cover
Contact Name
Nurhikmah
Contact Email
simaspmjournal@gmail.com
Phone
+6285883849617
Journal Mail Official
simaspmjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl.H.A.M.Rifaddin, Harapan Baru, Kec. Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimanytan Timur 75131
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 2963203X     DOI : https://doi.org/10.21093/simas
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal dosen dn mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Samarinda yang diterbitkan oleh FTIK UINSI Samarinda. SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat memuat karya ilmiah bidang Pengabdian kepada Masyarakat dari pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa FTIK UINSI Samarinda.
Articles 52 Documents
STRATEGI PENGUATAN LITERASI AL-QUR’AN BAGI SANTRIWATI MELALUI PROGRAM TAHSIN DI PONDOK PESANTREN DARUL HIJRAH PUTRI MARTAPURA Hanifah, Aulia; Julaiha, Siti
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i3.11709

Abstract

Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Muslim, namun kemampuan literasi Al-Qur’an di kalangan santriwati pesantren masih menghadapi kendala, terutama dalam aspek pelafalan dan pemahaman tajwid. Berdasarkan kondisi tersebut, Fakultas Tarbiyah UINSI Samarinda bersama Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri Martapura melaksanakan program “Tahsin Al-Qur’an” sebagai upaya penguatan literasi Al-Qur’an. Tujuan kegiatan ini adalah memperbaiki dan memperindah bacaan santriwati agar sesuai dengan kaidah tajwid serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an. Metode pelaksanaan meliputi pengarahan, pembelajaran berbasis metode iqro’, pengajaran tajwid dan imla, evaluasi, serta peninjauan hasil belajar. Pendekatan yang digunakan menekankan praktik langsung, bimbingan intensif, dan pembelajaran interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an santriwati, baik dari segi makhraj, tajwid, maupun kelancaran bacaan. Antusiasme peserta, dukungan orang tua, serta suasana belajar yang kondusif turut memperkuat keberhasilan program. Secara keseluruhan, program Tahsin ini efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an sekaligus menjadi model pembelajaran keagamaan yang aplikatif dan menyenangkan di lingkungan pondok pesantren.
Ibadah Amaliyah sebagai Bentuk Kearifan Lokal Kepesantrenan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Martapura Ramadhana, Zahra Aulia
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i3.11710

Abstract

Amidst the digital current, where secular values dominate, practical worship as local wisdom is needed to strengthen the resilience of Islamic cultural identity. Thru this research, which focuses on understanding and practicing practical worship in pesantren, it is hoped that practical worship activities will serve as a means of reflection and strengthening the pesantren's identity in the eyes of the wider community, demonstrating that the tradition of practical worship is not merely an activity, but an integral part of a comprehensive Islamic education system. This research aims to analyze the forms of practical worship as a manifestation of local wisdom in pesantren at Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Martapura. Practical worship at Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri is not only a religious activity, but also an integral part of the pesantren education system. The distinctive feature of practical activities carried out collectively and in a structured manner is a strong identity for this pesantren in preserving Islamic values while also shaping the character of the younger generation.
Peningkatan Pemahaman Guru terhadap Pendidikan Inklusif melalui Seminar Sekolah Ramah Anak Inklusi di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri Martapura Octaviani, Dian; Anshari, Muhammad
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i3.11720

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pendidikan inklusif di lingkungan pesantren. Pendidikan inklusif menjadi isu strategis dalam dunia pendidikan modern, terutama untuk menciptakan lingkungan pesantren yang ramah bagi semua anak, termasuk santri berkebutuhan khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dan implementasi pendidikan inklusif melalui seminar Sekolah Ramah Anak Inklusi di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri Martapura. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 86 peserta yang terdiri atas guru dan pengasuh pesantren melalui kegiatan seminar, diskusi, dan refleksi bersama. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar pendidikan inklusif, prinsip sekolah ramah anak, serta strategi pembelajaran adaptif bagi peserta didik dengan perbedaan kemampuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pendidikan inklusif, yang terlihat dari antusiasme dalam diskusi serta komitmen untuk menerapkan nilai-nilai inklusif di lingkungan pembelajaran pesantren. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran guru terhadap pentingnya pendidikan yang ramah terhadap semua anak.
The Integrasi Teknologi dalam Media Pembelajaran PAI Berbasis Deep Learning untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna di Ponpes Darul Hijrah Putri Martapura Hanifah, Cahaya
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i3.11721

