cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013)" : 52 Documents clear
Karakteristik Aliran Panas dalam Logam Penghantar Listrik Mudmainnah Farah Dita; Basuki Widodo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.227 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2521

Abstract

Aplikasi matematika banyak sekali dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah analisa aliran panas yang terjadi pada logam penghantar listrik. Dalam tugas akhir ini membahas mengenai karakteristik aliran panas dalam logam penghantar listrik. Mulai dengan analisa persamaan aliran panas, penyelesaian dengan transformasi Laplace, simulasi dengan MATLAB dan visualisasinya dengan Surfer.  Sehingga diperoleh berbagai macam karakteristik logam penghantar listrik yang mempengaruhi perubahan panas dalam penghantar listrik. Dari hasil tugas akhir ini, dapat disimpulkan bahwa logam tembaga cukup baik untuk dijadikan sebagai logam penghantar listrik karena sifatnya yang tidak menghasilkan panas terlalu besar namun memiliki daya hantar listrik yang cukup besar.
Optimasi Penggunaan Koagulan dalam Proses Penjernihan Air Tri Juliana Permatasari; Erna Apriliani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.138 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3054

Abstract

Air bersih sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup dan aktifitas sehari-hari. Air minum  sendiri adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Salah satu proses pengolahan air minum adalah proses koagulasi/flokulasi, yakni proses pengumpulan partikel-partikel penyusun kekeruhan yang tidak dapat diendapkan secara gravitasi, menjadi partikel yang lebih besar sehingga dapat diendapkan dengan cara pemberian bahan kimia koagulan. Proses pengolahan air ini dapat diturunkan menjadi suatu model matematika yang dinyatakan dalam bentuk persamaan diferensial biasa non-linier.  Dalam Tugas Akhir ini  dibahas mengenai proses liniearisasi dan kestabilan model matematika proses pengolahan air.  Selain itu, dilakukan simulasi dengan memasukkan kondisi awal dan beberapa parameter untuk mencari respon dari sistem dinamik antara konsentrasi kekeruhan air dengan dosis koagulan. Hasil simulasi yang diperoleh menunjukkan respon dinamik, semakin tinggi tingkat konsentrasi kekeruhan maka semakin besar konsentrasi dosis yang diberikan. Tingkat konsentrasi kekeruhan bergantung pada kondisi akhir dari konsentrasi dosis.
Penentuan Diagram Kendali Dalam Analisis Kualitas Produksi Biskuit Square Puff PT. UBM Biscuit Sidoarjo Septia Fendiasari; Lucia Aridinanti; Wibawati Wibawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.346 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3027

Abstract

Pengembangan produk yang berkualitas perlu dilakukan agar produksi di bidang industri makanan dapat terus berjalan dan berkembang. PT. UBM Biscuit merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan yang sangat mementingkan kualitas hasil produksi. Salah satu produk unggulan di perusahaan ini adalah biskuit Square Puff. Kualitas hasil produksi Square Puff diukur berdasarkan jumlah cacat yang satuannya berupa variabel berat yaitu kilogram (kg). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melakukan penentuan diagram kendali dalam analisis kualitas proses produksi. Diagram kendali yang dapat digunakan adalah D2 (Mahalanobis Distance) sebagai diagram yang berdasar pada proporsi cacat. Selain itu adalah diagram T2 Hotelling Individual yang berdasar pada data variabel. Terdapat 4 variabel jenis cacat yang saling berkorelasi dari 12 variabel jenis cacat yang telah diklasifikasikan. Dengan menggunakan kedua diagram kendali, proses produksi menunjukkan hasil yang belum terkendali secara statistik. Diagram D2 menghasilkan batas kendali yang lebih sensitif, sehingga lebih baik menggunakan diagram kendali D2 dalam mengevaluasi kualitas proses produksi biskuit Square Puff di PT. UBM Biscuit Sidoarjo. Namun dari segi penggunaan, T2 Hotelling Individual lebih mudah untuk digunakan.
Pemodelan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) pada Angka Kematian Balita di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2011 Ika Wuryanti Febrina Wuryanti; Santi Wulan Purnami; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.86 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3028

