cover
Contact Name
Hasbi
Contact Email
haassbi@gmail.com
Phone
+6282246267495
Journal Mail Official
alistishna.staimas@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka VI Pokoh RT 02 RW 04,Kel. Wonoboyo, Kec. Wonogiri, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah 57615
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : -     EISSN : 30903017     DOI : https://doi.org/10.58326/jai
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Al-Istishna berfokus pada penelitian terkait ekonomi Islam, bisnis Islam, dan keuangan Islam yang relevan dengan perkembangan teori dan praktik ekonomi Islam, bisnis Islam, dan keuangan Islam. Jurnal Al-Istishna bermaksud untuk menyoroti implikasi praktis dari mendorong proses pengambilan keputusan yang lebih baik dalam suatu organisasi (swasta, publik, dan sosial). Ruang lingkup Jurnal Al-Istishna adalah: 1. Ekonomi Islam 2. Bisnis dan Manajemen Islam 3. Keuangan Islam 4. Akuntansi Islam 5. Keuangan Sosial Islam
Articles 20 Documents
Analisis Kesehatan Bank (Studi Pada PT. Bank Syariah Mandiri Tbk, Pt. BNI Syariah Tbk & PT. BRI Syariah Tbk Tahun 2015-2019) Ayu Lukmana
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i01.276

Abstract

Kesehatan bank merupakan kondisi dan bukti kinerja yang baik bagi suatu perbankan sekaligus menjadi senjata dalam menarik kepercayaan nasabah dalam  pengelolaan dananya, itulah mengapa kesehatan bank sangat penting. Dengan tingkat kesehatan yang baik akan mempengaruhi daya saing suatu bank dikarenakan bank yang dapat berdaya saing adalah bank yang memiliki kinerja yang baik dan unggul pada profitabilitas, modal maupun aset suatu bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat kesehatan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah tahun 2015-2019 ditinjau dengan menggunakan metode Risk Based Bank Rating (RBBR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan publikasi bank yaitu laporan keuangan dan laporan Good Corporate Governance GCG. Penelitian ini melakukan penilaian terhadap empat faktor pada Risk Based Bank Rating (RBBR) yakni, NPF, FDR, GCG, ROA, NOM, dan CAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat komposit, PT. BNI Syariah Tbk tergolong dalam kategori sehat pada tahun 2015-2019, kemudian PT. BRI Syariah Tbk tergolong cukup sehat pada tahun 2016-2017 sedangkan PT. