cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Redesain Interior Gedung Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif Sebagai Sarana Riset dan Edukasi Dengan Konsep Futuristik Agista Maulidiya Rochmah; Mahendra Wardhana; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.256 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21722

Abstract

PUI-SKO (Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem Kontrol Otomotif) merupakan pusat riset dan inovasi yang memfokuskan pada topik efisiensi energi kendaraan konvensional dan pengembangan teknologi pada kendaraan listrik. Pada tanggal 14 Desember 2015 Pusat Studi Energi ITS ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem dan Kontrol Otomotif berdasarkan SK Menristekdikti Nomor: 553/M/Kp/XXI/2015 tentang litbang yang dibina sebagai Pusat Unggulan Iptek tahun 2016 – 2018 [1] dengan syarat pemenuhan kondisi pada eksisting sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) dari Pusat Unggulan Iptek. Dalam hal ini perancangan ulang interior dapat membantu meningkatkan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan untuk menjadi lembaga riset bertaraf internasional yang dimiliki oleh ITS - Indonesia. Perancangan ulang interior PUI - SKO yaitu pada 3 area (Showroom & Lobby, Ruang Prototype & Lab Komputer, Office). Tahapan pengumpulan data dimulai dari observasi objek desain, wawancara kepala pusat riset / anggota pusat riset, dan analisa melalui kuisioner. Berdasarkan metodologi desain diatas, hasil yang diperoleh untuk perancangan ulang interior PUI - SKO berupa penambahan sarana edukasi dan konsep langgam futuristik. Sarana edukasi merupakan fasilitas yang memiliki tujuan untuk dapat menyampaikan informasi dari PUI-SKO kepada masyarakat secara mudah melalui desain. Penyampaian edukasi menggunakan media furniture hingga elemen estetis yang interaktif dan teknologi untuk meningkatkan semangat pengunjung dalam memperoleh informasi otomotif dari PUI - SKO. Konsep futuristik merupakan suatu langgam desain yang mencerminkan simbol teknologi, yang selalu berkembang ke masa depan. Pengaplikasian bentuk dari futuristik yang menarik menjadi poin utama pada area yang dilalui oleh pengunjung, dan dapat memberikan semangat baru pada tim PUI-SKO. Dengan konsep perancangan ulang Interior PUI – SKO diatas diharapkan dapat meningkatkan kualitas pusat riset menjadi unggul di Indonesia, dan mendapat perhatian masyarakat mengenai produk ramah lingkungan yang diciptakan oleh anak bangsa Indonesia.
Desain Interior Nahdlatul Ulama Jombang dengan Konsep Therapeutic Environment Miftah Ayu Rahmati; Anggra Ayu Rucitra; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.575 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21743

Abstract

Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang merupakan rumah sakit swasta kelas D yang didirikan oleh organisasi Nahdlatul Ulama di kota Jombang, Jawa Timur. Rumah Sakit Nahdlatul Ulama merupakan satu dari sekian banyak fasilitas kesehatan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas pelayanan kesehatan. Tujuan utama rumah sakit adalah untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan [1]. Dalam hal ini Nahdlatul Ulama ingin memasukkan pandangan islam terhadap praktek kesehatan dalam rumah sakit. Desain interior dari rumah sakit ini mengusung konsep therapeutic environment yang diharapkan dapat menciptakan efek yang baik bagi tubuh dan pikiran dalam proses penyembuhan penyakit. Konsep ini bertujuan untuk menunjang visi misi dari rumah sakit untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan yang profesional dan islami. konsep therapeutic environment memiliki hubungan erat dengan psikologis manusia sebagaimana pengaruh sisi spiritual seseorang dalam proses penyembuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penentuan konsep desain yang akan dipilih ialah dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan melakukan pengamatan di lokasi objek terpilih yaitu Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang dan melakukan tanya jawab dengan beberapa orang yang memiliki kepentingan. Sedangkan metode kuantitatif dilaksanakan melalui kuisioner untuk mengukur tingkat harapan dan kepuasan pengguna terhadap objek desain. Pencapaian dari konsep therapeutic environment ini adalah ketika para pengguna merasa lebih nyaman dan tidak mengganggu bahkan menghambat proses pemulihan dan aktivitas lain yang dilakukan dalam rumah sakit. Selanjutnya pengguna akan memiliki tingkat kepercayaan terhadap pelayanan rumah sakit sehingga akan menggunakan jasanya dikemudian hari.
Desain Interior Badan Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Dengan Pemanfaatan Budaya Lokal Modern Desiree Eriyanti Suprapto; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.461 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21764

