Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Komunikatif is issued by Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya since 2012. Komunikatif is a peer-reviewed journal. Komunikatif publishes an article from selected topics in communication studies; those are media studies, public relations, and human communication. Articles issued by Komunikatif are conceptual articles and research articles. Komunikatif aims at publishing research and scientific thinking regarding the development of communication studies and contemporary social phenomena. Komunikatif also wishes to become an eligible reference for students and/or academia, especially in the communication field. Komunikatif is issued twice a year (July and December). Komunikatif clarifies ethical behavior for all parties involved, including authors, editor-in-chief, Editorial Board, reviewers, and publisher. Komunikatif provides free access for the online version to support knowledge exchange globally.
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 2 (2019)"
:
7 Documents
clear
Pengaruh Komunikasi Positif dan Job Performance pada Organisasi Kemahasiswaan
Andhika Alexander Repi;
Yeremia Steven
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2188
Semua bentuk organisasi termasuk organisasi mahasiswa harus menunjukkan kinerja yang optimal. Namun, komunikasi menjadi masalah yang dapat menghambat pencapaiannya. Komunikasi perlu dibangun tidak hanya sebagai media formal untuk menyampaikan pesan, tetapi harus diperhatikan juga makna dan proses penyampainnya Hal itu disebut sebagai komunikasi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi positif terhadap job performance pada organisasi mahasiswa di Surabaya. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan karakteristik mahasiswa aktif dan pengurus organisasi kemahasiswaan Universitas X masa jabatan 2017/2018. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner Komunikasi Positif dan kusioner Job Performance. Metode analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kinerja pekerjaan dan komunikasi positif berada dalam kategori sedang ke rendah. Hasil penelitian juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan antara komunikasi positif pada job performance di organisasi kemahasiswaan. Pengaruh komunikasi positif membawa efek pada job performance, meski masih ada faktor lain yang dapat memengaruhinya. Pengurus organisasi mahasiswa perlu melakukan sejumlah pengembangan keberlanjutan, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi positif dalam organisasi. Universitas melalui dosen pendamping juga dapat memfasilitasi pengembangan komunikasi positif melalui program pengembangan seperti pelatihan komunikasi.
Makna Simbolik Busana Sarung Kyai Ma’ruf Amin
Agustinus Rustanta
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2197
Penelitian ini tentang bahasa non-verbal Ma’ruf Amin yang identik dengan sarung di setiap event. Fokus penelitian ini adalah Bahasa non-verbal Ma’ruf Amin dengan sarungnya pada acara penetapan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presedien terpilih di kantor KPU pada tanggal 30 Juni 2019 yang lalu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam komunikasi nonverbal Ma’ruf Amin dalam artifak busana yang ia kenakan pada saat penetapan Jokowi-Ma’ruf di kantor KPU sebagai pemenang dalam kotestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 30 Juni 2019. Data penelitian ini adalah foto Ma’ruf Amin dalam acara penetapan Jokowidodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan wakil Presiden terpilih. Temuan penelitian ini adalah bahwa sarung secara denotasi hanyalah selembar kain yang dijahit sehingga menyerupai tabung yang dipakai sebagai penutup tubuh. Sarung merupakan alat komunikasi bahwa sarung memiliki makna yang sangat dalam; jati diri bangsa, kesederhanaan, identitas diri, fleksibilitas, keanggunnan, perlawanan pada budaya Barat yang menyebabkan kemerosotan moral, dan Islami.
Mistisisme Dalam Program Televisi (Analisis Resepsi Pemirsa Pada Program Menembus Mata Bathin di ANTV)
Muhamad Ridwan;
Nawiroh Vera
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2198
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan pemirsa televisi yang tergabung di dalam Fans Group facebook Menembus Mata Bathin ANTV terhadap pesan unsur mistik dalam program Menembus Mata Bathin di ANTV Episode 15 Desember 2018. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode Analisis Resepsi. Teori yang digunakan adalah Teori Analisis Resepsi David Morley (Encoding-Decoding) yang memiliki tiga kategori yaitu Dominant Position, Negotiated Position, dan Oppositional position. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan sepuluh informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukannya pemaknaan yang berbeda-beda dalam memaknai pesan unsur mistik pada program Menembus Mata Bathin di ANTV Episode 15 Desember 2018. Hal ini terjadi karena Decoding yang dihasilkan informan bervariasi menurut faktor sosio-demografis (kelas, usia, jenis kelamin, agama, budaya) serta faktor lain seperti tingkat keyakinan individual terhadap alam ghaib yang mereka miliki.Kesimpulan dari penelitian ini adalah sepuluh informan dan tujuh pertanyaan mendapatkan tiga puluh lima pemaknaan Dominant Position, dua puluh enam pemaknaan Negotiated Position dan Sembilan pemaknaan Oppositional position terhadap pesan unsur mistik dalam program Menembus Mata Bathin di ANTV Episode 15 Desember 2018, sehingga dalam penelitian ini secara keseluruhan pemaknaan yang paling banyak terdapat pada pemaknaan dominan yang artinya khalayak anggota fans group facebook dapat memaknai isi pesan unsur mistik pada program Menembus Mata Bathin Episode 15 Desember 2018 sesuai apa yang diberikan produsen teks dalam tayangan tersebut.
