cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BANGUNAN (Jurnal Berkala Jurusan Teknik Sipil UM)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal BANGUNAN diterbitkan sejak tahun 1994 oleh segenap civitas akademika Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Malang dengan judul BANGUNAN. Dengan No. ISSN 0852-2480, Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN SMK Ari Prayuda Subekti Isnandar Sutrisno
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluatif, menggunakan model CIPP. Responden penelitian ini 85 siswa dan 4 guru. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis desktiptif yaitu persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) context pembelajaran kewirausahaan masuk kriterian cukup baik dengan capaian 65,63%; (2) input pembelajaran kewirausahaan masuk kriterian “Cukup Baik” dengan capaian 68,81%; (3) process pembelajaran kewirausahaan masuk kriterian cukup baik dengan capaian 71,87%; dan (4) product pembelajaran kewirausahaan masuk kriterian baik dengan capaian 80,21%. Disimpulkan bahwa pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan SMK masuk dalam kategori cukup baik dengan capaian 71,63%.Kata-kata kunci: evaluasi, prakarya, kewirausahaanAbstract: This study aims to evaluate the implementation of learning Workshop and Entrepreneurship of Building Construction Engineering in SMK. This research is an evaluative descriptive research, using CIPP model. Respondents of this study were 85 students and 4 teachers. Data collection using questionnaires, structured interviews and documentation. Data analysis technique used is descriptive analysis that is percentage. The results showed: (1) entrepreneurship learning context entered the criterion quite well with the achievement of 65,63%; (2) entrepreneurial learning input entered the criterion “Fairly Good” with the achievement of 68,81%; (3) entrepreneurship learning process entered criteria well enough with achievement 71,87%; And (4) entrepreneurial learning products enter the criterion well with the achievement of 80.21%. It was concluded that the learning of Workshop and Entrepreneurship of Building Construction Engineering Program of Vocational School was categorized well with the achievement of 71,63%.Key Words: Evaluation, workshops, entrepreneurship
Upaya untuk Memperkecil Terjadinya Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Pada Struktur Bangunan Berdasarkan Pengalaman Praktis Mohammad Sulton
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan yang dibuat berdasarkan pengalaman praktis biasanya didirikan oleh masyarakat yang bukan ahli bangunan/perencana. Bangunan ini mempunyai resiko kerusakan yang sangat besar apabila menerima beban gempa. Untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh resiko tersebut diperlukan upaya-upaya untuk memperkecilnya. Upaya-upaya tersebut antara lain dengan cara memperkuat sambungan joint dan memperkuat ikatan dinding dengan kolom, untuk menghindari struktur rangka kosong.
Kajian dan Pengembangan Standar Sarana Pembelajaran Taman Kanak-Kanak Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia Dian Ariestadi
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (UU) No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu unsur dalam keseluruhan sistem pendidikan nasional di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan kajian dan analisis kebutuhan sarana pembelajaran di sejumlah TK di Indonesia, baik TK Negeri Pembina, TK Negeri, dan TK Swasta. Kajian dan analisis akan mengacu pada sejumlah kompetensi dasar, hasil belajar, dan jenis kegiatan TK (kurikulum TK) serta aturan dan persyaratan yang berlaku untuk perancangan sarana peralatan pembelajaran. Hasil penelitian adalah Standar Sarana Bermain/ Pembelajaran Taman Kanak-kanak, yang memuat ketentuan-ketentuan atau persyaratan tertulis sesuai dengan kajian perancangan teknisnya. Hasil analisis menunjukan bahwa prosentase terbesar metode pembelajaran untuk mencapai indikator keberhasilan pembelajaran TK yang digunakan adalah penyampaian guru secara langsung melalui metode bercerita dan bercakap-cakap dengan memanfaatkan media-media pembelajaran yang berupa media visual atau media bergambar, buku dan model-model atau miniatur obyek. Hasil kajian spesifikasi desain/rancangan terdapat 94 media atau peralatan pembelajaran untuk mendukung kurikulum belajar mengajar sesuai indikator pencapaiannya.
