cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 100 Documents clear
Pengaruh Bibit Asal, Umur, dan Ukuran terhadap Kadar Glukomanan dan Kadar Oksalat dalam Umbi Porang Ismail Azizi; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58571

Abstract

Pengaruh bibit asal, umur, dan ukuran umbi terhadap kadar glukomannan dan kadar oksalat pada umbi porang (Amorphophallus onchophyllus) telah dilakukan. Analisa kadar glukomannan dilakukan dengan metode gravimetri. Bibit asal berpengaruh secara signifikan terhadap kadar glukomannan dan kadar oksalat dalam umbi porang. Umbi porang dengan bibit kathak memiliki kandungan glukomannan lebih tinggi dari bibit spora dengan kadar glukomannan sebesar 51,40–54,41% sedangkan bibit spora memiliki kadar glukomannan sebesar 43,86–45,84%. Umur dan ukuran umbi porang tidak memberikan pengaruh secara signifikan terhadap kandungan glukomannan. Analisa kadar oksalat dilakukan dengan metode titrasi permanganometri. Kadar oksalat pada bibit kathak lebih tinggi dari konsentrasi asam oksalat pada umbi spora. Umbi porang dengan bibit kathak memiliki kadar oksalat sebesar 524,16-1039,5ppm. umbi porang dengan bibit spora memiliki kadar oksalat sebesar 483,84-635,04ppm. Bibit asal, umur, dan ukuran porang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar oksalat dalam umbi porang.
Pengaruh Pengupasan dan Waktu Perendaman pada Umbi Porang terhadap Kadar Glukomanan dan Kadar Senyawa Oksalat Febri Hadi; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58580

Abstract

Pengaruh pengupasan dan waktu perendaman pada umbi porang terhadap kadar glukomanan dan kadar senyawa oksalat telah dipelajari. Umbi porang tanpa dan dengan pengupasan dipotong menjadi beberapa bagian, kemudian direndam dalam air dengan variasi waktu 0, 60, 120 dan 180 menit. Umbi porang yang telah direndam kemudian dikeringkan dan diolah menjadi tepung porang. Kadar glukomanan pada umbi porang dianalisa menggunakan metode gravimetri, sedangkan kadar senyawa oksalat menggunakan metode titrasi permanganometri. Umbi porang yang dikupas dengan variasi perendaman 0, 60, 120, dan 180 menit secara berturut-turut memiliki rata-rata kadar glukomanan sebesar 36,51%; 40,45%; 44,01%; dan 48,39%. Umbi porang yang tidak dikupas dengan variasi perendaman 0, 60, 120, dan 180 menit secara berturut-turut memiliki rata-rata kadar glukomanan sebesar 34,86%; 22,55%; 22,37%; dan 21,70%. Hasil analisa rata-rata kadar senyawa oksalat pada umbi porang yang dikupas dengan variasi perendaman 0, 60, 120, dan 180 menit secara berturut-turut adalah 185,22 ppm; 127,60 ppm; 98,78 ppm; dan 86,44 ppm. Umbi porang yang tidak dikupas dengan variasi perendaman 0, 60, 120, dan 180 menit secara berturut-turut memiliki rata-rata kadar senyawa oksalat sebesar 251,08 ppm; 214,03 ppm; 209,92 ppm; dan 197,57 ppm.
Preparasi Membran Zeolit-X/α-Al2O3 Menggunakan Metode Secondary Growth dengan Variasi Vacuum Seeding Novia Dwi Permata; Triyanda Gunawan; Hamzah Fansuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58741

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan preparasi membran Zeolit-X/α-Al2O3 menggunakan metode secondary growth dengan teknik vacuum seeding. Pada proses seeding dilakukan sebanyak satu (M1), dua (M2), dan tiga kali (M3) dengan satu kali waktu seeding adalah 90 detik. Membran Alumina, seed Zeolit-X, dan membran Zeolit-X/α-Al2O3 dikarakterisasi menggunakan XRD (X-Ray Diffraction), PSA (Particle Size Analyzer), SEM (Scanning Electron Microscopy), dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Permeabilitas N2 dan O2 pada membran Zeolit-X/α-Al2O3 hasil preparasi adalah 1,52×10-6 dan 8,76×10-10 mol.m-2.s-1.Pa-1. Hasil uji permeasi gas N2 dan O2 menunjukkan bahwa membran M2 adalah yang memiliki kinerja terbaik.
Struktur Komunitas Plankton di Pesisir Utara Kabupaten Tuban Faizah Nur Shabrina; Dian Saptarini; Edwin Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55150

Abstract

Kabupaten Tuban yang terletak di pesisir utara Jawa Timur memiliki panjang wilayah pantai ± 65 km. Permasalahan yang banyak ditemui di wilayah pesisir adalah terjadinya pencemaran yang mengakibatkan menurunnya daya dukung lingkungan bagi sumberdaya hayati yang berada di dalamnya. Sifat plankton yang peka terhadap perubahan lingkungan membuat plankton dapat digunakan sebagai penanda kualitas lingkungan yang baik. Pengamatan terhadap struktur komunitas plankton dan keberadaan jenis-jenis plankton dilakukan di 11 lokasi di pesisir Tuban. Hasil identifikasi terdapat 27 genus fitoplankton dan 12 genus zooplankton dengan kelimpahan fitoplankton berkisar antara 206 – 2038 ind/L dan zooplankton berkisar antara 93 – 612 ind/L. Indeks keanekaragaman secara keseluruhan menunjukkan struktur komunitas yang cukup hingga lebih stabil dengan kategori kondisi lingkungan buruk sampai baik (0,93 – 2,30). Indeks kemerataan cenderung berkisar 0,47 – 0,99 yang mengindikasikan sebaran jumlah individu tiap spesies cenderung merata. Indeks dominansi plankton berkisar 0,15 – 0,36 yang menunjukkan cenderung tidak adanya spesies yang mendominasi. Terdapat dominansi dua spesies yaitu Gyrosigma sp. di lokasi Jenu1 dan Pleurosigma sp. di lokasi Jenu2.
Studi Literatur Potensi Bakteri Endogenik Lahan Gambut Sebagai Biofertilizer untuk Memperbaiki Nutrisi Lahan Hilda El Yasa Alam; Enny Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55624

Abstract

Lahan gambut merupakan lahan dengan kesuburan rendah sehingga kurang layak digunakan sebagai lahan pertanian. Rekayasa lahan gambut untuk meningkatkan kesuburan dapat dilakukan dengan bioaugmentasi bakteri endogenik yang bersifat lignoselulolitik, memiliki potensi sebagai biofertilizer dan menghasilkan hormon auksin. Uji sinergisme dilakukan pada Bacillus D1, D2, D3, U2, U4 dan Pseudomonas U3 menggunakan metode streak plate. Hasilnya tidak menunjukkan zona hambat pada persinggungan antar isolat. Beberapa bakteri yang diisolasi dari lahan gambut seperti genus Bacillus dan Pseudomonas mampu memproduksi enzim lignoselulolitik. Genus yang lain juga memiliki kemampuan menyediakan nitrat, melarutkan fosfat dan kalium serta memproduksi hormon Indole-3-Acetic Acid (IAA), sehingga berpotensi digunakan sebagai biofertilizer untuk memperbaiki nutrisi lahan gambut.
Evaluasi dan Rancangan Perbaikan Kepuasan Kerja Tenaga Pengajar pada Perguruan Tinggi (Studi Kasus: Universitas X Kabupaten Jombang) Barbarossa Muhammad Farros; Syarifa Hanoum; Prahardika Prihananto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54780

