cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 362 Documents clear
Analisa Kekuatan Konstruksi Sekat Melintang Kapal Tanker dengan Metode Elemen Hingga Ardianus Ardianus; Septia Hardy Sujiatanti; Dony Setyawan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24900

Abstract

Dalam proses desain kapal khususnya kapal niaga perhitungan kekuatan dan pemilihan konstruksi yang kokoh dan kuat sangat dibutuhkan. Terdapat beberapa jenis konstruksi di setiap bagian kapal. Perbedaan jenis konstruksi pada kapal mempengaruhi nilai kekuatan kapal dalam mengangkut muatan. Salah satu perbedaan jenis kosntruksi  konstruksi berada pada jenis sekat yang digunakan yaitu corrugated bulkhead dan transverse bulkhead. Pemilihan jenis konstruksi sekat ini tentunya mempunyai nilai kekuatan yang berbeda.Analisa konstruksi sekat dilakukan dengan mengkonversi corrugated bulkhead ke transverse bulkhead dengan modulus penampang dan panjang elemen yang sama. Corrugated bulkhead divariasikan pada sudut yang berbeda dan transverse bulkhead berupa penguat horizontal atau penumpu. Kemudian dilakukan pemodelan dan analisa kekuatan konstruksi menggunakan finite element software. Sehingga mendapatkan perbandingan nilai kekuatan konstruksi masing-masing sekat.Dari hasil analisa didapatkan, corrugated bulkhead mempunyai kekuatan lebih besar serta berat konstruksi yang lebih ringan dibandingkan dengan transverse bulkhead. Tegangan terkecil berada pada corrugated bulkhead sudut 450 yaitu 76.6 N/mm2 dan tegangan terbesar pada Transverse bulkhead tanpa penumpu yaitu 145 N/mm2. Deformasi terkecil pada corrugated bulkhead existing yaitu 2.48 mm dan deformasi terbesar pada transverse bulkhead tanpa penumpu yaitu 6.64 mm. Berat konstruksi terkecil pada corrugated bulkhead existing yaitu 38.1 ton dan berat konstruksi terbesar pada transverse bulkhead dengan penumpu  sebesar 49.5 ton. Konstruksi sekat yang paling murah adalah corrugated bulkhead sudut 64.360 (existing) dikarenakan mempunyai berat konstruksi terkecil dan nilai tegangan 85.4 N/mm2 yang masih memenuhi tegangan ijin.
Analisis On-Bottom Stability Offshore Pipeline pada Kondisi Operasi: Studi Kasus Platform SP menuju Platform B1C/B2C PT. Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java Asfarur Ridlwan; Imam Rochani; Hasan Ikhwani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.348 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25077

Abstract

Pipa bawah laut digunakan untuk transportasi fluida seperti minyak, gas, atau air dalam jumlah yang besar dan jarak yang jauh melalui laut atau daerah lepas pantai. Pada umumnya struktur pipa bawah laut dapat digelar diatas permukaan dasar laut atau dikubur dalam dasar laut (buried). Pada penelitian ini penulis telah melakukan analisis on-bottom stability pada kondisi operasi studi kasus pipa gas dari platform SP menuju platform B2C Cimalaya Jawa Barat  milik PT. Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java. Analisis on-bottom stability pipa bawah laut diperhitungan untuk mengetahui apakah pipa stabil secara vertikal dan secara lateral didasar laut karena efek gaya-gaya hidrodinamika yang bekerja pada pipa. Besar gaya hidrodinamis arah horizontal gaya drag sebesar 145,49  N/m. Besar gaya hidrodinamis arah horizontal gaya inersia sebesar 0  N/m. Besar gaya hidrodinamis arah vertikal gaya angkat sebesar 167,67 N/m. Faktor keamanan stabilitas vertikal pipa adalah 4,1≥1,1. Faktor keamanan stabilitas lateral pipa adalah 1,6≥1 ,1. Sehingga hasil analisis on-bottom stability menunjukkan bahwa tebal minimum concrete adalh sebesar 33.
Studi Skema Pembiayaan Pembangunan Kapal Baru Berbasis Multi Vendor menggunakan Fasilitas KUR (Kredit Usaha Rakyat) Bambang Kristanto; Heri Supomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.245 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25233

Abstract

Pembangunan sebuah kapal dibutuhkan modal yang sangat besar sehingga dengan adanya kredit KUR diharapkan dapat membantu memberikan solusi modal awal pembiayaan bagi galangan kapal. Dengan metode multi vendor dapat dijadikan salah satu terobosan baru agar dapat memanfaatkan fasilitas KUR untuk pembiayaan pembangunan kapal baru. Tujuan dari penelitian studi ini adalah untuk melakukan studi penggunaan kredit KUR sebagai modal pembiayaan dalam membangun sebuah kapal. Pertama, dilakukan analisa terhadap sistem pembiayaan yang dilakukan saat ini. Kedua, kebutuhan material yang telah diuraikan di Rencana Anggaran Biaya (RAB) kemudian dibagi ke dalam beberapa vendor/supplier di galangan. Ketiga, penyusunan skema pembiayaan dengan menggunakan fasilitas kredit KUR. Berdasarkan hasil analisa, vendor/supplier yang mempunyai kebutuhan modal melebihi plafon maksimal kredit KUR maka tidak dapat disimulasikan sehingga dihitung menggunakan skema kredit komersial. Hasil simulasi menunjukkan bahwa: Pembiayaan Skema I dengan variasi bunga efektif menunjukkan bahwa vendor mendapatkan keuntungan sebesar 10.828%. Pembiayaan Skema II dengan variasi bunga flat menunjukkan bahwa vendor mendapatkan keuntungan sebesar 10.545%. Pembiayaan Skema III dengan variasi bunga efektif dan angsuran per tiga bulanan didapatkan keuntungan vendor sebesar 10.617%. Pembiayaan Skema IV dengan variasi bunga flat dan angsuran per tiga bulanan didapatkan keuntungan vendor sebesar 10.513%. Sedangkan pembiayaan Skema V dengan variasi perhitungan kredit secara komersial didapatkan keuntungan vendor sebesar 9.879%. Berdasarkan hasil simulasi pembiayaan pembangunan kapal menggunakan fasilitas kredit KUR yang telah dilakukan, pada simulasi pembiayaan Skema I diperoleh keuntungan vendor paling maksimal.
Pengembangan Co-Tidal Charts Untuk Analisis Karakteristik Pasang Surut Perairan Laut Jawa Andyra Yahya Nugraha Putra; Danar Guruh Pratomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.859 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25241

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan Co-Tidal Charts di Laut Jawa untuk mendapatkan gambaran perambatan pasang surut di area tersebut. Data prediksi pasang surut dihitung dengan analisa harmonik dari dua puluh stasiun pengamatan pasut yang tersebar di perairan Laut Jawa dan digunakan untuk membuat Co-Tidal Charts tersebut. Konstanta harmonik pasut diolah menggunakan metode least square. Pada penelitian ini menggunakan lima konstanta harmonik yang digunakan untuk membentuk Co-Tidal Charts yaitu M2, N2, S2, K1 dan O1. Co-Tidal Charts yang diperoleh menunjukkan gambaran secara umum karakteristik pasang surut di perairan Laut Jawa termasuk area persebaran tipe pasut dan arah rambatan pasut. Berdasarkan penelitian ini arah rambatan gelombang pasut Laut Jawa berasal dari Samudera Hindia dan Laut China Selatan melalui Selat Karimata yang bertemu di tengah Laut Jawa. Perairan Laut Jawa pada bagian Barat dan Tengah didominasi oleh komponen pasut harian (diurnal) dan bagian Timur didominasi komponen pasut setengah harian (semidiurnal).. Kondisi tersebut yang mempengaruhi variasi tipe pasut di perairan Laut Jawa.
Perencanaan dan Pengendalian Jadwal Pembuatan Gambar Desain dan Produksi Pembangunan Kapal Baru dengan Metode Simulasi Mohammad Habibi; Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.652 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25470

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah melakukan perencanaan dan pengendalian jadwal pembuatan basic design dan gambar produksi pembangunan kapal baru dengan metode simulasi. Pertama,  dilakukan survey untuk mengidentifikasi jenis-jenis gambar basic design dan gambar produksi kapal tug boat. Kedua ditentukan jumlah staf desain yang dibutuhkan untuk membuat basic design dan gambar produksi. Ketiga, dilakukan perencanaan dan pengendalian jadwal pembuatan basic design dan gambar produksi dengan metode simulasi menggunakan microsoft project. Terakhir, diestimasikan biaya pembuatan basic design dan gambar produksi berdasarkan hasil simulasi. Dari tugas akhir ini, didapatkan hasil bahwa proses pengerjaan basic design dan gambar produksi pada kodisi optimis menggunakan 23 staf  membutuhkan waktu penyelesaian 98 hari, sedangkan dengan 28 staf membutuhkan waktu 79 hari. Pengerjaan basic design dan gambar produksi pada kondisi pesimis menggunakan 23 staf desain  memerlukan waktu 139 hari (6 bulan 10 hari) sedangkan proses desain dengan 28 staf memerlukan waktu 119 hari (5 bulan 11 hari). Untuk mendesain kapal tug boat 2 x 1200 HP dalam waktu 6 bulan memerlukan staf desain sebanyak 28 orang dengan total 13.440 jam orang.
Perancangan Sistem Informasi Berbasis Komputer Untuk Monitoring Aktivitas Di Bengkel Produksi Pada Pembangunan Kapal Baru Pandu Auditya Pratama; Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.353 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25475

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk merancang sistem informasi berbasis komputer untuk monitoring aktivitas di bengkel produksi pada pembangunan kapal baru.  Pertama, kebiasaan sistem pemantauan yang ada di bengkel produksi perusahaan pembangunan kapal dilakukan observasi. Kedua, sistem informasi berbasis komputer untuk monitoring aktivitas di bengkel produksi pada pembangunan kapal baru direncanakan dengan menggunakan mock up sebagai alat untuk mendesain. Tahap akhir, sistem informasi yang telah dirancang diuji kepada responden. Sistem informasi ini mempunyai fitur untuk mendaftarkan proyek kapal baru dan data kapal, menu untuk memasukan pengguna baru dan pekerja di bengkel, menunjukkan kemajuan progres pembangunan kapal, dan meninjau hasil kegiatan di bengkel sebagai data historis. Sistem informasi berbasis komputer telah diuji coba kepada responden yang melibatkan beberapa pihak di galangan kapal atau memiliki latar belakang pendidikan di bidang arsitek perkapalan dan pembangunan kapal. Dengan menggunakan kuesioner diperoleh bahwa sistem informasi ini perlu diterapkan untuk mendukung proses pemantauan di bengkel dengan persentase rata-rata nilai 83,34%.
analisis pengaruh variasi heat input dan bentuk kampuh pada penglasan smaw weld joint pelat baja a 36 terhadap sifat mekanik Robby Nur Fridayan; Herman Pratikno; Hasan Ikhwani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.156 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi heat input dan bentuk kampuh pada pengelasan SMAW pelat baja A36 terhadap kekuatan mekanik. Variasi heat input 25 kj/mm, 34 kj/mm, 57 kj/mm dan variasi bentuk kampuh yaitu single V, U, dan double V. Ketebelan pelat baja A 36 10 mm, menggunakan elektroda E 7018 dengan diameter 3,2 mm. Material di uji mekanis yaitu, uji tarik dan uji kekerasan. Dengan teori semakin tinggi nilai ultimate strength nya maka akan tinggi juga nilai dari kekerasannya. Spesimen dengan heat input 25 kj/mm dengan kampuh berbentuk single V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan, masing-masing sebesar 509,15 Mpa dan 178 HVN. Spesimen dengan heat input 34 kj/mm dengan kampuh berbentuk single V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 479,12 Mpa dan 186,6 HVN. Spesimen dengan heat input 57 kj/mm dengan kampuh berbentuk single V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 494,74 Mpa dan 152,67 HVN. Spesimen dengan heat input 25 kj/mm dengan kampuh berbentuk U memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan, laju korosi masing-masing sebesar 474,2 Mpa dan 180,33 HVN. Spesimen dengan heat input 34 kj/mm dengan kampuh berbentuk U memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 510,18 Mpa dan 181,67 HVN. Spesimen dengan heat input 57 kj/mm dengan kampuh berbentuk U memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 513,33 Mpa dan 187,33 HVN. Spesimen dengan heat input 25 kj/mm dengan kampuh berbentuk double V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 501,89 Mpa dan 164,33 HVN. Spesimen dengan heat input 34 kj/mm dengan kampuh berbentuk double V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan, laju korosi masing-masing sebesar 527,48 Mpa dan 192,33 HVN. Spesimen dengan heat input 57 kj/mm dengan kampuh berbentuk double V memiliki nilai ultimate strength dan kekerasan masing-masing sebesar 489,02 Mpa dan 149,67 HVN.
Analisa Teknis Konversi KM Minajaya 11 Tuna Long Liner Menjadi Kapal Pengangkut Ikan Irfan Byna Nur Akbar; Taufik Fajar Nugroho; Raja Oloan Saut Gurning
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.033 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25861

