cover
Contact Name
Syafira Ifna
Contact Email
syafirifna05@gmail.com
Phone
+6282173241534
Journal Mail Official
romakyokae@hum.unand.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat 25175
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Argopuro : Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Published by Universitas Andalas
ISSN : 29886309     EISSN : 29886309     DOI : 10.8734/Argopuro.v1i2.3 65
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa dan di terbitkan 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat luas akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi berbagai dimensi kehidupan. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Bahasa Indonesia dan Pengajarannya, Ilmu Bahasa Inggris dan Pengajarannya, Ilmu Bahasa Arab dan Pengajarannya, dan lain sebagainya
Articles 453 Documents
COMPARISON OF THE RULES OF NAHWU BASHRAH AND KUFAH SCHOOLS A STUDY OF THE ANALYSIS OF QIYAS AND SIMA’I IN DETERMINING I’RAB Mahdi, Muhammad
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i3.12144

Abstract

Nahwu (Arabic grammar) is a crucial branch of Arabic linguistics that has significantly developed through two main schools: Basrah and Kufah. These schools offer differing approaches in establishing grammatical rules, particularly in the application of Qiyas (analogy) and Sima’i (oral transmission). The Basrah school, pioneered by Sibawaih, emphasizes a rational and structured method through Qiyas, while the Kufah school, represented by Al-Kisa’i and Al-Farra’, relies more on linguistic evidence derived from native Arabic usage (Sima’i). This study employs a qualitative descriptive method using a library research approach to examine differences in i’rab (grammatical inflection) rules between the two schools. The findings reveal that these differences are not only methodological but also influenced by social, geographical, and political factors. Specific examples include distinctions in assigning i’rab for mubtada’ and khabar, forms in dual and plural nouns, and the role of ‘amil in maf’ul constructions.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA Ginting, Ersenni; Lisa, Feby; Barus, Hanna Grecia; Panjaitan, Yesika Yasih; Saragih, Mia Engie; Tarigan, Novita Ramayanti; Hasibuan, Nabila Putri; Yulianti, Putri
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12149

Abstract

Bahasa adalah sistem komunikasi yang terdiri dari komponen-komponen yang terstruktur dan bermakna, berfungsi sebagai alat interaksi sosial dalam masyarakat. Dalam konteks Bahasa Indonesia, perkembangan kosakata dan tata bahasa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemunculan kosakata baru dan hilangnya kosakata lama. Media sosial memainkan peran penting dalam dinamika bahasa, di mana pengguna sering kali menggunakan bahasa informal, singkatan, dan istilah baru yang dapat memperkaya kosakata, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas tata bahasa dan menyebabkan kesalahpahaman.Penggunaan media sosial seperti Facebook dan Twitter menciptakan cara baru dalam berkomunikasi, yang berbeda dari interaksi tatap muka. Keterbatasan karakter di platform seperti Twitter mempengaruhi cara orang menyampaikan pesan, sementara Facebook memungkinkan diskusi yang lebih mendalam. Meskipun ada kekhawatiran tentang degradasi kualitas bahasa, perubahan dalam penggunaan bahasa di media sosial juga dapat menjadi sumber inovasi dan kreativitas. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengelola penggunaan bahasa di media sosial dengan bijak, agar fungsi komunikatif Bahasa Indonesia tetap terjaga di era globalisasi ini.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI RUANG PUBLIK Ginting, Ersenni; Lisa, Feby; Barus, Hanna Grecia; Panjaitan, Yesika Yasih; Saragih, Mia Engie; Tarigan, Novita Ramayanti; Hasibuan, Nabila Putri; Yulianti, Putri
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12150