Abstract

Di jaman modern seperti saat ini terjadi fenomena persaingan antar individu di masyarakat agar tidak tertinggal dengan perkembangan arus globalisasi yang sangat pesat. Masyarakat dituntut untuk memiliki skill dan pengetahuan yang luas yang dapat didapat dari internet, buku dan majalah. Kebutuhan akan pendidikan menjadikan sebagai kebutuhan primer bagi masyarakat. Untuk memperoleh pendidikan formal tidak hanya dapat didapatkan di sekolah ataupun dari bimbingan belajar, tetapi dapat diperoleh di perpustakaan. Tetapi sayangnya kesadaran masyarakat kurang meminati pentingnya membaca buku sehingga dibutuhkan perubahan konsep desain pada perpustakaan untuk menarik minat masyarakat untuk datang dan membaca buku. Salah satu yang menjadi daya tarik pengunjung yaitu memberikan fasilitas yang lengkap, area baca semi outdoor dan lain lain. Dalam hal ini dengan penambahan area baca semi outdoor dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi perpustakaan agar pengunjung dapat santai mengerjakan tugas ataupun membaca buku. Terdapat beberapa faktor kenyamanan serta keamanan pada fasilitas pada perpustakaan yang dapat mempengaruhi sisi psikologis pada pengunjung untuk memberikan daya tarik bagi pembacanya. Pemilihan furnitur yang multifungsi dapat meminimalisirkan banyaknya jenis furnitur yang akan memberikan kesan sempit pada ruangan. Metode desain yang digunakan meliputi pengumpulan data yang dilaksanakan secara langsung maupun tidak secara langsung seperti pembagian kuisioner pada pengunjung perpustakaan. Studi pustaka yang diambil banyak didapat dari internet, dan majalah yang berhubungan dengan kontemporer serta mendalami budaya Jawa Timur untuk mendukung konsep perpustakaan yang akan di redesain. Hasil yang diharapkan dari desain interior ini adalah merancang desain interior perpustakaan sebagai sarana edukasi dan hiburan yang dapat meningkatkan minat baca dan kreatifitas masyarakat luas.
Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan Konsep Industrial Modern Nikita Bunga Pratiwi; Budiono Budiono; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.283 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21814

Abstract

Dalam menghadapi persaingan era global, perusahaan di Indonesia harus menyusun strategi yang tepat agar memiliki keunggulan daya saing. Salah satu usaha tersebut adalah melakukan pembangunan gedung perkantoran pada area Central Business District di kota-kota besar. PT. Insastama, merupakan sebuah perusahaan industri yang memproduksi mur dan baut, serta produk metal lainnya. Perusahaan tersebut ingin mengembangkan bisnis perusahaan dengan membuka kantor cabang produknya ke wilayah Jakarta. Karena PT. Insastama membuka kantor cabang di lokasi yang baru, maka dari itu diperlukan upaya dalam pengenalan branding perusahaan agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen. Selain branding melalui website dan sosial media lainnya, branding perusahaan juga dapat dilakukan dengan cara membuat desain interior yang menarik pada kantor. Selain memperhatikan segi kenyamanan untuk konsumen juga staff, juga terdapat penambahan fasilitas kantor yang dapat menunjang dan mempermudah pemenuhan kebutuhan konsumen. Perencanaan desain interior kantor PT. Insastama ini berdasarkan hasil analisis permasalahan, observasi, studi literatur, studi banding, wawancara dan pembagian kuisioner terhadap responden. Berdasarkan metodologi tersebut, hasil yang diperoleh adalah konsep desain interior kantor PT. Insastama dengan perpaduan langgam industrial dengan langgam modern, namun konsep tersebut tidak menghilangkan karakteristik dari PT. Insastama. Produk mur dan baut erat kaitannya dengan langgam Industrial, sedangkan langgam modern yang bersih, dan fokus pada fungsi cocok jika diterapkan pada gedung perkantoran. Dengan beberapa konsep diatas, kemudian disusun sebuah perencanaan yakni desain interior kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern. Konsep ini dibuat agar PT. Insastama semakin dikenal oleh masyarakat secara luas, sehingga produk-produk nya semakin dikenal dan sesuai dengan selera serta kebutuhan konsumen.
Desain Interior Galeri Rumah Batik dengan Konsep Jawa Timur Kontemporer Sebagai Sarana Workshop dan Edukasi Robbi Azis Irawan; Anggri Indraprasti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.724 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21826

Abstract

Bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan batik di Jawa Timur, Faiqah Ismail seorang pengrajin batik asal Pamekasan Madura, yang juga mempunyai perusahaan di bidang produksi batik bernama PT Fiesta Madura. Berinisiatif membangun sebuah rumah khusus batik di kota Surabaya yang dinamai dengan Rumah Batik Jawa Timur, dibuka untuk umum tahun 2004. Rumah Batik Jawa Timur menyediakan fasilitas berupa workshop room, sebagai sarana belajar untuk mempraktekkan cara membuat kain batik mulai dari proses menggambar motif diatas kain, hingga proses menjadi kain batik yang siap pakai. Kegiatan workshop tersebut diikuti oleh kalangan pelajar dari sekolah yang mengikuti secara berkelompok, maupun perseorangan, dari remaja maupun dewasa, selain tempat workshop, di Rumah Batik Jawa Timur juga terdapat mini galeri yang mempunyai koleksi batik langka dari 16 kabupaten di Jawa Timur, serta sebuah store yang menjual kain dan pakaian batik untuk pria dan wanita. Perancangan desain interior pada obyek tugas akhir ini menerapkan konsep yang mengusung ciri khas budaya Jawa Timur, diantaranya adalah pada penggunaan ukiran yang berasal dari peninggalan Majapahit, ukiran Madura, bentuk furniture yang berasal dari transformasi batik kawung, serta material batu bata yang terinspirasi dari material ciri khas candi yang ada di Jawa Timur. Penggunaan elemen - elemen interior tersebut digunakan untuk menghadirkan suasana kesan etnik khas Jawa Timur didalam keseluruhan ruangan, serta sebagai ikon identitas dari Rumah Batik Jawa Timur. Seiring perkembangan jaman yang serba mengikuti trend pada masyarakat perkotaan, salah satunya kota Surabaya, maka gaya interior kontemporer juga dipadukan dalam konsep perancangan ini. Penggabungan konsep kontemporer dengan langgam Jawa Timur digunakan dengan tujuan sebagai penarik minat masyarakat yang menuntut kebutuhan akan ruangan yang nyaman, serta mewakili gaya hidup masa kini yang cenderung menginginkan sesuatu yang unik dan menarik, baik bagi kalangan dewasa maupun anak muda. Dengan tujuan agar meningkatkan antusias ketika mengikuti kegiatan workshop di dalam Rumah Batik Jawa Timur dan segala hal yang berhubungan dengan batik, sebagai warisan budaya Indonesia yang mempunyai nilai seni tinggi.
Desain Interior Rumah Sakit Jiwa Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang Nurdini Elsa Indira; Mahendra Wardhana; Anggri Indraprasti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.194 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21877

Abstract

Kesehatan manusia merupakan kesehatan secara holistic baik jiwa maupun raga. Kesehatan mental merupakan unsur vital bagi produktifitas manusia. Di era globalisasi seperti ini tingkatan stres masyarakat meningkat, sehingga dibutuhkan fasilitas penunjang perawatan kesehatan jiwa. Rumah Sakit Jiwa merupakan satu satunya rujukan utama bagi perawatan jiwa masyarakat. Dewasa ini, pengembangan peran serta lingkungan fisik terhadap kesehatan mental pasien cukup pesat. Sehingga dapat menjadi literature dalam Perencanaan re-desain interior Rumah Sakit Jiwa Lawang Malang. Perencanaan re-desain interior RSJ berdasarkan observasi obyek desain, wawancara pihak petugas medis rumah sakit, maupun wawancara dari pihak keluarga pasien. Hasil yang diperoleh berupa konsep perancangan Rumah Sakit Jiwa dengan konsep terapeutik. Oleh karena itu, dapat disusun sebuah konsep dan meredesain desain interior Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang dengan konsep terapeutik yang mengedepankan kenyamanan pasien dari aspek sirkulasi dan desain ruangan terapi dari Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang.
Desain Interior Ruang Inap dan Fasilitas Penunjang Rumah Sakit Bersalin Buah Delima dengan Konsep Modern Natural dinda ayu puspitasari; Aria Weny Anggraeni,
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22232

Abstract

Salah satu upaya menurunkan tingkat kematian Ibu dan Bayi dengan meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan yang berkualitas. Dengan mengembangkan desain Arsitek dan desain Interior sebuah Rumah Sakit dapat memberi efek positif pada psikologi pasien dan pengguna rumah sakit lainnya. Rumah Sakit Bersalin Buah Delima salah satu rumah sakit bersalin yang ada di daerah Sidoarjo kota, sayangnya luas bangunan yang tidak memadai dan keadaan bangunan yang memerlukan peremajaan ulang pada gedung maupun Interior Rumah Sakit sehingga tidak dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada pasien dan pengunjugn rumah sakit. Perencanaan desain interior pada RSB Buah Delima ini berdasarkan hasil obsevasi objek desain, studi banding dengan Rumah Sakit Bersalin / Setara, hasil kuesioner, dan wawancara yang dilakukan pada pengguna RSB Buah Delima. Berdasarkan metodologi tersebut, hasil yang diperoleh berupa perencanaan Rumah Sakit Bersalin Buah Delima dengan Konsep Modern Natural sesuai dengan standar Rumah Sakit yang diberlakukan oleh Kemenkes. Karakteristik konsep modern mampu beradaptasi dengan standar-standar rumah sakit tipe C sehingga memudahkan menciptakan suatu desain yang sesuai dengan standar-standar rumah sakit yang berlaku. Penggunaan konsep Natural mampu menghadirkan suasana alam yang fresh dan menyegarkan dapat memberikan efek positif tidak hanya bagi pasien tetapi juga bagi tenaga medis, tenaga non-medis maupun pengunjung Rumah Sakit. Dengan beberapa pertimbangan diatas maka dipilihlah konsep desain Modern Natural diaplikasikan pada pengkomposisian warna-warna hijau,krem, bentuk geomatris yang mudah diaplikasikan pada rumah sakit, penggunaan material bernuansa kayu seperti HPL motif serat kayu dan didukung penggunaan vegetasi pada ruangan seperti lumut untuk menunjang konsep Natural serta pencahayaan yang tepat pada desain lay out yang tepat mampu menunjang kinerja petugas rumah sakit serta mampu memberikan efek positif bagi pemulihan pasien RSB Buah Delima. Kemudian disusun sebuah konsep perencanaan Desain Interior Rumah Sakit Bersalin Buah Delima dengan Konsep Modern Natural.
Penerapan Konsep Modern Natural dengan Sentuhan Etnik Tengger Pada Desain Interior Hotel Bromo Permai 1 Riski Puspita Nur Pratiwi; Prasetyo Wahyudie
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.739 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22262

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang penting dalam pembangunan negara. Dengan adanya pariwisata, maka akan menarik perkembangan sektor-sektor lain seperti perhutanan, perikanan, pertanian, dan berbagai sektor lainnya. Dengan dibukanya kawasan wisata Taman Nasional Gunung Bromo memberikan dampak yang positif pada daerah terutama sarana akomodasi. Hotel Bromo Permai 1 merupakan salah satu hotel yang berada di area Taman Nasional Bromo Tengger. Dilihat dari eksisting hotel, dan lokasi yang strategis diperlukan pengolahan konsep lebih lanjut sehingga Hotel Bromo Permai 1 memiliki ciri khas. Mengenai warna, pencahayaan dan suasana di hotel ini dapat dikembangkan untuk menambah kenyamanan serta nilai estetis dalam ruangan. Metode desain yang digunakan meliputi pengumpulan data yang dilakukan dengan cara survey, observasi dan studi pustaka. Hasil dari metode desain menyimpulkan bahwa konsep desain yang diinginkan mayoritas pengunjung Hotel Bromo Permai 1 selaras dengan tujuan utama desain interior di area wisata yaitu menerapkan konsep kebudayaan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung yang mayoritas adalah wisatawan yang berasal dari luar daerah, namun tidak melupakan tujuan utamanya sebagai tempat istirahat yang nyaman bagi pengunjung. Hasil yang didapatkan dari desain ini adalah perancangan desain interior Hotel Bromo Permai 1 berkonsep natural modern dengan sentuhan etnik tengger dengan perbandingan sebanyak 70% konsep natural modern dan 30% merupakan etnik tengger Langgam natural modern dan etnik tengger dapat disandingkan menjadi satu-kesatuan desain yang baik dengan memadukan unsur kedua langgam dalam interior. Langgam modern ditampilkan melalui pemilihan warna monokrom sedangkan etnik tengger ditunjukkan dengan adanya transformasi bentuk kebudayaan seperti legenda, tarian, dan pemandangan. Konsep natural modern tengger diterapkan pada 3 area yaitu lobi, restaurant, dan cottage dengan mengolah plafond, dinding, lantai dan elemen estetis, sehingga menciptakan nuansa hangat dan nyaman.
Eksplorasi Desain Kemasan Berbahan Bambu sebagai Produk Oleh-oleh Premium dengan Studi Kasus Produk Makanan UKM Purnama Jati Jember Maulana Rizky Hantoro; Bambang Mardiono Soewito
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.558 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.30041

