cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Bakteri Tanah Sampah Pendegradasi Plastik dalam Kolom Winogradsky Dewi Nur Ainiyah; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.509 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6904

Abstract

Penggunaan plastik berupa kantong kresek hasil daur ulang dengan berbagai warna sangat diminati oleh masyarakat. Sifat plastik yang tidak mudah terdegradasi di alam mengakibatkan masalah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri tanah sampah yang mampu mendegradasi plastik secara biokimia. Parameter biodegradasi plastik yang diukur adalah prosentase kehilangan berat kering, pengukuran densitas sel biofilm, densitas sel kolom air dan pH tiap bulan selama 4 bulan masa inkubasi. Dari penelitian didapatkan persentase kehilangan berat kerig plastk hitam lebih tinggi daripada plastik putih bening. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa isolat bakteri tanah sampah pendegradasi plastik yaitu Gram positif basil (PPs 2, PPs 7, PPs 9, dan PPs 11) dan Gram negatif basil (PPs 1, PPs 4, PPs 5, PPs 6, PPs 8, PPs 10, PPs 12 dan PPs 13 )dan hanya PPs 3 termasuk Gram negatif kokus.
Identifikasi Mikoriza dari Lahan Desa Cabbiya, Pulau Poteran, Sumenep Madura Rizky Ratna Sari; Dini Ermavitalini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.757 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6907

Abstract

Mikoriza merupakan asosiasi simbiotik antara akar tanaman dengan cendawan. Mikoriza mampu meningkatkan penyerapan unsur hara tanaman, memperpanjang fungsi perakaran, lebih tahan terhadap kondisi kering dan serangan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mikoriza dari lahan Desa Cabbiya, Pulau Poteran, Sumenep Madura menggunakan metode teknik penyaringan basah. Identifikasi dilakukan hingga tingkat genus berdasar karakter morfologi meliputi bentuk, warna, serta ornamen menggunakan buku panduan “Working with Mycorrhizas in Forestry and Agriculture” serta dipertegas dengan website INVAM. Hasil identifikasi dianalisa menggunakan metode deskriptif. Dari hasil identifikasi ditemukan empat genus mikoriza, yaitu Glomus, Gigaspora, Acaulospora, dan Scutellospora.
Potensi Chlorella sp. sebagai Bioakumulator Logam Berat Kadmium Ryan Widi Anggar Kusuma; Enny Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.016 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6908

Abstract

Kadmium adalah logam beracun yang bersifat toksik dan dapat membahayakan makhluk hidup serta ekosistem perairan. Chlorella sp. memiliki kapasitas tinggi untuk mengikat logam berat seperti kadmium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup Chlorella sp., daya resistensi di media terpapar logam Cd, serta kemampuan bioakumulasi terhadap logam Cd. Tahap pertama pemeliharan kultur Chlorella sp. dengan subkultur setiap 48 jam. Penentuan kurva pertumbuhan Chlorella sp. dengan mengukur densitas (OD) menggunakan spektrofotometer setiap 2 jam selama 24 jam. Selanjutnya Uji resistensi logam Cd dilakukan dengan kisaran konsentrasi CdCl2 0 mg/L-50 mg/L selama 24, 48, dan 72 jam. Uji bioakumulasi logam Cd oleh Chlorella sp. berdasarkan hasil uji resistensi (range finding test) yaitu 0, 5, 10, dan 15 mg/L Cd selama 24, 48, dan 72 jam. Data dianalisis secara deksritip kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Chlorella sp. resisten terhadap logam berat Cd hingga konsentrasi 15 mg/L.
Potensi Isolat Bakteri Edwardsiella dan Corynebacterium dari Pulau Poteran Sumenep sebagai Pelarut Fosfat Hefdiyah Hefdiyah; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.392 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6910

Abstract

Salah satu potensi Pulau Poteran Sumenep adalah bidang pertanian. Beberapa desa di Kecamatan Talango tanaman holtikultura ditanam di lahan kering dan kurang subur. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya P-tersedia padahal dilaporkan P total tanah Madura adalah sedang hingga tinggi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) tanah di Desa Talango dan Poteran agar diketahui keanekaragaman dan efisiensi pelarut fosfat bakteri tersebut. Isolasi bakteri dilakukan dengan metode pengenceran bertingkat dan metode sebar pada medium NA. Isolat murni diamati secara deskriptif makroskopis (bentuk, tepi, elevasi, dan warna koloni), mikroskopis (morfologi sel dan pewarnaan) dan karakter biokimia berdasarkan panduan Bergey’s Manual of Determinative serta diukur efisiensi pelarut fosfat dengan medium Pikovskaya. Berdasarkan hasil isolasi dan karakterisasi didapatkan 2 isolat berbeda yang kecenderungan masuk ke dalam dua genus Edwardsiella dan Corynebacterium. Efisiensi pelarut fosfat kedua isolat bakteri tersebut berturut-turut sebesar 43.86 dan 45.63 sehingga diasumsikan bakteri-bakteri tersebut berpotensi sebagai biofertilizer.
Bakteri Tanah Pendegradasi Bahan Organik Desa Talango, Pulau Poteran, Sumenep Muhammad Andry Prio Utomo; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.057 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6913

Abstract

Pulau Poteran merupakan salah satu pulau terbesar yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep dengan sektor prioritas pengembangan sumber daya perkebunan. Hasil penelitian sebelumnya menunjukan kandungan bahan organik tanah pulau Poteran sangat rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi eksoenzim yang dihasilkan bakteri tanah desa Talango, pulau Poteran, dalam mendegradasi bahan organik, dan mengetahui genus bakteri tersebut. Potensi eksoenzim dihitung dengan indeks amilolitik pada medium starch agar, indeks proteolitik pada medium Bushnell-Haas Casein 1%, indeks selulolitik pada CMC agar, dan indeks lipolitik pada Tween 80-pepton agar. Karakterisasi bakteri dilakukan menggunakan kunci dikotomi berdasarkan buku Bergey’s Manual Determinative of Bacteriology hingga tingkat genus. Penelitian ini mendapatkan empat isolat bakteri tanah desa Talango yang berpotensi proteolitik dan selulolitik, dua isolat diantaranya berpotensi amilolitik, dan dua isolat berpotensi lipolitik. Setelah dilakukan karakterisasi dan identifikasi kelima isolat bakteri tersebut cenderung terbagi ke dalam dua genus yaitu Corynebaterium, dan Aeromonas.
BIOGROUTING: Produksi Urease dari Bakteri Laut (Oceanobacillus sp.) Pengendap Karbonat Sidratu Ainiyah; Endry Nugroho Prasetyo; Puspita Lisdiyanti; Maharani Pertiwi Koentjoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.397 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7004

Abstract

Biogrouting adalah teknologi yang mensimulasikan proses diagenesis yaitu transformasi butiran pasir menjadi batuan pasir (calcarinite/sandstone). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimasi produk urease dengan melakukan uji aktifitas, mengisolasi, mempurifikasi dan mengkarakterisasi urease serta mengaplikasikannya sebagai material grout. Uji aktifitas dan optimasi dilakukan dengan menumbuhkan isolat Oceanobacillus sp. pada 2 variasi medium (B4 urea dan B4 urin), 5 variasi pH (4-8) dan 2 variasi suhu (25°C dan 29°C). Hasil uji aktifitas dan optimasi selanjutnya dipurifikasi menggunakan ammonium sulfat (Uji Bradford) dan dicari titik isoelektriknya. Kemudian hasil protein presipitat dikarakterisasi menggunakan SDS-PAGE. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa aktifitas urease paling tinggi adalah 70.21 unit/ml. Urease optimal dihasilkan pada isolat yang ditumbuhkan pada B4 urea pada pH 7 temperatur 25°C. Berat molekul urease yang dikarakterisasi menggunakan SDS-PAGE adalah 440 kDa, sedangkan titik isoelektriknya pada pH 6. Urease dapat dijadikan material grout karena memiliki kemampuan untuk melakukan sementasi pada aplikasi sederhana biogrouting.
Kajian Komposisi Fitoplankton Dan Hubungannya Dengan Lokasi Budidaya Kerang Mutiara (Pinctada Maxima) Di Perairan Sekotong, Nusa Tenggara Barat Fathurrahman Fathurrahman; Aunurohim Aunurohim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.84 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7022

