cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Penerapan Diagram Kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Covariance Matrix (MEWMC) pada Pengendalian Kualitas Proses Produksi Air di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Yani Trimardiani; Muhammad Sjahid Akbar; Wibawati Wibawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57058

Abstract

PDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Surabaya. Terdapat 3 karakteristik utama kualitas air, yaitu kekeruhan, zat organik dan sisa chlor dimana ketiga karakteristik tersebut saling berhubungan. Oleh karena itu, pengendalian proses produksi air dilakukan secara multivariat dengan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Covariance Matrix (MEWMC) untuk pengendalian variabilitas proses. Pada penelitian ini, didapatkan pembobot λ optimum untuk diagram kendali MEWMC yaitu λ = 0,1. Variabilitas proses produksi air selama musim kemarau telah terkendali secara statistik setelah dilakukan pengendalian ke-13, sedangkan variabilitas proses proses produksi air selama musim hujan telah terkendali secara statistik pada pengendalian pertama. Penyebab variabilitas proses produksi air yang tidak terkendali secara statistik karena faktor bahan baku, pengukuran, metode, mesin, dan lingkungan.
Analisis Curah Hujan Ekstrem pada Kasus Elevasi Tinggi Air Muka Bendungan Bilibili Sulawesi Selatan dengan Pendekatan Peaks Over Threshold Indri Febriani Hartono; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57807

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan provinsi di Indonesia yang dipengaruhi oleh iklim tropis basah dengan rata-rata curah hujan 289 mm per tahun dan terletak di dekat laut serta dialiri banyak sungai. Salah satu sungai di Sulawesi Selatan adalah Sungai Jeneberang. Di aliran Sungai Jeneberang terdapat bendungan yaitu Bendungan Bilibili. Beberapa tahun terakhir, bendungan mengalami permasalahan kenaikan tinggi air muka yang diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi di sekitar bendungan. Analisis curah hujan ekstrim menggunakan pendekatan peaks over threshold perlu dilakukan untuk mengetahui return level yaitu curah hujan tertinggi pada periode ulang tertentu. Data yang digunakan merupakan data curah hujan harian Stasiun Hujan Maritim Paotere dan Meteorologi Hasanuddin pada periode 2010 sampai 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun Hujan Maritim Paotere memiliki RMSE return level non-declustering lebih kecil daripada declustering. Sedangkan untuk Stasiun Hujan Meteorologi Hasanuddin, RMSE return level declustering lebih kecil daripada non-declustering. Hal ini menunjukkan bahwa kebaikan kinerja antara metode non-declustering dan declustering masih belum bisa bedakan secara jelas. Artinya metode declustering memiliki kinerja dengan baik, kalau data ektrem memiliki kasus dependensi yang kuat. Periode ulang untuk return level yaitu 2 tahun sampai 20 tahun dengan estimasi return level untuk kedua stasiun hujan melampaui 100 mm yaitu curah hujan tinggi.
Pemodelan Regresi Logistik dan Probit Biner pada Faktor yang Memengaruhi Ketercapaian Target Unmet Need di Provinsi Jawa Barat Ida Nur Indah Sari; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57952

Abstract

Unmet need KB adalah wanita kawin yang ingin menunda kehamilan, menjarangkan kehamilan dan tidak ingin mempunyai anak lagi namun tidak memakai alat/cara KB. Unmet need KB selalu memiliki target setiap tahunnya, namun berdasarkan fakta di lapangan target unmet need KB yang ditetapkan tidak pernah tercapai dan berakibat pada meningkatnya jumlah penduduk. Adanya permasalahan tidak tercapainya target unmet need tersebut maka diperlukan suatu analisis guna mengetahui faktor yang memengaruhi status ketercapaian target unmet need di Jawa Barat. Analisis yang memungkinkan digunakan untuk mengetahui faktor tercapai atau tidaknya target unmet need yaitu metode regresi logistik biner dan metode regresi probit biner. Variabel respon yang digunakan pada penelitian status ketercapaian target unmet need di Provinsi Jawa Barat yaitu tercapai atau tidaknya target unmet need Jawa Barat tahun 2019 sesuai dengan Renstra BKKBN 2015-2019 yaitu sebesar 10,15% serta menggunakan 5 varibael prediktor yang diduga berpengaruh terhadap status ketercapaian target unmet need. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan terdapat 3 variabel yang terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kedua pemodelan dengan kebaikan model sebesar 89%.
Klasterisasi Mutu Pendidikan SMA di Indonesia dan Analisis Pola Hubungan Antar Standar Nasional Pendidikan pada Masing-Masing Klaster Menggunakan SEM-PLS Arif Khoirul Anam; Agnes Tuti Rumiati; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58212

Abstract

Mutu pendidikan yang baik akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Pada penelitian ini akan dilakukan pengelompokan mutu pendidikan jenjang SMA di Indonesia menggunakan metode Fuzzy C-Means dan dilanjutkan dengan analisis pola hubungan antar standar nasional pendidikan menggunakan metode Strustural Equation Modelling – Partial Least Square. Hasil klaster terbaik membagi mutu pendidikan menjadi empat kelompok. Sebagian besar Sekolah Menengah Atas di Indonesia sudah tergolong cukup baik dan perbandingan status sekolah negeri dan swasta pada masing-masing klaster tidak begitu signifikan. Mutu pendidikan di Indonesia terbilang belum merata karena masih ada beberapa provinsi yang memiliki proporsi sekolah cukup banyak pada klaster terendah. Pada analisis SEM terdapat beberapa pola hubungan yang tidak signifikan pada masing-masing klaster. Adanya pola hubungan yang tidak signifikan bukan berarti tidak bagus, namun kemungkinan tanpa adanya pengaruh dari variabel lain, variabel tersebut sudah baik.
Penerapan Metode K-Means dan Fuzzy C-Means untuk Pengelompoan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Haniza Annuril Chusna; Agnes Tuti Rumiati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58349

Abstract

Standar Nasional Pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai pemerataan mutu pendidikan. Standar Nasional Pendidikan meliputi delapan capaian yaitu Standar Kompetensi Kelulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pendidik dan Tenaga Pendidik, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia berdasarkan SNP menggunakan metode K-Means dan Fuzzy C-Means. Sebelum dilakukan analisis klaster, dilakukan imputasi missing value menggunakan regresi. Berdasarkan hasil pengelompokan menggunakan K-Means dan Fuzzy C-Means, diperoleh metode terbaik adalah K-Means dengan jumlah klaster optimum sebanyak empat dengan nilai icdrate sebesar 0,4826. Kemudian dilakukan pengelompokan 514 kabupaten dan kota di Indonesia menggunakan metode K-Means dengan klaster optimum sebanyak 3. Dimana sebagian besar kota di Pulau Jawa berada pada klaster kategori sudah memenuhi SNP sementara klaster belum memenuhi SNP mayoritas berada di Pulau Kalimantan dan Pulau Papua.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kematian Ibu Hamil di 4 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Zero-Inflated Generalized Poisson (ZIGP) Syarifah Nisrina Hasna Salby; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58683

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2017 mencapai 91,92 per 100.000 kelahiran hidup dengan AKI tertinggi terdapat di Kabupaten Mojokerto. Komponen yang digunakan untuk memperhitungkan AKI adalah jumlah kematian ibu yang terdiri dari jumlah kematian ibu hamil, jumlah kematian ibu bersalin, dan jumlah kematian ibu nifas. Pada penelitian ini akan dilakukan pemodelan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kematian ibu hamil di 4 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2017 menggunakan Regresi Zero-Inflated Generaized Poisson. Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa variabel yang signifikan pada model Regresi Poisson State adalah persentase ibu hamil dengan komplikasi, sedangkan pada model Regresi Zero State, semua variabel berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Lamongan tahun 2017.
Analisis Hubungan Spasial Antara Keberadaan Pasar Modern (Minimarket, Supermarket, dan Hypermarket) dengan Toko Kelontong di Surabaya Menggunakan Model Marked Poisson Point Process Rifda Zukhrufi Almas; Sutikno Sutikno; Achmad Choiruddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.59133

Abstract

Perkembangan pasar modern yang cukup pesat di Surabaya perlu diiringi dengan upaya untuk melakukan pengendalian agar tidak mematikan pasar tradisional dan usaha kecil/toko kelontong. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara keberadaan pasar modern khususnya minimarket, supermarket, dan hypermarket terhadap keberadaan dan omzet toko kelontong di Surabaya dengan pendekatan Marked Poisson Point Process. Penelitian ini menggunakan data titik koordinat yang diperoleh dari Google Maps, yang termasuk ke jenis data Spatial Point Pattern. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa persebaran toko kelontong di Surabaya tidak merata. Secara visual, keberadaan pasar modern (minimarket, supermarket, dan hypermarket) mempengaruhi keberadaan toko kelontong. Data toko kelontong tidak dibangkitkan dari proses yang stasioner, sehingga pemodelan dilakukan dengan Inhomogeneous Poisson Point Process. Model menunjukkan bahwa jika densitas supermarket dan hypermarket tetap, tetapi densitas minimarket bertambah 1 minimarket/km2, maka akan menambah peluang keberadaan toko kelontong 1.5 kali. Pertambahan jumlah pasar modern baik minimarket, supermarket, dan hypermarket, tidak mematikan keberadaan toko kelontong disekitarnya.
Pengaruh Variasi Temperatur Uji ZEM-3 pada Properti Termoelektrik Lapisan Tipis Ti-doped ZnO Mujtahidatul Alawiyyah; Athorn Vora-Ud; Somporn Thaowankeaw; Tosawat Seetawan; Melania Suweni Muntini; Iim Fatimah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58755

Abstract

Lapisan tipis Ti-doped ZnO berhasil difabrikasi pada substrat kaca SiO2 dengan menggunakan metode DC Magnetron Sputtering. Proses sputtering dilakukan dalam waktu 30 menit dan dengan tegangan sebesar 339-349 Volt. Lapisan tipis yang terbentuk memiliki ketebalan 241.287 nm. Uji properti termoelektrik dilakukan pada temperatur 310 K, 373 K, 423 K, 473 K, 523 K, 573 K, dan 623 K. Hasilnya, nilai resistivitas listrik lapisan tipis menurun hingga 523 K, dengan nilai resistivitas terendahnya adalah 0.446 ρ (mΩ m). Nilai koefisien Seebeck yang dihasilkan adalah minus menandakan bahwa lapisan tipis merupakan semikonduktor tipe n. Nilai koefisien Seebeck selalu meningkat seiring dengan pertambahan temperatur. Semakin tinggi temperatur yang diberlakukan pada material semikonduktor, maka makin tinggi pula faktor dayanya. Faktor daya paling tinggi terjadi pada temperatur 573 K dengan 32 µWm-1K2.
Preparasi dan Karakterisasi Membran Serat Berongga NiO-YSZ/LSM-YSZ yang Disiapkan dengan Kombinasi Metode Ko-Ekstrusi dan Dip-Coating Safira Habiba Nuhaa; Hamzah Fansuri; Wahyu Prasetyo Utomo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.52853

Abstract

Membran serat berongga (asimetris) NiO-YSZ/LSM-YS berhasil dipreparasi menggunakan kombinasi metode ko-ekstrusi dan dip-coating dengan tiga langkah utama yaitu: pertama membuat membran pendukung NiO-YSZ sebagai lapisan dalam dengan komposisi NiO (60%) dan YSZ (40%) menggunakan metode ko-ekstrusi, selanjutnya melapiskan LSM-YSZ sebagai lapisan luar dengan komposisi LSM (30%) dan YSZ (70%) menggunakan metode dip-coating dan dilanjutkan proses sintering dengan kenaikan suhu bertahap hingga 1400 °C. Membran NiO-YSZ/LSM-YSZ yang telah berbentuk compact selanjutnya dikarakterisasi SEM untuk mengetahui morfologi struktur makro dari penampang melintang, permukaan lapisan luar dan lapisan dalam membran. Serbuk membran dikarakterisasi menggunakan XRD. Membran juga di uji kuat tekan dengan menggunakan metode Three-point Bending dan menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 219,43 MPa.
Analisis Biomarka Minyak Mentah Sumur Tua Blok Cepu, Formasi Wonocolo, Jawa Timur Miranti Widi Puspita Ayu; Perry Burhan; Yulfi Zetra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56936

Abstract

Analisis biomarka fraksi hidrokarbon alifatik dan aromatik pada sampel minyak mentah Blok Cepu, formasi Wonocolo, Jawa Timur dilakukan untuk mengetahui implikasi geokimia organik guna membantu upaya reaktivasi sumur tua didaerah tersebut. Analisis biomarka dilakukan melalui metode fraksinasi serta identifikasi struktur menggunakan instrumen Kromatografi Gas - Spektrometri Massa (KG-SM), sehingga dapat diketahui tingkat kematangan termal pada sampel minyak Blok Cepu. Didapatkan nilai CPI sebesar 1,68, LHCPI sebesar 0,88, rasio Ts/Tm sebesar 0,55 serta ditemukannya senyawa 17β(H),21α(H)-hopana, dan 17α(H),21β(H)-30-homohopana konfigurasi (22S) dengan kelimpahan tinggi menunjukan kematangan termal yang rendah dari sampel minyak mentah Blok Cepu yang dianalisis. Keberadaan senyawa 1,6-DMN dan kadalena dengan kelimpahan tinggi serta ditemukannya senyawa seterana dengan ikatan tak jenuh juga menunjukan kematangan termal yang rendah pada sampel minyak Blok Cepu.