cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 256 Documents
Analisis konsumsi serat dengan intensitas kejadian konstipasi pada lansia Leo Yosdimyati Romli; Yulia Fitri Wulandari
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i2.821

Abstract

Lansia memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung sedikit serat, sehingga kurang dalam asupan serat. Konsumsi serat yang rendah memicu munculnya gangguan konstipasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keterkaitan konsumsi serat dengan instensitas kejadian konstipasi pada lansia. Desain penelitian ini yaitu cross sectional dengan populasi semua lansia di Desa Ngrandulor Peterongan Jombang dan jumlah sampel sebanyak 34 responden yang diambil dengan purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah konsumsi serat dan intensitas kejadian konstipasi. Pengumpulan data dilakukan peneliti dengan menggunakan kuesioner sebagai intrumen penelitian pada kedua variabel. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji Korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat pada responden sebagian besar adalah tidak mengkonsumsi dengan baik yaitu sebanyak 24 responden (70,6 %) dengan kejadian konstipasi pada responden hampir separuh dari responden mengalami konstipasi dengan intensitas tidak pernah yaitu sebanyak 15 responden (44,1 %) dan intensitas jarang yaitu sebanyak 14 responden (41,2 %). Berdasarkan analisis hasil uji statistik menunjukkan bahwa p-value (0,002) < α (0,05) maka artinya ada hubungan konsumsi serat dengan intensitas kejadian konstipasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah konsumsi serat berhubungan dengan intensitas kejadian konstipasi pada lansia. Konsumsi nutrisi yang cukup mengandung serta merupakan kunci utama dalam melakukan pencegahan terhadap kejadian konstipasi selain aktifitas fisik yang cukup serta managemen stress pada lansia.
Efikasi diri dengan beban keluarga (family burden) dalam merawat penderita retardasi mental Hartatik Hartatik
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i2.822

Abstract

Retardasi mental merupakan salah satu kecacatan berupa penyimpangan perkembangan intelektual. Kondisi kilinis ini ditandai dengan penurunan kemampuan kognitif, bahasa dan motorik serta sosial, hal ini menimbulkan ketergantungan seumur hidup pada keluarga sebagai Caregivers serta dampak fisik dan psikologis pada individu, keluarga maupun masyarakat. Hal ini menimbulkan beban bagi keluarga yang merawatnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan beban keluarga penderita retardasi mental (PRM). Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota keluarga dari penderira retardasi mental di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur Indonesia yang berjumlah 58 orang yang dipilih dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Somers’d. Hasil analisis bivariat menggunakan Somers’d terdapat hubungan efikasi diri dengan beban keluarga didapatkan nilai p=0.013 dan nilai r=-0.391. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara efikasi diri dengan beban keluarga, semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah beban keluarga penderita retardasi mental. Kesimpulan terdapat hubungan antara efikasi diri dengan beban keluarga pada keluarga penderita retardasi mental (PRM). Oleh karena itu disarankan pada keluarga untuk mengurangi efikasi diri dan meningkatkan efikasi diri dan dukungan sosial di desa tersebut. Sehingga diharapkan dengan peningkatan effikasi diri anggota keluarga mempunyai keyakinan merawat anggota keluargnya, agar beban terasa ringan.
Pengaruh strategi koping terhadap stress pada masyarakat di era pandemi COVID-19 Ifa Nofalia
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i2.823

Abstract

Pandemi corona menjadi krisis global yang parah, memengaruhi kesehatan fisik dan psikologis. Aturan lock-down yang diberlakukan untuk melawan pertumbuhan COVID-19 yang cepat, terutama pembatasan sosial, menyebabkan faktor risiko untuk mengembangkan gejala stress. Stress tersebut dapat dialami oleh semua kalangan baik itu pada masyarakat umum, pelajar atau bahkan tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi koping terhadap stress di masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang ada di Dusun Kapringan Desa Dukuhklopo, Peterongan Jombang sebanyak 156 orang dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Strategi koping merupakan variabel independen dan stress menjadi variabel dependen. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dilakukan secara online. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring, tabulating dan analisis menggunakan uji statistik Korelasi Spearman’s rho dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi koping baik dengan stress ringan sebanyak 14 responden (28%). Hasil dari uji statistik menggunakan Spearman’s rho memiliki nilai signifikansi 0,003 ( < alpha 0,05) sehingga hipotesis alternatifnya diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh strategi koping dengan stress pada masyarakat di Dusun Kapringan Desa Dukuhklopo, Peterongan Jombang.
Pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 Elysabeth Christina Maranatha Samosir; Betty Maria Manalu; Elis Anggeria
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.836

