cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BANGUNAN (Jurnal Berkala Jurusan Teknik Sipil UM)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal BANGUNAN diterbitkan sejak tahun 1994 oleh segenap civitas akademika Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Malang dengan judul BANGUNAN. Dengan No. ISSN 0852-2480, Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA PRAKERIN KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN SMK Zakky El Fuad Sutrisno Priyono
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penilaian hasil belajar Prakerin, meliputi: input, proses, dan produk pelaksanaan penilaian hasil belajar yang dilaksankaan pada Kompetensi Keahlian Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 1 Singosari. Rancangan penelitian ini adalah penelitian evaluasi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta Prakerin kelas XII Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan SMK Negeri 1 Singosari tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 64 peserta didik. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Input, Proses, dan produk pelaksanaan penilaian Prakerin Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan SMK tahun ajaran 2015/2016 masuk kategori cukup baik.Kata-kata kunci: evaluasi, penilaian, prakerinAbstract: This study was conducted with the aim to evaluate the implementation of Prakerin’s learning outcomes, including: inputs, processes, and products implementation of learning achievement assessed on Building Construction Skills Competency at SMK Negeri 1 Singosari. The design of this study is an evaluation study. The sample in this study is all participants Prakerin class XII Building Engineering Programs Engineering Building SMK Negeri 1 Singosari academic year 2015/2016 which amounted to 64 learners. Data collection methods were conducted using questionnaires. The analysis technique used is quantitative descriptive analysis. The results showed that Input, Process, and product implementation of Prakerin Appraisal Program Building Construction Engineering Technique Vocational School year 2015/2016 into the category is quite good.Key Words: Evaluation, valuation, prakerin
Mencari Alternatif Cara Kerja di Bangunan Wasis Wasis
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara kerja merupakan salah satu teknik dari manajemen untuk menaikkan produktivitas. Dengan mem-perbaiki cara kerja, masukan dari perusahaan dapat di-manfaatkan secara optimal. Penggunaan cara kerja yang tepat dapat membawa pengaruh terbukanya kelemahan-kelemahan lain suatu kegiatan atau organisasi. Berkaitan dengan hal itu cara kerja yang sudah ada perlu selalu diupayakan perbaikannya dengan langkah-langkah (a) merinci semua detail proses pekerjaan (b) menganalisa dan mengkaji tiap detail pekerjaan (c) menyusun cara kerja baru dan (d) mensosialisasikan cara kerja baru agar semua pihak yang terkait dapat menyerapkan dalam pelaksanaan pembangunan.
Pemetaan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada Air Tanah Dangkal di Universitas Negeri Malang (UM) Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Anie Yulistyorini
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan manusia untuk berbagai keperluan baik domestik maupun non domestik. Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat bisa mendapatkan dari suplai PDAM atau mengambil dari air tanah. Namun, tidak semua air tanah yang dapat dikonsumsi memenuhi standard kesehatan. Seperti juga di UM, berdasarkan penelitian pendauluan yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa sebagian air tanah dangkal yang berada di dalam lokasi kampus UM mengandung Fe dan Mn yang melebihi ambang batas Kepmenkes RI No.907/MENKES/SK/VII/2002. Penelitian ini di rancang dengan menggunakan kombinasi antara deskriptif dan komparatif. Secara deskriptif hasil analisa besi (Fe) dan mangan (Mn) dalam air tanah dangkal ditampilkan dalam peta digital Citra Satelit agar memudahkan bagi pengguna hasil penelitian terhadap gambaran kondisi kadar Fe dan Mn dalam air tanah dangkal di UM. Berdasarkan hasil analisa laboratorium jumlah sampel dengan kadar Fe yang memenuhi standar sebesar 92,86% dan yang tidak memenuhi standar  7,14%. Sedangkan kadar Mn yang memenuhi standar hanya terdapat pada 21,43% dari jumlah sampel yang diukur, dan 78,57% tidak memenuhi standard. Kehadiran Fe dan Mn seringkali menyebabkan permasalahan dalam kualitas air tanah, terutama apabila air tersebut digunakan untuk kebutuhan air bersih atau air minum. Besi dan Mangan dalam air tanah yang kontak dengan udara mempunyai konsentrasi melebihi 0.1 mg/lt untuk Fe dan 0.2 mg/lt untuk Mn. Hal ini menyebabkan kekeruhan dan noda kotor yang membekas pada peralatan perpipaan, mesin cuci, peralatan dapur, sanitari (toilet), menimbulkan rasa dan bau amis pada air yang dikonsumsi. Selain itu dapat mempercepat proses penyumbatan pada perpipaan dan filter.
