cover
Contact Name
Muhammad Nanang Prayudyanto
Contact Email
muhammadprayudyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslitdrt@gmail.com
Editorial Address
Pusat Litbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Transportasi Darat
ISSN : 14108593     EISSN : 25798731     DOI : 10.25104/jptd.v24i1.2095
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Penelitian Transportasi Darat adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang transportasi jalan dan perkeretaapian, dengan fokus pada keselamatan lalu lintas, perencanaan jalan, simulasi kecelakaan, pengembangan teknologi transportasi, dan rekayasa lalu lintas.
Articles 242 Documents
Halaman Depan September 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.127

Abstract

Halaman Belakang September 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i3.128

Abstract

OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG PASAR PAGI ARENKA DI KOTA PEKANBARU Ni Luh Wayan Rita Kurniati
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i2.129

Abstract

ABSTRACTTransportation problem is one of the problem that often encountered in large cities nowadays which one of the city is Pekanbaru. The main factor toward having good quality of transport infrastructure system is the performance of road, particularly the intersection performance as part of the whole road system. Congestion and long queues often occurred in Pekanbaru and mostly at intersections, ie at signalized intersections in the Arenka Market. Thus specific observations conducted on peak hours (peak hours) on the system of the traffic light. In order to measure the intersections performance, this study is using the manual method of Indonesian Highway Capacity, 1997 (MKJI-1997). The analysis method are using intersection capacity analysis, long queues analysis, phase system and delay. The results of the study showed that the performance evaluation existing at the intersection of Arenka Market with the arrangements of phase 4 and cycle time for 147 seconds, was at the range of between E and F. The calculation value of the saturation degree for Hr. Soebrantas street was 0.94 while for Soekarno Hatta street to the North was about 0.93. Based on Indonesian Highway Capacity Manual 1997, for the value of saturation degree (DS) > 0.85, means that the time signal including the road conditions must be reset.ABSTRAKMasalah transportasi merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi di kota-kota besar salah satunya adalah Kota Pekanbaru saat ini. Salah satu faktor penting dalam usaha menuju sistem prasarana transportasi yang baik adalah kemampuan kinerja jalan, khususnya kinerja simpang sebagai salah satu bagian dari sistem jalan secara keseluruhan. Permasalahan kemacetan dan antrian yang panjang di Pekanbaru terjadi pada persimpangan, yaitu pada persimpangan bersinyal di Pasar Pagi Arenka Pengamatan khusus dilakukan pada jam-jam puncak (peak hour) pada sistem traffic light pada tersebut. Untuk mengukur kinerja persimpangan dalam penelitian ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI-1997). Analisis yang dilakukan adalah analisis terhadap kapasitas persimpangan, panjang antrian, sistem fase serta tundaan. Data hasil analisis dari hasil evaluasi kinerja Simpang Pasar Pagi Arenka eksisting dengan pengaturan 4 fase dan waktu siklus 147 detik, didapat tingkat pelayanan simpang pasar pagi arenka berkisar dari E s/d F. Nilai perhitungan derajat kejenuhan untuk Jalan Hr. Soebrantas adalah 0,94 sedangkan Jalan Soekarno Hatta arah Utara sebesar 0,93. Menurut sumber Manual Kapasitas Jalan tahun 1997, untuk derajat kejenuhan (DS) > 0,85, maka jalan tersebut harus di atur ulang untuk waktu sinyal maupun kondisi jalannya.
Halaman Depan Juni 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i2.130

Abstract

Halaman Belakang Juni 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i2.131

