cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 256 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA KEHAMILAN TRIMESTER I (STUDI DI DESA KABUH KEC. KABUH KAB. JOMBANG) Maharnani Tri Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Ibu hamil hendaknya tidak kekurangan dan tidak juga kelebihan dalam memenuhi makanan yang di makan, namun yang pasti haruslah banyak mengandung gizi dan cukup mengandung vitamin dan mineral yang banyak yang diperlukan di dalam tubuh ibu hamil. Sebab ibu hamil sangat memerlukan zat makanan yang lebih banyak dari biasanya karena ibu hamil makan bukan saja untuk kebutuhan dirinya melainkan juga untuk kebutuhan janinnya yang berada dalam kandungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang nitrisi selama kehamilan dengan kejadian anemia pada kehamilan Trimester I di Desa Kabuh Kecamatan kabuh Kabupaten Jombang. Desain penelitian digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analitik. Populasinya adalah Semua ibu hamil di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, pengambilan sampel dengan menggunakan cara consecutive sampling. Variabel independentnya adalah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi ibu hamil dan variabel dependentnya adalah kejadian anemia pada kehamilan trimester I. Penelitian ini dilakukan di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang bulan Juli tahun 2013, diperoleh data 1 orang (9,1%) ibu hamil dengan pengetahuan baik mengalami anemia dan 5 orang (83,3%) ibu hamil dengan pengetahuan kurang hampir seluruhnya mengalami anemia. Hasil analisa data menggunakan uji Wicoxon didapatkan bahwa α hitung = 0,003 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Ibu Hamil tentang Nutrisi Selama Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada kehamilan Trimester I di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang bulan Juli tahun 2013. Saran memberikan konseling khusus pada ibu hamil dengan anemia dan meningkatkan frekuensi penyuluhan dan pemantauan konsumsi makanan seimbang termasuk di dalamnya memantau konsumsi tablet tambah darah. Dalam segi pemantauan bidan dapat bekerja sama dengan keluarga atau suami mendampingi dan memotivasi minum tablet tambah darah. Kata Kunci : Pengetahuan, Nutrisi, Ibu Hamil Trimester I, Anemia
ASUHAN KEPERAWATAN An. M DENGAN HIPERTERMI PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (LAPORAN KASUS DI RUANG SERUNI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JOMBANG) Aldian Eka Rusdianto; Maharani Tri Puspitasari; Dwi Puji Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Demam berdarah dengue merupakan demam akut yang disebabkan oleh virus dengue dan penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk aedes. Penyakit ini biasanya ditandai oleh demam yang terjadi secara mendadak dan berlangsung selama 2-7 hari. Tujuan dalam asuhan keperawatan adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada klien Demam Berdarah Dengue di RSUD Jombang. Desain Penelitian yang digunakan dalam Penulis karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode yang dilakukan dengan tujuan menggambarkan tentang suatu keadaan atau kondisi secara objektif dengan menggunakan study kasus. Hasil Asuhan Keperawatan didapatkan bahwa Asuhan Keperawatan pada An.M dengan Hipertermi pada kasus DBD dalam pengkajian dasar ditemukan data subjektif dan objektif yang menunjukkan An.M mengalami hipertermi sehingga Asuhan Keperawatan menggunakan Thermolegulasi. Evaluasi pada hari terakhir sebagian sesuai dengan apa yang ada di kriteria hasil NOC (Nursing Outcomes Classification). Dalam pemeriksaan fisik tidak ada kesenjangan yang signifikan antara data dengan teori yang ada. Simpulan Asuhan Keperawatan pada An.M dengan Hipertermi pada kasus DBD adalah pengkajian, intervensi, dan implementasi sudah tepat sehingga mendapatkan evaluasi yang maksimal serta mempercepat proses pemulihan terhadap klien. Saran dari Penelitian ini adalah memberikan perawatan yang tepat dengan menganalisis batasan karakteristik dan manifestasi klinis, maka akan tepat dalam memilih intervensi yang sesuai dengan kebutuhan klien, sehingga hasil yang didapatkan akan sesuai dengan harapan. Kata kunci: Asuhan keperawtan, Hipertermi, DBD
ASUHAN KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA Ny “S” DENGAN ASMA (LAPORAN KASUS DI RUANG CEMPAKA RSUD JOMBANG) Anshor Adi Saputra; Inayatur Rosyidah; Ageng Catur W.
