cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Perancangan Video Motion Graphic Pengenalan Jurusan Kampus untuk Calon Mahasiswa (Studi Kasus: Jurusan Teknik Kelautan dan Teknik Perkapalan) Nanda Achmad Bachrus Sholeh; Sayatman Sayatman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57892

Abstract

Sebanyak 87% mahasiswa Indonesia mengaku salah jurusan. Kurangnya riset mendalam sebelum mendaftarkan diri menjadi salah satu faktor utama. Media digital menjadi alat yang paling efektif untuk mencari informasi. Perancangan video motion graphic ini bertujuan untuk membantu calon mahasiswa memperoleh informasi dan memahami jurusan kampus yang diminati dengan studi kasus Teknik Kelautan dan Teknik Perkapalan. Metode yang digunakan yakni metode eksperimental awal untuk merancang alur video disertai dengan studi eksisting terdahulu, depth interview kepada mahasiswa 2 program studi berbeda yang mengalami kasus terkait dan studi literatur. Data yang didapatkan diolah menjadi konsep storyboard dan video. Hasil analisis diwujudkan dalam proses desain yakni membuat video final. Metode yang digunakan sekanjutnya adalah metode evaluatif dengan ahli motion graphic dan akademisi jurusan terkait. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah video motion graphic yang berisikan tentang informasi yang dibutuhkan calon mahasiswa seperti penjelasan jurusan, prospek pekerjaan, mata kuliah yang dipelajari, kompetensi yang harus dimiliki calon mahasiswa, serta universitas yang menyediakan jurusan tersebut yang nantinya dapat diakses oleh target segmen melalui platform YouTube.
Desain Interior Azana Saptanawa Gresik dengan Konsep Syariah Bergaya Classic Modern Ratri Bodromulatsih; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57910

Abstract

Azana Saptanawa Resort and Budget Hotel menjadi satu-satunya hotel di Kabupaten Gresik yang menerapkan dua tipe hotel, yaitu tipe resort dan tipe budget. Semakin berkembangnya perekonomian Kota Gresik juga mempengaruhi bisnis perhotelan, dimana pada tahun 2016 dan 2018 mulai muncul hotel dengan tipe budget dengan fasilitas yang lebih modern. Persaingan industri hotel baru menjadi masalah, maka dari itu perlu munculnya inovasi baru yang dapat menarik minat tamu untuk memilih Hotel Azana Saptanawa sebagai tempat singgah sementara. Gaya Classic modern merupakan gabungan dari gaya klasik yang umumnya berasal dari budaya Eropa, kemudian dipadukan dengan gaya modern yang minimalis. Pembaharuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan mengombinasikan gaya budaya Islam dari Azana Saptanawa dengan tema Classic Modern. Hasilnya adapun kombinasi ini menitikberatkan pada restrukturisasi pada ruang lobby dan ruang kamar tidur untuk memaksimalkan user experience, yang diharapkan akan dapat menjadikan kesan lebih mewah walaupun obyeknya adalah budget hotel.
Pengaplikasian Modern Creative Workspace serta Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan pada Interior PT. Adhi Persada Property Rayhan Calviandoro; Okta Putra Setio Ardianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58128

Abstract

Peran sebuah kantor dalam kemajuan suatu perusahaan sangatlah krusial. Saat ini, sudah mulai banyak perusahaan yang memikirkan bentuk arsitektural dan interior dari kantor mereka sendiri. PT Adhi Persada Properti adalah perusahaan pengembang properti yang telah lama bergerak pada sektor hunian, gedung komersial dan pengelolaan properti serta telah menghasilkan sejumlah gedung perkantoran, komersial, hunian yang berkualitas prima. Perancangan ini akan menekankan pada proses menambah estetika kantor dan menyelesaikan permasalah pencahayaan dan penghawaan di Kantor dengan pendekatan secara desain. Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam kantor ini, baik bagi karyawan, maupun pengguna kantor lainnya. Selain itu, karya Tugas Akhir ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai referensi dalam dunia interior Perkantoran di Indonesia.
Re-design Interior “Esa Genangku” Department Store dengan konsep Interior Kekinian yang Menunjang Gaya Hidup Zaman Sekarang sebagai Media Branding. Elvira Pramesvari; Budiono Budiono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58001

Abstract

Di era yang sudah serba modern, penting bagi sebuah toko fisik seperti ‘Esa Genangku’ Department Store untuk mempertahankan eksistensi toko agar tidak terkesan kuno dan tetap diminati oleh masyarakat zaman sekarang (millennial) dan agar tidak kalah bersaing dengan toko online maupun toko fisik lainnya. Selain karena lokasi toko yang strategis, Esa Genangku juga berpotensi menjadi toko fisik unggulan jika mengelola toko dengan memperhatikan gaya hidup generasi millennial yang sangat aktif dalam bersosial media. Visual desain interior toko yang menarik berkorelasi dengan kebutuhan eksistensi dalam ruang sosial media sebagai media branding dan promosi bagi Esa Genangku. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data seperti observasi, literatur, wawancara dan kuisioner, yang kemudian dianalisa menggunakan metode analisis, sintesis dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah membuat pembaharuan desain interior Esa Genangku Department Store agar lebih diminati oleh millennial yaitu dengan konsep interior ‘kekinian’ yang dapat diwujudkan dengan dengan konsep interior bertema art deco yang memiliki unsur ‘kekinian’ yang sedang diminati oleh para millennial, yang kemudian juga ditambahkan unsur instagrammable sebagai spot rekreasi untuk berfoto dengan harapan dapat mem-branding Esa Genangku di media sosial.
Perancangan Buku Edukasi Pengetahuan Dasar Komik Untuk Komikus Pemula Enif Bayu Dwi Bramantyo; Didit Prasetyo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58079

Abstract

Indonesia pernah mengalami masa emas dalam industri komik dan mengalami kemunduran setelah tahun 1980 mulai menjadi hilangnya awareness masyarakat tentang komik lokal menjadi permasalah yang serius untuk industri komik lokal. Tahun 2010 Industri komik lokal sedang mengalami peningkatan dari jumlah, namun untuk bisa bersaing dengan pasar yang lebih luas dibutuhkan lebih banyak komik dari komikus baru. Permasalahanya adalah mempelajari komik sangat sulit karena media yang mampu memenuhi kebutuhan pemula dalam mempelajari tentang bagaimana membuat komik sulit didapat. Komikus pemula di indonesia memiliki kecenderungan belajar secara otodidak lewat komik yang disukainya. Karena komikus pemula sulit mendapatkan literasi tentang membuat komik yang tepat untuk pemahaman ditingkatnya, terdapat beberapa literasi dari luar yang membahas semua tentang komik, namun buku seperti ini sangat sulit untuk diakses serta pembahasanya terlalu kompleks untuk pemula. Keadaan ini menyebabkan komikus pemula mendapatkan kesulitan besar hanya pada memahami bagaimana komik bekerja, maka dari itu dibutuhkan media edukasi yang cukup padat membahas komik namun menggunakan penyampaian yang lebih mudah terhadap orang yang baru memulai membuat komik.
Re-Desain Sea World Ancol dengan Konsep Edutainment untuk Meningkatkan Kepedulian Masyarakat Indonesia akan Lingkungan Hidup Laut Natasya Novalita; Anggra Ayu Rucitra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58000

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesar didunia. Dengan luas lautan sebesar 63% dari luas keseluruhan tidak heran jika Indonesia memiliki banyak titik dengan potensi bahari yang tersebar di sepanjang pesisir pulau. Sayangnya, potensi ini tertutupi oleh isu over exploitation dan sampah yang merusak ekosistem laut Indonesia. Dari latar belakang tersebut, masyarakat Indonesia harus mempunyai edukasi untuk mengapresiasi keanekaragaman ini dengan benar, khususnya keanekaragaman laut. Sea World Ancol memiliki beragam fasilitas edukasi, rekreasi, dan konservasi yang mempunyai peran penting dalam hal mengedukasi masyarakat Indonesia. Tetapi sangat disayangkan Sea World belum menjadi destinasi wisata yang banyak diminati. Hasil pengumpulan data yang dicapai melalui observasi, survey lapangan, dan kuisioner membuktikan bahwa diperlukan adanya pembaharuan desain pada Sea World Ancol terkait masalah sirkulasi, pencahayaan, dan konsep interior. Sea World Ancol perlu dibenahi baik dalam hal kenyamanan interior yang menjadi poin utama untuk menghidupkan kembali eksistensi Oceanarium tersebut. Setelah menganalisis masalah dan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti fungsi obyek dan tipe pengunjung, konsep baru yang akan diaplikasikan adalah edutainment. Konsep edutainment dengan menghadirkan visualisasi gabungan dari suasana laut dari identitas seaworld dan suasana masa kini dari konsep kontemporer yang akan membawa suasana eksibisi lebih mengedukasi, menyenangkan, dan menarik minat pengunjung untuk terlibat secara aktif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai maksimal dan lebih mudah menarik pengunjung terutama kaum muda.
Pengembangan Desain Kursi Adaptable pada Area Ruang Terbuka Coworking Space Syawalrizqi Iqbal Abdurrahim; Ellya Zulaikha
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58108