Abstract

Salah satu potensi perairan Indonesia adalah usaha budidaya tiram mutiara khususnya di wilayah perairan NTB. Jenis tiram mutiara yang umum dibudidayakan dari spesies Pinctada maxima. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya tiram mutiara salah satunya adalah pemilihan lokasi yang tepat. Lokasi yang baik harus memiliki kesuburan perairan yang baik dan didukung parameter fisik yang sesuai baku mutu untuk biota laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi fitoplankton (parameter biologi) dan melihat hubungannya dengan kualitas perairan di Sekotong, NTB serta mengkaitkannya dengan kondisi perairan Sekotong, NTB apakah baik dijadikan sebagai lokasi budidaya tiram mutiara dengan melihat tingkat produktifitas hasil panen kerang mutiara dari budidaya yang dilakukan di perairan Sekotong. Hasil penelitian menunjukkan perairan Sekotong, NTB memenuhi syarat sebagai lokasi yang baik untuk budidaya tiram mutiara dilihat dari parameter fisik-kimia perairan dan kesuburan perairan. Semua faktor acuan yang digunakan berada pada kisaran baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tiram mutiara.
Efektifitas Modifikasi Habitat Lahan Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Menggunakan Insectary Plant Helianthus annuus Terhadap Tingkat Kerusakan Daun Tembakau Bambang Sutego; Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.237 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.7023

Abstract

Serangga herbivora banyak ditemukan di berbagai habitat, termasuk di ekosistem lahan tembakau. Serangga herbivora sebagai hama dapat menimbulkan kerugian bagi petani tembakau, bahkan disetiap tahunnya mencapai 10-40%, sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas dan mutu tembakau. Modifikasi habitat yang dilakukan pada lahan tembakau yaitu dengan menggunakan insectary plant Helianthus annuus membentuk perimeter mengelilingi tanaman tembakau Nicotiana tabacum L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas modifikasi habitat lahan tembakau Nicotiana tabacum L. Menggunakan insectary plant Helianthus annuus terhadap tingkat kerusakan daun tembakau. Penelitian ini dilakukan di lahan tembakau Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur dan analisa sampel di laboratorium Zoologi Biologi FMIPA ITS. Alat-alat yang digunakan adalah Sweep Net, Yellow Pan Trap, kuas, pinset, botol sampel mikroskop dan lampu pemanas. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serangga herbivor, chloroform, kapas dan alkohol 70%. Dari data pengambilan sampel kerusakan daun pada lahan penelitian, didapatkan rata-rata total dari ketiga data kerusakan daun, yakni daun tembakau pada lahan modifikasi, daun tembakau pada lahan kontrol dan daun Helianthus annuus secara berturut-turut adalah 28.660%, 50.831% dan 84.123%. Dari ketiga data kerusakan daun pada penelitian didapat kerusakan daun tembakau kontrol lebih tinggi 22.171% dari tembakau pada lahan modofikasi habitat. Hal ini menunjukkan bahwa modifikasi habitat lahan tembakau menggunakan insectary plant Helianthus annuus efektif menurunkan tingkat kerusakan daun pada tembakau.
Potensi Azotobacter spp. sebagai Pendegradasi Karbohidrat Waritsatul Firdausi; Enny Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5326.857 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8671

Abstract

Azotobacter spp. merupakan salah satu  genus bakteri nonsimbiotik yang berperan penting dalam bidang agrikultur terkait kemampuannya memfiksasi nitrogen.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi beberapa isolat Azotobacter dari lahan Eco Urban Farming ITS dalam mendegradasi karbohidrat (amilum dan selulosa). Kemampuan isolat dalam mendegradasi karbohidrat ditentukan dengan pengukuran Indeks Biodegradasi (IB). Isolat yang digunakan yaitu A1a, A1b, A2, A3, A5, A6, A7, A8, A9, dan A10. Semua isolat mampu mendegradasi amilum dan selulosa kecuali A8. Indeks Biodegradasi (IB) tertinggi terdapat pada isolat A5 yaitu 5,50 untuk amilum dan 3,50 untuk selulosa
Nilai Guna Spesies Tanaman Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Tengger Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo – Jawa Timur Erwin Kurniawan; Nurul Jadid
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1828.493 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i1.8582

Abstract

Pemanfaatan organ tumbuhan secara tradisional sebagai obat tradisional oleh masyarakat Tengger di Desa Ngadisari sudah berlangsung sejak lama. Hanya saja, saat ini pengetahuan tersebut belum terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat  tradisional oleh masyrakat tengger di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara secara semi-structured  dan structured dengan responden, serta metode dokumentasi dan herbarium kering. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Spesies Use Value (SUV). Hasil penelitian teridentifikasi 30 spesies yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati 7 kategori penyakit. Spesies tanaman yang memiliki SUV paling tinggi yaitu Foeniculum vulgare Mill (1.01)

Page 93 of 228 | Total Record : 2279