cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 256 Documents
HUBUNGAN EFIKASI DIRI (SELF EFFICACY) DENGAN PROBLEM FOCUSSED COPING PASIEN HIPERTENSI (Studi di Puskesmas Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk) Srigati Sutarinik; Asrina Pitayanti; Agustina Maunaturrohmah
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Problem focussed coping sangat diperlukan bagi penderita hipertensi, bila kurang memahami akan berakibat kurang baik. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri (self efficacy) dengan problem focussed coping pada pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Metode Penelitian: Metode penelitian dengan metode analitik, dengan rancangan penelitian dengan pendekatan cross secsional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi primer yang ada di Puskesmas Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk pada bulan Maret sebanyak dengan sampel sebanyak 57 responden. Instrumen penelitian adalah kuesioner dengan analisa data uji korelasi spearman rank. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki efikasi diri (self efficacy) yakin sebanyak 32 responden (56,1%). Sebagian besar responden memiliki problem focussed coping cukup sebanyak 34 responden (59,6%), hasil uji korelasi Spearman’s Rho didapatkan nilai p = 0,000 yang lebih kecil dari nilai alpha (0,05), sehingga H0 ditolak, H1 diterima. Kesimpulan: Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri (self efficacy) dengan problem focussed coping pasien hipertensi dilakukan di  Puskesmas Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Saran: Bagi responden diharapkan agar memiliki efikasi diri (self efficacy) yang baik untuk dapat menstabilkan tekanan darah, karena dengan mengatur pola pikir yang baik dan tidak stress menjadikan hidup makin berkualitas.Kata Kunci : Hipertensi, Efikasi diri, problem focussed coping
PORNOGRAFI TERHADAP RELASI HETEROSEKSUAL REMAJA SMP USIA 12-15 TAHUN Dendy Putra Prasetyo; Muarrofah Muarrofah; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pemerintah sering menyoroti masalah pornografi, baik dengan program pemblokiran atau  filter, akan tetapi program itu masih belum dapat mengatasi pornografi secara utuh. Kesenjangan program tersebut ditakutkan berimbas memberi dampak negatif terhadap relasi heteroseksual. Menjelajahi konten porno dapat dibatasi oleh orang tua, dimana dengan melakukan pembatasan pengunaan akses internet, memperkuat penanaman nilai agama, dan mendorong anak melakukan hal positif  untuk mengalihkan melihat konten pornografi seperti les, olah raga, dan lain-lain. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pornografi terhadap relasi heteroseksual pada siswa SMP usia 12-15 tahun di SMP Negeri 03 Satu Atap Ngantang-Malang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dengan populasi 88 orang dan sampel berjumlah 66 orang yang dilakukan secara proportional random  sampling. Variabelnya adalah pengaruh pornografi terhadap relasi heteroseksual remaja usia 12-15 tahun sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengujian data dengan software SPSS versi 23 dengan uji statistik “Chi-Square” dengan angka p = 0,001 dan α = 0,05. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang melihat pornografi dengan kriteria addiction, sebagian besar relasi heteroseksual predominan, homoseksualnya lebih dari kadang-kadang. Hasil uji statistik Chi-Square (p = 0,001 < α = 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan hasil penelitian H1 diterima berarti ada pengaruh pornografi terhadap relasi heteroseksual remajausia 12-15 tahun. Saran: Diharapkan para guru SMP, dosen dan institusi memantau atau mendampingi remaja dalam memulai proses heteroseksual berupa pendidikan dan konseling.Kata Kunci: Relasi Heteroseksual, Remaja Usia12-15 Tahun, Pengaruh Pornografi
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS KEPERAWATAN MENGGUNAKAN VIDEO MEDIA DALAM MENGHADAPI MEA I’in Noviana
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan sebuah agenda integrasi ekonomi negara – negara asean yang bertujuan untuk menghilangkan, jika tidak, meminimalisasi hambatan – hambatan di dalam melakukan kegiatan ekonomi lintas kawasan, misalnya dalam perdagangan barang, jasa, dan investasi. Indonesia harus siap untuk mengahadapi MEA dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menyediakan pendidikan dan kesehatan yang memadai. Pendidikan ini bisa berupa pelatihan ketrampilan yang sangat penting yaitu ketrampilan dalam berkomunikasi dengan bahasa asing, yakni bahasa inggris. Peran serta pendidikan formal, yakni kampus, bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk belajar meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan before and after with control design dengan table signifikan atau df = 29, sedangkan t skor (to) sebesar 4.17, bahwa 2.04 < 4.17 > 2.76. Hasil Penelitian: Bisa disimpulkan bahwa jika to > tt maka Ha (alternative hyphotesis) diterima dan Ho (null hyphotesis) ditolak atau dengan kata lain ada perbedaan hasil signifikan antara pre test dan post test. Diskusi: Populasi yang digunakan seluruh mahasiswa tingkat 2 sarjana keperawatan stikes pemkab jombang. Jumlah sampel untuk kelompok eksperimen 30 subjek penelitian dan kelompok kontrol 35 subjek penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kemampuan berbahasa inggris keperawatan sedangkan variabel dependen adalah video media.Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa Inggris Keperawatan, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Video Media
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT DEPRESI KELUARGA DALAM PERAWATAN ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL DI SDLBN JOMBATAN VII JOMBANG Shanti Rosmaharani
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Keterbatasan anak retardasi mental dalam keterampilan, komunikasi, perawatan diri, dan kegiatan sehari- hari membuat anak retardasi mental bergantung kepada keluarga yang dapat mengakibatkan keluarga akan lebih rentan terkena stress psikologis. Stress psikologis dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah usia keluarga, penghasilan, usia anak, jenis kelamin, pendidikan dan tingkat retardasi mental. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-fakktor yang berhubungan dengan tingkat depresi keluarga dalam merawat anak retardasi mental di SDLB Negeri Jombatan VII Jombang. Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sejumlah 28 responden mencakup seluruh orang tua di SDLB Negeri Jombatan VII Jombang. Sampel sejumlah 28 responden diambil menggunakan Total Sampling. Variabel independen usia keluarga,, penghasilan, usia anak, jenis kelamin, pendidikan dan tingkat retardasi mental, variabel dependen tingkat depresi, cara pengambilan data dengan koesioner, uji statistik yang dipakai independent t test dan chi square. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil uji bivariat usia keluarga 0,620, penghasilan 0,575, usia anak 0,462, jenis kelamin 0,253, tingkat pendidikan 0,948, tingkat retardasi mental anak 0,670 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan tingkat depresi keluarga ditunjukkan dari hasil uji analisis bivariat semua faktor >0,25 sehingga tidak dapat dilanjutkan ke regresi logistik namun ada faktor yang paling dominan dengan nilai paling mendekati yaitu jenis kelamin ditunjukkan dengan nilai 0,253. Pembahasan: perhatian untuk keluarga penting diperhatikan dalam perawatan anak dengan retardasi mental agar tidak menimbulkan masalah psikososial salah satunya adalah depresi, dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejiwaan keluarga dengan terapi yang tepat .Kata kunci : Faktor-faktor, Tingkat Depresi, Retardasi Mental
PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN WONOAYU KECAMATN PILANGKENCENG KABUPATEN MADIUN JAWA TIMUR Wahyu Megawati; Hindyah Ike; Agustina Maunaturrohmah
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kecenderungan kasus meningkatnya masalah belajar anak berhubungan dengan rentang tingkat konsentrasi. Bentuk dari masalah tingkat konsentrasi belajar seperti perhatian serta pikiran siswa mudah sekali teralihkan dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pembelajaran. Senam otak (brain gym) bisa dilakukan oleh segala umur yaitu anak-anak, dewasa maupun lansia karena pada dasarnya senam otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Selama ini orang hanya memelihara kebugaran fisik dibandingkan otak padahal otak merupakan pusat kontrol segala aktivitas manusia. Otak juga memerlukan latihan untuk menjaga kualitas kesehatan otak. Penelitian ini dilaksanakan di DSN Wonoayu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Jawa Timur. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan one group pre dan post test design. Subyek yang diteliti pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Wonoayu yang berjumlah 27 siswa, dengan teknik sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berupa pretest dan posttest yang diberikan kepada siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pretest dan posttest dan dianalisa menggunakan uji wilcoxon α<0,05.  Hasil Penelitian: Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil sebelum dilakukan senam otak sebagian besar responden 14 (52%) dengan kategori sedang seetelah dilakukan senam otak diperoleh hasil sebagian besar responden 15 (56%) dengan kategori sedang, Berdasarkan hasil uji willcoxon diperoleh hasil sebesar 0,00 < 0,05 yang berarti H1 diterima sehingga ada pengaruh senam otak brain gym terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa kelas IV SDN Wonoayu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Jawa Timur. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada pengaruh senam otak terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa kelas IV di SDN Wonoayu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Jawa Timur. Saran: Dapat dijadikan pembelajaran di sekolah dengan menggunakan senam otak sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan tingkat konsentrasi belajar anak.Kata Kunci: Anak, Senam Otak, Tingkat Konsentrasi
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU IBU DALAM MELAKUKAN TOILET TRAINING ANAK USIA TODDLER Dewi Ratna Sari; Hindyah Ike; Sumarsono Sumarsono
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kejadian buruknya pelaksanaan toilet training di masyarakat masih tinggi. Hal ini terlihat banyak ibu yang tidak melatih anaknya untuk BAB dan BAK di tempatnya ada juga ibu yang gagal dalam melakukan toilet training karena membiasakan memakai pampers di malam hari. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian adalah Menganalisis hubungan motivasi dengan perilaku ibu dalam melakukan toilet training anak usia toddler di PAUD BINA INSANI Dusun Balongrejo, Desa Sukorame, kecamatan Sukorame, kabupaten Lamongan. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan “Cross Sectional”. Populasi penelitian semua ibu yang memiliki anak usia toddler PAUD BINA INSANI Dusun Balongrejo, Desa Sukorame, kecamatan Sukorame, kabupaten Lamongan. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel sejumlah 25 orang. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada responden menggunakan uji statistik “Regresi Linier” dengan alpha 0,05. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki motivasi lemah 11(44%), motivasi sedang 9 (36%), motivasi kuat 5 (20%) Responden yang memiliki perilaku negatif 14 (56%), perilaku positif 11 (44%). Pengolahan data dengan uji statistik Regresi Linier di dapatkan  hasil ρ-value 0,001 yang lebih kecil dari alpha (0,05), maka  ρ ≤ α  sehingga H1 diterima artinya ada hubungan antara variabel motivasi dengan perilaku ibu dalam melakukan toilet training anak usia toddler dimana semakin kuat motivasi maka perilaku ibu dalam melakukan toilet training akan semakin positif. Hasil penelitian ini juga menunjukan kekuatan hubungan baik , yaitu 0,526. Kesimpulan: Kesimpulan, ada hubungan antara motivasi dengan perilaku ibu dalam melakukan toilet training anak usia toodler.Kata Kunci     : Motivasi, Perilaku, Toilet Training
PENGARUH BIBLIOTERAPI BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (TK Bina Anaprasa di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang) Ravika Novasari; Endang Yuswatiningsih; Anna Kurnia
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Status gizi dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak usia prasekolah. Biblioterapi adalah pemanfaatan buku sebagai media terapi. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh biblioterapi buku cerita bergambar terhadap status gizi pada anak usia prasekolah. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan design quasi eksperimen, jenis design penelitian menggunakan case control yaitu pre test post test control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 56 anak.Teknik sampel menggunakan probability sampling yaitu simple random sampling, sampel yang di ambil pada penelitian ini sebesar 49 anak. Pengolahan data menggunakan analisis statistic uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil Penelitian: Hasil penelitian sebelum diterapkan biblioterapi buku cerita bergambar pada kelompok kasus yaitu sangat kurus (24,5%), kurus (22,4%), normal (32,7%), gemuk (10,2%), obesitas (10,2%). Setelah dilakukan biblioterapi buku cerita bergambar yaitu sangat kurus (8,2%), kurus (22,4%), normal (46,9%), gemuk (8,2%), obesitas (14,3%). Sedangkan hasil penelitian pada kelompok kontrol yaitu sangat kurus (2,8%), kurus (25%), normal (55,6%), gemuk (2,8%), obesitas (13,8%). Setelah jangka dalam 1 minggu hasil penelitian pada kelompok kontrol yaitu sangat kurus (8,4%), kurus (19,4%), normal (50%), gemuk (8,4%), obesitas (13,8%). Kesimpulan: Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa status gizi anak pada kelompok kasus dan kontrol yaitu normal.Kesimpulannya adalah ada pengaruh biblioterapi buku cerita bergambar terhadap status gizi pada anak usia prasekolah di TK Bina Anaprasa Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.Kata Kunci : Anak Prasekolah, Biblioterapi, Status Gizi
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK PRA SEKOLAH (4-5 TAHUN) DI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL III KALIWUNGU KABUPATEN JOMBANG Hervinda Kristiana; Asrina Pitayanti
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Bahasa merupakan alat penting bagi setiap orang karena melalui berbahasa seseorang atau anak akan dapat mengembangkan kemampuan bergaul dengan orang lain keterlambatan bicara dan bahasa menimbulkan hambatan pada anak untuk mengekspresikan emosi, pikiran, pendapat dan keinginannya. Hal ini dapat menimbulkan masalah perilaku, sosialisasi dan pelajaran membaca dan menulis. Tujuan Penelitian: penelitian ini adalah menganalisis pengaruh media gambar terhadap perkembangan  bahasa  anak pra sekolah  di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal III Kaliwungu Jombang. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan pra eksperimen one group pre test post test. Populasi penelitian ini adalah Semua anak Pra Sekolah Kelas A di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal III Kaliwungu Jombang yang berjumlah 29 orang Tehnik sampling menggunakan simple random  sampling dengan sampelnya sejumlah 27 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian: menunjukkan sebagian besar dari responden yaitu 17 orang perkembangan bahasa anak pra sekolah sebelum diberi media gambar adalah kurang (63%), sebagian besar dari responden yaitu 20 orang perkembangan bahasa anak pra sekolah sesudah diberi media gambar adalah baik (74,1%). Uji wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikansi r = 0,000 <   a (0,05), sehingga H1diterima. Kesimpulan : Dari hasil data dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh media gambar terhadap perkembangan bahasa anak pra sekolah di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal III Kaliwungu Jombang. Saran: Orang tua bisa harus melatih untuk meningkatkan rangsangan dalam berbahasa melalui media gambar sesuai dengan kemampuan dan usia anak.Kata Kunci : Anak, Media Gambar, Perkembangan Bahasa
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN SIKAP REMAJA DALAM MENCEGAH LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER (LGBT) (Studi di SMKN 2 Jombang) Panji Adi Kumoro; Endang Yuswatiningsih; Anna Kurnia
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada usia remaja seorang remaja dituntut untuk mengambil keputusan bagi masa depannya secara mandiri. Perasaan dan sikap bingung akan mereka alami ketika harus mengambil keputusan tentang fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan transgender) yang tidak mereka ketahui. Pendidikan kesehatan tentang LGBT akan memberikan informasi yang mereka butuhkan dan memberikan saran bagi remaja dalam mengambil sikap yang benar. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan sikap remaja dalam mencegah LGBT di SMKN 2 Jombang. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pre eksperimen one group pre – post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas XI di SMKN 2 Jombang dengan jumlah sampel sebanyak 61 remaja. Teknik sampling menggunakan teknik proportional random sampling. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, dan tabulating serta analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Wilcoxon Matched Paired Test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian sikap remaja sebelum diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar (57,4%) responden memiliki sikap positif. Sikap remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan sebagian besar (72,1%) responden memiliki sikap positif. Analisis dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon Matched Paired Test didapatkan nilai p = 0,000 yang lebih kecil dari alpha (0,05) dan nilai Z=-5,955, maka H1 diterima. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara pendidikan kesehatan dengan sikap remaja dalam mencegah LGBT.Kata Kunci : Lgbt, Pendidikan Kesehatan, Remaja, Sikap
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN NSOMNIA PADA LANSIADI PUSKESMAS BAWANGAN KABUPATEN JOMBANG Rodiyah Rodiyah
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan merupakan bagian di dalam kehidupan manusia sehari-hari termasuk lansia.Bagi orang yang penyesuaiannya baik maka stres dan kecemasan dapat cepat diatasi dan ditanggulangi.Bagi orang yang penyesuaian dirinya kurang baik, maka stres dan kecemasan merupakan bagian terbesar di dalam kehidupannya, sehingga stres dan kecemasan menghambat kegiatannya sehari-hari. Penyebab insomnia ada 2 faktor yaitu gangguan fisik dan gangguan psikis, faktor fisik misalnya terserang flu yang menyebabkan kesulitan tidur sedangkan faktor psikis adalah stress, cemas dan depresi. Tujuan Penelitian: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian Insomnia pada lansia di Puskesmas Bawangan Jombang .Metode Penelitian :Jenis penelitian yang digunakan adalahAnalitik korelasional dengan Pendekatan Cross Sectional. Populasi yang digunakan seluruh lansia yang ada di Puskesmas Ploso . Jumlah sampel sejumlah 38 dengan metode total sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan sedangkan variabel terikatnya adalah kejadian insomnia. Data dianalisis menggunakan Sperman ro. Hasil Penelitian: dari penelitian ini di dapatkan bahwa responden mempunyai tingkat kecemasan ringan 16 responden, dan responden mengalami insomnia ringan sejumlah 15 responden. Kesimpulan : Hasil dari uji statistik menunjukkan P Value 0,002< 0,05 yang berarti ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian Insomnia pada Lansia di Puskesmas Bawangan.Saran :  Diharapkan lansia dapat mengatasi kecemasan sehingga tdk terjadi insomnia. Apabila terjadi insomnia maka lansia diharapkan bisa mempunyai alternatif untuk mengatasinya seperti rendam kaki dengan air hangat.  Kata Kunci : Insomnia, Kecemasan, Lansia

Page 9 of 26 | Total Record : 256