Abstract

The rapid advancement of information technology has had a significant impact on the world of education, including Islamic education in Islamic boarding schools (pesantren). This study aims to analyze the implementation of deep learning-based technology integration in Islamic Religious Education (PAI) at the Darul Hijrah Puteri Martapura Islamic Boarding School. The activities studied include the use of artificial intelligence (AI) in learning, the implementation of In-House Training (IHT) for teachers, boarding school lectures, mentoring in the development of Deep Learning Plans (RPM), computer-based learning in several subjects, and the examination of the RPMs. The research method used a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation studies. The results show that this technology integration creates a learning system that is enjoyable, meaningful, and conscious. AI and deep learning-based training help teachers and students develop critical, reflective, and spiritual thinking skills without abandoning the values ​​of the Islamic boarding school.
PENGEMBANGAN MEDIA DAN MODUL BERDIFERENSIASI DI SMA DARUL HIJRAH PUTERI MARTAPURA Rusiani, Risda
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i2.11730

Abstract

The development of differentiated learning media and modules at SMA Darul Hijrah Puteri Martapura was carried out to accommodate students’ diverse potentials, interests, and learning styles, as well as to enhance the effectiveness of the learning process. The activity included needs analysis through diagnostic assessment, formulation of learning objectives, product development (printed modules such as lesson plans and student worksheets, interactive presentations using PowerPoint and Canva, and digital media), classroom implementation, and collaborative evaluation and reflection between teachers and students. The program involved the principal, vice principal for curriculum, teaching staff, educational personnel, and students. The results showed that the differentiated media and module packages were well-received by both teachers and students, leading to increased motivation, comprehension, independence, creativity, and active participation in learning. The main challenges included limited teacher skills in instructional design and inadequate learning facilities. Recommendations include providing further training for teachers, improving school infrastructure, and continuing innovation to ensure sustainable implementation of differentiated learning that supports the profile of adaptive learners.
INOVASI METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI DI SMP DARUL HIJRAH PUTRI MARTAPURA Handayani, Nur Azmi Tri
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/simas.v3i3.11731

Abstract

This community service activity aims to develop innovative interactive and contextual Islamic Religious Education (PAI) learning methods and media at Darul Hijrah Putri Martapura Middle School. Based on initial observations, it was found that the level of student enthusiasm in participating in PAI learning still varies, especially for certain materials. Contributing factors include fatigue due to busy activities outside the classroom and low interest in materials considered difficult. Through the Community Service Program (KKN), learning innovations based on educational games, creative LKPD (Student Work Unit), as well as role-playing activities and campaigns for Islamic values ​​were implemented. The results of the activity showed an increase in student enthusiasm, participation, and critical thinking skills. PAI teachers also gained new insights in the application of innovative technology-based methods and media, including the use of artificial intelligence (AI) in the preparation of In-Depth Learning Plans (RPM). This activity significantly contributes to improving the quality of PAI learning and strengthening collaboration between campuses and schools in building Islamic education that is adaptive to current developments.
EDUKASI SEJARAH PERADABAN ISLAM BERBASIS MEDIA DIGITAL SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN MASYARAKAT Safira Nur Auliya; Khairul Saleh; Zakiyah Ulfah
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/9yd2a194

Abstract

Teknologi digital senantiasa berkembang hingga memberi peluang bagi perguruan tinggi untuk dapat memperluas kontribusi dalam bidang akademik melalui pengetahuan yang tersebar kepada masyarakat., sementara berbagai narasi sejarah dan keagamaan yang beredar di media sosial belum selalu disajikan berdasarkan kajian akademik yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan edukasi sejarah peradaban Islam berbasis media digital sebagai upaya perguruan tinggi menjawab kebutuhan informasi masyarakat yang objektif, kontekstual, dan inklusif. Metode yang digunakan adalah service learning berbasis proyek, dengan memanfaatkan pembelajaran mata kuliah Sejarah Peradaban Islam sebagai basis kajian materi. Pelaksanaan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam identifikasi tema, kajian literatur, penyusunan naskah, validasi materi, produksi video, serta publikasi melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini menghasilkan konten edukasi sejarah Islam digital yang mencakup enam tema utama, peningkatan kompetensi literasi digital mahasiswa, serta tersedianya sumber belajar sejarah Islam yang dapat diakses masyarakat luas. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sejarah Islam secara lebih objektif dan inklusif, sekaligus memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
PELATIHAN DAN SOSIALISASI PEMELIHARAAN BIBIT MANGROVE SEBAGAI UPAYA KONSERVASI BERKELANJUTAN DESA SUNGSANG IV, SUMATRA SELATAN Yuniar Harvianti; Muhammad Komarul Huda; Ayu Safitri; Syafrina Lamin; Dwi Puspa Indriani; Yadi Oktariansyah; Doni Setiawan; Sarno; Singgih Tri Wardana; Guntur Pragustiandi
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2026
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/q1yasw62

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis yang strategis sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi, penyerap dan penyimpan karbon biru, serta penopang produktivitas sumber daya perikanan. Namun, keberlanjutan fungsi tersebut kerap terkendala oleh terbatasnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan teknik pembibitan dan pemeliharaan bibit mangrove yang tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemeliharaan bibit mangrove di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, sebagai upaya nyata mendukung konservasi pesisir berkelanjutan sangat perlu dilakukan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial mangrove sekaligus membekali keterampilan praktis dalam pemilihan, penyemaian, dan perawatan bibit. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa, kelompok nelayan, mahasiswa, dosen, dan perangkat desa, meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi lapangan, pendampingan, hingga evaluasi berbasis kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan keterlibatan masyarakat yang tinggi dalam proses penanaman dan pengelolaan awal arboretum. Berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata tingkat pemahaman peserta meningkat dari 38,4% sebelum kegiatan menjadi 92,2% setelah kegiatan, dengan peningkatan rata-rata sebesar 53,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pelatihan dan sosialisasi yang digunakan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan. Peningkatan tertinggi ditemukan pada parameter pemahaman mengenai arboretum, yaitu sebesar 68,5%, diikuti oleh pemahaman manfaat arboretum sebesar 65,7% dan pemahaman langkah pelestarian bibit mangrove sebesar 60,0%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis pelatihan dan sosialisasi efektif membangun kapasitas dan kesadaran masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai aset ekologis dan ekonomi jangka panjang bagi Desa Sungsang IV
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS ANAK MELALUI PENDAMPINGAN KEAGAMAAN DI RA LARE MUCHTARY DAN TPQ RUHULLAH MANYARAN WONOGIRI Rahman Asshiddiqie; Ubaid Asyul Hana
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2026
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/kbyndn25

Abstract

Penguatan karakter religius anak merupakan bagian penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan pembentukan sikap, perilaku,dan kebiasaan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri melalui pendampingan keagamaan di RA Lare Muchtary dan TPQ Ruhullah Manyaran  Lingkungan Tawangsari, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada 1–31 Agustus 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan, keteladanan, pembiasaan,  praktik, storytelling, dan pendampingan secara langsung. Program utama meliputi pembelajaran ngaji Al-Qur’an dan Iqra, hafalan surah pendek dan doa harian, praktik adab dan akhlak Islami, storytelling kisah teladan Nabi, praktik wudu dan salat, serta latihan dan lomba adzan. Program pendukung meliputi sosialisasi kepada orang tua/wali, silaturahmi dengan masyarakat, kerja bakti, pembuatan poster adab Islami, serta perbaikan dan pengecatan alat permainan edukatif (APE) di RA Lare Muchtary. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mahasiswa KKN mandiri memberikan kesempatan kepada anak untuk memperoleh pemahaman keagamaan sekaligus mempraktikkan nilai-nilai religius dalam kegiatan sehari-hari.Kegiatan yang dilakukan secara interaktif dan berulang mendorong keterlibatan anak dalam pembelajaran dan aktivitas keagamaan. Meskipun kegiatan berlangsung dalam waktu terbatas, pendampingan tersebut dapat menjadi stimulus awal bagi pembiasaan karakter religius. Keberlanjutan penguatan karakter religius membutuhkan sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, mahasiswa, dan masyarakat
TRAINING EIGHTH-GRADE STUDENTS IN WRITING RECOUNT TEXTS THROUGH THE SCRAMBLED SENTENCES TECHNIQUE Anis Komariah; Nida Lailan
SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : FTIK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/a035sn54

Abstract

Writing recount texts requires students to organize ideas, construct sentences, and present past experiences in a chronological and coherent manner. This community service program provided structured assistance to 40 eighth-grade students at MTs Labbaika Samarinda in practicing recount-text writing through the Scrambled Sentences technique. The activities were carried out through several stages, including a pre-test, an introduction to recount texts, an introduction and demonstration of the Scrambled Sentences technique, guided and independent practice, text reconstruction, feedback and correction, and a post-test and evaluation. A participatory training approach was employed to actively involve students in rearranging scrambled sentences, determining the sequence of events, and developing sentence sequences into recount texts. The program was evaluated descriptively by comparing the pre-test and post-test results based on general writing assessment components, namely content, organization, vocabulary, language use, and mechanics. The students’ mean score increased from 63.18 in the pre-test to 70.33 in the post-test, representing a difference of 7.15 points. These results indicate a descriptive improvement in the participants’ writing performance during the training program.