METODE BELAJAR TUNTAS BERBASIS MULTI MEDIA SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI Priyono Priyono
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat, dan berdampak pada semua aspek kehidupan termasuk pembelajaran di perguruan tinggi. Oleh karena itu, LPTK sebagai lembaga pendidikan bagi calon guru harus selalu berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran sejalan dengan perkembangan teknologi informasi. Perguruan tinggi perlu mengantisipasi permasalahan tersebut, agar kualitas pembelajaran meningkat. Salah satu metode yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan mengembangkan pembelajaran menggunakan strategi belajar tuntas (mastery learning) berbasis multimedia. Beberapa kajian teoritik dan empiris menunjukkan bahwa penerapan strategi belajar tuntas dalam pembelajaran, telah terbukti mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah tingkat tinggi mahasiswa. Guna mempermudah memahami konsep-konsep pembelajaran yang bersifat rumit dan abstrak dilakukan melalui multimedia. Penggunaan multimedia dapat mempermudah mahasiswa untuk memahami konsep-konsep maupun teori yang bersifat abstrak. Penyajian isi pembelajaran melalui multimedia dapat memperjelas dan mengkongkritkan konsep-konsep sains, sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa.Kata-kata kunci: belajar tuntas, ,multimedia, kualias pembelajaran.Abstract: The development of information technology takes place very quickly, and impact on all aspects of life including learning in college. Therefore, LPTK as an educational institution for prospective teachers should always innovate and improve the quality of learning in line with the development of information technology. Universities need to anticipate these problems, so that the quality of learning increases. One of the right methods to solve the problem is by developing learning using multimedia based learning strategy (mastery learning). Several theoretical and empirical studies have shown that the application of a complete learning strategy in learning has proven capable of developing students’ high-profile problem-solving abilities. In order to make it easier to understand the concepts of learning that are complex and abstract done through multimedia. The use of multimedia can make it easier for students to understand abstract concepts and theories. Presentation of the content of learning through multimedia can clarify and mengkongkritkan concepts of science, so easily understood by students.Key Words: complete learning,, multimedia, learning quality
SISTEM PEMBELAJARAN ALAMIAH OTAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Suparno Suparno
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan di Indonesia pada umumnya termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), masih rendah tingkat kompetisi dan relevansinya. Oleh karena itu, idealnya aktivitas pembelajaran di SMK tidak hanya difokuskan pada upaya pengembangan kemampuan kognitif belaka, melainkan juga diupayakan bagaimana menyeimbangkan antara aspek kognitif, afektif  dan  psikomotorik. Selama ini  kurikulum dan pembelajaran  sarat dengan muatan kognitif, sehingga aspek afektif sering diabaikan. Cara terbaik menyajikan kemampuan afektif adalah mengintegrasikan kandungan elemen-elemen afektif  dalam tugas-tugas ranah  kognitif, memperbanyak kegiatan diskusi untuk memungkinkan siswa melakukan presentasi. Dengan demikian akan dapat dikembangkan secara simultan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam kurikulum dan pembelajaran. Berdasarkan beberapa kajian teoritik dan empirik strategi yang tepat untuk mengembangkan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik secara komprehensif adalah dengan  penerapan pembelajaran yang mengacu pada sistem pembelajaran alamiah otak. Riset menunjukkan bahwa otak mengembangkan lima sistem pembelajaran yaitu (l) Sistem Pembelajaran Emosional, (2) Sistem Pembelajaran Sosial, (3) Sistem Pembelajaran Kognitif, (4) Sistem Pembelajaran Fisik, dan (5) Sistem Pembelajaran Refleksi. Dengan menerapkan kelima sistem pembelajaran tersebut dalam proses pembelajaran sehari-hari di kelas, diyakini akan mampu meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa SMK secara maksimal.Kata kunci: pembelajaran, alamiah, otak, SMK
Kesesuaian Ukuran Meja dan Kursi dengan Tinggi Badan Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Haris Anwar Syafrudie dkk. Haris Anwar Syafrudie dkk.
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan meja dan kursi di Indonesia sampai saat ini masih seragam, baik bentuk maupun ukurannya. Pengadaan meja dan kursi yang dilakukan melalui sejumlah proyek berbantuan maupun rutin, ukurannya dibakukan dalam bentuk shop drawing. Kursi yang diadakan untuk sekolah-sekolah di Ambon sam dan sebangun ukuran dan bentuknya dengan meja dan kursi yang dipergunakan siswa-siswa di Aceh. Kenyataan ini sangat merugikan, secara empirik banyak ditemukan anak harus membungkuk karena meja dan kursi terlalu rendah, sementara yang lain menggantung karena meja terlalu tinggi. Pengadaan meja kursi yang sentralistik dan seragam saatnya ditinggalkan, perlu pendekatan baru dalam pengadaan meja kursi dan perabot sekolah, disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Aliran Kas (Cash Flow) Pada Pelaksanaan Proyek Bambang Djatmiko
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusun aliran kas adalah tahap paling penting dan paling sulit dalam analisa sebuah proyek. Ada banyak variabel terlibat di dalam merencanakan aliran kas, dan melibatkan partisipasi banyak individu, mulai dari engineer sampai akuntan biaya dan pemasaran. Dalam menggambarkan aliran kas diperlukan usaha memperinci semua penerimaan dan semua pengeluaran yang akan timbul dari operasional yang dipertimbangkan. Arus kas merupakan aliran masuk (penerimaan) dan aliran keluar (pengeluaran) pada titik waktu yang berbeda yang terjadi selama masa proyek. Cash Flow adalah tata aliran uang masuk dan keluar per periode waktu pada suatu perusahaan atau lembaga. Cash flow terdiri dari: (l) cash-in (uang masuk), umumnya berasal dari penjualan produk atau manfaat terukur (benefit); dan (2) cash-out (uang keluar), merupakan komulatif dari biaya-biaya (cost) yang dikeluarkan.
KINERJA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET-WEARING COURSE (HRS-WC) DENGAN FILLER ABU AMPAS TEBU Nikmatul Azizah Boedi Rahardjo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.932 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini (a) mendeskripsikan sifat fisik dan mekanik bahan-bahan penyusun campuran HRS-WC dan (b) mendeskripsikan kinerja campuran HRS-WC filler abu ampas tebu. Metode penelitian ini meliputi (1) persiapan bahan dan alat; (2) Pengujian bahan meliputi agregat, filler, dan aspal (3) pembuatan benda uji (4) pengujian Marshall, dan (5) penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO). Hasil penelitian ini menunjukkan (a) pemeriksaanagregat kasar untuk berat jenis bulk 2,54 gram/cm3, berat jenis SSD 2,57 gram/cm3, dan berat jenis semu 2,63 gram/cm3, penyerapan 1,2%, dan keausan agregat sebesar 34,8%, sedangkan untuk agregat halus menunjukkan berat jenis bulk 2,5 gram/cm3, berat jenis SSD 2,55 gram/cm3, dan berat jenis semu 2,61 gram/cm3, penyerapan air 1,63%; (b) KAO campuran sebesar 7,25%; (c) pengujian campuran dengan alat Marshall diperoleh nilai parameter Marshall pada KAO yaitu, nilai stabilitas 1244,43 kg, kelelehan (flow) 3,98 mm, Marshall Quotient (MQ) 319,22 kg/mm, nilai Void in Mixture (VIM) sebesar 5,31%, nilai Void in Mineral Agregate (VMA) 18,67%, dan nilai Void Filled with Bitumen (VFB) sebesar 72,03%.Kata-kata kunci: Kinerja Marshall, HRS-WC, Filler Abu Ampas Tebu.Abstract: The aim of this research are (a) describe the physical and mechanical characteristics of materials that arranging of HRS-WC mixture and (b) describe performance of HRS-WC mixture using bagasse ash as filler. Methode