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Asma hingga saat ini masih tercacat sebagai masalah kesehatan utama di negara berkembang. Asma merupakan suatu proses peradangan dimana terdapat konsolidasi yang disebabkan pengisian rongga alveoli oleh eksudat. Tujuan dalam laporan kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada Ny “S” dengan Asma. Metode pengumpulan data pada laporan kasus ini menggunakan wawancara pada klien dan keluarga, observasi pada klien, pemeriksaan fisik secara persistem, dan studi dokumentasi atau kepustakaan. Hasil laporan kasus ini pengkajian didapatkan data subyektif dan obyektif yang menunjang diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan mukus dalam jumlah berlebih dan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual. Perencaan keperawatan atau intervensi pada diagnosa kesatu dengan NOC status pernapasan: ventilation, pada diagnosa kedua dengan NOC Nutritional status: food and fluid intake. Implementasi dan evaluasi keperawatan masing-masing dilakukan selama empat hari. Simpulan laporan kasus ini pengkajian dilakukan meliputi data subyektif dan obyektif, terdapat dua diagnosa keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Intervensi keperawatan diberikan pada diagnosa kesatu dengan satu NOC dan delapan tindakan, pada diagnosa kedua dengan satu NOC dan enam tindakan. Evaluasi keperawataan yang diberikan pada klien menunjukkan perbaikan pada masing-masing diagnosa keperawatan dan tidak ada masalah baru. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Bersihan jalan napas tidak efektif, Asma
ASUHAN KEPERAWATAN Tn. A DENGAN NYERI AKUT PADA KASUS PENYAKIT JANTUNG KORONER (LAPORAN KASUS DI PAVILIUN KEMUNING RSUD JOMBANG) Hendika Mishbahul Munir; Darsini Darsini; Dwi Harianto
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Penyakit jantung koroner adalah jenis penyakit yang banyak menyerang penduduk indonesia. Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri (aterosklerosis). Kurangnya suplai darah karena penyempitan arteri koroner mengakibatkan nyeri dada, yang biasanya terjadi saat beraktifitas fisik atau mengalami stress, bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung. Tujuan dari Asuhan Keperawatan ini adalah memberikan gambaran Asuhan Keperawatan pada Tn.A dengan masalah keperawatan nyeri akut pada penyakit jantung koroner. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk laporan kasus, dengan tekhnik Observasi partisipatif, Wawancara, Pemeriksaan fisik, dan Studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan pada Tn.A mengalami nyeri dada, diakibatkan terjadinya penumpukan kolestrol yang tinggi dalam pembuluh darah koroner, yang mengakibatkan terjadinya aterosklerosis koroner. Sehingga suplai darah dalam miokard terganggu dan terjadi iskemik yang berujung pada infark miokard. Intervensi yang diterapkan dalam kasus ini adalah pain management yang diprioritaskan pada Pain control. Implementasi dilakukan selama 3 hari sesuai intervensi yang dirangkum dalam OMEK, dan evaluasi dilakukan selama 3 hari dengan format SOAP. Simpulan Asuhan keperawatan pada Tn.A dengan masalah keperawatan nyeri akut pada Penyakit Jantung Koroner adalah pengkajian, intervensi, dan implementasi sudah tepat sehingga mendapatkan evaluasi yang maksimal serta mempercepat proses pemulihan terhadap klien. Saran dari Penelitian ini adalah memberikan perawatan yang tepat dengan menganalisis batasan karakteristik dan manifestasi klinis, maka akan tepat dalam memilih intervensi yang sesuai dengan kebutuhan klien, sehingga hasil yang didapatkan akan sesuai dengan harapan. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Nyeri akut, Penyakit Jantung Koroner
ASUHAN KEPERAWATAN PADA SDR “E” DENGAN NYERI AKUT PADA CLOSED FRAKTUR SHAFT FEMUR DEXTRA 1/3 PROKSIMAL (LAPORAN KASUS DIRUANG ASOKA RSUD JOMBANG) Sri Indah Nurul Qomariyah A.,; Maharani Tri Puspitasari; Dwi Puji Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas tulang, retak/ patahnya tulang yang utuh, yang biasanya disebabkan oleh trauma/ rudapaksa atau tenaga fisik yang ditentukan jenis dan luasnya trauma. Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah Mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan pada Sdr “E” secara menyeluruh dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal diruang asoka RSUD Jombang. Metode yang digunakan dalam melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal dalam pengkajian data dasar di temukan data objektif dan data objektif yang menunjukkan Sdr “E” mengalami nyeri akut . Rencana asuhan sesuai dengan yang diimplementasikan dalam asuhan keperawatan ini. Evaluasi akhir berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Sehingga tidak ada kesenjangan antara hasil laporan kasus dengan teori. Simpulan dari asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal yaitu proses asuhan keperawatan secara menyeluruh berjalan sesuai dengan rencana dengan evaluasi akhir klien sehat tanpa adanya komplikasi lanjutan. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Closed Fraktur, Nyeri Akut
