cover
Contact Name
Patrio Tandiangga
Contact Email
stikpart@gmail.com
Phone
+6285398590047
Journal Mail Official
jurnalstikpar@gmail.com
Editorial Address
Jln. Abdul Gani No. 3, Rantepao - Toraja Utara - Sulawesi Selatan
Location
Kab. toraja utara,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik
ISSN : -     EISSN : 30634202     DOI : https://doi.org/10.58586/pk.v1i1.20
PA ULU KARUA adalah Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik adalah adalah jurnal ilmiah yang dikelolah oleh Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral Rantepao, STIKPAR Toraja. Paulu Karua berasal dari Bahasa Toraja yang bermakna harapan kepada mahasiswa agar memiliki pengetahuanlimu yg tinggi bagi kepentingan masyarakat. Melalui jurnal ilmiah ini, STIKPAR Toraja mengomunikasikan iman, refleksi kristis atas iman dan kehidupan Gereja serta masyarakat yang menjadi locus pastoralis seluruh civitas academica STIKPAR Toraja. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu di Bulan Juni dan Desember. EUNTES receives articles from various sub disciplines, Catholic Education Religion in Culture and Society Religious Studies Philosophy of Religion Theological Studies Comparative studies in religion and interfaith dialogue Received articles will be reviewed through the blind review process. The submitted article must be the writer s original work and is not published in another journal or publisher in any language. Writers whose articles are accepted and have account in google scholar profile will be requested to participate as peer reviewers.
Articles 8 Documents
PENTINGNYA PENERAPAN PENDIDIKAN INKLUSIF UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI Inelta Paseno; Kristin Pali; Risma Taruk
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 1 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/pk.v1i1.3

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan bentuk pelayanan dalam dunia pendidikan yang menawarkan kesempatan menempuh pendidikan berdasarkan porsi kebutuhan siswa dengan keterbatasan tertentu. Pendidikan inklusif sejalan dengan ajaran Gereja Katolik dalam dokumen Gereja Gravissimum Educationis dan peraturan perundang-undangan. Pertanyaan yang sering kali timbul menyangkut pembahasan ini adalah “Bagaimana pendidikan inklusif dapat meningkatkan keterlibatan siswa berkebutuhan khusus dalam pembelajaran pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti?”, artikel sederhana ini merupakan bentuk upaya untuk eksplorasi untuk menjawab pertanyaan tentang “Pentingnya Penerapan Pendidikan Inklusif untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Berkebutuhan Khusus dalam Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti”
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK YANG BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMA KATOLIK RANTEPAO Arwin Dama; Victor
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 1 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/pk.v1i1.5

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendidikan yang diberikan secara kepada anak yang berkebutuhan khusus baik secara fisik, psikis dan lain-lain. Hal ini dilakukan untuk memberikan pendampingan kepada mereka yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan pendidikan layaknya pelajaran pada umumnya. Oleh karena itu, SMA Katolik Rantepao sebagai sebuah lembaga pendidikan, terus menerus mendampingi siswa dan siswi yang berkebutuhan khusus sebagai upaya untuk mendamping serta memotivasi siswa tersebut untuk bangkit dari keterbatasan yang dimiliki dan mengembangkan kemampuan yang ia miliki. Pendidikan inklusif ini juga bertujuan untuk membantu peserta didik menemukan minat dan bakat yang mereka miliki. Peran guru dalam mendampingi siswa tersebut merupakan hal yang sangat penting. Dibutuhkan keterampilan serta kesabaran dari seorang guru agar dapat menerapkan pendidikan inklusif tersebut dengan baik.
MELAWAN DISKRIMINASI TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI PENDIDIKAN INKLUSIF PADA TINGKAT SMP Anjelina Bridget Bantun; Zakeus Sabu; Frans Fandy Palinoan
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 1 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/pk.v1i1.20

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendidikan hak asasi dan ini merupakan pendidikan yang baik untuk meningkatkan toleransi sosial. Tulisan ini merupakan suatu upaya untuk menggali dan memahami pentingnya sikap anti diskriminasi terhadap Anak Kebutuhan Khusus (ABK) melalui pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan membaca literatur yang terpercaya. Dari metode dan teknik kajian ini, penelitian ini sampai pada sebuah kesimpulan tentang pentingnya sikap anti diskriminasi terhadap Anak Kebutuhan Khusus melalui pendidikan inklusif, agar tercipta persahabatan yang harmonis utamanya dikalangan pelajar.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF Yustina Ponglele; Eva Ria Tana; Anselmus Olprion Pasamman; Agustinus Sem Porak Tangke Liku; Petrus Bine Saramae
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 1 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/pk.v1i1.28

Abstract

Pendidikan bagi anak yang berekebutuhan khusus menjadi perhatian pemerintah saat ini. Upaya dalam memeratakan pendidikan bagi setiap anak berkebutuhan khusus oleh pemerintah dilakukan dengan pendidikan inklusi. Pendidikan inklusi adalah upaya untuk mengembangkan keterampilan sosial bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat berinterkasi dengan lingkungan sosial. Pendidikan inklusif juga menjadi adil bagi setiap anak berkebutuhan khusus untuk merasakan pendidikan yang dirasakan oleh anak-anak Normal pada umumnya. Proses pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus memiliki kerakteristik tersediri. Oleh sebab itu, artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembelajaran kreatif dalam pendidikan inklusi. Artikel ini disusun dengan menggunakan desain tinjaun pustaka dengan memanfaatkan artikel sebelumnya untuk mengumpulkan data-data dan sumber kepustakaan. Paparan artikel ini dimaksudkan untuk memberikan literasi praktik pembelajaran kreatif dalam pendidikan inklusif. Artikel ini bertujuan agar dapat menerapkan strategi kreatif dengan baik. Strategi pembelajaran akan meningkatkan motivasi peserta didik di kelas. Penerapan strategi pembelajaran kreatif perlu dipahami dengan baik oleh seorang guru dalam kelas Inklusif. Seorang guru memiliki peran penting dalam proses pemebelajaran Inklusif. Guru tidak hanya menjadi pengajar dalam kelas inklusif tetapi juga memiliki peran yang memungkinkan mereka menjadi sahabat bagi anak berkebutuhan khusus. Penerimaan mereka sebagai teman dalam belajar dapat membuat mereka lebih nyaman saat belajar dalam kelas. Strategi pembelajaran kreatif akan disesuaikan dengan karakteristik ABK. Karakteristik yang dimiliki oleh ABK berbeda dengan anak yang lain sehingga menjadi tantangan yang perlu dihadapi guru dalam kelas inklusif.
MENGAKARKAN TOLERANSI BERAGAMA DI INDONESIA DALAM TERANG SURAT APOSTOLIK PATRIS CORDE Frans Richard; Cornelius Arnoltus; Petrus Bine Saramae
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 2 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik 
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia as a diverse country is vulnerable to problems of intolerance. Based on existing data, it appears that tolerance crisis is still occurring in Indonesia. Pope Francis' Apostolic Letter of Pastris Corde can be an offer in dealing with the current tolerance crisis. This research aims to examine the tolerance crisis in Indonesia and to build a theological reflection in the light of the Apostolic Letter of Patris Corde. The research method used in this research is qualitative research method using library research as a technique for collecting data related to the topic. Literature study is applied by reading, reviewing, and recording references or literature related to the subject matter. The results of the research were then written in a systematic and logical theoretical thinking framework. The results of this research show that the acts of intolerance still frequently occur in Indonesia, therefore Pope Francis through his apostolic letter Patris Corde invites everyone to imitate Saint Joseph in facing existing crises, including the tolerance crisis in Indonesia. The virtues of Saint Joseph that can be imitated are humility, love, peace, solidarity, and care.
TANGGUNG JAWAB MEMELIHARA “RUMAH” BERSAMA MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI’ Alexander; Arwin Dama
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 2 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik 
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si', menekankan tanggung jawab moral umat manusia dalam merawat rumah bersama, yaitu Bumi. Penelitian ini mengkaji pengelolaan sumber daya alam di kawasan hutan tropis Simbuang dengan fokus pada perspektif masyarakat lokal. Melalui metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus, penelitian ini mengeksplorasi pengetahuan tradisional dan praktik konservasi yang diterapkan oleh penduduk setempat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada pemahaman yang mendalam dan strategi konservasi yang efektif di masyarakat, tantangan seperti perubahan iklim dan tekanan ekonomi mengancam keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini menyarankan integrasi pengetahuan lokal dalam kebijakan konservasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan. Penelitian ini membahas bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari untuk mencapai keseimbangan ekologis dan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab untuk merawat rumah bersama membutuhkan tindakan kolektif, kesadaran global, dan perubahan perilaku individu untuk mengatasi tantangan lingkungan saat ini.
SPIRITUALITAS DAN SUKACITA PEWARTA INJIL DI KEVIKEPAN TORAJA BERLANDASKAN EVANGELII GAUDIUM Natalia Putri Liling; Frans Fandy Palinoan
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 2 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik 
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proclaiming the Gospel today is not an easy thing, for many challenges arise when conducting the work of proclamation. Cultural differences in various places and fields are some of the challenges in proclamation, and the same also happens in the Vicariate of Toraja. Technological developments have brought changes to human life, including to the Catholics in the Vicariate of Toraja. The use of technology has become a part of human life. However, it is undeniable that there are still people who cannot use gadgets. Therefore, evangelists in society are very necessary. This research aims to see how the spirituality of the evangelists in the Vicariate of Toraja is like and whether there is joy felt by the evangelists in the Vicariate of Toraja. The method used in this research is qualitative method. The Evangelii Gaudium document is the main source for this research. The author concludes that the success of a Gospel proclamation depends on the personality of the evangelist. The evangelists in the Vicariate Toraja have high missionary spirit. Even though they face many challenges in their work of proclaiming the Gospel, this does not dampen the enthusiasm of the evangelists. Apart from that, the use of technology also helps evangelists, either personally or for the purposes of proclaiming the Gospel. Before carrying out a proclamation, it is good for an evangelist to have preparations so that the proclamation can be conducted well and have impact on the people.
PANGGILAN KASIH KRISTUS DALAM KELUARGA KATOLIK DI PAROKI SANTO MICHAEL TOBADAK Anryanto Ekstrella Limbongan; Carolus Patampang
PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik Vol. 1 No. 2 (2024): PA’ULU KARUA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Katolik 
Publisher : LP2M STIKPAR Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58586/pk.v1i2.52

Abstract

Family is the first and foremost an opportunity, to proclaim the love and the light of gospel and the joy of Christ’s love in the family which is also the joy of the Church. Through his article, Pope Francis invites Christian Families to appreciate the gift of marriage and family, persevering in love that is strengthened by the values of generosity, commitment, loyalty and patience. Many of Christian Families still lack and do not understand the essence and the calling of marriage and have a family. Hence, this article aims to provide an understanding of the vocation and the meaning of marriage and family. This article composed using a qualitative research method phenomenological research design and employs data collection techniques such as documentation studies, observations, and interviews. This research reveals that the Catholic Families in center of Tobadak Paris still understand the meaning of family and marriage as a culture or responsibility that have to fulfill, in meaning that they work for their family, take their kids to school, and life together in a same house. Similarly, their understanding about life religiously is praying, have faith, and go to church at Sunday morning as a responsibility. Consequently, the calling of Christian family is very important to be understood and responded to in manner. As well as known the role of Catholic family to be involved in church and social life service.

Page 1 of 1 | Total Record : 8