cover
Contact Name
Muhammad Nanang Prayudyanto
Contact Email
muhammadprayudyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslitdrt@gmail.com
Editorial Address
Pusat Litbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat
ISSN : 14108593     EISSN : 25798731     DOI : 10.25104/jptd.v24i1.2095
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles 242 Documents
KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN KOTA DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.117

Abstract

ABSTRACTAs a strategic area, Banjarbaru has a very important influence on the economic, social, cultural in South Kalimantan. The urban growth development of Banjarbaru were influenced by the interaction mechanism of the various related activities. In order to accelerate better interaction mechanism within those activities which are separated by distance, it requires transportation system as path connecting the origin and destination to improve people's mobility services. The urban growth of Banjarbaru has increased the travel needs which required additional public transport services. For this, the existing routes transport need to be evaluated to find out it has meet the travel needs. This study aims to evaluate the existing of public transportation and the route network as the basis for the development plan of the future urban transportation route in Banjarbaru. The research method conducted are field observations, interviews with the users and transport operators, operational survey of the public transport (including travel time, waiting time, and the passengers demand). The results of the study are the utility of public transport in Banjarbaru are still low due to the length of travel time and waiting time. Besides the limited route of public transport network services (there are only two route: route A and route B) thus there are many residential area which are not covered yet. Also, based on the preferences survey of the users, there are respondents who are not willing to use public transport by 44%.ABSTRAKSebagai kawasan strategis, Kota Banjarbaru memiliki pengaruh sangat penting terhadap sektor ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan sekitar di Provinsi Kalimantan Selatan. Perkembangan pertumbuhan kota Banjarbaru dipengaruhi oleh mekanisme interaksi dari berbagai kegiatan yang saling berkaitan. Agar mekanisme interaksi antar berbagai kegiatan yang terpisah oleh jarak tersebut dapat berjalan dengan baik, maka memerlukan sistem transportasi sebagai penghubung untuk dapat meningkatkan pelayanan mobilitas penduduk dari daerah asal ke tujuan. Dengan semakin berkembangnya Kota Banjarbaru, kebutuhan perjalanan semakin meningkat sehingga membutuhkan penambahan jasa transportasi angkutan kota. Oleh karena itu trayek angkutan kota existing perlu dievaluasi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi angkutan kota dan jaringan trayek saat ini sebagai dasar rencana pengembangan trayek angkutan kota Banjarbaru di masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara terhadap pengguna dan operator angkutan, serta survey operasional angkutan kota (waktu perjalanan, waktu tunggu, dan permintaan pengguna jasa). Berdasarkan hasil penelitian, persepsi pengguna Angkutan Kota Banjarbaru, tercatat responden yang tidak bersedia menggunakan Angkutan Kota Banjarbaru sebanyak 44%. Rendahnya penggunaan Angkutan Kota Banjarbaru di Kota Banjarbaru disebabkan waktu tempuh dan waktu tunggunya yang lama, serta terbatasnya trayek jaringan Angkutan Kota Banjarbaru yang hanya terdiri dari dua trayek (Trayek A dan B) dan kurang menjangkau ke wilayah permukima
ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU BERKENDARA PADA PENGEMUDI ANGKUTAN UMUM PENUMPANG Yok Suprobo
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i2.118

