cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Identifikasi Faktor Penyebab Terjadinya Permukiman Kumuh di Kelurahan Kalisari Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya Fernanda Nadyana Yustika; Ema Umilia
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.728 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.48986

Abstract

Kelurahan Kalisari merupakan permukiman yang berada di Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya. Kelurahan Kalisari merupakan salah satu permukiman yang masuk dalam Daftar Kawasan Prioritas II Penataan dan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Permukiman di Kota Surabaya. Terdapat tujuh indikator yang menjadi indikator kumuh. Adapun tujuh indikator itu yaitu kondisi jalan,penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah dan pennganan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berpengaruh terhadap timbulnya permukiman kumuh di Kelurahan Kalisari Kecamatana Mulyorejo Kota Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa indikator yang berpengaruh terhadap timbulnya permukiman kumuh diantaranyajalan lingkungan, drainase lingkungan, pengelolaan sampah dan bangunan gedung. Sedangkan indikator yang tidak berpengaruh dalam timbulnya permukiman kumuh adalah penyediaan air minum, pengelolaan air limbah dan penanganan kebakaran.
Faktor-Fakor yang Mempengaruhi Kognisi Spasial Masyarakat Kampung Merak terhadap Bentuk Permukimannya Rizki Arum Ramadhanita; Putu Rudy Satiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49182

Abstract

Kawasan permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan, yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Salah satu kawasan permukiman yang menarik untuk diteliti dalam pola spasial adalah kawasan permukiman Kampung Merak di Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Letak kampung merak yang didalam hutan Taman Nasional Baluran menyebabkan akesibilitas menuju kampung tersebut sulit diakses. Sehingga kampung tersebut hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua melalui jalur darat dan perahu melalui jalur laut. Selain wilayah Kampung Merak yang terletak di dalam dalam hutan, permukiman tersebut memiliki pola aktivitas masyarakat yang bermata pencaharian utama sebagai pengembala sapi. Dengan adanya aktivitas sosial masyarakat dan pola ruang fisik di Kampung Merak, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola spasial permukiman Kampung Merak. Penelitian ini menggunakan metode content analysis. Dari penelitian ini didapatkan faktor-faktor-faktor yang mempengaruhi kognisi spasial yaitu kondisi tanah, vegetasi, sosial masyarakat, kegiatan keagaaman, tradisi, mata pencaharian, jaringan jalan, tata letak, arah hadap bangunan, lintasan hewan ternak, dan batas territorial.
Analisis Lokasi Pengembangan Sub Sistem Agropolitan Berbasis Komoditas Pala di Kabupaten Fakfak Klara Hay; Belinda Ulfa Aulia
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.095 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49190

Abstract

Kabupaten Fakfak merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Papua Barat, dengan memiliki potensi unggulan berupa komoditas pala atau pala Papua. Luas lahan tanaman pala adalah sebesar 17.542 Ha dengan persebaran yang merata di seluruh distrik terkecuali distrik Bomberay, distrik Karas dan distrik Tomage. Peluang pemanfaatan komoditas pala di Kabupaten Fakfak sangat besar. Adapun hasil analisis overlay yang dilakukan didapatkan kesesuaian distrik pada masing-masing sub sistem. Distrik sub sistem produksi meliputi distrik Fakfak Tengah , distrik Fakfak Timur Tengah, dan distrik Fakfak Timur. Distrik Sub sistem pengolahan meliputi distrik pariwari, distrik Fakfak Timur, Fakfak Tengah, distrik Fakfak Timur Tengah. Sedangkan distrik sub sistem pemasaran meliputi distrik Fakfak.
Kajian Keterkaitan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Madiun Abim Nurhuda Yaqin Prakosa; Putu Rudy Satiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49256

Abstract

Ruang terbuka hijau penting untuk menciptakan suasana nyaman di perkotaan, terutama di Kota Madiun yang terus berkembang. RTH yang ada belum mencapai 30% sesuai ketentuan, terutama RTH publiknya yang hanya 8,82% dari luas kota sehingga perlu adanya penambahan RTH publik. Dalam penyediaaan RTH perkotaan terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu perkembangan lahan. Penggunaan lahan di Kota Madiun selalu bertambah/berkembang tiap tahunnya sedangkan RTH publik yang ada di Kota Madiun justru mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan RTH di Kota Madiun. Peneitian ini terbagi ke dalam dua tahap, yaitu : (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan RTH di Kota Madiun, (2) Merumuskan keterkaitan amtara faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan RTH di Kota Madiun. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa faktor-faktor seperti industri, fasilitas umum, perkantoran, dan tanah milik pemerintah memiliki keterkaitan dengan ketersediaan RTH di Kota Madiun.
Land Stability at The Final Closing of Waste Final Disposal Supit Urang in Malang City Yustika Aristya Widyasari; I.D.A.A Warmadewanthi; Putu Tantri Kumala Sari
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.154 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49665