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn “M” DENGAN MASALAH RESIKO INFEKSI PADA KASUS POST OP APENDIKSITIS (LAPORAN KASUS DI RUANG MAWAR RSUD JOMBANG) Susi Susanti; Arif Wijaya; Bambang Tutuko
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Tiap tahunnya baik di negara maju maupun negara berkembang terjadi peningkatan kasus yang berhubungan dengan pencernaan maupun pola makan serta kebiasaan makan makanan di sembarang tempat yang berdampak pada terjadinya penyumbatan makanan pada usus karena terbentuknya benda padat (massa) di ujung umbai cacing sehingga menyebabkan aliran keluar kotoran terhambat pada daerah tersebut. Sumbatan ini bisa terbentuk dari sisa makanan yang mengeras, lendir dalam usus yang mengental, bekuan darah, ataupun tumor kecil pada saluran usus. Dengan adanya sumbatan ini, ditambah dengan terjadinya infeksi yang mungkin terjadi pada daerah tersebut, maka terjadilah radang pada umbai cacing tersebut atau disebut juga usus buntu dan memerlukan tindakan bedah segera untuk mencegah komplikasi yang umumnya berbahaya, setelah di lakukan apendiktomi adanya tingkat resiko infeksi yang tinggi pada luka, jika tidak di lakukan perawatan luka dengan benar akan menyebabkan infeksi. (Hidayatullah, 2014). Metode pengumpulan data pada laporan kasus kasus ini menggunakan wawancara kepada klien, keluarga dan perawat, observasi pada klien, pemeriksaan fisik secara langsung dan studi dokumentasi atau kepustakaan. Hasil laporan kasus ini pengkajian didapatkan data subyektif dan obyektif yang menunjang diagnosa keperawatan Resiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif, perencanaan keperawatan atau intervensi dengan NOC diagnosa ke-satu Pengetahuan: Kontrol infeksi, Menyembuhkan luka: Primer dan Pemberian analgetik, Implementasi dan evaluasi masing- masing dilakukan selama tiga hari. Kesimpulan pada laporan kasus ini pengkajian dilakukan meliputi data subyektif dan obyektif, terdapat diagnosa keperawatan yaitu Resiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif, intervensi diberikan dengan diagnosa 1 empat NOC dan 30 tindakan, Evaluasi klien menunjukkan perbaikan pada masing-masing diagnosa keperawatan dan tidak ada masalah baru. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Resiko infeksi, Post op apendiksitis
HUBUNGAN JUMLAH DAN KEAKTIFAN PETUGAS POSYANDU DENGAN JUMLAH KEHADIRAN BALITA DI KELURAHAN NAMBANGAN LOR MADIUN Rumpiati Rumpiati
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Posyandu adalah suatu kegiatan masyarakat untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Nambangan Lor, Madiun. Masalah utama penelitian ini adalah Cakupan kunjungan balita dan balita yang ditimbang (D/S) di Posyandu Kelurahan Nambangan Lor, Madiun masih dibawah target (< 80%). Hal ini dapat dilihat pada bulan Juni terdapat jumlah balita yang menimbang (D) 406 balita dan jumlah seluruh balita (S) 593 balita, sehingga D/S 68,46%. Untuk itu perlu dilaksanakan kajian tentang berbagai macam hal yang mempengaruhi masalah tersebut. Dalam hal ini peneliti menggunakan petugas posyandu sebagai obyek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan jumlah dan keaktifan petugas posyandu dengan jumlah kehadiran balita di Posyandu. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang populasinya adalah semua petugas posyandu (bidan dan kader) sebanyak 82 orang, jumlah balita sebanyak 662 balita dalam 16 posyandu. Menggunakan total populasi dengan jumlah sampel 16 posyandu yang terdiri seluruh petugas posyandu (bidan dan kader) dan seluruh balita. Dalam penelitian ini terdapat variabel bebas adalah jumlah dan keaktifan petugas posyandu dan variabel terikat adalah jumlah kehadiran balita ke Posyandu. Pada penelitian ini, digunakan data primer yang diperoleh dengan lembar observasi, dan data sekunder yang diperoleh dari kohort balita. Skala yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah skala nominal. Sedangkan untuk analisa data menggunakan uji statistik Fisher Exact dengan tingkat kesalahan 0,05 jika (p = < 0,05) H0 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (p = > 0,05) H0 diterima. Jumlah dan keaktifan petugas posyandu di Kelurahan Nambangan Lor, Madiun diketahui dari 16 posyandu terdapat 8 posyandu dengan 50% petugas posyandu cukup aktif dan 8 posyandu dengan 50% petugas posyandu tidak cukup aktif. Sedangkan jumlah kehadiran balita (D/S) diketahui dari 16 posyandu didapatkan 1 posyandu yang memenuhi target 80% dengan presentasi 6,25% dan 15 posyandu tidak memenuhi target 80% dengan presentasi 93,75%. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa jumlah dan keaktifan petugas posyandu belum baik. Selain itu bahwa jumlah dan keaktifan petugas posyandu tidak ada hubungan yang bermakna dengan jumlah kehadiran balita di Kelurahan Nambangan Lor, Madiun. Menambah reaword untuk kader, pemetaan kembali jadwal posyandu. Kata Kunci : Jumlah dan Keaktifan Petugas Posyandu, Jumlah Kehadiran Balita
PERILAKU ORANG TUA DALAM MENGHADAPI SIKAP NEGATIF ANAK USIA 1-3 TAHUN KELURAHAN REJOMULYO KECAMATAN KARTOHARJO KOTA MADIUN Asrina Pitayanti
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Sikap negatif adalah bentuk tingkah laku melawan, tingkah laku yang terjadi sebagai reaksi terhadap penerapan disiplin atau tuntutan orang tua atau lingkungan yang tidak sesuai dengan kehendak anak. Orang tua mempunyai persepsi, pengetahuan, perhatian dan sikap dalam menghadapi sikap negatif anak. Penelitian ini meneliti tentang perilaku orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak toodler dengan sub variabel persepsi, pengetahuan, perhatian dan sikap orang tua. Penelitian ini, menggunakan desain deskriptif. Populasinya adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 1 – 3 tahun di RW 1 Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Sampelnya adalah sebagian dari orang tua yang memiliki anak usia 1 – 3 tahun di RW 1 Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Sampling yang digunakan adalah random sampling yaitu pengambilan sampel dengan cara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi. Data diperoleh melalui kuisioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dan disajikan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak usia 1-3 tahun sebanyak 36 responden (69,23%) mempunyai persepsi kurang baik, Pengetahuan orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak usia 1-3 tahun sebanyak 31 responden (59,62%) mempunyai pengetahuan kurang baik, Perhatian orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak usia 1-3 tahun sebanyak 49 responden (94,23%) mempunyai perhatian kurang baik, Sikap orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak usia 1-3 tahun sebanyak 37 responden (71,15%) mempunyai sikap kurang baik. Hasil dari penelitian yang didapat menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih berperilaku kurang baik. Melihat hasil penelitian ini, maka perlu adanya peningkatan perilaku orang tua dalam menghadapi sikap negatif anak usia 1 – 3 tahun. Kata Kunci : Perilaku, Orang Tua, Sikap Negatif Anak Usia 1-3 Tahun
Hubungan dukungan keluarga dengan pola tidur lansia Anin Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v17i2.791

Abstract

Lanjut usia merupakan fase terakhir kehidupan yang mengalami berbagai kemunduran dan perubahan, baik secara biologis, fisiologis, psikologis, maupun sosial. Salah satu perubahan yang dialami oleh lanjut usia adalah pola tidur. Perubahan dari pola tidur tersebut, seringkali membuat waktu tidur lansia berkurang dan menyebabkan gangguan tidur yang kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pola tidur lansia. Desain penelitian ini adalah observasional crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang ada di Dusun Mojosongo Desa Balungbesuk Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang sebanyak 105 orang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Variabel independen dukungan keluarga dan variabel dependen pola tidur. Pengumpulan data untuk dukungan keluarga dan pola tidur menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring, tabulating dan analisis menggunakan uji statistik Korelasi Spearman’s rho dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dukungan keluarga kategori baik sebanyak 19 responden (59%) dan pola tidur lansia sebagian besar baik sebanyak 19 responden (59%). Hasil uji statistik Korelasi Spearman’s rho didapatkan nilai p = 0,001 lebih kecil dari alpha 0,05 sehingga H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga dengan pola tidur lansia di Dusun Mojosongo Desa Balungbesuk Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup lansia Ifa Nofalia
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v17i2.792

Abstract

Penuaan merupakan fenomena global yang mempengaruhi negara maju dan berkembang. Faktor penentu kesehatan fisik dan mental pada populasi lansia tentunya berbeda. Jaringan sosial yang kuat dengan tingkat dukungan sosial yang tinggi umumnya merupakan faktor pelindung untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang baik di usia tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup lansia. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang ada di Dusun Boti Desa Turi Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro sebanyak 112 orang dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Dukungan sosial merupakan variabel independen dan kualitas hidup lansia menjadi variabel dependen. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring, tabulating dan analisis menggunakan uji statistik Korelasi Spearman’s rho dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dukungan sosial kategori baik sebanyak 21 responden (52,5%) dan kualitas hidup lansia sebagian besar baik sebanyak 23 responden (57,5%). Hasil uji statistik Korelasi Spearman’s rho didapatkan nilai p = 0,007 lebih kecil dari alpha 0,05 sehingga H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup lansia di Dusun Boti Desa Turi Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.