Abstract

Pandemi COVID-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik bagi penderitanya, hal ini juga berdampak buruk bagi kesehatan psikologis, dan dapat menimbulkan stres psikososial bagi keluarga pasien. Cara untuk menangani stres psikososial yaitu dengan terapi relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini menggunakan quasi-experiment melalui pendekatan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang keluarga pasien COVID-19.Teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling, dan sampel yang didapat sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dalam tabel distribusi frekuensi. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum dilakukan pemberian terapi relaksasi otot progresif keluarga pasien mayoritas mengalami stres berat sebanyak 50% dan setelah dilakukannya pemberian terapi terjadi peningkatan stres dari 50% menjadi 83%. Perbedaan sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian terapi relaksasi otot progresif didapatkan nilai p-value = 0,003, maka Ho ditolak. Kesimpulan didapatkan ada perbedaan stres psikososial keluarga pasien COVID-19 sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi otot progresif. Hasil menunjukkan tidak ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 karena terjadi peningkatan stres. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaharui stres psikososial pasien.
Efektivitas seduhan hangat kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Nur Ichan. H; Devi Syahfitria Ningsih P.; Ismail Dalimunthe; Kristina L. Silalahi
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.839

Abstract

Menurut WHO Global Report diabetes merupakan masalah kesehatan yang penting bagi masyarakat. Diabetes Melitus bisa dikatakan suatu penyakit yang menjadi indung atau inangnya dari semua penyakit di dalam tubuh manusia pada umumnya. Diabetes Mellitus bisa mengakibatkan berbagai jenis penyakit lainnya. Komplikasi diabetes mellitus bisa timbul dari kepala hingga kaki, mulai dari penyakit jantung dan stroke, gagal ginjal yang menyengsarakan, hingga infeksi terutama pada kaki yang bisa berlanjut pada amputasi dan semua pada akhirnya bisa merengut nyawa. Metode dalam penelitian ini adalah ekperimen semu. Dimana dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas seduhan hangat kayu manis dalam pengurangan kagar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan tahun 2021, menggunakan tehnik aksidental sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 25 responden dan sampelnya 25 responden, data dalam penelitian ini dan alisis dengan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas dari mengkonsumsi seduhan hangat kayu manis mampu mengurangi kadar glukosa darah pengidap diabetes mellitus, dapat dilhat bahwa sebanyak 25 responden sebelum diberikan seduhan hangat kayu manis memiliki kadar glukosa darah yang meningkat, namun setelah dilakukan pemberian seduhan hangat kayu manis, kadar glukosa darah responden mengalami penurunan.
Pengaruh encounter group discussion terhadap kepatuhan diet dan cairan pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis Adelia Rochma; Dwi Hariyanto
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.840

Abstract

Pembatasan diet dan cairan masih menjadi permasalahan utama pada pasien yang menjalani hemodialisis. Kondisi ini disebabkan kurangnya kepatuhan pasien terhadap pembatasan diet dan cairan. Rendahnya kepatuhan terhadap diet dan pembatasan cairan pada pasien dapat megakibatkan komplikasi seperti penyakit kardiovaskuler, edema paru, morbiditas dan mortalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh encounter group discussion kepatuhan diet dan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian Factorial True Experiment yang menggunakan desain randomized control group-pretest posttest design dan dilakukan random allocation. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien CKD yang menjalani HD di RUMKITAL dr.Ramelan Surabaya, yaitu sebanyak 200 pasien. Besar sampel pada penelitian ini adalah 54 responden dengan anggota pada masing-masing kelompok 27 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Intervensi Encounter Group Discussion dan variabel dependen adalah kepatuhan diet dan cairan. Analisis bivariat dilakukan untuk melihat perbedaan nilai rata-rata setiap variabel dependen dalam kelompok. Uji yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan. Berdasarkan hasil analisis uji t sampel berpasangan pada kepatuhan diet dan cairan, dapat diketahui bahwa pada kelompok intervensi mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah Encounter Group Discussion dapat meningkatkan kepatuhan diet dan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 Hindyah Ike Suhariati; Anin Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.841