Abstract

Fungsi bambu sebagai bahan emasan makanan cukup dikenal luas. Jepang dan Indonesia termasuk dua Negara penghasil bambu terbesar di Asia yang identik untuk kebutuhan. Mengingat Indonesia Negara peringkat ketiga penghasil bambu terbesar di dunia membuat berbagai pihak Bina Usaha memiliki sejumlah program untuk dimanfaatkan sebagai kerajinan, kemasan, furnitur dan lainnya untuk menambah nilai jual bahan baku bambu. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya desain kemasan menjadikan produk olahan Purnama Jati mengalami beberapa permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan ide perancangan desain kemasan baru dengan pemilihan material dan bentuk yang didapatkan dari hasil observasi yaitu bambu apus. Jenis-jenis makanan yang dipilih dibuat desain kemasannya adalah suwar-suwir, prol tape, bakpia tape, dodol tape, brownis tape, tape bakar, kerupuk tape singkong, bolu tape, tape goring coklat dan bluder tape. Sebanyak 20 desain untuk produk-produk diatas dengan masing-masing sebanyak dua alternative desain yaitu satu kemasan primer dan satu kemasan sekunder. Berdasarkan hasil riset diatas diperoleh bahwa tidak semua olahan makanan Purnama Jati bias dikemas dengan baik menggunakan material yang sama. Selain itu pembuatan kemasan baru menggunakan desain yang disesuaikan dengan karakteristik makanan membutuhkan waktu dan biaya produksi yang berbeda-beda. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui kelayakan dan standarisasi dalam penggunaan desain kemasan baru untuk oleh-oleh Purnama Jati. Selain itu penggunaan kemasan baru bias dijadikan sebagai alternative untuk souvenir atau perayaan tertentu.
Perancangan Film Pendek Bertema Wisata Dengan Pendekatan Storytelling Sebagai Media Promosi Wisata Pulau Bawean Dwi Prasetyo; Denny Indrayana Setyadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.776 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22886

Abstract

Bawean merupakan pulau yang berada di utara Pulau Jawa yang memiliki beragam pilihan objek wisata dengan keunggulan masing - masing yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara maupun lokal. Pulau Bawean dituntut untuk siap dalam berbagai aspek baik internal maupun eksternal salah satunya adalah promosi. Namun selama ini menurut dinas pariwisata sebagai penanggung jawab, upaya promosi yang dilakukan terhadap Pulau Bawean masih mengandalkan media konvensional dan tidak berjalan efektif. Hal ini mengakibatkan belum banyak yang mengetahui. Pulau Bawean membutuhkan media promosi yang dapat menggambarkan keindahan objek wisatanya secara nyata dalam hal ini adalah film. Sehingga diharapkan dapat berjalan efektif, dan dapat menarik wisatawan. Metode penelitian yang digunakan pada tahap pengumpulan data diantaranya melakukan penggalian data melalui observasi langsung, kuisoner dan wawancara dengan stakeholder. Selanjutnya adalah menganalisis beberapa video dan film yang bertema promosi sebagai studi eksisting. Tahap selanjutnya, yaitu pengolahan data dimana nantinya akan dikaji dan dianalisis sehingga menjadi beberapa solusi penyelesaian dari masalah dalam perancangan ini. Hasil akhir dari proses perancangan ini berupa film pendek bertema wisata dengan konsep Discover the Hidden Paradise yang menggambarkan Bawean sebagai pulau putri dapat memberikan image positif tentang keindahan pulau Bawean dan dalam pengembangannya dapat ditambahkan objek-objek wisata lain yang dapat dijadikan konten dalam sebuah film.