Literasi Media dan Digital di Indonesia: Sebuah Tinjauan Sistematis
Putri Limilia;
Nindi Aristi
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2199
Berbagai penelitian terakhir memperlihatkan bahwa teknologi khususnya internet menciptakan dampak negatif yang begitu besar. Oleh karena itu, peneliti-peneliti komunikasi sepakat bahwa literasi media sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak tersebut. Berbagai penelitian literasi media pun dilakukan dalam rangka menemukan model literasi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep literasi digital dan metode yang sering digunakan untuk mengukur literasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian tinjauan sistematis (systematic review) dengan menggunakan analisis isi sebagai teknik analisis data. Ada beberapa kriteria yang digunakan dalam menyeleksi artikel. Diantaranya adalah artikel dipublikasikan di jurnal terakreditasi di Sinta 2,3, dan 4. Selain itu, penulis juga melakukan pembatasan kata kunci dalam pencarian artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa definisi konsep literasi digital sangat beragam. Bahkan istilah yang digunakan juga tidak seragam meskipun merujuk pada definisi yang sama. Metode penelitian yang paling banyak digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, sehingga pemetaan keterampilan literasi digital pun tidak cukup menggambarkan keterampilan informan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya menggunakan metode performance-based research. Penelitian kedepannya juga diharapkan dapat mengelaborasi literasi digital dengan konsep-konsep lainnya.
Perilaku Pencarian Informasi Pemilihan Umum Tahun 2019 Pemilih Pemula di Kota Pekanbaru
Belli Nasution;
Rumyeni Rumyeni;
Nita Rimayanti
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2212
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber informasi pemilu dan perilaku pencarian informasi pemilu serentak tahun 2019 di kalangan pemilih pemula di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menyebarkan angket kepada responden penelitian sebanyak 377 orang. Analisis data menggunakan nilai skor rata-rata yang dihitung dengan menggunakan SPSS 2.5. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemilih pemula di Kota Pekanbaru mayoritas (66,8 persen) mengakses informasi pemilu melalui media sosial. Informasi yang paling banyak diakases adalah berita yang berkaitan dengan calon presiden dan wakil presiden. Perilaku pencarian informasi pemilih pemula di Kota pekanbaru mencakup tahapan starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending.
Relasi Kuasa Dalam Harmoni Budaya Jawa
Tegar Makmur;
Anastasia Yuni Widyaningrum
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2286
Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi konsep relasi kuasa dalam video klip lagu Teman Hidup oleh penyanyi Tulus. Menjadi menarik ketika budaya popular merepresentasikannya dalam karya video klip lagu Teman Hidup oleh penyanyi Tulus. Konsep-konsep yang digunakan dalam penelitian selain pemahaman akan budaya Jawa Yogyakarta khususnya kehidupan abdi dalem Keraton Yogyakarta, penelitian ini juga menggunakan pemikiran Stuart Hall terutama bagaimana media merepresentasikan kehidupan social yang seolah tampak wajar dan penuh harmoni. Selain itu juga konsep-konsep dalam cultural studies seperti hegemoni, ideologI patriarki, dan relasi kuasa. Menggunakan metode Semiotik Roland Barthes untuk dapat membongkar ideologi yang tersemat dalam subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video klip Teman Hidup ada relasi kuasa yang tersemat dalam video klip yang secara denotatif menampilkan harmonisasi budaya Jawa. Maka, budaya popular semakin mengukuhkan relasi kuasa dalam masyarakat dalam budaya Jawa.
Research Strategies and Media Relations in Public Relations Practices
Rachmat Kriyantono
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jk.v8i2.2287
This study aims to describe the strategies of private and government public relations practitioners in research and media relations. Some literature states that the practice of public relations begins and ends with research and media relations is crucial to the success of the practice of public relations. In this era of openness, the quality of research and media relations is increasingly demanding high attention. The researcher formulated the assumption that public and private PR have conducted research as the basis of their activities and media relations has been carried out on the principle of information disclosure. This study uses a qualitative method by conducting interviews with 32 public relations practitioners in East Java, and comes from universities, state-owned enterprises, and private companies. The results of this research are in the form of a proposition that practitioners have not given the focus of conducting research related to the quality of media relations, public relations universities have a tendency to make mass media as the main target while practitioners from private companies or state-owned enterprises tend to place leaders as the main public, and public relations practitioners tend to aim at reducing negative coverage as a media relations strategy rather than building long-term relationships. This research has contributed to the study of public relations in the Indonesian context related to the quality of research and media relations conducted by public relations practitioners.