Abstract

Penurunan Angka Kematian Balita (AKABA) adalah salah satu tujuan Millenium Development Goals (MDGs). Peningkatan angka kematian balita di Jawa Timur masih sering terjadi khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Namun penelitian mengenai kematian balita masih jarang dilakukan. Untuk itu, dilakukan pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan. Pemodelan dilakukan dengan regresi linier global yang dilanjutkan menggunakan model GWR dan MGWR untuk menduga adanya faktor-faktor yang berpengaruh secara spasial. Model GWR (Geographically Weighted Regression) adalah pengembangan dari model regresi global yang mempertimbangkan adanya faktor spasial. Semua variabel prediktornya berpengaruh secara lokal. Sedangkan pada MGWR (Mixed Geographically Weighted Regression) tidak semua variabel prediktor mempunyai pengaruh secara lokal, namun sebagian berpengaruh secara global. Penelitian bertujuan untuk memilih model terbaik berdasarkan nilai AIC terkecil.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah model MGWR dengan pembobot gaussian. Variabel yang berpengaruh terhadap angka kematian balita adalah presentase ibu hamil mendapat Tablet FE (X1), presentase balita yang mendapat vitamin A (X2), balita mendapat pelayanan kesehatan (X5) dan presentase balita kurang gizi (X8).
Analisis Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Perbaikan Kondisi Klinis Pasien Penderita Stroke dengan Regresi Cox Weibull Dina Oktafia Sulistyani; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.155 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2768

Abstract

Stroke merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian utama pada semua usia, sebesar 15,4 persen. Kecacatan yang diakibatkan oleh stroke hampir 100 persen tetapi kecacatan tersebut dapat ditekan, bahkan laju per-baikan klinis akan meningkat apabila dilakukan penanganan secara tepat. Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan laju perbaikan kondisi klinis pasien penderita stroke di RSU Haji Surabaya, menggunakan regresi cox weibull. Regresi cox merupakan salah satu dari analisis survival yang paling umum dan tidak memiliki asumsi mengenai sifat dan bentuk sesuai dengan distribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita stroke di RSU Haji Surabaya adalah pasien berjenis kelamin perempuan, memiliki kondisi sosioekonomi yang baik, tidak terindikasi hiperurikemia, tidak memiliki penyakit jantung, menderita diabetes mellitus, kadar kolesterol normal, kadar trigliserida normal, memiliki riwayat stroke sebelumnya (TIA), dan stroke infark. Berdasarkan model terbaik regresi cox weibull didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi laju perbaikan kondisi klinis pasien stroke, yaitu usia, penyakit jantung, diabetes mellitus, hiperkolesterol, TIA, dan jenis stroke. Pasien dengan usia satu tahun lebih tua (U+1) berpeluang mencapai perbaikan kondisi klinis 1,0309 kali lebih lambat dibandingkan pasien pada usia U. Pasien stroke dengan penyakit jantung, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan TIA ber-peluang mengalami perbaikan kondisi klinis sebesar 1,607; 1,6790; 1,8548 dan 1,7968 kali lebih lambat dibandingkan pasien yang tidak memiliki faktor tersebut. Pasien dengan jenis stroke yang diderita adalah stroke infark memiliki kemungkinan untuk mengalami laju perbaikan kondisi klinis 2,4606 kali lebih cepat dibandingkan pasien dengan stroke bleeding
Pemodelan Partisipasi Wanita dalam Kegiatan Ekonomi Rumah Tangga Nelayan di Pesisir Timur Surabaya Irma Harlianingtyas; Dwi Endah Kusrini; Destri Susilaningrum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.126 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3046

Abstract

Surabaya memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, khususnya di daerah pesisir. Perhatian terhadap potensi sosial masyarakat yang mengelola sumber daya alam tersebut secara berkelanjutan juga diperlukan. Nelayan yang seharusnya dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam justru masih terpuruk dalam kemiskinan. Wanita nelayan berperan penting dalam kegiatan ekonomi rumah tangga nelayan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola hubungan partisipasi wanita dalam ekonomi rumah tangga nelayan berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi, khususnya di Kecamatan Bulak, Mulyorejo dan Kenjeran Surabaya. Penelitian menggunakan regresi logistik biner, dengan variabel respon adalah partisipasi wanita yang terbagi menjadi istri bekerja dan tidak bekerja. Hasil analisis diperoleh variabel prediktor yang signifikan mempengaruhi partisipasi wanita dalam kegiatan ekonomi rumah tangga nelayan adalah usia suami, jumlah anggota keluarga, kondisi rumah, usia istri menikah, pendapatan suami, dan pengeluaran konsumsi.
Pengaruh Aggregasi Terhadap Parameter Long Memory Time Series (Studi Kasus : Data Saham LQ 45) Koesniawanto, Moch.; Kuswanto, Heri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2915

