cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 134 Documents clear
Analisa XRD dan SEM pada Lapisan Tipis TiC setelah Uji Oksidasi Dian Agustinawati; Suasmoro Suasmoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3877.772 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6886

Abstract

Telah dilakukan uji oksidasi pada material grafit yang telah dilapisi TiC selama 4 menit di udara. Penelitian dilakukan pada sampel grafit yag dilapisi dengan TiC dengan menggunakan metode PIRAC pada suhu 950oC selama 10 jam dalam atmosfer argon mengalir. Pengujian oksidasi dilakukan pada temperatur 980oC di udara dengan waktu pengujian 4 menit dimana setiap 2 menit oksidasi dihentikan. Dari karakterisasi XRD diketahui untuk oksidasi 4 menit ditemukan dua fasa yakni TiC dan TiO2 sebagai residu. Dari hasil SEM-EDX teramati pesrsebaran unsur karbon, titanium dan oksigen pada lapisan yang berbeda serta diperoleh informasi bahwa oksigen mengoksidasi sampel dengan jalan menembus lapisan TiC secara difusi
Pengaruh Variasi Waktu Penahanan Proses Kalsinasi Terhadap Prekursor Bahan Katoda Lithium Ferrophospate (LFP) Dessy Putri Efhana; Mochamad Zainuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.474 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6890

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis partikel bahan katoda lithium ferrophospate (LFP), dengan variasi waktu penahanan proses kalsinasi 700°C yaitu 8,10,12, dan 15 jam. Bahan dasar prekursor ion-ion mineral material katoda LFP adalah FeCl3.6H2O, (NH4)2HPO4, dan Li2CO3. Pembuatan bahan LFP ini dilakukan dengan menggunakan metode kopresipitasi dan solid state reaction. Berdasarkan analisa karakterisasi fasa dengan instrumen X-Ray Diffractometer (XRD), ukuran partikel dengan Particle Size Analyzer (PSA), mikrostruktur menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM), dan pengujian konduktivitas listrik dengan two probe menunjukkan hasil, pada waktu penahanan kalsinasi 10 jam terbentuk 2 fasa utama yaitu olivine (LiFePO4) dan Nasicon (Li3Fe2(PO4)3) dengan masing-masing prosentase fasa sebesar 35% dan 56%. Hasil analisa menunjukkan bahwa semakin lama waktu penahanan kalsinasi terjadi peningkatan fasa konduktif (olivine+Nasicon), dimana fasa konduktif tertinggi terjadi pada waktu penahanan selama 12 jam dengan terbentuknya fasa konduktif sebesar 90% dan nilai konduktivitas listrik tertinggi yaitu sebesar 0,087 S/cm. Sedangkan pengaruh lamanya waktu penahanan terhadap dimensi partikel menunjukkan adanya peningkatan dimensi partikel dengan ukuran terkecil 0,8 µm pada waktu penahanan 8 jam dan meningkat menjadi 1,4 µm pada waktu penahanan 12 jam. Rentang dimensi partikel tersebut dalam orde mikro dan nilai konduktivitas listrik dari material katoda LFP sudah dapat dikategorikan sebagai material katoda baterai ion lithium.
Analisis Rietvield Data Difraksi Kristobalit Hasil Sintesis dengan Metode Kopresipitasi Meladia Elok Purbarani; Suminar Pratapa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2785.698 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7032

Abstract

Telah dilakukan analisis data difraksi sinar-X pada serbuk-serbuk sampel silika amorf yang dipanaskan pada temperatur 1150°C dengan dua sumber pasir silika yang berbeda. Sampel pasir silika berasal dari Bancar, Tuban, Jawa Timur dan juga Tanah Laut Kalimantan Selatan.  Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis komposisi fasa yang terkandung pada sampel silika amorf yang telah didapatkan pola difraksinya. Serbuk-serbuk sampel tersebut antara lain ASB4 dan AST4. Analisis dilakukan menggunakan Rietica sebuah perangkat lunak berbasis metode Rietvield. Jangkau sudut yang dipilih adalah sebesar 15-65°θ. Hasil yang didapatkan adalah sampel ASB4 mengandung fasa low cristobalite dengan fraksi berat sebesar 97.3% sisanya merupakan fasa tridimit. Sedangkan, AST4 mengandung low cristobalite dengan fraksi berat sebesar 90,6% dan sisanya juga merupakan tridimit.
Estimasi Pola Bidang Sesar dan Moment Tensor Gempa Bumi Jepang pada Tahun 2003 Menggunakan Analisis Inversi Waveform 3 Komponen Eka Jaya Wifayanti; Bagus Jaya Santosa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5232.964 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7052

