cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Redesain Interior Fasilitas Pelayanan Administrasi Umum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Berkonsep Modern Natural dengan Penerapan Nilai-Nilai Kristiani Audrey Vanessa; Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56951

Abstract

Universitas Kristen Indonesia (UKI) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta Kristen dalam eksistensinya sebagai lembaga institusi pendidikan selalu menjaga kualitas dan pelayanan bagi mahasiswa, calon mahasiswa, para orangtua, hingga masyarakat umum. Salah satu alasan calon mahasiswa dalam memilih kampus yaitu faktor fisik bangunan serta fasilitas sarana dan prasarananya. Fenomena ini menjadi dasar bagi UKI untuk mendesain ulang interior pada sarana dan prasarana fasilitas pelayanan administasi umum, untuk menunjang aktifitas sivitas akademik. Desain interior pada pelayanan administrasi umum, meliputi tiga ruang terpilih, yaitu lobi utama, ruang seminar, serta information office. Konsep desain interior yang dapat menyelaraskan visi dan misi UKI, dengan menerapkan nilai-nilai kristiani dalam langgam modern natural. Konsep desain diperoleh berdasarkan metodologi desain yang meliputi tahapan pengumpulan data, observasi lapangan, wawancara, dan pembuatan desain. Nilai-nilai kristiani muncul dalam filosofi melayani dan menunjang kegiatan sivitas akademik UKI. Simbol-simbol kristiani yang digunakan adalah simbol salib dan burung merpati, juga menggunakan kutipan-kutipan rohani yang dapat memotivasi pembacanya. Nilai-nilai dan simbol-simbol kristiani diterapkan dalam desain yang dapat dinikmati oleh semua kalangan di sivitas akademik UKI, yang terdiri dari multikultural, agama dan suku. Konsep yang digunakan adalah transformasi bentuk. Transformasi bentuk diatas diterapkan pada elemen lantai, dinding, plafon, furnitur dan elemen estetis. Transformasi bentuk nilai dan simbol kristiani memberikan tampilan desain yang modern, dan dapat selaras dengan langgam natural. Sehingga tercapai suasana interior yang ramah, hangat, dan nyaman. Suasana tersebut diharapkan mampu memberikan rasa senang dan motivasi dalam belajar dan beraktifitas di lingkungan Kampus UKI.
Eksperimen Rotan Resin-Infusion untuk Pengembangan Furnitur Knock Down Nur Ameliyah Rizkiyah; Agus Windharto; Arie Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57173

Abstract

Indonesia memiliki bahan baku rotan yang melimpah, 85% bahan baku rotan dunia berasal dari Indonesia. Namun, industri rotan domestik hanya mampu menyerap 20-30% dari total bahan baku yang dihasilkan. Industri furnitur rotan mengalami tantangan terkait daya saing terutama mulai masuknya pasar global. Salah satu hambatan dalam meningkatkan nilai jual furnitur rotan adalah struktur furnitur rotan yang tidak sekuat kayu dan daya tahan yang pendek. Peluang peningkatan nilai jual furnitur rotan masih terhambat karena desain furnitur yang dihasilkan merupakan desain konvensional dari masa ke masa, berbasis spesifikasi pada buyer, menggunakan fixed construction, volume produk besar yang berakibat pada biaya transportasi menjadi mahal dan sulit menembus pasar global. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan material rotan dengan mechanical properties rotan yang lebih baik, terutama kekakuan material. Sehingga dilakukan eksperimen treatment material rotan batang dengan injeksi resin sebagai matrik penguat material. Hasil pengujian 3 point bending menunjukan bahwa rotan hasil treatment lebih kaku dan teguh daripada rotan normal, dengan peningkatan sebesar 5 kali nilai normal. Hasil eksperimen berupa rotan komposit yang kemudian di aplikasikan dalam furnitur dengan sistem konstruksi knock down dengan pendekatan desain kontemporer.
Pengembangan Desain Storage Drone sebagai Sarana Penunjang Pemetaan Lahan Pertanian Berbasis Drone DJI Mavic 2 Pro Samsul Hidayat; Bambang Tristiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57402

