cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
IBU YANG BEKERJA DAN IBU YANG TIDAK BEKERJA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA KARANGPAKIS, KEC. KABUH, KAB. JOMBANG Pastria Sandra Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.327

Abstract

Pendahuluan: Untuk menurunkan angka kematian bayi di Indonesia salah satu upayanya adalah mengoptimalkan pemberian ASI secara eksklusif. Di Kecamatan Kabuh Mergangsan pada tahun 2015 pemberian ASI sebanyak 356, ASI eksklusif sebanyak 177 (49,72%). Ibu bekerja yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 35 %. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan antara ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Karangpakis, Kec. Kabuh, Kab. Jombang. Metode Penelitian: Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Data didapat dengan menggunakan wawancara terstruktur dengan check list, dianalisis melalui tabel distribusi subyek, uji statistik dengan t-test. Hasil Penelitian: Dari penelitian didapatkan 48 responden dengan 75 % ibu menyusui secara eksklusif dan 25 % menyusui dengan ASI non eksklusif. Ibu yang bekerja dan memberikan ASI eksklusif sebanyak 10 responden (20,83%) sementara yang memberikan ASI non eksklusif sebanyak sembilan responden (18,75%). Ibu yang tidak bekerja dan memberikan ASI eksklusif sebanyak 26 responden (54,16%) sementara yang memberikan ASI non eksklusif sebanyak tiga responden (6,25%). Ibu yang tidak bekerja mempunyai kecenderungan yang lebih besar untuk menyusui bayinya dengan ASI eksklusif daripada ibu yang bekerja. Hal ini disebabkan kurangnya waktu yang dimiliki oleh ibu yang bekerja. Kesimpulan :Terdapat perbedaan antara ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja dalam pemberian ASI eksklusif. Saran: Meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui, baik ibu yang bekerja maupun tidak bekerja. Kata kunci : ASI Eksklusif, Sikap, Status Pekerjaan Ibu, Tingkat pengetahuan
PENGARUH KONSUMSI BUAH PEPAYA TERHADAP KELANCARAN HAID PADA REMAJA PUTRI (Studi di SMAN 1 Kwanyar, Kabupaten Bangkalan) Lailatul Emaira; Siti Rokhani; Devi Fitria Sandi
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.328

Abstract

Pendahuluan:Ketidaklancaran haid pada remaja putri merupakan masalah yang serius. Terkadang remaja putri sering mengabaikan pentingnya menjaga pola nutrisi yang seimbang. Kondisi ini mencerminkan pola nutrisi pada remaja putri yang kurang benar. Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kelancaran haid pada remaja putri di SMAN 1 Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Metode Penelitian:Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Juni  2014 sedangkan pengambilan data dilakukan pada bulan Juni, 2016 dengan desain pra-eksperimental one group pra-post test design. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswi kelas XI di SMAN 1 Kwanyar 2016/2017 dengan jumlah total 65 siswi. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan sempel berjumlan 22 siswi. Instrumen penelitian mengunakan observasi serta editing, coding, tabulating dan uji statistik menggunakan Mc-Nemar’s. Hasil Penelitian:Hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh  setelah diberikan perlakuan buah pepaya sejumlah 20 responden (90,9%)  dan 2 responden (9,1 %) dan Tidak ada pengaruh.uji statistik  Mc Nemar menggunakan SPSS  pada taraf  kesalahan 5% didapatkan bahwa H1 diterima yang artinya ada pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kelancaran haid pada remaja putri didapatkan. H1 diterima yang artinya ada Pengaruh. Kesimpulan:Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh buah pepaya terhadap kelancaran haid pada remaja putri di SMAN 1 Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Saran:Di harapkan bagi responden untuk dapat meningkatkan derajat kesehatan reproduksi. Kata Kunci : Kelancaran Haid, Konsumsi Buah Pepaya,Pengaruh
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PRILAKU WANITA USIA SUBUR TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI DESA CUKIR DUSUN SUMOYONO KECAMATANDIWEK KABUPATEN JOMBANG Triyani Susetio Dwi R; Inayatul Aini; Dovi Dwi Mardiyah
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.329

