakukan observasi saat responden menolong persalinan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian tingkat pengetahuan IMD didapatkan sebagian besar sangat baik sebanyak 17 orang (68%), baik sebanyak 5 orang (20%) dan cukup sebanyak 3 orang (12%). Tingkat sikap terhadap IMD menunjukkan bahwa sebagian besar bersikap positif sebanyak 19 orang (76%) dan bersikap netral sebanyak 6 orang (24%). Tingkat praktek IMD menunjukkan bahwa sebagian besar baik sebanyak 11 orang (44%), sangat baik 5 orang (20%), cukup 6 orang (24%, kurang sebanyak 3 orang (12%). Bidan yang prakteknya baik sebagian besar berusia dewasa dini, berpendidikan DIII Kebidanan, berpengetahuan sangat baik dan bersikap positif. Kesimpulan bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Bangunsari sebagian besar berpengetahuan sangat baik, bersikap positif dan prakteknya IMD baik. Bagi bidan sangat dianjurkan segera mempraktekkan IMD. Bagi peneliti lain dimohon meneliti faktor lain yang belum diteliti.
Sikap dan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Implementasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Sundari, Sundari; Ardhianingtyas, Nisa; Widyawati, Evita
Jurnal Kebidanan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Edisi September 2024
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i2.1402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan langkah krusial dalam perawatan bayi baru lahir, yang dilakukan dengan memberikan ASI pertama (kolostrum) kepada bayi baru lahir dalam 60 menit pertama setelah kelahiran. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memberikan deskripsi yang jelas tentang sikap dan pengetahuan ibu hamil dalam implementasi inisiasi menyusu dini (IMD). Jenis penelitian ini deskriptif, dengan jumlah populasi ibu hamil trimester I – III sejumlah 50 ibu hamil, pengolahan data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 40 ibu hamil bersikap positif dan 35 ibu hamil berpengetahuan baik. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan program edukasi tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bagi ibu hamil, baik melalui kelas prenatal maupun penyuluhan di fasilitas kesehatan.
Literarure Review Hubungan Pre Eklampsia dengan Hemorrhagic Post Partum Herwati, Ni Wayan; Aini, Inayatul; Kristianingrum, Dhita Yuniar
Jurnal Kebidanan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Edisi September 2024
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i2.1403

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian ibu di dunia. Identifikasi faktor risiko terjadinya perdarahan postpartum penting untuk mencegah keadaan yang mengancam nyawa tersebut. Penyebab lain yang cukup besar terhadap kesakitan dan kematian ibu adalah preeklampsia. Preeklampsia merupakan suatu penyakit kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria yang berkembang setelah 20 minggu masa kehamilan. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan pre eklampsia dengan hemorrhagic post partum menurut data empiris lima tahun terakhir. Desain: Literature review. Sumber data: Pencarian menggunakan database BioMed, JMCH, SAGEpub, Science Directdan Google Scholar, jurnal dengan topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2016-2021. Review metode: Pencarian jurnal menggunakan PICOS dengan keyword yang sesuai dengan penulisan. Jurnal dipilih dengan seleksi jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi, ekslusi sehingga ditemukan jurnal yang dapat direview. Hasil: Literature review dari 10 jurnal yang sudah terpilih semuanya sesuai studi empiris 5 tahun terakhir (Lill Trine Nyfløt, 2017), (AgustusanaYusof, 2019), (Ika Noverina Manik, 2017), (Yuliawati, 2016), (Dewi Yuliana, 2019), (Ita Herawati, 2017), (Fista Permata Putri, 2017), (Siti Nur Hidayati, 2019), (Zhi-Hua Zhou, 2018), dan (Katja Hannola, 2021). Semua refrensi jurnal tersebut menunjukkan ada hubungan pre eklampsia dengan hemorrhagic post partum. Kesimpulan pada 10 jurnal yang penulis riview semuanya menyatakan bahwa ada hubungan pre eklampsia dengan hemorrhagic post partum
Motivasi Dan Kinerja Kader Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Masa Nifas Dan Menyusui Di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Meilinawati SB, Elies
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1425

Abstract

Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Kader posyandu merupakan garda terdepan yang langsung berhubungan dengan ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas melalui berbagai kegiatan posyandu dan kelas ibu. Oleh karena itu, kader Posyandu harus mampu menyampaikan informasi, mendampingi dan memotivasi ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas untuk mendapatkan perawatan kesehatannya secara tepat. Peran kader posyandu mempengaruhi angka kejadian stunting sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan motivasi dengan kinerja kader dalam pencegahan stunting pada masa nifas dan menyusui di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional. Instrument yang digunakan adalah kuesioner tentang motivasi dan kinerja kader. Populasinya adalah semua kader kesehatan ibu dan anak di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto dengan teknik sampling total sampling sejumlah 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearman menggunakan program SPSS dan didapatkan hasil ρ-value = 0,039 (ρ-value <0,05) sehinga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dan kinerja kader dalam upaya pencegahan stunting pada masa nifas dan menyusui di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Motivasi berperan sebagai kunci sebuah kinerja, seseorang dengan motivasi yang baik akan menunjukkan kinerja yang baik, dikarenakan motivasi dapat yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal.
Korelasi Keaktifan Ibu Dalam Mengikuti Kelas Ibu Hamil dan Sikap Ibu Terhadap Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Maringga, Estin Gita; Rahayu, Dewi Taurisiawati
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1435