this research consist of (1) preparing material and equipment; (2) testing material as aggregate, filler, and asphalt (3) make sample test (4) Marshall Test, and (5) determine optimum asphalt containt (KAO) . The result of this research (a) course aggregates test for bulk specific gravity is 2,54 gram/cm3, SSD specific gravity is 2,57 gram/cm3, and apparent specific gravity is 2,63 gram/cm3, absorption 1,2%, and resistance to abrasion aggregate is 34,8%, meanwhile result of fine aggregates test showed thatbulk specific gravity is 2,5 gram/cm3, SSD specific gravity is2,55 gram/cm3, and apparent specific gravity is 2,61 gram/cm3, absorption 1,63%; (b) optimum asphalt content (KAO)of mixture is 7,25%; (c) Marshall Test of this mixture resulting Marshall parameters values at KAO arestability 1244,43 kg, flow 3,98 mm, Marshall Quotient (MQ) 319,22 kg/mm, Void in Mixture (VIM) 5,31%, Void in Mineral Agregate (VMA) 18,67%, and Void Filled with Bitumen (VFB) value is72,03%.Keywords: Marshall Performance, HRS-WC, Bagasse Ash as Filler
Pengaruh Kedalam Tanah dan Komposisi Campuran Kapur sebagai Bahan Stabilisasi Terhadap Kekuatan Geser pada Jenis Tanah Ekspansif Priyono Bagus Susanto; Karyadi Karyadi; Boedi Rahardjo
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kekuatan geser tanah ekspansif pada kedalaman 1.00m, 2.00m dan 3.00m sesudah diberi bahan stabilisir kapur 0%, 10% dan 15%, serta sekaligus mencari komposisi yang mana mempunyai kekuatan geser tinggi. Sampelnya diambil dari lokasi perumahan bekas areal persawahan di lingkungan kampus IKIP MALANG. Teknik analisis data menggunakan Anava satu jalur program SPSS/PC+. Dari hasil analisis mengisyaratkan bahwa tidak ada perbedaan kekuatan geser tanah ekspansif setelah diberi bahan stabilisir kapur. Namun ada kecenderungan bahwa penambahan persentase bahan stabilisir kapur diikuti oleh peningkatan kekuatan geser tanahnya, walaupun tidak signitifkan.
Meningkatkan Proses Pembelajaran Manajemen Konstruksi Pada Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Melalui Penerapan Metode Kreatif Produktif Mukadi Mukadi; Sri Agrariani Judawati
ISSN 0852-2480
Publisher : BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah: (l)Meningkatkan/memperbaiki hasil belajar mahasiswa dalam matakuliah  Manajemen Konstruksi pada program studi Pendidikan Teknik Bangunan..melali penerapan metode pembelajaran  Kreatif dan Produktif, (2) Meningkatkan/memperbaiki kualitas proses pembelajaran dalam matakuliah Manajemen Konstruksi pada program studi Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini dilakukan di program studi  S1 Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Malang. Subyeknya adalah mahasiswa yang memprogram matakuliah Manajemen  Konstruksi dan melibatkan 2 orang dosen pengajar. Penelitan ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan sebagai berikut: (1)Pembelajaran metode Kreatif Produktif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam matakuliah Manajemen Proyek., dan (2)Penerapan pembelajaran metode Kreatif Produktif, mampu memberikan pengetehuan tentang konsep, prosedur dan penerapan model tersebut  dalam pelaksanaaan pembelajaran oleh Dosen. Secara umum penerapan metode Kreatif Produktuf dalam pembelajaran  memiliki implikasi positif bagi dosen,  karena itu metode ini dipandang sangat cocok  diterapkan pada matakuliah Manajemen Proyek.

Page 6 of 10 | Total Record : 94


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue