cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 262 Documents
Hubungan Self Care Management Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Hipertensi Haryanto, Mokhamad Sandi; Sundari, Neng Risma
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1515

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah melebihi standar tinggi, dengan tekanan sistolik mencapai atau melebihi 140 mmHg dan tekanan diastolik mencapai atau melebihi 90 mmHg. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gagal jantung, serangan jantung akibat infark miokard, kerusakan pembuluh darah (arteriopati), stroke, dan kerusakan ginjal. Ini adalah penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia setiap tahun. Sebagian besar kasus ditemukan pada populasi berusia di atas 65 tahun. Pengobatan hipertensi melibatkan pasien yang mempraktikkan perawatan diri yang baik. Perawatan diri mencakup serangkaian kegiatan yang dilakukan selama periode waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan perawatan diri individu, menggunakan metode manajemen perawatan diri. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara manajemen perawatan diri dan kualitas hidup pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Gunung Halu pada bulan Januari 2025. Metode Penelitian: Metode potong lintang kuantitatif dengan pengambilan sampel non-probabilitas digunakan pada 74 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil: Hasil menunjukkan nilai p <0,001 dengan nilai r 0,387, yang menunjukkan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Dari 74 responden, 32 (43,3%) melaporkan manajemen perawatan diri yang buruk dengan kualitas hidup sedang, sementara 42 (56,8%) melaporkan manajemen perawatan diri yang memadai dengan kualitas hidup yang tinggi.
Hubungan Motivasi dengan Perilaku Ibu dalam Penerapan Pola Makan Sehat Anak Prasekolah Suhariati, Hindyah; Rahmawati, Anita; Indrawati, Ucik
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1516

Abstract

Orang tua mempunyai peranan penting dalam mengatur dan menerapkan pemberian makan pada anaknya. Sebagian besar orangtua menuruti kemauan anaknya dalam memilih jenis makanan tanpa memperhatikan kecukupan nilai gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, sehingga dapat mempengaruhi kecukupan gizi yang dibutuhkan, bahkan menimbulkan gizi buruk. Jika anak mengidap gizi buruk dapat berpengaruh pada ketahanan tubuhnya, sehingga mudah sakit, serta mempengaruhi tumbuh kembangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah di Desa Sumberporong. Metode penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi semua ibu yang mempunyai anak prasekolah di Desa Sumberporong sebanyak 45 orang, Sampelnya berjumlah 40 orang, dengan teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Variabelnya adalah variabel independent yaitu motivasi dan variabel dependent yaitu perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dan uji statistic Chi-Square dengan alpha (0,05). Hasil penelitian motivasi ibu menunjukkan bahwa sebagian lemah yaitu 23 responden (57,5%), perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah menunjukkan sebagian besar negatif sebanyak 24 responden (60%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi r = 0,000 < a (0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan motivasi dengan perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah di Desa Sumberporong.
Hubungan Lima Pilar Pengelolaan Diabetes Melitus dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Azzahra, Fatihah Balqis; Sani, Fakhrudin Nasrul; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1517

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa darah didalam tubuh. Kasus diabetes melitus terus meningkat di semua sektor masyarakat sehingga diperlukan upaya pengendalian agar tidak terjadi peningkatan setiap tahunnya. Pengelolaan diabetes melitus dikelompokkan dalam lima pilar yaitu edukasi, aktifitas fisik, pola makan, kontrol gula darah secara mandiri, dan kepatuhan minum obat antidiabetik. Kelima pilar ini memiliki tujuan agar penderita dapat mengontrol glukosa darah sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lima pilar pengelolaan diabetes melitus dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional sampel sebanyak 72 responden menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data variabel independen diukur menggunakan kuesioner lima pilar pengelolaan diabetes sedangkan variabel dependen diukur menggunakan kuesioner Diabetes Quality Of Life (DQOL). Data dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengelolaan lima pilar yang baik dengan kualitas hidup yang baik sebanyak 42 orang (58,3%), hasil uji yang diperoleh p-value = 0,000 dan nilai r = 0,761 yang artinya ada hubungan kuat antara lima pilar pengelolaan dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus.
Pengaruh Senam Yoga terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus rista, rista; Sani, Fakhrudin Nasrul; Probowati, Rovica
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1518