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim.Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 Wanita di Desa Cukir Dusun Sumoyono didapat 6(60%) mengetahui tentang deteksi dini Kanker Serviksdan 4(40%) tidak mengetahui tentang deteksi dini Kanker Serviks. Tujuan Penelitian: Tujuanya untuk mengetahui apakah ada hubungan antra pengetahuan dengan perilaku wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectionalpenelitian ini dilakukan di Desa Cukir Dusun Sumoyono Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang populasinya yaitu Wanita Usia Subur sebanyak 280 orang, sampel 70 orang mengunakan random sampling dengan alat ukur yaitu kuesioner dengan pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji stastistik mengunakan spearman rank dengan taraf kesukaran 0,05. Dari hasil penelitian menujukan 70 responden pengetahuan baik tentang Deteksi dini kanker serviks yaitu 15responden(21,4%), pengetahuan cukuptentang Deteksi dini kanker serviks yaitu 27 responden(38,6%),Pengetahuan Kurang terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks yaitu 28 responden (40%) dengan Perilaku baik yaitu 30 responden ( 42,9% ) .Kurang baik tentang Deteksi Dini Kanker Serviks yaitu 40 responden (57,1%). Hubungan tingkat pengetahuan dengan Perilaku dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi Spearman Rank dengan nilai korelasi 0,633 dengan nilai signifikasi ⍴ = 0,000 (signifikasi ⍴ < 0,05) maka H 1 diterima. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan prilaku wanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks. Saran: Hendaknya sebagai bidan memberikan penyuluhan terutama tentang resiko dari kanker serviks dan pencegahan sebelum terjadinya penyakit kanker serviks tersebut. Kata Kunci: Deteksi Dini Kanker Serviks, Pengetahuan, Prilaku
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG KONTRASEPSI METODE AMENOREA LAKTASI(Studi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang) Lisa Fitriarini; Irma Nurmayanti; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.330

Abstract

Pendahuluan:Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tanggal 21 Februari 2016 dari 10 orang responden yang diwawancarai diketahui 4 responden tidak mengetahui tentang kontrasepsi MAL dan 6 responden mengetahui tentang kontrasepsi MAL.Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Menyusui Tentang Kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasinya semua ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang berjumlah 37 responden. Variabel independent adalah pengetahuan ibu menyusui tentang MAL, variabel dependent adalah sikap ibu menyusui tentang MAL.Teknik sampling menggunakan proportional random sampling dengan sampelnyasejumlah 34 responden.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Spearman Rank.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukan 25 (73,5%) responden memiliki pengetahuan yang kurang serta bersikap negatif terhadap MAL. Uji Spearman Rank menunjukan nilai signifikan sebesar ρ=0,000 <α=0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan:Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Menyusui Tentang Kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Saran:Diharapkan bisa menjadi bahan acuan pembelajaran dan bahan kepustakaan tentang kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi. Kata Kunci :Ibu Menyusui, Metode Amenorea Laktasi, Pengetahuan, Sikap
PENGETAHUAN TENTANG PUBERTAS DENGAN KESIAPAN REMAJA AWAL MENGHADAPI PUBERTAS(STUDI DI MI AL-HIKMAH DESA NGAMPUNGAN KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG) Nishfatul Mustafidah; Ita Ni’matuz Zuhro
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.331

Abstract

Pendahuluan:Pubertas merupakan masa transisi yang terjadi sekali seumur hidup pada manusia. Dalam menyambut masa pubertas ini perlu adanya pengetahuan yang mendukung sehingga menimbulkan kesiapan pada remaja yang menghadapinya. Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan tentang pubertas dengan kesiapan remaja awal menghadapi pubertas di MI Al-Hikmah Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Metode Penelitian:Metode penelitian menggunakan observasi analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya seluruh siswa kelas V dan VI yang berumur 10-13 tahun di MI Al-Hikmah Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang yang belum menstruasi dan mimpi basah sejumlah 36 reponden dengan pengambilan sample menggunakan teknik total sampling. Variabel independent yaitu pengetahuan remaja awal tentang pubertas, sedangkan variabel dependent yaitu kesiapan remaja awal menghadapi pubertas.Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating sedangkan data dianalisa menggunakan uji Spearman Rank.Hasil Penelitian:Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja awal tentang pubertas hampir setengah dari responden berpengetahuan kurang sebanyak 16 responden (44.4%). Sedangkan kesiapan remaja awal menghadapi pubertas sebagian besar tidak siap menghadapi pubertas sebanyak 20 responden (55.6%). Hasil uji statistik Spearman Rank ρ (0,001) <α (0,05), sehingga H1  di diterima dan H0 ditolak, menunjukkan ada hubungan pengetahuan tentang pubertas dengan kesiapan remaja awal menghadapi pubertas. Kesimpulan:Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan tentang pubertas dengan kesiapan remaja awal menghadapi pubertas. Saran: Diharapkan orangtua dan guru lebih aktif dalam memberikan informasi tentang pubertas sehingga remaja siap dalam menghadapi pubertas. Kata kunci: Kesiapan, Pengetahuan, Pubertas, Remaja Awal
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN TINGKAT KECEMASAN SAAT COITUS SELAMA KEHAMILAN (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang) Umi Wenny Nurymasari; M. Kharisto; Siti Shofiyah
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.332