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar di sektor pertanian yang saat ini telah berhasil menduduki peringkat tiga penyumbang PDB Negara. Di sisi lain, lahan pertanian yang relatif luas menyebabkan sulitnya proses pemantauan secara keseluruhan sehingga pada praktiknya diperlukan sarana drone untuk membantu kegiatan pemantauan. Kondisi lahan pertanian yang sulit di jangkau, minimnya sarana yang ada, serta banyaknya peralatan yang harus dibawa ternyata seringkali menyulitkan proses pemetaan yang dilakukan. Hal tersebut menyebabkan adanya kebutuhan storage drone yang dapat menunjang aktifitas pemetaan yang mampu memudahkan mobilitas serta dapat meminmalisir jumlah barang bawaan. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi ke area pemetaan. Selain itu juga dilakukan deep interview ke sebuah perusahaan pemetaan untuk mengetahui lebih dalam aktifitas yang dilakukan serta peralatan-pralatan yang digunakan pada proses kegiatan pemetaan. Dalam proses pengembangan desain, dilakukan beberapa tahap yaitu tahap eksplorasi ide, studi dan analisis, serta proses pengembangan desain yang dilakukan menggunakan metode digital 3D modelling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebuah desain storage drone dengan konsep safety dan compact, yaitu storage drone yang tergabung dengan sarana pemetaan lain yang mampu menunjang keringkasan peralatan yang dibawa serta mampu menunjang keamanan, baik untuk peralatan maupun untuk pengguna pada saat melakukan aktifitas pemetaan.
Design Requirements and Objectives Furnitur Taman Cahaya Kota Surabaya Berdasarkan Preferensi Konsumen Muhammad Faris Almuhtadibillah; Bambang Tristiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57528

Abstract

Furnitur merupakan salah satu aspek penting lingkungan fisik taman kota yang menentukan aspek afektif dan perilaku pengguna, yang akan membentuk kesan, experience, dan menentukan bagaimana taman digunakan. Riset konsumen terhadap kebutuhan furnitur taman kota menjadi penting supaya desain sesuai kebutuhan, keinginan, dan kepuasan konsumen. Pemahaman pada permasalahan konsumen menjadi kunci keberhasilan pengembangan produk. Kegagalan mendefinisikan produk pada tahap awal proses desain merupakan penyebab terbesar kegagalan produk dan penundaan serius pada siklus pengembangan. Penelitian ini bertujuan mendefinisikan kebutuhan dan peluang desain furnitur taman kota berdasarkan preferensi konsumen dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode studi literatur, observasi terhadap aktivitas pengguna dan kondisi fasilitas taman, dan interview mengenai motif kunjungan, aktivitas, permasalahan pengguna, dan analisis tentang konfirmasi konsep. Informasi yang dihimpun dapat dijadikan acuan merumuskan Design Requirements and Objectives (DR&O).
Redesain Interior Showroom Toyota Auto2000 Samarinda Berkonsep Eco Design dengan Display Produk yang Interaktif Nindy Ramastika Lestari; Budiono Budiono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58076