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Pengelolaan diabetes tidak hanya menggunakan terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi non-farmakologis seperti aktivitas fisik salah satunya adalah senam yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Prolanis Puskesmas Grogol, Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan quasy experimental design dan pendekatan pretest-posttest one group design pada 30 responden dengan usia 35 tahun keatas yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan juga kriteria eksklusi. Intervensi yang diberikan berupa senam yoga dan dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 30-60 menit pada setiap sesi. Hasil kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah senam yoga menggunakan alat glucometer. Hasil analisis Uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan yang signifikan antara kadar gula darah sebelum dan sesudah senam yoga dengan hasil P-Value 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh senam yoga terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa senam yoga berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Senam yoga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis untuk membantu pengelolaan diabetes melitus di komunitas khususnya untuk menurunkan kadar gula darah.
Hubungan Merokok Rokok Filter Dengan Tekanan Darah Pada Orang Dewasa Pradana, Thearyan Adi; Diah, Maria; Arif, Taufan; Bachtiar, Arief
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1528

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Kebiasaan merokok, khususnya rokok filter, diduga menjadi salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok rokok filter dengan tekanan darah pada orang dewasa di Karang Taruna RT 03 RW 06 Kecamatan Sukun, Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 31 orang, diambil dari seluruh populasi anggota Karang Taruna yang merupakan perokok aktif rokok filter menggunakan teknik total sampling. Variabel independen adalah kebiasaan merokok (diukur dengan Indeks Brinkman), sedangkan variabel dependen adalah tekanan darah (diukur menggunakan tensimeter digital). Analisis data menggunakan uji Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perokok sedang (64,52%) dan 80,65% mengalami hipertensi. Uji statistik menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,888 dengan p-value 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kebiasaan merokok rokok filter dengan peningkatan tekanan darah. Disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas merokok, semakin tinggi tekanan darah. Oleh karena itu, intervensi promotif dan preventif diperlukan untuk mengatasi masalah ini pada kelompok usia produktif.
Hubungan Motivasi dengan Perilaku Ibu dalam Penerapan Pola Makan Sehat Anak Prasekolah Suhariati, Hindyah; Rahmawati, Anita; Indrawati, Ucik; Muarrofah, Muarrofah
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1516

Abstract

Orang tua mempunyai peranan penting dalam mengatur dan menerapkan pemberian makan pada anaknya. Sebagian besar orangtua menuruti kemauan anaknya dalam memilih jenis makanan tanpa memperhatikan kecukupan nilai gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, sehingga dapat mempengaruhi kecukupan gizi yang dibutuhkan, bahkan menimbulkan gizi buruk. Jika anak mengidap gizi buruk dapat berpengaruh pada ketahanan tubuhnya, sehingga mudah sakit, serta mempengaruhi tumbuh kembangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah di Desa Sumberporong. Metode penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi semua ibu yang mempunyai anak prasekolah di Desa Sumberporong sebanyak 45 orang, Sampelnya berjumlah 40 orang, dengan teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Variabelnya adalah variabel independent yaitu motivasi dan variabel dependent yaitu perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dan uji statistic Chi-Square dengan alpha (0,05). Hasil penelitian motivasi ibu menunjukkan bahwa sebagian lemah yaitu 23 responden (57,5%), perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah menunjukkan sebagian besar negatif sebanyak 24 responden (60%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi r = 0,000 < a (0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan motivasi dengan perilaku ibu dalam penerapan pola makan sehat pada anak prasekolah di Desa Sumberporong.
Analisis Kualitas Pelayanan Keperawatan di RS Tugurejo Semarang: Perbandingan dengan Praktik Keperawatan di Ghana. Ghanivian Ruliff Pribadi
Jurnal Keperawatan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Maret 2026
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v24i1.1553

Abstract

Kualitas pelayanan keperawatan merupakan faktor krusial yang menentukan kepuasan pasien, namun banyak fasilitas kesehatan masih menghadapi tantangan operasional yang menghambat mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan keperawatan di RS Tugurejo Semarang, menjelaskan karakteristik pelayanan di Ghana, serta menganalisis perbandingannya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif komparatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (literature review) serta observasi kontekstual. Hasil menunjukkan bahwa RS Tugurejo memiliki keunggulan pada fasilitas dan sistem terakreditasi, namun menghadapi tantangan pada beban kerja dan optimalisasi komunikasi terapeutik. Sebaliknya, praktik di Ghana sangat terbatas secara logistik, sehingga mutu pelayanan lebih bergantung pada empati dan hubungan interpersonal individu perawat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun infrastruktur berbeda, kompetensi komunikasi dan sikap profesional perawat tetap menjadi penentu utama kepuasan pasien di kedua negara.
The Efektivitas Edukasi Berbasis Media Sosial Terhadap Peningkatan Pengetahuan Menstrual Hygiene pada Remaja Putri Seri Herawati; Fitri Dyna; Deswinda Deswinda; Afrida Sriyani
Jurnal Keperawatan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Maret 2026
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v24i1.1569