Abstract

Pendahuluan:Sebagian wanita takut melakukan coitus selama kehamilan karena kecemasan yang timbul akibat perubahan fisik dan psikologis ibu hamil, merupakan ketidaknyamanan yang mungkin berpengaruh kuat pada seksualitas.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik. Sedangkan rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM 1 dan TM 3 yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang sebanyak 38 responden dengan menggunakan Total Sampling. Variabel yang diteliti adalah variabel independent yaitu pengetahuan ibu hamil dan variabel dependent yaitu kecemasan ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sedangkan analisa datanya editing, coding, scoring dan tabulating serta menggunakan uji korelasi spearman rank.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan pengetahuannya sangat baik yaitu 1 responden (2,6%), baik yaitu 11 responden 28,9%),cukup yaitu 14 responden  (36,8%%), kurang yaitu 12 responden (31,6%) dan sebagian kecil yaitu 3 responden tidak cemas (7,9%), cemas ringan yaitu 14 responden (36,8%), cemas sedang yaitu19 responden (50,0%), berat yaitu 2 responden (5,3%).Kesimpulan:Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang coitus selama kehamilan menurut uji statistik Spearman Rank dengan bantuan komputer, pada taraf kesalahan 5% didapatkan bahwa hasil dari perhitungan value adalah 0,005 < α (0,05). Bila value ρ < α (0.05) maka H1 diterima yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan tingkat kecemasan.Saran: Berdasarkan hasil penelitian dengan adanya peningkatan penyuluhan dan sumber informasi yang lain dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang coitus. Kata Kunci : Coitus, Kecemasan,Pengetahuan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT BIDAN TERHADAPPENERAPAN LOTUS BIRTH (Di Puskesmas Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang) Baiti Firdausin Nisak; Hidayatun Nufus; Reni Ekasari
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.334

Abstract

Pendahuluan:Kematian bayi salah satunya disebabkan oleh infeksi tali pusat karena pemotongan tali pusat dengan menggunakan alat yang tidak steril. Lotus birth merupakan salah satu metode yang perlu diterapkan, supaya infeksi pada tali pusat bisa di minimalisir dengan metode ini sehingga angka kematian bayi bisa turun (Moudy, 2013). WHO melaporkan bahwa sekitar 500.000 bayi baru lahir  meninggal setiap tahunnya karena infeksi bakteri pada tali pusat. Sekitar 100 kelahiran, 5% diantaranya menggunakan lotus birth. Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti secara wawancara pada 10 bidan, bahwa seluruh bidan sudah  mengetahui metode lotus birth. Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa hubungan pengetahuan dengan minat bidan  terhadap penerapan lotus birth di Puskesmas Perak,Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.Metode Penelitian:Desain penelitian menggunakan Analitik Correlational dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya semua Bidan di Puskesmas Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan bidan tentang lotus birth dan variabel dependent adalah minat bidan terhadap penerapan lotus birth. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, scoring, coding, dan tabulating dengan uji statistik Spearman Rank.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pengetahuan bidan tentang lotus birth didapatkan 12 responden mempunyai pengetahuan baik, 14 responden mempunyai pengetahuan cukup, dan 9 responden mempunyai pengetahuan kurang. Sedangkan minat bidan terhadap penerapan lotus birth di dapatkan 20 responden mempunyai minat yang tinggi, 13 responden mempunyai minat yang sedang, dan 2 responden mempunyai minat yang rendah terhadap penerapan lotus birth. Uji Spearman Rank menunjukkan bahwa nilai signifikan ρ=0,04<0,05, maka ρ<α dan H0 ditolak.Kesimpulan:Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan bidan terhadap penerapan lotus birth di Puskesmas Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.Saran: dapat dijadikan masukan dan bahan pertimbangan  bagi para bidan dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang metode lotus birth sehingga kemungkinan mempunyai kecenderungan untuk menerapkan lotus birth, dan menjadi program baru bagi Bidan untuk menerapkan lotus birth. Kata Kunci: Bidan, Lotus Birth, Minat, Pengetahuan
PENGARUH STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS KUPANG KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO PROVINSI JAWA TIMUR Hidayatun Nufus; Suliswarni Suliswarni
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.335

