cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan yang Terdampak Air Bahang PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo Jawa Timur Boing Indraswari; Aunurohim Aunurohim; Farid Kamal Muzaki
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.996 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13424

Abstract

PLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap menggunakan air sebagai pendingin kondensor kemudian dikembalikan lagi ke perairan sekitar sebagai air bahang, sehingga akan memberikan input panas bagi perairan. Meningkatnya suhu perairan akibat air bahang ini, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem laut, salah satu yang akan terpengaruh adalah fitoplankton yakni berupa struktur komunitas yang meliputi keanekaragaman, kelimpahan jenis, maupun keseragaman jenis fitoplankton disuatu perairan. Dari deskripsi tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai struktur komunitas fitoplankton di perairan yang terdampak air bahang PLTU Paiton yang dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015 dengan 6 kali pengambilan sampel di lima titik sekitar PLTU Paiton (Mercusuar, Intake, Outlet, Banyuglugur, dan Tengah). Data struktur komunitas yang diambil berupa kelimpahan, keanekaragaman, dan keseragaman fitoplankton yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji menggunakan analisis regresi linier serta analisis ordinasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa berdasarkan uji regresi linier dan ordinasi RDA, struktur komunitas fitoplankton di perairan sekitar PLTU Paiton tidak dipengaruhi air bahang secara signifikan. Secara deskriptif kuantitatif struktur komunitas fitoplankton ini digambarkan dengan hasil keanekaragaman yang tergolong sedang (2.3026<H’<6.9078) dengan nilai kelimpahan berkisar antara 7819 ind/m3 hingga 16255 ind/m3. Serta nilai keseragaman jenis labil (0.5< E ≤0.75) ditandai dengan adanya dominansi genus Oscillatoria sp. di setiap titik.
Pengaruh Ekstrak Kulit Jeruk Pamelo terhadap Infeksi Jamur Fusarium oxysporum pada Tanaman Tomat Nur Istikomah; Nur Hidayatul Alami; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.035 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13460

Abstract

Jeruk Pamelo (Citrus grandis) memiliki kandungan senyawa kimia aktif berupa limonen 90% yang tertinggi dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya. Limonen merupakan senyawa terpenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai fungisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jeruk Pamelo terhadap pertumbuhan tomat yang terinfeksi Fusarium oxysporum. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan tingkat infeksi pada akar tomat. Ekstrak diambil dengan metode maserasi dan diaplikasikan pada tanaman umur 43 hst hingga 49 hst dengan konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7% dan 9%. Infeksi patogen F. oxysporum pada tomat dilakukan saat umur 40 hst selama 48 jam diinkubasi dalam greenhouse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jeruk Pamelo tidak berbeda nyata secara signifikan terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman tomat, namun pada pengamatan infeksi akar menunjukkan bahwa pemberian ekstrak konsentrasi 1% mampu menghambat infeksi jamur F. oxysporum yang sebanding dengan fungisida kimia sintesis Antracol 0,3 %.
Analisa Kerusakan Jaringan Akar Lamun Thalassia hemprichii yang Terpapar Logam Berat Kadmium (Cd) Wahyu Noviarini; Dini Ermavitalini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.3 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13545

Abstract

Salah satu logam berat berbahaya yang berpotensi mencemari laut adalah kadmium. Logam berat kadmium merupakan unsur logam yang berbahaya di permukaan bumi. Thalassia hemprichi merupakan lamun yang dapat tumbuh dengan tingkat toleransi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh logam berat kadmium (Cd) terhadap kerusakan jaringan akar T. hemprichii. Penelitian ini dilakukan secara in-vitro selama 30 hari dengan 4 perlakuan perbedaan konsentrasi Cd yaitu 0 ppm, 0,01 ppm, 0,05 ppm dan 0,1 ppm. Metode yang digunakan untuk pengamatan jaringan akar yaitu metode parafin menggunakan hand-microtomy. Hasil dari penelitian ini yaitu T. hemprichii yang dikulturkan secara in-vitro dengan paparan kadmium sebesar 0,1 ppm dapat menyebabkan kerusakan sel akar berupa degradasi pada jaringan pengangkut.
Efektivitas Penggunaan Bioetanol Dari Limbah Pulp Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Lama Pembakaran Kompor Bioetanol Lisma Shofarina Purwati; Sri Nurhatika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.645 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15389

Abstract

Biomassa tanaman yang mengandung pati dan gula berpotensi sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Pulp kakao (Theobroma cacao L.)  memiliki kadar glukosa sekitar 8-13% dan sukrosa sebesar 0,4-1,0%. Pulp kakao merupakan limbah pertanian yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bioetanol yang efektif dari pulp kakao (Theobroma cacao L.) terhadap lama pembakaran kompor bioetanol.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diamati yaitu lama waktu nyala kompor bioetanol, volume etanol, dan kadar etanol. Data yang diperoleh akan dianalisa kadar etanol yang dihasilkan, kadar gula reduksi serta uji lama pembakaran dan titik didih pada kompor bioetanol generasi ke-4. Hasil dari penelitian ini yaitu etanol dengan kadar 80% paling efektif digunkan sebagai bahan bakar karena memiliki lama pembakaran yang terbaik dengan waktu rata-rata lama pembakaran sebesar 3 menit 3,5 detik dan membutuhkan waktu 1 menit 9 detik. Proses fermentasi menghasilkan kadar gula reduksi sebesar 10% dan proses destilasi 10 liter limbah pulp kakao menghasilkan 100 ml etanol 83% dan 200 ml etanol 30%.
Analisis Pengendalian Kualitas Statistika pada Proses Produksi Pipa Electric Resistance Welded (ERW) di PT. X Adhi Mei Susanto; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.009 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20004

Abstract

Pengendalian kualitas dalam industri manufaktur sangat diperlukan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan mampu bersaing. PT. X yang memproduksi berbagai jenis pipa baja, salah satunya adalah pipa Electric Resistance Welded (ERW). Namun dalam prosesnya, bagian Quality Control belum menerapkan peta kendali statistika untuk pemecahan masalah melalui Statistical Process Control (SPC). Pengendalian kualitas yang dilakukan melibatkan tiga karakteristik kualitas pipa ERW yaitu diameter, panjang, dan berat pipa ERW. Pengendalian terhadap mean proses menggunakan Peta Kendali T2Hotelling, sedangkan untuk pengendalian variabilitasnya menggunakan Peta Kendali Generalized Variance. Penelitian ini membagi data menjadi dua tahap. Berdasarkan proses produksi pipa ERW dengan menggunakan peta kendali peta kendali T2Hotelling dan peta kendali Generalized Variance terdapat pengamatan yang out of control. Faktor Penyebabnya utama proses tidak terkendali antara lain faktor utama yaitu manusia karena kesalahan dalam pengukuran. Hasil indeks kapabilitas proses pipa ERW menunjukkan kapabilitas proses dari karakteristik kualitas produksi pipa ERW secara multivariat sudah kapabel dan variasi proses lebih kecil toleransi dari batas spesifikasi yang ditentukan. Nilai indeks kapabilitas Cpm tahap II lebih kecil daripada indeks kapabilitas tahap I
Potensi Fermentasi Etanol Isolat Yeast Tanah yang Diisolasi dari Kabupaten Jember, Jawa Timur Indira Rizqita Ivanesthi; Sri Nurhatika; Anton Muhibuddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.264 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20520

Abstract

Salah satu kelompok mikroorganisme tanah adalah yeast, yang dikenal memiliki rentang ekologi cukup luas dan mampu hidup pada daerah ekstrim. Berdasarkan sifat metabolismenya yeast dapat dibedakan atas dua kelompok yaitu bersifat fermentatif dan oksidatif. Jenis fermentatif dapat melakukan fermentasi yaitu memecah gula menjadi etanol, asam laktat dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji potensi isolat yeast tanah yang diisolasi dari tanah di Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam fermentasi etanol dan mengetahui konsentrasi gula serta waktu yang terbaik untuk fermentasi etanol untuk masing-masing isolat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah perhitungan tingkat produksi etanol yang dihasilkan dengan menggunakan kadar glukosa 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Candida sp. 1 dan Candida sp. 3 memiliki potensi untuk menghasilkan etanol. Kadar etanol tertinggi yang dihasilkan oleh Candida sp. 1 adalah 56% sedangkan pada Candida sp. 3 adalah 70%. Waktu yang optimum untuk proses fermentasi etanol yeast Candida sp. 1 dan Candida sp. 3 adalah 24 jam.
Pengaruh Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) Terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Spodoptera litura Bintang Wahyu Syah; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.653 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20528

Abstract

Belimbing wuluh merupakan tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder, seperti tanin, saponin, flavonoid dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap mortalitas dan perkembangan larva Spodoptera litura. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode maserasi. Parameter yang diamati adalah mortalitas, kandungan antifeedant, serta perkembangan pembentukan pupa. Konsentrasi ekstrak yang digunakan 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%,70%, 80%, dan 90%. Larva uji yang digunakan sebanyak 20 ekor. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi ekstrak daunbelimbing wuluh yang efektif untuk membunuh larva S. liturayaitu antara 80-90% dimana hasil analisis probit nilai LC50 terdapat pada konsentrasi 84% (LC50 – 84,2%).
Analisis Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Varietas Grobogan Pada Perlakuan Cekaman Genangan Eka Afiyanti Rohmah; Triono Bagus Saputro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.241 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20529