Abstract

Amount of waste that enters waste final disposal (TPA) Supit Urang is 833.625 m3/day, with a gradual pile pattern up to ± 12 meters. From 2018 until 2020, new cell was being established. On 13th July 2018, landslide hit the active cell area so that it was necessary to close the landfill zone at the TPA. Based on this background, it is necessary to calculate the landfill stability in landfill management until the new cell is done. The stability calculation also anticipates the subgrade strength and remaining waste cell capacity. Research method was carried out by observing the amount of incoming waste, characteristics of waste at the TPA, topography measurement and the results of observations of subgrade strength. In determining the calculation of land stability analysis, Geo 5 program was used. For technical data, topographic measurement was conducted directly at the TPA and compared with existing topography obtained from secondary data. Based on the topography result, it will be determined the contour slice in the field and a total slice of landfill plan. The result of this study shows that the landfill stability depends on subgrade type and landfill structuring at the TPA.
Evaluating GPS CORS Data for Crustal Deformation Analysis in East Java Irene Rwabudandi; Ira Mutiara Anjasmara; Susilo Susilo
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.168 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49686

Abstract

The tectonic setting of Indonesia is very complex due to its location on the boundaries of several major tectonic plates. The complexity of the tectonics also makes Indonesia prone to natural disasters such as earthquakes, tsunamis, volcanic eruptions etc. Crustal deformation caused by the tectonics activities can be monitored using geodetic techniques such as Global Positioning System (GPS) survey, Interferometry Synthetic Aperture Radar (InSAR) processing, etc. In this research, we analyze the crustal deformation in the northern part of East Java using ten GPS Continuously Operating Reference Stations (CORS) data provided by the Indonesian Geospatial Information Agency from 2015 to 2018. The results showed the horizontal movement toward southeast for all the stations. The horizontal velocity rates are range between 2.63 cm/yr and 2.96 cm/yr. For the vertical displacements, nine stations are subject to subsidence with the rates range from -0.021cm/yr to -0.4 cm/yr that we suspect related to the geological settings of the study area.
Analisa Pengaruh Variasi Tanggem Pada Pengelasan Pipa Carbon Steel Dengan Metode Pengelasan SMAW Dan FCAW Terhadap Deformasi Dan Tegangan Sisa Menggunakan Analisa Pemodelan Elemen Hingga Mahfud Mahfud; Soeweify Soeweify
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.197 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.280

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi deformasi dan tegangan sisa pada pengelasan pipa adalah pemasangan tanggem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi dan tegangan sisa pada pengelasan pipa carbon steel dengan variasi pemasangan tanggem. Dilakukan analisa pemodelan ANSYS yang hasilnya divalidasikan dengan hasil pengujian. Pengujian pada penelitian ini menggunakan pipa carbon steel SA 106 grade B schedule 40 dengan las kombinasi SMAW dan FCAW yang mengacu pada WPS dari pihak galangan kapal. Analisa pemodelan menggunakan elemen hingga dengan memvariasikan pemasangan tanggem, yaitu: pengelasan pipa tanpa tanggem, pengelasan pipa dengan 2 tanggem, dan pengelasan pipa dengan 4 tanggem. Dari analisa didapatkan pengelasan pipa dengan pemasangan tanggem berdasarkan tegangan sisa yang paling kecil, yaitu: pada variasi pengelasan pipa dengan 2 tanggem. Pada pengelasan pipa diameter 10 inches dengan 2 tanggem nilai deformasi total dan tegangan sisa adalah 0.193 mm dan 79.9 Mpa, pada pengelasan pipa diameter 12 inches dengan 2 tanggem nilai deformasi total dan tegangan sisa adalah 0.184 mm dan 74.9 Mpa.
Studi Hambatan Kapal Trimaran Akibat Variasi Posisi Sidehull Terhadap Mainhull Secara Melintang Ari Cipto Nugroho; Aries Sulisetyono
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.693 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.296

Abstract

Penelitian tentang besarnya hambatan kapal trimaran akibat variasi posisi sidehull terhadap mainhull secara melintang telah selesai dilakukan. Tahanan kapal yang diteliti adalah tahanan kapal yang diperoleh dari program Michlet yang mengacu pada persamaan Thin Ship Theory. Jarak sidehull terhadap mainhull secara melintang divariasikan ke dalam tiga kondisi yaitu pada S/L = 0,12; 0,16 dan 0,20, dimana S adalah jarak demihull dan L adalah panjang kapal trimaran. Tiga kondisi tersebut disimulasikan dengan kecepatan mulai dar 1 m/s hingga 12,5 m/s. Dari hasil penelitian, diperoleh kenaikan hambatan yang konstan mulai dari kecepatan 9 m/s untuk semua variasi S/L. Pada kecepatan 12,5 m/s, variasi S/L = 0,12 menghasilkan nilai hambatan terbesar yaitu sebesar 101,22 kN, sedangkan variasi S/L = 0,20 menghasilkan nilai hambatan terkecil yaitu sebesar 96,85 kN. Meski demikian, variasi S/L yang direkomendasikan adalah S/L = 0.16, karena pada variasi tersebut, kenaikan hambatan seiring kenaikan kecepatan berlangsung lebih stabil dibandingkan dengan dua variasi S/L lainnya.
Analisa Umur Kelelahan (Fatigue Life) Scantling Support Structure Module FSO Cinta Natomas Anwar Sadat; Mohammad Nurul Misbah
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.592 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.300

Abstract

Konstruksi support module beserta scantlingnya yang tersambung ke geladak FSO haruslah kuat menahan beban-beban yang terjadi, yang pada dasarnya bersifat siklis selama masa operasinya. Oleh karena itu, perancang harus dapat menentukan kekuatan konstruksi tersebut untuk menahan beban siklis yang bisa menimbulkan kelelahan pada scantling support module. Dalam tulisan hasil penelitian ini kelelahan scantling support module telah dikaji dengan metode deterministik-spektral. Pada pengkajian dengan metode deterministik-spektral penyelesaian dilakukan dengan mengaplikasikan persamaan kelelahan terangkai. Analisa dimulai dengan penentuan beban dinamis lingkungan serta penentuan tegangan lokal pada semua tingkat beban siklis. Penelitian dilakukan pada scantling support structure accommodation module FSO Cinta Natomas. Beban siklis dari gelombang dan angin diakumulasi dari beban terendah sampai dengan tertinggi selama satu tahun. Hasil analisa dalam penelitian menunjukkan kontribusi beban terhadap umur kelelahan scantling support module FSO Cinta Natomas berturut-turut dari yang terbesar adalah disebabkan oleh beban angin yakni sebesar 89.05846272% dengan beban maksimum 79.088MPa, beban gelombang sebesar 1.04644E-5 % dengan beban maksimum 0.12MPa dan beban konstruksi sebesar 10.94152681% dengan beban maksimum 145.32 Mpa. Umur kelelahan dari scantling support module FSO Cinta Natomas adalah 141.783  tahun atau 3.635  kali umur operasinya.
Permodelan Risiko Kenaikan Tarif Dasar Listrik Terhadap Biaya Produksi Kapal Baru Very Purwo Nugroho; Triwilaswandio Wuruk Pribadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.99 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.302

Abstract

Pada Tugas Akhir dikembangkan model risiko pengaruh kenaikan Tarif Dasar Listrik terhadap biaya produksi kapal baru. Variabel yang terpengaruh kenaikan TDL pada produksi kapal didapatkan dengan identifikasi dan evaluasi pemakaian energi listrik pada fasilitas produksi, pengaruh terhadap tenaga kerja serta pengaruh terhadap biaya material dan komponen  kapal. Material dan komponen tersebut dikelompokan menjadi material lokal manufaktur (Local Manufacture), lokal CKD (Completely Knock-Down), import CBU (Completely Built-Up) dan import trading. Model yang dikembangkan mempunyai variabel yang terpengaruh kenaikan TDL terdiri dari (i) kenaikan biaya listrik dan (ii) kenaikan harga material yang sensitif terhadap kenaikan TDL. Material dan komponen yang sensitif terhadap kenaikan TDL  yaitu material kelompok lokal manufaktur seperti pelat baja dan konsumabel gas serta kelompok lokal CKD (Completely Knock-Down) seperti pendingin ruangan (Air Conditioner Equipment), Main Switch Board (MSB) dan Alarm Monitoring System (AMS).