Abstract

Pendahuluan:Masih tingginya ibu hamil yang mengalami KEK.Hal ini dapat melemahkan fisik dan membahayakan jiwa ibu, serta mengancam keselamatan janin karena berpotensi besar melahirkan bayi BBLR, dapat menyebabkan masih tingginya Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia.Tujuan Penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status gizi ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Data tahun 2015 di Puskesmas Kupang terdapat 32,4 % penambahan berat badan kurang dari normal dan 25% melahirkan bayi dengan BBLR.Metode Penelitian:Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan restrospektif.  Populasinya adalah seluruh ibu dan bayi di Puskesmas Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur pada bulan Nopember 2016 sebanyak 63 orang.  Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling.Variabel independent yaitu status gizi ibu hamil dan variabel dependent yaitu berat badan bayi baru lahir. Instumen penelitian mengunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, scoring, coding, dan tabulating. Analisis data dengan uji statistik Rank Spearman.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 63 responden status gizi ibu hamil sebagian besar normal, yaitu 41 (65,1%) responden, status gizi kurang sebanyak 14 (22,2%) responden dan status gizi lebih sebanyak 8 (12,7%) responden. Berat badan bayi baru lahir sebagian besar normal, yaitu 45 (71,4%) responden, berat badan lahir rendah sebanyak 14 (22,2%) responden, dan berat badan lahir lebih sebanyak 4 (6,4%) responden. Analisis data menggunakan Uji Rank Spearman dengan ρvalue (0,000) <α ( 0,05), sehingga H1 diterima.Kesimpulan: Kesimpulan ada pengaruh status gizi ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir di Puskesmas Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur.Saran: Saran untuk bidan tetap memberikan KIE tentang gizi ibu hamil saat ibu ANC untuk meningkatkan kesadaran pada ibu hamil khususnya tentang status gizi ibu hamil. Kata Kunci: Berat Badan Bayi Baru Lahir, Ibu Hamil, Status Gizi
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ATONIA UTERI PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT KENCANA KOTA SERANG Sri Dinengsih; Ai Irma Silvia Pahleti
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.359

Abstract

Penyebab kematian ibu yang paling umum di Indonesia adalah penyebab obstetri langsung yaitu perdarahan 28%, preeklampsi/eklampsi 24%, infeksi 11%, sedangkan penyebab tidak langsung adalah trauma obstetri 5% dan lain–lain 11%. Perdarahan post partum primer masih menjadi kontributor yang terpenting dalam morbiditas dan mortalitas ibu yaitu berkisar 5,00%- 15,00% dari seluruh persalinan. Salah satu penyebab perdarahan post partum primer yang perlu mendapatkan perhatian yang serius adalah atonia uteri, karena apabila penanganannya lambat maka akan memperburuk keadaan dan dapat mengancam jiwa ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian atonia uteri. Penelitan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Kencana Kota Serang Provinsi Banten dengan menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan secara case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 104 orang dan sampel sebanyak 51 orang. Analisis univariat menunjukan ibu bersalin yang mengalami atonia uteri sebanyak 13 orang (25,5%), persalinan dengan tindakan sebanyak 14 orang (27,5%), partus lama sebanyak 13 orang (25,5%), drip oksitosin sebanyak 14 orang (27,5%) dan anemia sebanyak 10 orang (19,6%). Simpulan: Ada hubungan antara persalinan dengan tindakan (p=0,003), partus lama (p=0,001), drip oksitosin (p=0,003) dan anemia (p=0,011) dengan kejadian atonia uteri. ibu bersalin dengan Persalinan dengan tindakan, partus lama, drip oksitosin dan anemia beresiko lebih tinggi mengalami atonia uteri, dan partus lama merupakan variabel yang paling dominan berpeluang mengalami  atonia uteri dengan OR=10,560. Saran: kepada tenaga kesehatan untuk memantau kemajuan persalinan dengan partograf untuk menghidari partus lama yang beresiko menyebabkan atonia uteri. Kata Kunci: Atonia Uteri, Partus Lama, Drip Oksitoksin, Anemia, Persalinan Tindakan 
HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUKUH KLOPO KECAMATAN PETERONGAN KABUPATEN JOMBANG Inayatul Aini
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.360

Abstract

Pendahuluan :Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) adalah suatu cara untuk mengetahui risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) Wanita Usia Subur (WUS). Pengukuran LILA tidak dapat digunakan untuk memantau perubahan status gizi dalam jangka pendek. Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada tri­mester II­. Penelitian iniuntuk mengetahui hubungan lingkar lengan atas (LILA)dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Klopo Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang.Metode Penelitian :Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan metode pengumpulan data dengan cara observasi dan sampel penelitian ini berjumlah 30 orang ibu hamil trimester I. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cara tehnik sampling, total sampling, variabel independennya lingkar lengan atas (LILA) dan variabel dependentnya kejadian anemia pada ibu hamil trimester I untuk mengetahui hubungan antara variabel digunakan uji korelasi Chi-Square.Dari analisa statistik dengan menggunakan uji statistik Chi-Square sebesar 0.001, dengan peluang ralat kesalahan sebesar 0.000 dimana ρ < α (0.05). Kesimpulan :Penelitian ini ada hubungan antara pengukuran lingkar lengan atas dan kadar hemoglobin ibu hamil trimester I. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yaitu penyuluhan, konseling, pengaktifan kader Posyandu agar dapat berperan serta dalam upaya ini. Kata Kunci : Lingkar Lengan Atas, Anemia dan Kehamilan

Page 8 of 24 | Total Record : 233