Abstract

Coworking space adalah area kerja yang dapat disewa untuk beragam aktivitas kerja baik secara individu maupun berkelompok seperti diskusi, seminar atau acara lainnya. Ragam aktivitas kerja tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga furnitur yang dibutuhkan pun berbeda. Oleh karena itu ada coworking space yang menyediakan beberapa area dengan furnitur yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya. Namun hal ini kerap mengakibatkan inefisiensi, terutama karena ragam furnitur yang tersedia tidak dapat digunakan secara fleksibel. Penelitian ini mengeksplorasi kemungkinan satu jenis furnitur untuk digunakan memenuhi ragam kebutuhan di coworking space tersebut. Metode penelitian diawali dengan pengambilan data primer berupa observasi ke coworking space untuk mengamati aktivitas pengguna pada konteksnya. Hasil dari pengamatan tersebut dianalisis dan dihasilkan konsep desain kursi adaptable yang dapat menyesuaikan kebutuhan kerja baik secara individu maupun berkelompok. Dapat digunakan untuk berbagai posisi baik saat bekerja secara individual maupun saat berdiskusi, bekerja berkelompok, mengikuti seminar atau even lainnya. Selanjutnya dilakukan pengembangan desain, hingga permodelan digital secara 3 Dimensi.
Desain Interior Museum Airlangga Kediri dengan Konsep Attractive Learning Berlanggam Modern Naturalis Nadia Safira Arisandy; Anggra Ayu Rucitra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58226

Abstract

Benda-benda peninggalan pada masa lampau menjadi bukti penting dan sumber pengetahuan akan sejarah berdirinya suatu bangsa, sehingga harus dijaga dan dirawat agar generasi-generasi selanjutnya dapat mempelajari serta turut melestarikannya. Benda peninggalan sejarah dapat dihimpun serta dirawat melalui museum untuk kemudian dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Terletak di area wisata Goa Selomangleng Kota Kediri, Museum Airlangga merupakan salah satu museum arkeologi dan etnografi yang menyimpan ratusan koleksi benda peninggalan sebelum kerajaan Kediri hingga Majapahit dan di kelola oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Kediri. Berdasarkan hasil penelitian penulis menggunakan metode observasi secara langsung dan pengumpulan data kuesioner, Museum Airlangga Kediri memiliki potensi besar mengingat lokasinya berada di kawasan wisata, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan minat pengunjung dengan cara mengoptimalkan fasilitas serta memberikan suasana baru pada desain ruangan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui konsep desain Attractive Learning untuk mengoptimalkan minat belajar sejarah dan menciptakan suasana belajar yang nyaman dengan langgam modern naturalis.
Re-Desain Hotel Taman Melati Jatinangor dengan Konsep Modern Natural Bernuansa Jawa Barat Lusia Putri Ramadhanti; Budiono Budiono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58174

Abstract

Multi use building merupakan salah satu upaya yang digunakan adhi persada property untuk meningkatkan penjualan unit. Lokasi yang strategis dapat menjadi peluang bangunan untuk menarik minat pengguna dan sarana pengenalan budaya jawa barat. Sehingga konsep interior yang digunakan adalah aplikasi budaya jawa barat yang dikemas secara modern natural untuk meningkatkan sisi komersial unit yang tersedia. Metode desain didapatkan melalui Survei Lapangan, Analisis dan Studi Pustaka secara daring maupun luring. Aplikasi Budaya Jawa Barat yang diangkat adalah batik, angklung dan musik. Sedangkan, Natural diaplikasikan dengan menggunakan material alami dan aksen pepohonan sebagai estetika.
Well-being Design dan Optimasi Akustik untuk Menunjang Kualitas Istirahat Pengguna Hotel Bekizaar Surabaya Rifqi Farirazzaq Zaid; Okta Putra Setio Ardhianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58194

Abstract

Usaha perhotelan berkembang dengan pesat seiring kemajuan sector pariwisata dan bisnis. Namun, kebutuhan dasar manusia tentang kualitas istirahat yang baik menjadi suatu hal yang penting dan begitupun harus diperhatikan oleh pengusaha hotel. Di kota Surabaya, industri hotel bersaing dengan ketat, karena Surabaya sudah menjadi salah satu kota dengan tujuan untuk bisnis yang tinggi salah satu Hotel di Surabaya yaitu Hotel bekizaar Surabaya bergerak dalam bidang hotel bisnis di Surabaya. Dengan ini tujuan penelitian ini adalah membuat alternative desain Hotel Bekizaar Surabaya dengan mengutamakan Kesehatan dan kesejahteraan pengguna serta menyelesaikan permasalahan akustik yang ada juga demi mempertahankan atau meningkatkan tingkat okupansi yang telah di capai perusahaan sebesar 90%. Metode dari penelitian yang diterapkan pertama proses pengumpulan data, lalu analisis data setalah itu dilanjutkan dengan tahap desain hingga mengahasilkan hasil akhir alternative desain hotel. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan well-being design untuk kesejahteraan dan Kesehatan pengguna ruangan dan penerapan optimasi akustik, berdasarkan hasil wawancara dan penyelesaian masalah di dalam hotel yang di sampul dengan style modern luxury mengikuti visi misi Hotel Bekizaar Surabaya. Dan pada akhirnya menghasilkan alternatif desain 3 dimensi dari ruang terpilih area lobby, restoran serta kamar tidur dan koridor. Yang nantinya, penerapan konsep ini diharapkan dapat mempertahankan kualitas hotel yang sudah baik ataupun meningkatkan kualitas hotel yang sejalan dengan Kesehatan dan kesejahteraan dari pengguna atau pengunjung hotel.