Abstract

Menstrual hygiene merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh remaja putri saat di fase menstruasi. Remaja putri seringkali mengabaikan menstrual hygiene saat sedang menstruasi seperti tidak mengganti pembalut setiap 4-6 jam, tidak mencuci area genital dengan bersih, tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Menstrual hygiene yang tidak benar saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi jamur, keputihan patologis, bahkan penyakit radang panggul yang dapat memengaruhi kesuburan. Kurangnya menstrual hygiene pada remaja putri terjadi karena rendahnya tingkat pengetahuan mengenai menstrual hygiene. Untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menstrual hygiene perlu adanya pemberian edukasi agar remaja putri tidak mudah menerima stigma yang salah terkait menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis sosial media terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang menstrual hygiene. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan database Google Scholar, Science Direct, Sematic Schoolar dan Scopus dengan kata kunci menggunakan PICOS. P (Remaja Putri), I (Artikel Penkes Menstrual Hygiene), C (Peningkatan Pengetahuan), O (Peningkatan Pengetahuan Berbasis Media Sosial), S (Quasy Eksperiment, Pre-Eksperimental). Kriteria inklusi dari artikel yang telaah yaitu jurnal yang diterbitkan dalam waktu 10 tahun terakhir, artikel full text, metode quasy eksperiment dan pre-experimental. Hasil dari 8 artikel yang telah diriview dapat diketahui bahwa pemberian edukasi berbasis media sosial dalam meningkatkan pengetahuan menstrual hygiene pada remaja putri terbukti efektif dan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja putri.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Melitus Putri Rahmadhani; Veni Dayu Putri; Ezalina Ezalina; Ulfa Hasana
Jurnal Keperawatan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Maret 2026
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v24i1.1575

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronik akibat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin sehingga menyebabkan konsentrasi glukosa dalam darah meningkat. Penderita Diabetes Mellitus perlu melakukan manajemen diri yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu strategi utama promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakit Diabetes Mellitus dan cara mengelolanya secara mandiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan manajemen diri pada pasien diabetes mellitus. Metode pada penelitian ini adalah studi literature riview dengan menggunakan pendekatan PICOS dan database Google Schoolar, Semantic Schoolar dan Science Direct dengan tahun publikasi artikel 5 tahun terakhir, yang dimana artikel ditelaah menggunnakan pendekatan PRISMA. Hasil dari 10 artikel yang telah diriview menunjukkan bahwa Pendidikan Kesehatan menggunakan berbagai media seperti media audiovisual/video, booklet, leafleat, aplikasi mobile, dan edukasi berbasis media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan manajemen diri pada pasien Diabetes Mellitus. Kegiatan ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan bisa terus meningkatkan pendidikan kesehatan dikalangan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen diri dalam pencegahan terjadinya komplikasi Diabetes Mellitus.
Efektivitas Game Seedcard (Sex Education Card) terhadap Pengetahuan Remaja Dalam Menghadapi Pubertas Rosita Jamiliana cinta; Fitri Dyna; Desti Puswati; Cindy Febriyeni
Jurnal Keperawatan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Maret 2026
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v24i1.1576

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial, khususnya pada fase pubertas. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai pubertas dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, serta berpotensi memunculkan permasalahan kesehatan reproduksi dan penyesuaian sosial. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Game SeedCard (Sex Education Card) terhadap pengetahuan remaja dalam menghadapi pubertas di SMPN 37 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel berjumlah 65 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan remaja dari 10,71 menjadi 11,71 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa Game SeedCard efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pubertas. Media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif edukasi kesehatan reproduksi yang interaktif, inovatif, dan sesuai untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Kata kunci: Game SeedCard, pengetahuan, pubertas, remaja