Abstract

Proses identifikasi terhadap fenomena Long Memory tidaklah mudah. Berbagai alat identifikasi seperti plot ACF dan berbagai statistik uji lain masih sangat lemah. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa beberapa model nonlinear dapat dengan mudah teridentifikasi sebagai Long Memory yang sering dikenal sebagai Spurious Long Memory. Oleh karena itu, dalam tugas akhir ini akan disimulasikan pengaruh flow aggregation dan stock aggregation sebagai alternatif cara untuk mendeteksi Long Memory. Saham digunakan sebagai studi kasus karena proses pencatatannya sama dengan penerapan dari stock aggregation dan beberapa penelitian menyatakan bahwa harga mutlak dari return saham sering tertangkap sebagai fenomena Long Memory, namun tidak sedikit penelitian yang memodelkan return saham dengan model nonlinear, contohnya seperti ESTAR, sehingga simulasi dibangun dengan membangkitkan data Long Memory dan ESTAR sebagai Spurious Model dengan ukuran sampel 2000 dan 5000, lalu diaggregasi masing-masing dengan kedua jenis aggregasi hingga 10 level aggregasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa temporal aggregation terbukti dapat mendeteksi Long Memory dan membedakannya dengan ESTAR dari pola parameter integrasinya. Pada data ESTAR, kedua aggregasi menunjukkan bahwa nilai parameternya tidak berpola atau random seiring naiknya level aggregasi, sedangkan untuk Long Memory memiliki pola khusus untuk setiap jenis aggregasi. Tiga saham yang dijadikan studi kasus yaitu BMRI, BBNI, dan BBRI lebih baik dimodelkan dengan ARFIMA daripada ESTAR karena menghasilkan forecast yang akurasinya lebih baik.
Pemodelan Biaya Langsung Proyek Perusahaan Jasa Konstruksi PT. X dengan Multivariate Regression Sulistianingrum Sulistianingrum; Irhamah Irhamah; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.845 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2987

Abstract

Salah satu unsur terpenting dalam bidang konstruksi adalah perkiraan biaya. Kesalahan dalam pembagian biaya proyek akan berakibat pada kerugian saat pelaksanaan proyek. Pemodelan adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan biaya langsung proyek konstruksi menggunakan regresi multivariat. Data yang digunakan adalah data sekunder dari PT. X. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi dan nilai kontrak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap biaya langsung material, manusia dan peralatan. Jika durasi proyek bertambah 1 hari dan nilai kontrak bertambah 1 miliar maka biaya material akan bertambah sebesar 0,19209 miliar, biaya manusia (upah) bertambah sebesar 0,02933 miliar dan biaya peralatan bertambah sebesar 0,04264 miliar.
Prediksi Penjualan di Perusahaan Ritel dengan Metode Peramalan Hirarki Berdasarkan Model Variasi Kalender Puspita Kartikasari; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.244 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2993

Abstract

Data penjualan perusahaan ritel Amigo Group mengindikasikan setiap tahun cenderung terjadi peningkatan di semua toko khususnya produk pakaian saat menjelang Idul Fitri. Idul Fitri terjadi mengikuti kalender hijriyah, inilah yang memunculkan adanya indikasi kasus efek variasi kalender. Tujuan dari penelitian ini yaitu meramalkan penjualan produk di tujuh toko dengan metode peramalan time series hirarki. Peramalan time series hirarki dilakukan dengan tiga pendekatan yaitu bottom-up, top-down proporsi histori, dan top-down proporsi peramalan. Nilai MAPE Simetri out-sample setiap pendekatan peramalan hirarki dibandingkan untuk mendapatkan model terbaik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa level 0 hem panjang dewasa pria, celana panjang jeans dewasa pria, dan jaket dewasa pria model terbaik yaitu bottom-up. Level 0 produk rok dewasa wanita dan celana panjang wanita model terbaik yaitu top-down. Level 1 hem panjang dewasa pria model terbaik yaitu top down proporsi histori dengan rata-rata proporsi dari rata-rata data asli tahun 2002-2011. Produk celana panjang jeans dewasa pria, rok dewasa wanita dan celana panjang wanita model terbaik yaitu top down proporsi histori dengan proporsi (1), sedangkan ntuk level 1 produk jaket dewasa pria model terbaik yaitu bottom-up.  
Pemodelan dan Pemetaan Prevalensi Balita Gizi Buruk serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya di Kabupaten Bojonegoro dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression Elvira Mustikawati Putri Hermanto; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3001

Abstract

Kabupaten Bojonegoro telah mencanangkan kebijakan zero malnutrition. Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya untuk menangani kasus balita gizi buruk di Kabupaten Bojonegoro maka penelitian ini menggunakan pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persentase balita gizi buruk dimana faktor dibedakan menjadi faktor yang berpengaruh secara lokal di tiap kecamatan dan faktor yang berpengaruh global diseluruh kecamatan. Berdasarkan uji kebaikan model, Model MGWR menghasilkan nilai R2 dan AIC yang kurang optimum jika dibandingkan dengan model GWR. Nilai R2 dan AIC pada model MGWR berturut-turut adalah sebesar 84,37% dan 14,28; sedangkan pada model GWR masing-masing sebesar 91,04% dan -62,04.