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kapasitas pendidikan terbesar di dunia. Namun indeks Pendidikan di indonesia cukup rendah dengan menempati peringkat 113 dari 187 negara. Salah satu cara untuk memperbaiki indeks pendidikan dari sudut pandang sumber daya manusia yaitu dengan mengoptimalkan potensi dari tenaga pengajar dengan memaksimalkan kepuasan karyawan melalui perencanaan yang tepat sehingga dapat menghasilkan proses belajar mengajar yang baik. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Universitas X. Selama 5 tahun terakhir Universitas X memiliki tingkat turnover tenaga pengajar yang cukup tinggi sehingga tujuan penelitian ini memaksimalkan kepuasan karyawan dengan harapan dapat mengurangi tingkat turnover. penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi atribut kepuasan karyawan dalam teori dimensi kebutuhan Maslow.  Atribut- tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode Importance Satisfaction Analysis (ISA) dilanjutkan menggunakan metode House of Quality (HOQ). Hingga langkah terakhir dilakukan pengukuran efisiensi menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil dari penelitian ini didapatkan 21 atribut kepuasan karyawan dimana dari hasil ISA diketahui 13 atribut kepuasan karyawan perlu untuk diperbaiki. Hasil HOQ menunjukan terdapat 11 langkah perbaikan dengan prioritas utama hingga akhir. Disisi lain hasil DEA menunjukan Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ilmu Pendidikan telah mencapai efisiensi. Prioritas ulang berdasarkan hasil HOQ dan DEA menunjukan tidak ada perubahan yang signifikan karena perubahan hanya terjadi pada prioritas terakhir.
Pengukuran Efisiensi dan Pemodelan Proses Bisnis Usaha Subsektor Fashion di Industri Kreatif (Studi Kasus: Kota Surabaya) Christanti Angelia Elizabeth; Syarifa Hanoum; Reny Nadlifatin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54836

Abstract

Industri kreatif telah menjadi alternatif untuk dijadikan sebagai tulang punggung perekonomian negara karena memiliki sumber daya yang terbarukan berdasarkan kreativitas, kemampuan intelektual ide dan talenta. Oleh karena itu, Indonesia mulai mengembangkan ekonomi kreatif sejak tahun 2009 sampai saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi model proses bisnis untuk usaha subsektor fashion di kota Surabaya. Tujuan ini diangkat karena sesuai dengan arah pengembangan ekonomi kreatif yang telah dibuat oleh BEKRAF. Penelitian ini berawal dari pencarian usaha yang efisien untuk dapat dijadikan contoh dalam pembuatan model proses bisnis, pembuatan model proses bisnis, analisis model proses bisnis dan perancangan ulang. Dalam keseluruhan proses diketahui bahwa ada enam UMKM yang didapati efisien. Permasalahan yang sering terjadi pada UMKM terpilih ialah permasalahan mengenai persediaan dan pengiriman pesanan kepada pelanggan sebelum pelanggan membayar menjadi aktivitas krusial disetiap UMKM. Oleh karena itu, rekomendasi proses model bisnis diberikan, baik untuk masing-masing UMKM maupun untuk seluruh UMKM fashion. Rekomendasi model proses bisnis yang diberikan lebih berfokus pada dimensi waktu dan biaya dari dimensi kinerja the devil’s quadrangle untuk dapat mengatasi aktivitas krusial dan permasalahan yang sering terjadi.
Redesain SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo dengan Nuansa Modern yang Menjunjung Unsur Kemuhammadiyahan Zahri Tsaniyal Baqy; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55682

Abstract

Sekolah menengah pertama merupakan suatu tingkatan media pembelajaran yang wajib ditempuh oleh anak Indonesia sebagai tempat pembelajaran dan pendidikan anak menuju usia remaja yang baik. Pendidikan saat ini tidak hanya mengenai pendidikan akademik, namun juga pendidikan karakter dan agama anak. Oleh sebab itu, sarana pendidikan akademik yang memiliki basis pendidikan agama juga sangat penting. Salah satu sarana pendidikan berbasis agama adalah SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Dalam pengoperasiannya ditemukan permasalahan antara lain fungsi ruang serta penataan furnitur di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo yang belum, serta kurangnya mengangkat isu kemuhammadiyahan serta visi dan misi dalam konsep desain interior sekolah. Tugas akhir dengan judul “Redesain SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo dengan Nuansa Modern yang Menjunjung Unsur Kemuhammadiyahan” merubah beberapa konsep ruangan yang penting sesuai dengan kebutuhan sekolah yang optimal. Konsep modern ditunjukkan dengan penggunaan material alam, serta bentuk furnitur geometris. Untuk memunculkan unsur Muhammadiyah, diaplikasikan dalam berbagai unsur interior baik dari segi warna maupun transformasi bentuk. Contoh pengaplikasian dari keduanya adalah adanya wall of fame di beberapa titik strategis di sekolah sehingga memacu semangat peserta didik untuk belajar. Warna dindng yang netral, serta penggabungan beberapa material. Selain itu beberapa transformasi bentuk dari logo Muhammadiyah menjadi elemen estetis seperti sekat ruang.
Metode Perancangan dan Proses Produksi: Prototype Gitar Akustik-Elektrik dengan Konsep Modular Vicky Khoirul Aslam; Bambang Tristiyono; MY Alief Samboro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56299