Abstract

PENELITIAN EVALUASI MANAJEMEN PERPARKIRAN DI KOTA DUMAI
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.132

Abstract

ABSTRACTOn street parking is crucial issue in several big cities in Indonesia. Ineffective parking management has caused congestion in CBD areas. The research purposes are identifying characteristic on-street parking, counting the potential earning of parking charges and proposing parking management in Dumai city. Data collecting is using patroly system, and the research method is quantitantive. Meanwhile for analysis technique are identifying parking characteristic such as parking accumulation, duration, volume and parking index. The results of this research are some deviation parking implementating on five parking lot in Dumai, the potential earning of parking charges per year is Rp.2.717.060.000 and it proposed to implement parking management by applying progressive parking, subscribe parking system , and implementation of parking meter machines.ABSTRAKMasalah perparkiran di badan jalan (on street parking) menjadi permasalahan yang krusial di beberapa kota besar di Indonesia. Penataan parkir yang kurang tepat dan pengelolaan parkir yang belum maksimal menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas di beberapa area pusat bisnis.Tujuan kajian ini adalah mengidentifikasi karakteristik parkir on-street, menghitung potensi pendapatan retribusi parkir dan mengusulkan manajemen perparkiran di Kota Dumai.Pengumpulan data dilakukan dengan sistem survei patroli, dan metoda penelitian dilakukan dengan metoda kuantitatif. Sementara teknik analisis yang dilakukan adalah dengan menghitung karakteristik parkir on-street meliputi akumulasi parkir, durasi parkir, volume parkir, dan indeks parkir. Dari hasil penelitian diketahui masih terdapat penyimpangan pelaksanaan parkir di 5(lima) ruas jalan di Kota Dumai, nilai potensi parkir pertahun di area observasi adalah sebesar Rp.2.717.060.000 dan usulan manajemen parkir yang dapat diterapkan adalah dengan menerapkan tarif progresif, sistem parkir berlangganan, dan penerapan parkir meter.
Halaman Depan Desember 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.133

Abstract

Halaman Belakang Desember 2016
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v18i4.134

Abstract

EMISI CO2 AKIBAT KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA DENPASAR
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v17i1.135

Abstract

ABSTRACTIn large cities, the contribution of the exhaust gas of motor vehicle as a source of air pollution reached 60%-70%. The use of fossil fuels on the transport sector, especially of gasoline will issue those compounds such as CO (carbon monoxide), THC (total hydro carbon), TSP (dust), NOx (nitrogen oxides) and SOx (sulfur oxide), and also carbon dioxide (CO2). CO2 emissions excessive are the cause of Greenhouse Gas (GHG) emissions that cause global warming that result of climate change, therefore there must be a serious effort to reduce the CO2 emissions. One of the big cities in Indonesia, which actively implement CO2 emissions reduction is the city of Denpasar, since the city has the level of most high in the Province of Bali . The greatest cause of air pollution in Denpasar is due to the operation of motor vehicles in Denpasar area that had not balance with the available roads. The purpose of this research is to find out CO2 emissions due to the TIER II. Based on the result of the analysis, for the length of the road surveyed is 46.50 km, with an emissions factor FE Local 2011, the CO2 emissions by 2012 as much as 20,339.17 tons/year. As for the total road length in Denpasar 648.49 km, causing emission of CO2 of 283,650.43 tons/year in 2011.ABSTRAKDi kota-kota besar, kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70%. Penggunaan bahan bakar minyak pada sektor transportasi khususnya bensin akan mengeluarkan senyawa-senyawa seperti CO (karbon monoksida), THC (total hidrokarbon), TSP (debu), Nox (oksida-oksida nitrogen) dan Sox (oksida-oksida sulfur), dan juga karbon dioksida (CO2). Emisi CO2 yang berlebihan merupakan penyebab terjadinya gas rumah kaca (GRK) yang menyebabkan pemanasan global yang berakibat terjadinya perubahan iklim, oleh karena itu harus ada upaya serius guna menurunkan emisi CO2 tersebut. Salah satu kota besar di Indonesia, yang giat melaksanakan penurunan emisi CO2 adalah Kota Denpasar, karena merupakan kota dengan tingkat pencemaran paling tinggi di Provinsi Bali. Penyebab yang paling besar polusi udara di Kota Denpasar adalah akibat beroperasinya kendaraan bermotor di wilayah Kota Denpasar yang sudah tidak seimbang dengan ruas jalan yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui emisi CO2 akibat beroperasinya kendaraan bermotor, dengan menggunakan metode perhitungan emisi yang banyak digunakan di Indonesia yang merupakan pendekatan TIER II. Berdasarkan hasil analisis, untuk panjang jalan yang disurvei yaitu sepanjang 46,50 km, dengan faktor emisi (FE) Lokal 2011, emisi CO2 tahun 2012 sebanyak 20.339,17 ton/tahun. Sedangkan untuk panjang jalan total di Kota Denpasar 648,49 km menimbulkan emisi CO2 tahun 2011 sebanyak 283.650,43 ton/tahun.
SKEMA PARK AND RIDE DI JAKARTA (PEMBELAJARAN DARI SINGAPURA)
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v17i1.136

Abstract

ABSTRACTJakarta has complex problem about transportation. Uncontrolled increase the number of vehicle makes Jakarta really crowded and congestion at many roads. It is also caused by a lot of vehicle from buffer city namely Bogor, Depok, Tanggerang and Bekasi. The Government made regulation to solve this problem with restriction vehicle for example implementation scheme park and ride that was started 2007. Park and ride scheme is one of instruments Travel Demand Management (TDM) that succeeded in several countries such as in Europe, Canada and United State (US). Moreover, Singapore that has highest technology in transport in ASEAN has proven that park and ride can be relied. Singapore developed park and ride system from 1975 for supporting road price system. It is different happened in Jakarta, until now, the performance of facilities park and ride that government provided still not working well, can be seen user still ignored using park and ride facilities. This study, author trying to answer how the regulation about park and ride in Jakarta, furthermore, lesson learned from Singapore about how they developed park and ride systems although they also got a lot failed but they tried to integrate with the other transportation policy. This study used primer and secondary data that analyzed by literature review and descriptive analysis. A lot of thing has to be done to develop park and ride scheme in Jakarta. One of them is lack of coordination between local governments nearby Jakarta.ABSTRAKJakarta memiliki permasalahan transportasi yang cukup rumit. Pertambahan jumlah kendaraan yang tidak terkendali membuat lalu lintas Kota Jakarta sangat padat dan mengalami kemacetan di berbagai titik. Hal ini juga ditambah banyaknya kendaraan yang bergerak dari kota-kota satelit di sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pemerintah membuat kebijakan untuk mengatasi permasalahan ini dengan sistem pembatasan kendaraan, seperti penerapan skema park and ride yang dimulai tahun 2007. Skema park and ride merupakan salah satu instrumen Travel Demand Management (TDM) yang telah terbukti berhasil di berbagai negara seperti di Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat. Bahkan Singapura yang teknologi transportasinya paling baik di wilayah ASEAN telah membuktikan bahwa skema park and ride dapat diandalkan. Singapura mengembangkan sistem park and ride dari tahun 1975 untuk mendampingi sistem lainnya yaitu sistem road pricing. Lain halnya yang terjadi di Jakarta, sampai saat ini, tingkat keberhasilan dari fasilitas yang disediakan oleh pemerintah ini masih kurang, terlihat dengan peminat yang menggunakannya masih sedikit. Dalam penelitian ini, penulis mencoba melihat bagaimana kebijakan skema park and ride diterapkan di Jakarta. Selanjutnya, akan mengambil pembelajaran dari pengalaman Singapura mengembangkan sistem tersebut meskipun mereka mengalami banyak kegagalan tetapi mereka berusaha mengintegrasikan dengan kebijakan lain di bidang transportasi. Penelitian ini mengunakan data primer dan data sekunder yang akan dianalisis menggunakan literature review dan deskripsi analisis. Banyak hal yang harus dibenahi dalam pengembangan sistem park and ride di Jakarta. Salah satu yang sangat berpengaruh adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah yang berkontribusi terhadap kemacetan di area pusat Kota Jakarta.

Page 3 of 25 | Total Record : 242


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 2 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 20 No. 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 4 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 4 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 3 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 4 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 2 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 4 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 3 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 2 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 4 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 3 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 2 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 15 No. 1 (2013): Jurnal Penelitian Transportasi Darat More Issue