Abstract

Indonesia merupakan salah satu pasar otomotif paling berpotensi di dunia. Ketertarikan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan tentunya menimbulkan persaingan yang ketat antara merek kendaraan yang telah beredar di pasaran. Keberadaan showroom bagi para produsen otomotif merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan untuk memamerkan produk dengan lebih informatif. Display akan sangat mempengaruhi minat pelanggan untuk membeli produk tersebut. Display produk yang interaktif menjadi salah satu daya tarik masyarakat terhadap kemajuan di bidang teknologi yang semakin canggih. Salah satu produsen otomotif, Toyota, terus melakukan inovasi dalam menghadirkan showroom yang optimal dan dapat memberi jawaban atas kebutuhan masyarakat. Samarinda merupakan kota perdagangan dimana kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan cukup tinggi sehingga keberadaan showroom pada kantor Toyota Auto2000 Samarinda sangat dibutuhkan guna menunjang angka penjualan kendaraan merek Toyota di Kalimantan Timur. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah didapatkan melalui observasi kondisi eksisting saat ini dan berbagai literatur studi terkait, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan guna meningkatkan kualitas dan citra brand Toyota seperti suasana interior serta fasilitas penunjangnya. Dan dari data tersebut diperoleh hasil konsep perancangan berupa konsep interior eco design yang menerapkan display yang interaktif pada produknya. Konsep eco design merupakan representasi dari perusahaan Toyota yang ramah lingkungan, sehingga penggunaan material alternatif dan tahan lama dapat meminimalisir pemanfaatan sumber daya. Untuk memperkuat kesan corporate identity, bentuk transformasi produk dan atribut perusahaan juga akan diterapkan guna memberikan pengalaman interior bagi pelanggan. Sedangkan display produk yang interaktif diharapkan mampu menyampaikan informasi lebih jelas mengenai detail produk yang dipamerkan melalui pemanfaatan teknologi. Dengan memberikan fasilitas interior yang menarik dan memiliki nilai guna, maka dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan serta menunjang kegiatan jual-beli.
Redesain Interior Oura Cafe Malang Berlanggam Natural Minimalis dengan Mengoptimalkan Ruang Usaha Hilmy Rasyad; Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57713

Abstract

Bisnis kuliner di kota Malang berkembang cukup besar, mulai dari warung kopi, angkringan, café, hingga restoran. Salah satunya adalah Oura café, cafe yang diperuntukan bagi kalangan muda hingga keluarga, dengan menu makanan ringan hingga makanan berat. Lokasi Oura café sangat strategis, berada di kawasan perumahan menengah keatas, kawasan pendidikan dan perkantoran. Disekitar Oura café juga banyak café dengan pangsa pasar yang sama. Hal ini mengakibatkan persaingan bisnis kuliner di kawasan tersebut cukup tinggi. Oura café memiliki lahan yang masih belum terpakai secara optimal. Salah satu usaha Oura café untuk memenangkan persaingan bisnis kuliner ini selain citarasa makanan juga mempertimbangkan suasan dan fasilitas yang disediakan café bagi pengunjungnya. Solusi desain untuk membangun suasana dan karakter Oura café, dengan meredesain interior eksisting yang ada dan mengoptimalkan ruang dan lahan pada eksisting. Berdasarkan permasalahan diatas, penelitian berdasarkan observasi, kuesioner, dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan data yang dapat dijadikan acuan untuk redesain Oura Café dalam menghadapi persaingan di bidang kuliner, Penambahan fasilitas pada Oura café, didasarkan pada observasi dan fenomena tren yang ada di Kota Malang. Fasilitas yang ditambahkan pada Oura café didesain dengan mengoptimalkan lahan yang ada dengan menyediakan fasilitas yang bersifat multifungsi yang banyak dibutuhkan oleh pengunjung sekitar Oura café, dengan menerapkan langgam natural minimalis. Fasilitas penunjang yang diterapkan antara lain co-working space yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul komunitas, baik untuk berdiskusi atau membuat event khusus. Penambahan ruang private untuk mengadakan kegiatan pesta yang sering diadakan oleh pengunjung café sehingga dapat mengurangi kebisingan kepada pengunjung lainnya. Penambahan outdoor café pada rooftop lantai dua, yang dapat difungsikan sebagai tempat kursus yoga yang juga sedang tren di kota Malang. Sebagai bangunan komersial public, maka desain pada Oura café mempertimbangkan estetika pada setiap sudut ruangnya, untuk memberikan pengalaman baru di café sekaligus sebagai pembeda dari café sejenis di sekitarnya.
Desain Flexible Floor Workstation Berkonsep Budaya Jawa Yoga Priyadi Elda; Ellya Zulaikha
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57768

Abstract

Beraktivitas dengan duduk di lantai adalah kebiasaan masyarakat atau budaya yang telah mengakar di Asia. Cerminan budaya duduk di lantai tersirat dari kosa kata bahasa Indonesia dan bahasa Jawa mengenai pose-pose duduk di lantai antara lain : simpuh, sila, ‘ngleseh’, ‘ndeprok’, ‘selonjor’, jongkok, ‘leyeh-leyeh’, terlentang, tengkurap, rangkak, sujud, sembah, sungkem, ‘ngesot’, ‘mlungker’. Pose duduk bawah dalam jangka waktu panjang akan rawan menimbulkan ketidak-nyamanan. bahkan dapat berdampak pada kesehatan. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengembangan desain untuk menunjang aktivitas duduk bawah dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan dan kesehatan. Melalui observasi perilaku pengunjung di lobby perpustakaan ITS lantai 1 selama tidak kurang dari 2 jam, pengamatan dilakukan dengan penekanan pada bagaimana alur pekerjaan target mulai dari datang, persiapan bekerja, ketika bekerja, dan setelah bekerja yang kemudian dianalisis dalam bentuk affinity diagram. Selain menganalisis perilaku pengguna saat bekerja di lantai, peneliti juga melakukan analisis terhadap produk penunjang aktivitas di lantai yang sudah ada terutama perbandingan fiturnya, sehingga dapat diketahui fitur apa yang belum banyak diakomodir pada desain yang sudah ada, sehingga perlu dikembangkan desainnya. Analisis-analisis tersebut menjadi dasar dalam penentuan konsep desain. Hasil analisis merekomendasikan konsep desain produk penunjang aktivitas bekerja di lantai yang fleksibel, mengakomodir budaya Jawa (yang menjadi latar belakang perilaku pengguna), serta praktis. Berdasarkan konsep desain tersebut, dilakukan pengembangan alternatif desain mulai dari sketsa hingga pembuatan model 3 dimensi dalam bentuk digital. Model digital 3 dimensi tersebut dianalisis kekuatannya. Pada saat bersamaan juga dilakukan pembuatan model berskala 1:5 dari bahan karton untuk menguji apakah mekanisme dan strukturnya bisa bekerja. Terdapat 4 model yang diuji, kemudian diseleksi dan diperoleh desain final yang dibuat purwa rupanya dalam skala 1:1. Langkah terakhir adalah pengujian pengguna (usability test) untuk mengetahui keberhasilan produk yang dirancang dalam menunjang aktivitas di lantai.
Perancangan Kampanye Diet Plastik Bagi Remaja dengan Mengangkat Isu Pencemaran Plastik di Laut Indonesia Raisha Amara Sucihadi; Sayatman Sayatman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58372

Abstract

Indonesia dinobatkan sebagai negara penyumbang limbah plastik terbesar kedua di dunia dan banyak diantara sampah tersebut yang terbuang ke laut. Tingginya pencemaran plastik mendorong munculnya tren diet plastik yang diminati oleh remaja. Namun, remaja usia 17 – 25 tahun justru adalah pengguna plastik terbanyak di Indonesia. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah kampanye diet plastik dengan mengangkat isu pencemaran plastik di laut Indonesia. Perancangan kampanye ini dilakukan dengan berbagai metode. Data-data mengenai objek dan subjek penelitian didapatkan melalui studi literatur dan studi eksisting. Selain itu, dilakukan pula pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data secara kualitatif berupa interview dengan Yayasan Cinta Laut Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, observasi perilaku pengguna, dan focus group discussion dengan remaja pengguna plastik sekali pakai. Sedangkan pengumpulan data secara kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Semua metode kemudian dianalisa untuk menemukan konsep utama yaitu “Untuk Laut”. Pesan utama akan disajikan dalam bentuk visual melalui media video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan media sosial sebagai media utama dan ambient media serta merchandise sebagai media pendukung. Diharapkan kampanye dapat menyadarkan remaja akhir untuk memulai pola hidup diet plastik yang konsisten.
Perancangan Destination Branding Kawasan Cagar Budaya Trowulan sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness Ahmad Syahid Abdulloh; Baroto Tavip Indrojarwo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57831

Abstract

Trowulan merupakan kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional serta Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) sebagai kawasan wisata budaya dan sejarah. (RIPP Nasional, 2010-2025). Sebagai sebuah kawasan yang fenomenal dalam sudut pandang sejarah perkembangan Indonesia, Trowulan menyimpan banyak kekayaan budaya yang dapat digali lebih dalam, baik kekayaan budaya yang berwujud atau tangible heritage maupun kekayaan budaya yang tidak berwujud/intangible heritage. Trowulan sebagai sebuah destinasi wisata budaya memerlukan sebuah strategi destination branding untuk mensinergikan dan meningkatkan awareness wisatawan lokal maupun mancanegara akan potensi-potensi yang ada secara jelas dan terarah. Berdasarkan fenomena tersebut, maka dibuatlah sebuah perancangan destination branding untuk dapat meningkatkan brand awareness dari pariwisata di Kawasan Cagar Budaya Trowulan ini. Metode penelitian diawali dengan studi eksisting yang meneliti implementasi branding di Kawasan Cagar Budaya Trowulan sebelumnya dan dilanjutkan dengan studi eksperimental desain untuk membuat konsep dan implementasi desain. Selain itu depth interview juga dilakukan bersama Praktisi Branding yang berfokus pada evaluasi konsep desain serta Perwakilan Disporabudpar Kabupaten Mojokerto yang berfokus pada pembahasan implementasi dan evaluasi luaran desain. Perancangan ini menghasilkan luaran berupa strategi destination branding yang meliputi visual identity yang terintegrasi, strategi pengembangan brand, serta aktivasi brand pada event dan media sosial. Visual identity menghasilkan rekomendasi sistem visual yang terintegrasi meliputi logo, tagline, key graphic, gaya copywriting, maskot, serta implementasi desain. Sedangkan strategi pengembangan brand menghasilkan rekomendasi alur program branding yang di implementasikan pada Candi Bajang Ratu sebagai sampel. Ada pula aktivasi brand pada event dan media sosial akan berfokus untuk mengangkat keunikan serta menyebarkan awareness Kawasan Cagar Budaya Trowulan melalui rangkaian event dan aktivasi program sosial media. Dampak dari terciptanya rekomendasi visual dan strategi branding ini telah berhasil di terima oleh stakeholder terkait yakni Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto sebagai rekomendasi pengembangan Kawasan Cagar Budaya Trowulan kedepan.
Eksperimen dan Eksplorasi Material Pelepah Pisang untuk Produk Lampu Meja dan Vas Bunga Firda Saufika; Bambang Tristiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57873

Abstract

Indonesia merupakan negara yang menghasilkan 50% produksi pisang di Asia. Pisang memiliki siklus hidup yang singkat. Pada masa panen, pelepah pisang akan membusuk dan menjadi sampah. Sejauh ini, pemanfaatan material pelepah pisang sebagian besar adalah sebagai produk kerajinan tangan. Berdasarkan observasi di lapangan bentuk produk yang dihasilkan hanya sebatas kubus, balok, atau tabung saja. Kurangnya eksplorasi kombinasi material lain dengan pelepah pisang mengakibatkan bentuk yang dihasilkan kurang bervariasi. Tujuan riset ini adalah eksperimen dan eksplorasi dengan memanfaatkan limbah pelepah pisang menjadi produk lampu meja dan vas bunga sebagai usaha untuk meningkatkan value dari material tersebut. Sebagai langkah awal dilakukan observasi pada salah satu UKM pelepah pisang di Gresik, Jawa Timur untuk mengetahui proses pengolahan, treatment, dan finishing pada pelepah pisang. Setelah itu dilakukan eksperimen seperti eksperimen struktur untuk menambah kekuatan material pelepah pisang, eksperimen pewarnaan untuk menambah nilai estetika, dan eksperimen motif pada material pelepah pisang. Hasil akhir dari eksperimen dan ekspolasi ini diharapkan dapat diterapkan pada implementasi desain produk lampu meja dan vas bunga dari material pelepah pisang sehingga dapat meningkatkan nilai jual pada produk serta meningkatkan pembelian terhadap produk kerajian tangan khususnya pelepah pisang dari Indonesia.