Abstract

ABSTRACTAccording to World Health Organization (WHO) report, traffic accident level in the world has reached 1.25 million deaths and 30 million injuries/disabilities annually. Based on national data, losses due to road traffic accidents is estimated at 2.9 to 3.1% of the total GDP of Indonesia. Traffic accident mostly caused by human factor as the main actor. Noting this, it is proper to make road safety as a national priority to be fixed. This research outlines the main benefit of Smart Tachograph feature as a tool to control driving behavior and how effective it changed the driver, in this case is the driver public transport behavior. Smart Tachograph is a tool which is developed to supervise performance of vehicle and driver in order to maintain vehicle operate fully obey the traffic regulation. Installation of tachograph expected could reduce the potential of traffic accident caused by driver fault and vehicle malfunction. The result of this study proved that installation of smart tachograph in public transport vehicle has increase driver performance in controlling vehicle as traffic regulation states.ABSTRAKMenurut laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal akibat kecelakaan transportasi jalan di dunia telah mencapai 1,25 juta pada tahun 2011 dan lebih dari 30 juta korban luka-luka/cacat akibat kecelakaan lalu lintas pertahun. Secara nasional, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas jalan diperkirakan mencapai 2,9 - 3,1 % dari total PDB Indonesia. Banyaknya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan umum melibatkan faktor pengemudi sebagai penyebab utama. Memperhatikan hal tersebut, keselamatan lalu lintas jalan sudah sewajarnya menjadi prioritas nasional yang mendesak untuk segera diperbaiki. Smart Tachograph adalah alat yang dikembangkan untuk memonitoring kinerja kendaraan dan pengemudi agar pengoperasian armada selalu berada pada koridor kepatuhan peraturan lalu lintas. Dengan dipasangnya alat monitor ini diharapkan dapat menurunkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat dari kesalahan pengemudi dan kegagalan fungsi peralatan kendaraan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dengan pemasangan smart tachograph akan meningkatkan kinerja pengemudi dalam pengendalian kendaraan yang sesuai dengan peraturan lalu lintas.
RUTE AMAN SELAMAT SEKOLAH (RASS) DI KOTA PEKALONGAN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.119

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to create recommendation based on the implementation of school safety zone, bicycle path, pedestrian facilities, traffic signs, and public transport route on the education zone in Pekalongan City. The analysis method used are the Indonesia Highway Capacity Manual (MKJI) Analysis, Cross Tab Analysis, Pedestrian Analysis, and Descriptive Analysis. The results of this study are level of service (LOS) of roads in education zones majority are on level C and D. LOS on level C i.e Jl. Sriwijaya, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Patriot, Jl. WR Supratman, and Jl. Dr. Wahidin, LOS on level D i.e Jl. Tentara Pelajar and Jl. Cendrawasih. Some of the roads are indicating LOS on level B, namely Jl. Progo, and LOS on level E namely Jl. R. A. Kartini. Based on the distance from the house to the school, it is known that students tend to choose to walk for the short distance and using a bicycle for the long and medium distance. The farther the distance between home and school, the using of motorcycles (either riding or using a motorcycle) even greater. By recognizing at the large use of bicycles for long and medium even short distance, it is necessary to provide a bike lanes in order to protect for the bycyclists from the traffic (mostly from motorist).ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat usulan penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), jalur sepeda, fasilitas pejalan kaki, rambu-rambu, dan rute angkutan umum pada zona pendidikan di Kota Pekalongan. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Analisis Cross Tab, Analisis Pedestrian, serta Analisis Deskriptif. Keseimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pelayanan/level of service (LOS) ruas jalan pada zona pendidikan mayoritas C dan D. LOS C (Jl. Sriwijaya, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Patriot, Jl. WR Supratman, dan Jl. Dr. Wahidin), LOS D (Jl. Tentara Pelajar dan Jl. Cendrawasih), namun terdapat juga ruas jalan dengan LOS B yaitu Jl. Progo, dan LOS E yaitu Jl. R. A. Kartini.Berdasarkan jarak rumah ke sekolah dengan moda yang digunakan diketahui bahwa pelajar memilih berjalan kaki pada jarak dekat dan menggunakan moda sepeda apabila jarak dekat dan sedang. Semakin jauh jarak rumah ke sekolah, maka penggunaan sepeda motor (baik mengemudi maupun menumpang sepeda motor) semakin besar. Dengan melihat penggunaan moda sepeda yang relatif besar pada jarak dekat dan sedang, maka diperlukan jalur sepeda guna melindungi pengguna sepeda dari lalu lintas kendaraan bermotor (kebanyakan dari pengguna motor).
PERANCANGAN SIMULASI MANAJEMEN ANGKUTAN PERKOTAAN KOTA MAGELANG
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.120

Abstract

ABSTRACTMagelang city is one of the region which designated service sector, such as education services and trade services as one of factor to improve the regional economy. In order to support the service sector the transportations are needed. This study is discussing about the urban freight transport in perspective of Economics and Management that aims to identify and analyze the performance of urban transport in Magelang to promote the economic growth. The variables used in this study are 1) The condition of transport; 2) waiting time; 3) transfer mode of transport in the city of Magelang. This study was a quantitative description research method using performace Importance Analysis. The source of the data used was secondary data including the results of Quality and Quantity analyzes research of Transportation Systems in Magelang City conducted by the Research Office of Development and Statistics City of Magelang, the number of students origin-destination to and from the city of Magelang, data merchant market in Magelang and urban transport route data in Magelang City. The recommendation results of the research are 1) dedicated lane for urban transport for each passing route; 2) provide intensity time availability of public transport and 3) provide speed access which is not required length of time to stop, in addition as a recommendation for the urban transport arrangement for the city of Magelang.ABSTRAKKota Magelang merupakan salah satu wilayah yang menjadikan sektor jasa yaitu jasa pendidikan dan jasa perdagangan sebagai salah satu faktor untuk meningkatkan perekonomian daerah. Untuk mendukung sektor jasa tersebut perlu adanya dukungan bidang transportasi. Penelitian ini membahas transportasi angkutan perkotaan dalam perspektif Ekonomi Manajemen yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja angkutan perkotaan di Kota Magelang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1)Kondisi angkutan; 2)Waktu menunggu; 3)Transfer antar moda di wilayah Kota Magelang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis Importance Performace Analysis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder meliputi hasil penelitian Analisis Kualitas dan Kuantitas Sistem Transportasi Kota Magelang yang disusun oleh Kantor Penelitian Pengembangan dan Statistik Kota Magelang, data jumlah siswa dari dalam dan luar Kota Magelang, Data pedagang pasar di Kota Magelang dan data trayek angkutan perkotaan Kota Magelang. Hasil rekomendasi penelitian adalah 1) Memberikan jalur khusus kepada angkutan perkotaan dalam setiap rute yang dilalui; 2) Membagi intensitas waktu ketersediaan angkutan perkotaan dan 3) Memberikan akses kecepatan yang tidak memerlukan pemberhentian yang lama, disamping itu juga sebagai bahan masukan penataan ulang angkutan perkotaan di Kota Magelang. 
PREFERENSI PELAJAR SMA NEGERI 4 CIBINONG DALAM MENGGUNAKAN MODA TRANSPORTASI UNTUK SEKOLAH
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.121

Abstract

ABSTRACTSMAN 4 Cibinong is part of the popular school of SMAN 2 Cibinong (known as Filial). SMAN 4 Cibinong become the center of attention for parents and students who are willing to enroll in high school. Unfortunately, this school has not been supported by the infrastructure access , thus it becomes an obstacle for students accessibility to go and return from school. This study conducted to determine students preferences mode of transportation toward and from school. The method used was descriptive quantitative and crosstabs analysis. The results of this study indicated that most of students of SMAN 4 Cibinong were riding motorcycle with the main reason for faster. The ideal means of transport to go to the school based on students of SMAN 4 Cibinong preference are motorcycles and shuttle bus with the main reason for faster. Majority answer of the students of SMAN 4 Cibinong preferences towards the provision of the shuttle bus with majority of reason is safety and comfortable.ABSTRAKSMAN 4 Cibinong merupakan kelas jauh dari salah satu sekolah favorit di Cibinong yaitu SMAN 2 Cibinong (Filial). Sebagai sekolah filial, SMAN 4 Cibinong menjadi pusat perhatian baik dari orang tua murid maupun calon murid yang ingin mendaftarkan diri ke SMA. Namun, pada kenyataannya eksistensi sekolah belum didukung oleh insfrastruktur akses ke sekolah yang memadai sehingga menjadi kendala bagi pelajar untuk menuju/pulang sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui preferensi pengguna moda transportasi dari dan ke sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan crosstabs. Hasil dari penelitian ini menunjukkan moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh pelajar SMAN 4 Cibinong untuk berangkat dan pulang sekolah adalah sepeda motor dengan alasan utama cepat. Sarana yang ideal untuk angkutan ke sekolah menurut pelajar SMAN 4 Cibinong adalah sepeda motor dan jemputan sekolah dengan alasan utama cepat. Untuk preferensi pelajar SMAN 4 Cibinong terhadap penyediaan moda transportasi gratis dari dan ke sekolah mayoritas menjawab akan beralih menggunakan jemputan tersebut dengan mayoritas alasan adalah aman dan nyaman.
KAJIAN PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENINGKATAN KEMACETAN LALU LINTAS DI PERKOTAAN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.122

Abstract

ABSTRACTThe size of a regional success is the economic growth that can be seen from the Gross Regional Domestic Product (GDP). On the other side, it provides economic growth externality effects, i.e urban traffic congestion. This study aims to analyze the appropriate regression model and determine the impact of economic growth on urban traffic congestion. The research conducted in 17 provinces in Indonesia between year of 2008 to 2014. The analysis used is regression with variable data such as the GDP and the number of car sales. The conclusion from this study are the appropriate regression model is quadratic regression and it improved that economic growth as one of the cause of urban traffic congestion.ABSTRAKUkuran keberhasilan suatu wilayah adalah pertumbuhan ekonomi yang dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Di sisi lain pertumbuhan ekonomi tersebut juga memberikan efek eksternalitas, salah satunya adalah kemacetan lalu lintas perkotaan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisa model regresi yang sesuai dan mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kemacetan lalu lintas perkotaan. Lokasi kajian di 17 Provinsi di Indonesia dalam periode tahun 2008 s.d. 2014. Analisis yang dipergunakan adalah regresi dengan data berupa variabel PDRB dan jumlah penjualan mobil. Kesimpulan dari kajian ini adalah model regresi yang sesuai adalah regresi kuadratik dan dapat dijelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu penyebab kemacetan lalu lintas perkotaan.
PERENCANAAN LOKASI JALUR SEPEDA DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM RUTE AMAN SELAMAT SEKOLAH DI KOTA KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.123

Abstract

ABSTRACTDevelopment activities are growing rapidly in Kediri City that will give impact on the increasing of the people and goods movement. As a result, traffic congestion often occurred, even traffic accidents take place on several roads with the victims from school-aged children (student). Hence, in order to create safety and reduce traffic accidents especially for students in Kediri City, the General Directorate of Land Transportation and Research and Development Agency of the Ministry of Transportation in collaboration with the Department of Transportation of Kediri launch School Safety Roads Program. The study conducted through the survey for the students in Kediri from grade of elementary, junior high, and high school byusing questionnaire. The results of the cross tab analysis showed that the motorcycle is the most widely used mode for the activity to and from school in education zone of Kediri City, within short, middle, and long distance. However, there is a relatively large proportion for students using bicycle to go to and from school for short distance (the distance between home and school is less than 3 km). For this reason, a bike lanes needed to be provided in order to protect the bycyclists from the danger of health and safety threatens caused by the motorists. The Bike lanes plan in Kediri City will pass through Jl. Veteran - Jl. Penanggungan - Jl. Diponegoro - Jl. Hasanudin - Jl. Letjend Suprapto - Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa - Jl. KDP Slamet - Jl. Jembatan Lama - Jl. Yos Sudarso - Jl. Dhoho - Jl. Hayam Wuruk - Jl. Erlangga - Jl. Basuki Rahmat.ABSTRAKAktivitas pembangunan yang berkembang pesat di Kota Kediri tentu akan berdampak pada peningkatan arus pergerakan manusia dan barang. Akibatnya, sering terjadi kemacetan, bahkan kecelakaan lalu lintas di beberapa ruas jalan yang seringkali melibatkan anak usia sekolah (pelajar). Oleh karena itu, demi menciptakan keselamatan dan mengurangi kecelakaan lalu lintas khususnya bagi pelajar di Kota Kediri, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Darat serta Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Kediri mencanangkan program Rute Aman Selamat Sekolah (RASS). Penelitian ini dilakukan melalui survei terhadap para pelajar di Kota Kediri untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK dengan penyebaran kuesioner. Hasil analisis cross tab menunjukkan bahwa sepeda motor merupakan moda yang paling banyak digunakan untuk aktivitas berangkat dan pulang sekolah di zona pendidikan Kota Kediri, baik pada jarak dekat, sedang, maupun jauh. Namun, terdapat proporsi yang relatif besar pada penggunaan moda sepeda untuk berangkat dan pulang sekolah pada jarak dekat (jarak rumah ke sekolah kurang dari 3 km). Oleh karena itu, diperlukan jalur sepeda untuk melindungi pengguna sepeda dari bahaya yang mengancam keselamatan dan kesehatan yang disebabkan oleh kendaraan bermotor. Rencana jalur sepeda di Kota Kediri akan melewati Jl. Veteran - Jl. Penanggungan - Jl. Diponegoro - Jl. Hasanudin - Jl. Letjend. Suprapto - Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa - Jl. KDP Slamet - Jl. Jembatan Lama - Jl. Yos Sudarso - Jl. Dhoho - Jl. Hayam Wuruk - Jl. Erlangga - Jl. Basuki Rahmat.
PENILAIAN KINERJA UNIT PENGUJIAN BERKALA KENDARAAN BERMOTOR UNTUK USULAN AKREDITASI
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.124

Abstract

ABSTRACT The number of motor vehicles quite rapidly, especially in large cities which have impact on the level of traffic congestion in urban areas. Congestion is often found on almost every street, especially at rush hours, the other is due to increased air pollution and traffic accidents. In order to reduce the negative impact on the environment and to maintain the security and safety of motorists, it is necessary to test motor vehicles carefully and carried out by professional staff accordingly. In Law No. 22 Year 2009 regarding Traffic and Road Transportation Article 53 states that regular testing is required to access public transportation, buses cars, freight cars, trailer, and trains operated patch on the road. Periodic testing and inspection activities are including physical testing of motor vehicles, and validation test results. The examination and physical testing of motor vehicles can be carried out by the implementing unit testing regency /municipal government, implementing unit sole agent who received permission from the government, private testing or implementing unit that getting permission from Government. The vehicles which are not roadworthy and do not meet the requirements of the test, should be banned from operating in the street. Vehicles that are not roadworthy may endanger the safety, disruption of traffic on the road and can cause environmental pollution. Therefore, the implementation of periodic test vehicles should be used as one element of a counterforce or "countervailing power" negative impact that can be caused by technological advances in the transport sector, especially motor vehicles, In fact the implementation of periodic testing of motor vehicles nowdays tend to ingbore, the safety factor and local revenue into its main target. Therefore, in order to improve the performance quality of the unit testing of motor vehicles, accreditation is necessary. This study aims to determine the criteria for the performance assessment of Periodic Motor Vehicle Testing Unit in order to support the unit accreditation in Indonesia. Based on the observations, and interviews with the operators users of UPKB, and the Stakeholder also from many literature studies and policy analysis related to acquire UPKB performance assessment criteria based on the two standards are technical standards of UPKB and Service Standards of UPKB. Technical Standards of UPKB given a weighting of 70%, with a maximum value of 500, and Standard Service assigned a weighting of 30% with a maximum value of 1000. The weights for technical standards is greater, since the condition of technical standards is crucial. If there are deviations in the technical standards, the testing service can not be performed optimal.ABSTRAK Perkembangan jumlah kendaraan bermotor yang cukup pesat khususnya di kota-kota besar berdampak terhadap kepadatan lalu lintas setiap harinya di perkotaan. Kemacetan seringkali dijumpai pada hampir setiap ruas jalan terutama pada jam-jam sibuk, akibat lainnya adalah meningkatnya polusi udara dan kecelakaan lalu lintas. Guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan guna menjaga keamanan dan keselamatan pengguna kendaraan bermotor, maka perlu dilakukan pengujian kendaraan bermotor secara cermat dan dilakukan oleh tenaga yang profesional sesuai ketentuan. Dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 53 disebutkan bahwa pengujian berkala diwajibkan untuk mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan. Pengujian berkala meliputi kegiatan pemeriksaan dan pengujian fisik kendaraan bermotor, dan pengesahan hasil uji. Kegiatan pemeriksaan dan pengujian fisik kendaraan bermotor tersebut dapat dilaksanakan oleh unit pelaksana pengujian Pemerintah Kabupaten/Kota, unit pelaksana agen tunggal pemegang merk yang mendapat izin dari Pemerintah, atau unit pelaksana pengujian swasta yang mendapatkan izin dari Pemerintah. Kendaraan bermotor yang tidak laik jalan dan tidak memenuhi persyaratan uji, seharusnya dilarang beroperasi di jalan. Kendaraan yang tidak laik jalan dapat membahayakan keselamatan, mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan serta dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor semestinya dapat dijadikan salah satu unsur kekuatan penyeimbang atau “countervailing power” dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh kemajuan teknologi di sektor transportasi khususnya kendaraan bermotor, Oleh karena itu guna meningkatkan kualitas kinerja unit pengujian kendaraan bermotor perlu dilakukan akreditasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria penilaian kinerja terhadap Unit Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor (UPKB) dalam rangka mendukung akreditasi UPKB di Indonesia. Berdasarkan observasi, wawancara dengan operator, pengguna UPKB, dan stakeholder serta study literature dan analisis kebijakan terkait, diperoleh kriteria penilaian kinerja UPKB berdasarkan pada dua standard yaitu standar teknis UPKB dan standar pelayanan UPKB. Standar Teknis UPKB diberi bobot 70%, dengan maksimum nilai 500, dan Standar Pelayanan diberi bobot 30% dengan nilai maksimum 1000. Bobot untuk standar teknis lebih besar, karena kondisi standar teknis ini sangat menentukan. Apabila terjadi penyimpangan dalam standar teknis, maka pelayanan pengujian tidak dapat dilakukan dengan optimal.
PENGARUH KEIKUTSERTAAN INDONESIA PADA TRANS PACIFIC PARTNERSHIP (TPP) TERHADAP REGULASI BIDANG PERKERETAAPIAN
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.125

Abstract

ABSTRACTTrans Pacific Partnership (TPP) is a free trade agreement that includes issues of 21st Century commerce and attended by almost 37% of world GDP and 28% of world imports. Indonesia's exports to the countries of TPP reached 48% of Indonesia's total exports to the world. Impact of the implementation of the TPP would be very devastating for Indonesian exports. The purpose of this study is to identify policy and regulatory field of railway transport if Indonesia joins the TPP, mapped the impact, and drafting of policies that support to join the TPP. This study used a descriptive qualitative analysis approach to the aspects of political, economic and legal in order to determine the advantages and disadvantages if Indonesia become member of the Trans Pacific Partnership. The conclusions of this study are they are some advantages by enabling regulations for railway and related regulations to be harmonized and amended so as not to conflict with the TPP agreement, while the disadvantages, it should change the entire legislation that is contrary to the rules of TPP. Which means it may effect the interests of Indonesia. Therefore, if Indonesia joined the Trans-Pacific Partnership (TPP) many disadvantages that must be faced from the profits, especially in the field of railway transport, as yet there are international agreements in the field of railways.ABSTRAKTrans Pacific Partnership (TPP) merupakan perjanjian perdagangan bebas yang mencakup isu-isu perdagangan Abad ke-21 dan diikuti oleh hampir 37% dari GDP dunia dan 28% impor dunia. Ekspor Indonesia ke negara-negara TPP mencapai 48% dari total ekspor Indonesia ke dunia. Dampak pemberlakuan TPP akan sangat dahsyat bagi ekspor Indonesia. Maksud dan tujuan dilakukan kajian ini adalah dalam rangka melakukan identifikasi kebijakan dan regulasi bidang transportasi perkeretaapian yang akan berpengaruh apabila Indonesia bergabung kedalam TPP serta memetakan dampaknya, dan tersusunnya kebijakan agar kita dapat bergabung. Dalam menyelesaikan masalah kajian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan aspek politis, ekonomi dan hukum, sehingga menghasilkan untung dan ruginya bilamana Indonesia menjadi anggota Trans Pacific Partnership. Keuntungan membuka peluang terhadap peraturan-peraturan tentang perkeretaapian ataupun yang terkait untuk diselaraskan dan diubah supaya tidak bertentangan dengan perjanjian TPP, sedangkan kerugiannya harus mengubah seluruh peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan aturan TPP dimana tidak menutup kemungkinan dapat mengorbankan kepentingan Indonesia. Sehingga bilamana Indonesia masuk menjadi anggota Trans Pacific Partnership (TPP) banyak terjadi kerugian yang harus dihadapi dari pada keuntungannya, terutama dari transportasi di bidang perkeretaapian, karena belum terdapat perjanjian-perjanjian internasional di bidang perkeretaapian.
RENCANA PENERAPAN ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KOTA KEDIRI, JAWA TIMUR
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.126

Abstract

ABSTRACTThe students are most prone to traffic accidents. One of the cities in Indonesia with the number of victims of accidents are relatively high for students is Kediri city, East Java. The number of traffic accidents in the Kediri city based on data from Kediri City Police in 2014 was as much as 381 cases and ironically it is known that 75% of accident victims are students. Based on these data, it can be seen that three of the four victims of a traffic accident in the Kediri city in 2014 were students. This research aim to propose the implementation plan of School Safety Zone in Kediri City. The analytical method used in this research is descriptive qualitative and MKJI method. Results from this study showed that on the segment Veteran street and Penanggungan street, Kota Kediri there are 11 school locations that have direct access to the highway, either kindergarten, elementary, junior high, or high school, so the volume of pedestrian crossing and down is relatively high. Both of these roads have a Level of Service A and the vehicle speed is relatively high. Thus, the risk of traffic accidents involving students will be very high. Therefore, the traffic management such as School Safety Zone is necessary in order to prevent accidents.ABSTRAKKelompok usia pelajar sekolah merupakan kelompok yang paling rawan mengalami kecelakaan lalu lintas. Salah satu kota di Indonesia dengan jumlah korban kecelakaan yang relatif tinggi untuk usia pelajar sekolah adalah Kota Kediri, Jawa Timur. Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri berdasarkan data Polres Kota Kediri tahun 2014 adalah sebanyak 381 kasus dan ironisnya diketahui bahwa sebesar 75% korban kecelakaan adalah pelajar. Berdasarkan data tersebut, maka dapat diketahui bahwa 3 dari 4 korban kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri tahun 2014 adalah pelajar sekolah. Pada penelitian ini akan membuat usulan rencana penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kota Kediri. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan MKJI. Hasil dari penelitian ini adalah pada ruas Jl. Veteran dan Jl. Penanggungan, Kota Kediri terdapat 11 lokasi sekolah yang memiliki akses langsung ke jalan raya, baik TK, SD, SMP, maupun SMA, sehingga volume pejalan kaki yang menyeberang maupun menyusuri adalah relatif tinggi. Kedua ruas jalan tersebut memiliki Level of Service A dan kecepatan kendaraan bermotor relatif tinggi. Dengan demikian, resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar akan sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan manajemen lalu lintas berupa Zona Selamat Sekolah guna mencegah terjadinya kecelakaan.

Page 2 of 25 | Total Record : 242


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat More Issue