Abstract

Indikator derajat Kesehatan Masyarakat salah satunya melalui Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah dengan pemberdayaan masyarakat melalui kelas ibu hamil. Melalui kelas ibu hamil ini, diharapkan ibu hamil dan keluarga bisa melakukan deteksi dini tanda bahaya dalam kehamilan. Namun begitu, tidak semua ibu hamil mau untuk terlibat aktif dalam mengikuti kelas ibu hamil. Tujuan penleitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan ibu dalam mengikuti kelas ibu hamil dan sikap ibu terhadap deteksi dini tanda bahaya kehamilan Metode penelitian yang dipakai adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independent dalam penelitian ini adalah keaktifan ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil dan varibel dependent adalah sikap ibu hamil. Jenis sampel yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 30 responden. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2024 di RS Hermina Balikapapan. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar observasi dan kuisioner dengan uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan hasil sebgaian besar responden aktif mengikuti kegiatan kelas ibu hamil (60%), sebagian besar responden memiliki sikap positif terhadap deteksi dini tanda bahaya kehamilan ibu hamil (60%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan ibu dalam mengikuti kelas ibu hamil dan sikap ibu terhadap deteksi dini tanda bahaya kehamilan dengan nilai Asymptotic Significance 0,000 yang berarti < 0,05.. Perlunya edukasi kepada ibu hamil dan keluarga tentang pentingya mengikuti kelas ibu hami, sehingga dapat bermanfaat untuk Kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya
Gambaran Dukungan Suami Terhadap Mobilisasi Dini Pada Ibu Nifas Di Rsud Simpang Lima Gumul Kediri Mulazimah, Mulazimah; Yanti, Entin Srihadi; Wati, Susi Erna; Febrianti, Amilia
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1436

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis bagi ibu pasca melahirkan, dan mobilisasi dini sangat penting untuk mempercepat pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dukungan suami terhadap mobilisasi dini pada ibu nifas di RSUD Simpang Lima Gumul Kediri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling pada 100 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu nifas yang mendapatkan dukungan baik dari suaminya cenderung melakukan mobilisasi dini dengan baik (53%), dibandingkan dengan yang kurang mendapat dukungan suami (47% tidak melakukan mobilisasi dini dengan baik). Mayoritas ibu nifas di rumah sakit ini melakukan mobilisasi dini dengan baik. Namun, dukungan suami tetap menjadi faktor krusial dalam keberhasilan mobilisasi dini. Kesimpulannya, ibu nifas yang mendapatkan dukungan suami yang baik, baik secara emosional, instrumental, maupun informasional, terbukti memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk melakukan mobilisasi dini dengan optimal. Temuan ini memperkuat pentingnya peran suami dalam masa nifas, khususnya dalam mendukung mobilisasi dini.
Pengaruh Anemia Dalam Kehamilan dan Berat Lahir Bayi Terhadap Kejadian Stunting Pada anak usia Balita Wulaningtyas, Eko Sri; Ferdina, Cucun Setya
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1439

Abstract

Stunting atau balita pedek saat ini merupakan salah satu masalah yang dialami oleh balita di dunia. Tren status gizi Balita di Indonesia yang mengalami stunting sekitar 21,6% pada tahun 2022. Di Jawa Timur sendiri telah menagalami penuruna walaupun masih sedikit yaitu 23,5% tahun 2021 menjadi 19,2%. Walaupun sudah terjadi penurunan tapi penurunan tersebut masih jauh dari target yaitu 14% sehingga perlu adanya pencehagan dan penanganan. Stunting mengindikasikan masalah yang berhubungan dengan meningkatnya resiko morbiditas dan mortalitas, penurunan perkembangan fungsi motorik dan mental serta mengurangi kapasitas fisik. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pantaleon (2015), terhadap 100 anak berusia 6-23 bulan di Yogyakarta juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta secara umum (p=0,002) (Pantaleon, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh anemia dalam kehamilan dan berat lahir bayi terhadap kejadian balita stunting. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 124 responden dan menggunakan perbandingan kasus kontrol 1 : 1. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data meliputi analisis univariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0.120 atau sebesar 12 %, dan hasil uji hipotesis secara simultan nilai Chi-square = 23.437 dengan probabilitas 0.000, yang menunjukkan probabilitas > level of significance (α=5%). Kesimpulannya ada pengaruh anemia dalam kehamilan dan berat lahir bayi yang signifikan terhadap kejadian balita stunting.
Efektivitas pemberian makanan bergizi untuk peningkatan berat badan pada balita Kumalasari, Dian; Wulandari, Umianita Risca
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1441