Abstract

Penelitian ini membahas tentang momen tensor dan pola bidang sesar, serta besar dispacement dari sesar yang terjadi di Jepang selama tahun 2003 karena adanya intensitas aktivitas gempa yang banyak dengan skala magnitude yang cukup besar dengan cara mengetahui focal mechanism yang terjadi. Untuk mendapatkan besar momen tensor dan focal mechanism-nya menggunakan program ISOLA-GUI dengan menggunakan Fungsi Green dan proses inversi untuk mendapatkan momen tensor dan focal mechanism gempa kemudian menghitung panjang, lebar dan besar displacement pada sesar yang terjadi. Bentuk focal mechanism ditunjukkan dengan bentuk beach ball. Dari hasil perhitungan focal mechanism ditentukan bidang patahan dan besar displacement dari sesar. Data yang digunakan dalam penelitian sebanyak delapan kejadian gempa. Dari penelitian ini didapatkan bahwa untuk untuk pola bidang patahan yang cenderung terjadi di Jepang selama tahun 2003 adalah pola oblique dan cenderung reverse fault  di zona subduksi. Dengan besar rentang momen tensor untuk masing-masing komponennya sebesar M33 = 2.991 exp15 sampai 3.354 exp17 , M11 = 0 sampai 2.187 exp17, M22 = 1.594 exp15 sampai 1.167 exp17, M31 = 2.485 exp15 sampai 1.799 exp17, M32 = 4.968 exp15 sampai 5.283 exp17, M12 = 0.085 exp15 sampai 2.938 exp17 . Ukuran bidang patahan yang terjadi memiliki  panjang sebesar 1.927 km sampai 51 km, lebar sebesar 5.82 km sampai 37 km, dan luas sebesar 11.22 km² sampai 147.23 km². Besar slip dari event gempa di Jepang pada tahun 2003 di zona subduksi berada pada rentang sebesar 8.63 m sampai 68.61 m.
Sintesis dan Karakterisasi Aurivillius LaBi2TiNbO9 dan Bi3TiTaO9 Imam Syuhadi; Afifah Rosyidah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3141.107 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6736

Abstract

Oksida Aurivillius LaBi2TiNbO9 dan Bi3TiTaO9 telah berhasil disintesis dengan metode reaksi kimia padat, kedua senyawa berstruktur ortorombik. Pengaruh subsitusi kation A menyebabkan perubahan grup ruang A21am menjadi Fmmm dan nilai faktor toleransi perosvkit menurun dari ~ 0,96 menjadi ~ 0,89 pada oksida Aurivillius Bi3TiTaO9 sehingga perovskit pada senyawa tersebut terdistorsi. Subsitusi pada kation B tidak merubah struktur dan grup ruang. Karakterisasi XRF Oksida Aurivillius LaBi2TiNbO9 mempunyai komposisi berbeda dengan hasil teori sedangkan komposisi Aurivillius Bi3TiTaO9 mendekati nilai sebenarya
Pengaruh Waktu Penggilingan Terhadap Kadar Zat Besi dalam Ampas Sari Kedelai Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis Ferry Riyanto Harisman; Djarot Sugiarso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1995.922 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6737

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu penggilingan dalam pembuatan sari kedelai terhadap kadar total zat besi yang tertinggal dalam ampas sari kedelai menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengukuran dilakukan dengan mengomplekskan besi dengan 1,10-fenantrolin membentuk besi(II)-fenantrolin. Panjang gelombang maksimum yang didapat sebesar 511 nm. Penelitian dilakukan dengan mengukur kadar besi dalam kedelai tanpa penggilingan (dilabeli sebagai GM 1) dan 4 kedelai dengan variasi waktu penggilingan selama 15 detik, 30 detik, 45 detik, dan 60 detik (dilabeli GM 2, GM 3, GM 4, GM 5). Hasil yang didapat yakni GM 1 mengandung besi sebanyak 7,082 gram, GM 2 sebanyak 6,832 gram, GM 3 sebanyak 6,120 gram, GM 4 sebanyak 4,867 gram, dan GM 5 sebanyak 4,444 gram. Hasil didapat menunjukkan adanya pengaruh yang linier antara waktu penggilingan dan kadar total zat besi dalam ampas sari kedelai
Optimasi Tegangan pada Proses Elektrokoagulasi Penurunan Kadar Kromium dari Filtrat Hasil Hidrolisis Limbah Padat Penyamakan Kulit Nur Chanifa Wahyulis; Ita Ulfin; Harmami Harmami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1914.596 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6962

Abstract

Optimasi tegangan pada proses elektrokoagulasi penurunan kadar kromium dari filtrat hasil hidrolisis limbah padat industri penyamakan kulit telah dilakukan. Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan elektroda Fe dengan variasi potensial (2 volt, 4 volt, 6 volt, 8 volt, dan 10 volt), waktu elektrokoagulasi  30 menit. Dari data hasil penelitian, diperoleh kadar kromium dalam filtrat hasil hidrolisis limbah padat industri penyamakan kulit sebesar 84,90 mg/L. Tegangan optimum proses elektrokoagulasi terjadi pada potensial 8 volt dengan presentase penurunan kromium dalam filtrate hasil hidrolisis sebesar 98,82%.
Difraktogram Doping Logam Zn dalam MgF2 Rizkia Fitri Radityo; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3747.124 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7021

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis padatan katalis Mg1-xZnxF2(x= 0,025; 0,05; 0,075; 0,1 dan 0,15) melalui metode sol-geldan karakterisasi struktur padatan dengan difraksi sinar-X. Difraktogram katalis Mg1-xZnxF2menunjukkan bahwa katalis Mg1-xZnxF2memiliki struktur kristal MgF2 dengan sistem kristal tetragonal. Difraktogram padatan Mg1-xZnxF2 menunjukkan adanya pengaruh doping logam Zn terhadap intensitas puncak dan adanya kapasitas doping pada MgF­2yang ditandai bergesernya 2θ pada puncak yang sama dengan MgF2
Sintesis dan Karakterisasi Katalis Mg1-xNixF2±δ Guruh Sartika; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2966.16 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7026

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis katalis Mg1-xNixF2(x= 0,025; 0,05; 0,1 dan 0,15) dengan metode sol-gel. Semua katalis dikarakterisasi struktur kristal dengan difraksi sinar X. Hasil difraktogram Mg1-xNixF2menunjukkan bahwa struktur kristal katalis Mg1-xNixF2masih masuk dalam struktur utama MgF2 yang dicocokkan dengan database JCPDS-International Centre of Diffraction Data PCPDFWIN tahun 2001, PDF No.70-2269.Hasil difraktogram katalis Mg1-xNixF2 menunjukkan adanya perbedaan intensitas puncak sehingga doping logam Ni terhadap MgF2 berpengaruh. Adanya puncak katalis Mg1-xNixF2yang bergeser diakibatkan penambahan jumlah mol doping yang berbeda-beda
Struktur Doping Logam Cu dalam MgF2 Luluk Masfiyah; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.028 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7027

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis padatan CuO dan katalis doping Cu kedalam sistem MgF2, Mg1-xCuxF2 (x= 0,025; 0,05; 0,1 dan 0,15) melalui metode sol-gel.  dan dikarakterisasi struktur padatan dengan difraksi sinar-X. Difraktogram Mg1-xCuxF2 hasil sintesis menunjukkan kemiripan puncak dengan MgF2 dari database JCPDS-International Centre of Diffraction Data PCPDFWIN tahun 2001, PDF No.70-2269. Difraktogram padatan Mg1-xCuxF2 menunjukkan adanya pengaruh doping logam Cu terhadap intensitas puncak dan adanya kapasitas doping pada MgF2 yang ditandai dengan pergeseran puncak katalis Mg1-xCuxF2

Page 9 of 14 | Total Record : 134