Abstract

Pandemi COVID-19 mengaharuskan semua anak – anak belajar secara daring. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Sebagian besar orang tua merasa khawatir untuk melepas anaknya melakukan pembelajaran di sekolah ataupun melakukan aktivitas lain di luar rumah, hal ini tentunya akan membuat remaja bosan dan bahkan sampai terjadi depresi. Berdasarkan data survei Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada bulan Juli 2020 di 34 provinsi menunjukkan presentasi anak perempuan dengan gejala – gejala yang mengarah pada depresi lebih tinggi dibandingkan anak laki – laki. Sebanyak 93% yang menunjukkan gejala depresi berada pada rentang 14 – 18 tahun, sementara 7 % di rentang usia 10 – 13 tahun. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang - Malang. Desain penelitian ini analitik cross sectional. Populasinya semua remaja di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang – Malang berjumlah 66 remaja, sampelnya berjumlah 57 remaja dengan tehnik Simple Random Sampling. Variabelnya ada 2 variabel independent yaitu peran keluarga dan variabel dependent yaitu depresi remaja, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dan uji statistik menggunakan rank spearman. Hasil penelitian ini didapatkan dari 57 responden, sebagian besar (59,6%) responden peran keluarga positif sejumlah 34, hampir setengah (47,4%) responden depresi remaja ringan sejumlah 27 remaja. Uji rank spearman menunjukkan bahwa nilai p = 0,001 < a (0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan peran keluarga dengan depresi remaja belajar daring selama pandemi COVID-19 di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang - Malang.
Literature review : hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu Aina Mardhiyah; Arif Wijaya; Faishol Roni
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.842

Abstract

Motivasi adalah suatu proses yang terjadi pada diri seseorang yang muncul dengan adanya perasaan sehingga mendorong individu untuk melakukan sesuatu yang disebabkan oleh keinginan, kebutuhan dan tujuan seseorang. Kinerja kader dapat dilihat dari keberhasilan seorang kader dalam melaksanakan tugasnya, untuk meningkatkan kinerja kader posyandu maka harus dikembangkan kemampuan seorang kader. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu. Database yang digunakan dalam Literature review adalah google scholar dengan kriteria inklusi sampel, artikel diterbitkan pada tahun 2010-2020, menggunakan jurnal nasional dan internasional, artikel yang menggunakan metode korelasional dengan populasi yang digunakan adalah kader posyandu dan artikel tidak berbayar. Hasil dan Analisis didapatkan sebanyak 1.650 artikel diidentifikasi, peneliti menemukan 10 artikel yang dapat digunakan dalam Literature review. Berdasarkan hasil review bahwa motivasi memiliki efek dalam meningkatkan kinerja kader. Saran bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan literasi dalam profesi atau pendidikan keperawatan.
Pengaruh abdominal stretching terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri Yumnun Nisak; Harnanik Nawangsari; Agustina Maunaturrohmah
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i2.914

Abstract

Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi. Keluhan yang sering muncul pada saat menstruasi adalah nyeri haid (dismenore). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh abdominal stretching terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMK kesehatan BIM Jombang. Desain penelitian ini menggunakan Pra experimental One Group Pra Test – Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri yang mengalami nyeri haid (dismenore) dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden dengan teknik sampling cluster random sampling. Variabel independen latihan abdominal stretching dan variabel dependen intensitas nyeri haid pada remaja putri. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument Numeric Pain Rating Scale (NRS ) sebelum dan sesudah pemberian latihan abdominal stretching. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring, tabulating dan analisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon dengan tingkat kesalahan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan latihan abdominal stretching hampir setengah responden mengalami nyeri sedang sebanyak 23 responden (41%) dan sesudah diberikan latihan abdominal stretching hampir setengah responden mengalami tidak nyeri sebanyak 24 responden (43%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05 sehingga H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh latihan abdominal stretching terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri.
Tingkat kualitas hidup pasien luka kaki diabetik Yudi Akbar; Mursal Mursal; Hayatun Thahira; Novia Rizana
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i2.915

Abstract

Kualitas hidup suatu pandangan atau perasaan seseorang terhadap kemampuan fungsionalnya. Kualitas hidup dapat terganggu akibat dari komplikasi ulkus diabetik yang dialami pasien diabetis mellitus. Tujuan penelitian mengindentifikasi gambaran tingkat kualitas hidup pada pasien ulkus diabetik. Desain penelitian adalah deskriptif cross sectional dengan teknik total sampling dengan jumlah 45 responden, yang mengalami ulkus diabetik. Pengumpulan data dilakukan di Aceh. Hasil penelitian didapatkan tingkat kualitas hidup pada kategori buruk 24 responden (53,3%), sedang 19 responden (42,2%), sedangkan baik hanya 2 responden (4,4%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa mayoritas penderita ulkus kaki adalah responden dengan tingkat spiritualitas buruk yaitu 24 responden (53,3%). Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan penyedia pelayanan kesehatan, keluarga serta responden mengetahui gambaran tingkat kualitas hidupnya sehingga dapat memanajemen hidupnya secara lebih baik lagi.