Abstract

Tanaman Kedelai (Glycine max. L) adalah tanaman pangan yang penting terkait kandungan nutrisinya, terutama kandungan protein yang tinggi. Kebutuhan yang meningkat tidak diimbangi dengan peningkatan produksinya. Salah satunya karena pengaruh faktor cekaman genangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh cekaman genangan terhadap pertumbuhan tanaman kedelai dan profil protein pada kondisi stres genangan. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktorial pada taraf kepercayaan 95% untuk analisis kuantitatif, berupa pengamatan pertumbuhan yang meliputi parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, luas daun, berat basah dan berat kering, panjang akar tanaman dan jumlah akar adventif. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa cekaman genangan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan pada beberapa parameter pertumbuhan. Penurunan paling signifikan terjadi pada perlakuan cekaman genangan dengan konsentrasi genangan 200%. Secara berturut-turut, untuk parameter luas daun, berat basah dan berat kering serta panjang akar tanaman sebesar 15.99 cm2, 3.16 g, 0.59 g, 15.38 cm. Parameter akar adventif mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan konsentrasi cekaman. Peningkatan jumlah akar adventif tertinggi terjadi pada genangan 200% dengan nilai tertinggi 18,00
Pengaruh Limbah Lumpur Aktif PT.Sarihusada terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L) Dan Tomat (Lycopersicon Esculentum Mill) Chintya Putri; Sri Nurhatika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.772 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20530

Abstract

Pengolahan limbah dengan aerobic activated sludge merupakan proses biologis menggunakan mikroorganisme untuk mendegradasi bahan-bahan organik yang terkandung dalam limbah cair. Endapan lumpur yang dihasilkan dari proses aerobic inilah yang mempunyai potensi untuk digunakan kembali sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik apabila mengandung bahan organik seperti N, P, dan K. Berdasarkan hasil uji laboratorium didapatkan N 3.82% P1.03% K0.06%. Tujuan penelitian ini adalah menguji untuk mengetahui pengaruh limbah susu yang berupa lumpur aktif terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) dan tomat (Lycopersicon esculentum Mill). Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, panjang akar, diameter batang, jumlah daun dan berat kering tanaman sebagai parameter ukur pertumbuhan. Hasil dari penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa limbah susu lumpur aktif PT. Sarihusada tidak berpengaruh pada pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) dan tomat (Lycopersicon esculentum Mill)baik tinggi (cm), diameter batang (mm), jumlah daun, panjang akar (cm).
Uji Potensi Fermentasi Etanol Yeast Tanah yang Diisolasi dari Metode Budidaya SDN di Daerah Batu, Jawa Timur Dwi Yanuar Rakhma Sari; Triono Bagus Saputro; Anton Muhibuddin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.871 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.20601

Abstract

Yeast merupakan salah satu mikroorganisme tanah yang banyak ditemukan di daerah rhizosfer. Salah satu kemampuan yeast adalah fermentasi. Budidaya SDN merupakan metode budidaya tanaman yang bertujuan memperbaiki area rhizosfer sehingga nutrisi tesimpan dengan baik. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi fermentasi etanol dan tingkat kadar produksi etanol pada isolat genus yeast Candida (1), Candida (2), Lindnera, Saccharomyces, Saccharomycopsis dengan menggunakan konsetrasi glukosa yang berbeda. Metode utama penelitian ini meliputi subkultur yeast tanah, uji fermentasi gula, uji fermentasi substrat glukosa, pengukuran kadar gula reduksi dan pengukuran kadar etanol. Fermentasi substrat glukosa dilakukan menggunakan berbagai konsentrasi yaitu 10%, 20% dan 30% dengan lama fermentasi 24 jam. Isolat yang mampu tumbuh pada subkultur medium YMEA adalah yeast Saccharomyces dan Lindnera. Hasil uji fermentasi menunjukkan bahwa isolat yeast Lindnera dan Saccharomyces berpotensi menghasilkan etanol dengan kadar etanol tertinggi pada konsentrasi substrat glukosa 30 % sebesar 60,7% pada isolat Lindnera dan 69,5% pada isolat Saccharomyces

Page 96 of 228 | Total Record : 2279