Abstract

Stunting is a condition of chronic malnutrition resulting from a lack of nutritional intake that begins over a long period of time, usually caused by the food intake provided not being in accordance with the nutritional needs of the child. Parenting patterns in providing food are an important factor in fulfilling toddlers' nutritional needs. Therefore, this study aims to measure the effectiveness of providing food with weight gain in toddlers. The design of this study was quasi-experimental with one group pre-post with a sample size of 20. Sampling technique with total sampling. Research instruments using questionnaires and checklists. Data analysis using paired t-test. The results of the study showed that the p value = 0.001 (<0.005) so that Ha was accepted so that providing food increased the weight of toddlers. Keywords: nutritious food, weight, toddler
Asuhan Kebidanan pada Ny “N” G1P0A0 Usia Kehamilan 33 Minggu dengan Kehamilan Normal Gangguan Sulit Tidur Fernanda, Jesika Dea; Sulistyawati, Henny; Permatasari, Ratna Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1444

Abstract

Ketidaknyamanan pada kehamilan merupakan hal yang fisiologis, salah satunya yaitu gangguan sulit tidur, namun apabila tidak terselesaikan dengan baik akan berdampak pada ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan memberi asuhan secara komprehensif kepada ibu hamil, nifas, bersalin, BBL, neonatus dan KB pada ibu yang mengalami keluhan gangguan sulit tidur. Metode Asuhan kebidanan ini dengan continue of care melalui wawancara, observasi, serta penatalaksanaan asuhan. Subyek pada asuhan ini yakni Ny. “N” G1P0A0 UK 33 Minggu dengan kehamilan Normal di PMB Astri Tirta Wahyuningsari A.Md.Keb Desa Dukuh Mojo Kecamatan Mojoagung, Jombang. Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny,”N” yaitu pada kehamilan dengan keluhan gangguan sulit tidur pada persalinan dengan persalinan Sectio Caesarian karena Ketuban Pecah Dini, pada masa nifas dalam masa nifas normal, BBL dengan Asfiksia Ringan, neonatus Normal, dan menjadi akseptor KB suntik 3 bulan. Kesimpulan asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan secara dini ditemukan adanya penyulit. Asuhan kebidanan persalinan dengan persalinan Sectio Caesarian, asuhan kebidanan nifas normal, asuhan kebidanan bayi baru lahir normal, asuhan kebidanan neonatus dengan neonatus normal, asuhan kebidanan KB dengan akseptor suntik 3 bulan. Disarankan kepada bidan agar lebih baik lagi dalam penanganan dan memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan sesuai dengan SOP, pada pasien disarankan supaya lebih baik lagi dalam menjaga pola nutrisi dan konsumsi makanan ketika hamil.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny “R” G1P0A0 Usia Kehamilan 34-35 Minggu dengan Kehamilan Normal Wulandari, Dea Ayu; Purwanti, Tri; Setiarini, Dwi Anik Karya
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1455

Abstract

Kehamilan merupakan suatu hal yang fisiologis, namun sering kali terjadi keluhan yang mengganggu ketidaknyamanan ibu hamil salah satunya yaitu nyeri punggung. Tujuan LTA ini adalah memberikan asuhan secara komprehensif kepada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, neonatus dan pada ibu yang mengalami keluhan gangguan nyeri punggung. Metode Asuhan kebidanan ini dengan continue of care melalui wawancara, observasi, serta penatalaksanaan asuhan. Subyek dalam asuhan ini adalah Ny “R” GIP0A0 34-35 minggu dengan kehamilan normal di PMB Risa Ardian AMd.Keb Dukuh Klopo Peterongan Jombang. Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny “R” yaitu pada kehamilan trimester III dengan keluhan nyeri punggung, pada persalinan dengan persalinan Sectio Caesarea karena Ketuban Pecah Dini, pada masa nifas dengan nifas normal, BBL dengan Kurang Bulan, pada masa neonatus dengan neonatus normal, dan menjadi akseptor KB IUD. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komprehensif ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan secara dini ditemukan adanya penyulit. Asuhan kebidanan persalinan dengan persalinan Sectio Caesarea di RS Pelengkap Medical Center, asuhan kebidanan nifas normal, asuhan kebidanan bayi baru lahir kurang bulan, asuhan kebidanan KB dengan akseptor KB IUD. Disarankan kepada bidan untuk mengajarkan ibu dan keluarga tentang cara mengatasi nyeri punggung salah satunya yaitu massage effleurage dan melakukan asuhan kebidanan secara kolaborasi bila ditemukan adanya komplikasi.