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesalahan berbahasa Indonesia di ruang publik menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitik. Data berupa fonem, kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung kesalahan dikategorikan berdasarkan taksonomi linguistik dan ejaan. Hasil penelitian menunjukkan dominasi kesalahan diksi (pilihan kata, 60%) dan ejaan (terutama penggunaan preposisi dan afiks, 30%) pada berbagai media publik seperti poster, spanduk, dan iklan. Kesalahan struktur kalimat (10%) juga teridentifikasi. Kesalahan-kesalahan tersebut diperbaiki berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEBI), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan teori kalimat efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aturan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.
ANALISIS MINAT MAHASISWA UNIMED DALAM MENULIS TEKS ULASAN Sinaga, Ribka Angeli; Upara, Kartika Tri; Surbakti, Dwi Permata Sari
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) dalam menulis teks ulasan. Minat mahasiswa dalam menulis merupakan faktor penting dalam pengembangan keterampilan literasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena minat menulis teks ulasan secara mendalam berdasarkan data yang dikumpulkan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan Google Form yang disebarkan kepada mahasiswa dari berbagai program studi di UNIMED. Kuesioner yang digunakan berisi pertanyaan terkait pengalaman, motivasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa dalam menulis teks ulasan. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, yang meliputi kategorisasi, interpretasi, dan penyajian data dalam bentuk naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki minat menulis yang bervariasi, dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi pribadi dan keterampilan menulis, serta faktor eksternal seperti dukungan dosen dan ketersediaan referensi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam menulis teks ulasan.
The Letter Wawu in Q.S. Al-Hasyr Verse 9 (Analysis of the Perspective of Nahwu Science) Vira Rahmadini, Vira Rahmadini; Adisti Putri Aryani; Elsa Puspita
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12254

Abstract

The science of grammar is an important branch of Arabic grammar that functions as the main tool for understanding the structure and meaning of sentences in the Qur'an. One of the interesting syntactic elements to study is the letter Wawu (و), which has various functions depending on the context of its use. This study aims to specifically examine the various functions of the letter Wawu in QS. Al-Hasyr verse 9. This verse was chosen because it contains several forms of Wawu usage with different functions, such as the letter athof (connector), the letter hal (condition clarifier), and others. By using a syntactic analysis approach based on the rules of grammar, this study found that the letter Wawu in the verse not only functions as a connector between phrases or clauses, but also has an important role in forming meaning and clarifying the context of the sentence. The results of this study are expected to enrich the understanding of the function of letters in Arabic and contribute to the study of linguistics and interpretation of the Qur'an.
KRITIK TERHADAP KETIMPANGAN SOSIAL DALAM PUISI 'SAJAK SEBATANG LISONG' KARYA W. S. RENDRA: ANALISIS PERSPEKTIF SOSIALISME Adil, Ahmad Fatwa; Hiriana, Risha; Yunus, Syarifudin
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12279

Abstract

This study uses a qualitative descriptive method, which is an approach that aims to describe and analyze the social meanings contained in literary texts based on the researcher's in-depth interpretation. The poem Sajak Sebatang Lisong by W.S. Rendra is a form of sharp criticism of the social inequality that occurred during the New Order. From a socialist perspective, this poem voices the suffering of the common people, criticizes the dominance of the bourgeoisie, and highlights the inequality in access to education, employment, and national development that tends to imitate foreign systems without considering the local context. Rendra emphasizes that art and thought should side with social reality and the suffering of the people, not be separated from the lives of society. By making his poem an "emergency pamphlet," Rendra calls for resistance, class awareness, and the need for direct involvement of intellectuals and artists in the social struggle for justice and equality.
ANALISIS NILAI MORAL PADA CERPEN “BENGAWAN SOLO” KARYA DANARTO Fawwaz Dinul Haq; Ceacillia Kusmini; Syarifudin Yunus
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12282

Abstract

Penelitian nilai moral pada Cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu mengumpulkan data melalui proses membaca, mencermati, dan menandai bagian-bagian teks yang mengandung unsur nilai moral. Dapat disimpulkan cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto memiliki nilai moral yang dapat dijadikan pelajaran hidup, seperti kepedulian, keberanian, pengorbanan, keteguhan, dan keikhlasan. Melalui kisah perjuangan tokoh utama dan anak-anak di "Rumah Kita," pembaca diajak untuk memahami pentingnya membantu sesama dan membela yang lemah, meskipun dalam keadaan sulit. Nilai moral berperan penting dalam membentuk perilaku, sikap, dan keputusan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Nilai moral dalam cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto terbukti menjadi jiwa dari cerita, bukan cuma pelengkap cerita. Moralitas dalam cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto dapat memberi pelajaran hidup sehingga membantu pembaca merenungkan tindakan tokoh, lalu menghubungkannya dengan kehidupan nyata. Nilai moral juga dapat membentuk karakter pembaca sebagai sarana untuk menanamkan nilai positif secara halus dan yang tidak menggurui. Cerita jadi media edukasi karakter, yang mengajarkan kita untuk menemukan nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat dan dapat membedakan tindakan baik dan buruk dalam lingkungan sekitar.
Analisis Antropologi Sastra dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Buya Hamka Yohana Sianturi, Rut Cahaya; Nuraeni, Windry; Yunus, Syarifudin
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12286