Abstract

Bagi sebagian besar musisi, membawa alat musik terutama gitar utuh dalam perjalanan bisa jadi hal yang sangat merepotkan. Pasalnya, ada batasan yang boleh dibawa oleh seseorang, misalnya ketika menaiki pesawat, gitar memiliki ukuran yang cukup besar saat kondisi utuh. Gitar dengan konsep modular akan sangat membantu konsumen dalam keringkasan dalam perjalanan saat membawa gitar karena modul pada gitar terpisah dan dimensi gitar akan lebih kecil saat dibawa. Tujuan dari riset ini adalah memberikan inovasi pengembangan produk gitar pada sistem modular dan teknik kuncian sambungan antar modul menggunakan rel reverse t-slot sehingga dapat membantu mempermudah konsumen saat menggunakan gitar. Sebagai langkah awal dilakukan observasi dan deep interview kepada 10 musisi indie label Indonesia dan 1 musisi indie label Singapura untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan gitaris saat di atas panggung maupun di studio. Analisis sistem modular dilakukan berdasarkan permasalahan dan kebutuhan konsumen. Setelah semua studi literatur dan analisis terpenuhi, maka langkah selanjutnya yang dilakukan penulis yaitu mencari konsep desain. Penulis juga ingin menyampaikan sebuah makna yang dituangkan ke dalam konsep desain dan dilanjutkan proses produksi untuk mendapatkan trial and error agar prototype yang dihasilkan baik. Penelitian ini, menghasilkan produk gitar modular yang terdiri dari 3 modul (1 modul utama / primary modul dan 2 modul tambahan / auxulary modul) dan sambungan antar modul menggunakan struktur sambungan reverse t-slot dapat menjadi solusi agar struktur gitar dapat lebih kuat agar tidak mudah lepas saat digunakan.
Re-Desain Interior Restoran Grand Javanilla Berkonsep Casual Tropical dengan Sentuhan Ikon Tuban Regita Putri Cahyani; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56253

Abstract

Pada zaman modern seperti sekarang ini, restoran-restoran semakin menjamur dan persaingan antar restoran menjadi semakin ketat. Banyak restoran berlomba-lomba menciptakan restoran dengan desain unik dan berbeda dari restoran lainnya. Dahulu restoran sekadar dipergunakan masyarakat sebagai tempat makan, namun sekarang lebih dari itu. Beberapa wisatawan yang berkunjung ke Tuban memutuskan untuk singgah di restoran. Dengan kesempatan ini, wisatawan dapat menjadi tujuan untuk memperkenalkan ikon-ikon kota Tuban agar lebih dikenal oleh masyarakat luar dan tetap lestari. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembaharuan desain restoran Grand Javanilla agar dapat bersaing dengan restoran lainnya. Metode analisa yang digunakan adalah metode analisa deskriptif, induktif, komparasi, statistik, dan semiotika. Proses desain dimulai dengan melakukan identifikasi awal objek yang berupa latar belakang, rumusan masalah, tujuan desain, dan ruang lingkup desain. Dilanjutkan dengan pengumpulan data primer dan sekunder yang berasal dari wawancara, observasi, dan studi literatur. Untuk memperkuat pengumpulan data, juga dilakukan pemuatan kuesioner kepada masyarakat dan studi banding dengan objek lain. Konsep yang diterapkan pada restoran ini adalah casual tropical dengan sentuhan ikon Tuban. Penerapan konsep tersebut merupakan hasil dari tujuan restoran untuk memperkenalkan ikon kota Tuban dan untuk mewujudkan nuansa wisata keluarga yang nyaman dan menenangkan.

Page 4 of 10 | Total Record : 100