Abstract

Kapal penangkap ikan Minajaya Tuna Long Liner 11 adalah salah satu kapal dari 24 shipset yang dimiliki oleh PT.PANN. Dilatarbelakangi kapal Minajaya yang memiliki 512 GT sehingga tidak dapat beroperasi untuk menangkap ikan karena regulasi dari pemerintah. Sehingga kapal Minajaya 11 akan dikonversi menjadi kapal pengangkut ikan, skenario kapal pengangkut ikan ini adalah berlayar menuju beberapa titik fishing ground pada WPP 716 di Indonesia. Kapal ini akan melayani dan menjual logistic kepada kapal penangkap ikan berukuran 40-50 GT di fishing ground yang berupa bahan bakar, umpan, es, pertukaran ABK kapal dan penyimpanan frozen tuna. Setelah melakukan proses pengaturan, kalkuasi dan desain, kapal pengangkut ikan dimodifikasi dengan menambahkan bunkering system dilengkapi dengan pompa Iron Gear Pumps yang mampu mengisi penuh tangka bahan bakar 1 kapal penangkap ikan berukuran 40-50 GT selama 20 menit. Dimodifikasi juga dengan menambahkan adsorption system sebuah sistem pendingin yang memanfaatkan gas buang main engine kapal Minajaya dan mampu untuk menghasilkan 500 kg es dalam 1 hari. Loading and Unloading system untuk mengangkut ikan Tuna menggunakan portable conveyor yang disambungkan ship to ship dan diangkut menggunakan provision crane 6 ton. Seluruh desain sistem, konfigurasi, fire and safety plan, rencana umum dari kapal pengangkut ikan dimodifikasi dengan germanischer Lloyd dan SOLAS sebagai acuan untuk memodifikasi yang memenuhi standard. Biaya produksi konversi kapal Minajaya 11 membutuhkan biaya Rp. 2.902.000.000 dengan lama waktu pengerjaan selama 5 bulan dan 6 hari.
Perancangan Aplikasi Berbasis Android Untuk Manajemen Proyek Pembangunan Kapal Baru Loudrian Yudharana; Triwilaswandio Wuruk Pribadi; Mohammad Sholikhan Arif
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.821 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25940

Abstract

Tujuan utama dari penelitian studi ini adalah untuk merancang aplikasi komputer berbasis android yang dapat digunakan untuk membantu aktivitas manajemen proyek di galangan kapal bangunan baru. Pertama, dilakukan observasi terhadap kebiasaan penggunaan manajemen proyek di galangan kapal. Kedua, dilakukan perancangan aplikasi komputer berbasis android untuk manajemen proyek pada galangan kapal dengan menggunakan mock up sebagai alat desain. Terakhir, aplikasi yang telah selesai diujicobakan kepada beberapa responden. Aplikasi ini memiliki dua akun yang dilengkapi dengan fitursepuluh area pengetahuan manajemen proyek. Aplikasi diujicobakan kepada beberapa responden yang terlibat dalam aktivitas pembangunan kapal baru atau memiliki latar pendidikan di bidang perkapalan. Dengan menggunakan metode kuisioner didapatkan hasil sebesar 78 % dari responden setuju bahwa aplikasi tersebut dapat membantu aktivitas manajer proyek.
Analisa Teknis Dan Ekonomis Pengembangan Industri Rumah Apung Sebagai Pendukung Wisata Bahari Indonesia Dido Cahya Mahardika Putra; Triwilaswandio W P
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.585 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.26022

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah melakukan analisa teknis dan ekonomis pengembangan industri rumah apung di Indonesia. Pertama, melakukan analisa market pasar rumah apung terhadap lokasi - lokasi pariwisata bahari Indonesia yang dijadikan sebagai target pasar dari rumah apung. Kedua, melakukan perencanaan desain rumah apung termasuk pemilihan material dan konstruksi. Ketiga, melakukan perencanaan pembangunan pabrik termasuk pemilihan lokasi pabrik,  proses produksi, penentuan kapasitas produksi, peralatan dan mesin yang digunakan dalam proses produksi. Lokasi pabrik berada di Jalan Raya Manyar, Manyar, Kab. Gresik, Jawa Timur. Terakhir, melakukan analisa ekonomis meliputi analisa biaya investai pembangunan industri yaitu sebesar Rp 5.715.716.000 berupa biaya pembelian tanah, pembangunan, pembelian peralatan dan mesin. hasil yang didapatkan adalah Payback Period terjadi pada tahun ke- 9 dengan nilai kira-kira sebesar Rp 1.571.240.000. Nilai Net Present Value kira-kira sebesar Rp 1.071.682.000. Nilai Internal Rate of Return sebesar 12,32 %  lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yaitu 10,25%.