Meredam Kebisingan Pada Bangunan Yang Telah Ada B. Sri Umniati
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek polusi adalah bersumber dari bunyi yang lebih dikenal dengan permasalahan kebisingan, yang dalam hal ini akan menyebabkan gangguan kenyamanan bagi penghuni sebuah bangunan. Aturan AMDAL bagi rencana proyek baru dengan mudah dapat dilaksanakan, akan menjadi suatu permasalahan apabila hadirnya kebisingan muncul setelah bangunan berdiri. Pemecahan permasalahan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, namun beberapa hal perlu juga dipertimbangkan, tentu hal ini berkaitan dengan finansial yang akan dikeluarkan di dalam pembenahan kawasan atau bangunan, sehingga apa yang diinginkan oleh kaidah-kaidah kebisingan dapat terpenuhi.
Uji Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Batu Pecah Karang Laut dari Pantai Malang Eko Suwarno
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton dari campuran batu pecah karang laut, mnegetahui ada atau tidaknya perbedaan kuat tekan beton dari campuran batu hitam (basalts) untuk komposisi campuran 1 semen portland (portland cement) : 2 pasir : 3 batu pecah. Rancangan penelitian menggunakan teknik area probability sampling di tiga pantai Malang Selatan. Data kuat tekan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis variansi. Uji kuat tekan menunjukkan bahwa pada komposisi 1 semen portland : 2 pasir : 3 batu pecah, beton dari campuran batu pecah karang laut memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 76,62 kg/cm 2 lebih rendah dari kuat tekan beton campuran batu pecah hitam sebesar 357,41 kg/cm2.
Organisasi Belajar (Learning Organization) Dalam Perspektif Perusahaan Jasa Konstruksi Made Wena
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan jasa konstruksi  di Indonesia harus mampu merespon segala tantangan yang ada dengan baik. Oleh karena itu perlu adanya langkah-langkah yang diambil untuk dapat terus bertahan dan berkembang. Langkah awal yang perlu dilakukan perusahaan jasa konstruksi di Indonesia adalah melakukan pembelajaran organisasi dan akhirnya menjadi sebuah organisasi belajar (learning organization). Tantangan utama bagi para pemimpin perusahaan jasa konstruksi pada abad 21 adalah bagaimana memberdayakan kemampuan berpikir dan belajar.  Langkah awal yang perlu ditempuh untuk menjawab tantangan tersebut adalah dengan mendorong  perusahaan jasa konstruksi  untuk melakukan pembelajaran organisasi sehingga  menjadi sebuah organisasi belajar. Dengan menjadi organisasi belajar,  perusahaan jasa konstruksi  akan menjadi suatu perusahaan jasa konstruksi yang mampu memanfaatkan potensi informasi dan pengetahuan yang ada untuk menghadapi berbagai tantangan yang terjadi baik pada saat sekarang atau di masa yang akan datang. Hal ini tentu memungkinkan perusahaan jasa konstruksi untuk tidak hanya dapat bertahan sepanjang masa tetapi juga terus berkembang.
Identifikasi Awal Volume Naik Turun Penumpang Di Tiap-Tiap Stasiun Pemberhentian Kereta Api Komuter Surabaya- Lamongan Anita Susanti
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.117 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi volume naik dan turun penumpang KA Komuter sulam (Surabaya-Lamongan) di tiap-tiap stasiun pemberhentian. Metode yang digunakan dalam identifikasi ini adalah pengumpulan data sekunder dan data primer. Survai dilakukan pada setiap jam keberangkatan dari dua arah yang berbeda. Hasil identifikasi pada jam keberangkatan sore hari arah Surabaya-Lamongan menunjukkan bahwa Stasiun Pasar Turi memiliki volume penumpang terbesar, yang naik KA sebesar 147 penumpang (65%), sedangkan volume penumpang turun dari KA terjadi di Stasiun Lamongan sebesar 203 penumpang (89%). Keberangkatan pagi hari dari arah Lamongan-Surabaya, Stasiun Lamongan memiliki potensi volume penumpang terbesar, yang naik sebesar 163 penumpang (72%), sedangkan volume penumpang terbesar turun dari KA yang terjadi di Stasiun Pasar Turi sebesar 164 penumpang (73% ). Perbandingan load factor KA Komuter diketahui bahwa terbesar dari arah Surabaya-Lamongan terjadi pada jam keberangkatan sore hari sebesar 54,05%, sedangkan load factor terbesar dari arah Lamongan-Surabaya terjadi