Abstract

The novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck by Hamka represents the social reality of Minangkabau society through a tragic love story full of cultural values ​​and social conflict. This study aims to analyze the aspects of literary anthropology in the novel, focusing on the representation of customs, social values, and the dynamics of individual relationships with society. The results of the analysis show that Hamka raises the issue of social inequality, oppression in the name of customs, and the struggle of individuals in facing the dominance of cultural structures. Through the characters of Zainuddin and Hayati, these novel expresses criticism of rigid customary values ​​that do not side with humanity. Literary anthropology in this novel plays an important role in connecting fictional narratives with social reality, as well as being a means of cultural reflection and collective identity of society. With a strong and emotional storytelling style, Hamka successfully voices the conflict between tradition and modernity, and invites readers to understand the complexity of culture in people's lives. This novel is not only a literary work, but also a cultural document that reflects the social dynamics of its time.
L'EFFICACITÉ DE L'UTILISATION DE L'APPLICATION CHATTERBUG POUR AMÉLIORER LA CAPACITÉ DE LA PRONONCIATION DES PAIRES MINIMALES CHEZ LES ÉTUDIANTS DU 3ÈME SEMESTRE Kristi Prilnasbeth Napitupulu; Andi Wete Polili
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12291

Abstract

Cette recherche vise à déterminer la différence de capacité de l'application Chatterbug entre la classe expérimentale et la contrôle du troisième semestre 2023 à l'Universitas Negeri Medan. Cette recherche utilise une approche quantitative avec la méthode expérimentale, pre Test et post Test, il y a deux variables dans cette recherche. L'échantillon de cette recherche se compose de deux classes (35 etudiants). La technique de collecte des données utilisées dans cette recherche est une méthode de test, sous la forme d'une phrase simple en français, ainsi que des techniques d'analyse des données utilisant le T-test. Les résultats montrent qu'il y a une différence de capacité de la prononciation des paires minimales chez la classe expérimentale en utilisant l'application Chatterbug et dans la classe contrôle un utilisant le média livre. La différence est montrée par les calculs de T-test effectués sur la valeur post Test entre la classe expérimentale et la classe contrôle à l'aide du programme SPSS version 30. Le résultat du t-test de la valeur de la classe expérimentale est la classe contrôle montre que le nombre le pre-test Thitung > Ttabel (2.267>0.148), Ensuite, pour la classe expérimentale et la classe contrôle, le post-test Thitung > Ttabel (7,161>0,243). Le résultat du T-test montrent qu'il existe une différence significative d'efficacité entre la classe expérimentale qui a appris avec l'application Chatterbug et la classe contrôle qui a utilisé média conventionnel.
PROSES KREATIF DALAM NOVEL TIMUN JELITA KARYA RADITYA DIKA Abdul Malik Karim; Annisa Shafira Herianto; Syarifudin Yunus
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i4.12297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kreatif dalam novel Timun Jelita karya Raditya Dika dilakukan secara kualitatif dengan metode analisis isi. Dapat disimpulkan proses kreatif dalam novel Timun Jelita mencerminkan perjalanan imajinatif dan reflektif yang kompleks, dengan pengembangan karakter utama, Timun Jelita, yang digambarkan sangat manusiawi dan memiliki kelemahan, ketakutan, serta mimpi besar yang ingin dicapai. Raditya Dika berfokus pada pembangunan dunia fiksi yang mudah diterima oleh pembaca dengan menggunakan humor yang khas, menciptakan keterhubungan emosional antara pembaca dan cerita.Proses kreatif dalam novel Timun Jelita terbukti dapat membentuk jiwa dan keunikan cerita yang mampu menciptakan dunia baru, tokoh-tokoh khas, dan alur yang segar. Tanpa proses kreatif, novel akan terasa datar atau klise. Proses kreatif dalam novel sekaligus menjadi saluran imajinasi dan ide penulis untuk memadukan pengalaman pribadi, pengamatan sosial, dan imajinasi liar sehingga menyulap ide-ide abstrak menjadi cerita hidup.

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 8 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 8 No. 1 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 6 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 5 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 1 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 6 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 5 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 4 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 3 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 3 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 3 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 5 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 3 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 2 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 1 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 3 (2004): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa More Issue