pada jam keberangkatan pagi hari sebesar 53,33%.Kata-kata Kunci: identifikasi, volume penumpang, load factorAbstract: The facility must be tailored to the needs tailored to the passengers’ wishes. The purpose of this research was for identification of the volume of up and down passenger KA Komuter sulam (Surabaya-Lamongan) in each station of termination. The method used in this initial identification is the collection of secondary data and primary data. Primary data collection is done by calculating the volume of up and down passengers at each stop station KA Komuter SULAM. Surveys are conducted at each hour of KA SULAM departure from two different directions. Initial identification results indicate that at the afternoon departure time of Surabaya-Lamongan direction, Pasar Turi Station has the largest potential passenger volume that rode by 147 passengers (65%), while passenger volume dropped from KA happened at Lamongan Station by 203 passengers (89% ). On the morning departure from Lamongan-Surabaya, Lamongan Station has the largest passenger volume potential to reach 163 passengers (72%), while the largest passenger volume dropped from the railway at Pasar Turi Station with 164 passengers (73%). The comparison of KA Komuter load factor is known that the largest load factor from Surabaya-Lamongan direction occurs at the afternoon departure hour of 54.05%, while the largest load factor from Lamongan-Surabaya direction occurs at 53.33% in morning departure hours.Keywords: identification, passenger volume, load factor
Pemakaian Dolocid pada Campuran Mortar untuk Pasangan dan Plesteran I Wayan Jirna
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian dolocid pada bahan mortar semakin disukai untuk pasangan dan plesteran. Mortar menjadi lebih plastis. Mudah dikerjakan, sehingga hasilnya menjadi bagus. Walaupun sudah banyak dipakai, tetapi kuat tekannya belum diketahui. Dalam rangka itulah penelitian ini dilaksanakan. Rancangan penelitian menggunakan eksperemantal dan datanya dianalisis dengan ANAVA satu jalur. Hasilnya, ada perbedaan yang signifikan kuat tekan kubus mortar yang dibuat dari campuran dolocid dengan yang tidak.
Pengembangan Bahan Ajar Pelaksanaan Dan Pemeliharaan Jalan Raya Melalui E-Learning Berbasis WBL Guna Meningkatkan Fleksibilitas Dan Hasil Belajar Mahasiswa Boedi Rahardjo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar Pelaksanaan dan Pemeliharaan Jalan Raya di Jurusan Teknik Sipil dengan pendekatan  e-Learning Berbasis WBL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Adapun komponen-komponen bahan ajar yang dikembangkan adalah : (l)Bahan Ajar Mahasiswa Dalam Bentuk e-Learning Berbasis  WBL pada matakuliah Pelaksanaan dan Pemeliharaan Jalan Raya, (2)Panduan pengoperasian WBL, dan (3)Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP).Berdasarkan analisis data, hasil penelitian  dapat disimpulkan sebagai berikut: (l) Penelitian ini menghasilkan produk pembelajaran e-learning berbasis WBL matakuliah Pelaksanaan dan Pemeliharaan Jalan Raya.
REFORM OF VOCATIONAL EDUCATION IN CHINA (EFFECT FOR CHINA’S ECONOMIC GROWTH) Ping Zhao Muhammad Aris Ichwanto
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.837 KB)

Abstract

Abstract: Nowdays, the guideline of education reform in China is the official document: National Plan for Medium and Long-term Education Reform and Development. This plan started 2010 and is supposed to direct education reform in China until 2020. Since the plan has been implemented,this article is going reviewed national document’s to portrait the vocational education reform in China nowdays and evaluate the impact on economic development of the implementation of vocational education.At the end of 10th five-year plan, the rural students enrolled in secondary vocational school will reach 3.5 million. These schools will cultivate practical talents for rural areas in China. Reform in vocatinal education in China has significantly influece on China’s economic growth, specially on agriculture and industries sectors.Keywords: reform, vocational education, economic growth

Page 4 of 10 | Total Record : 94


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue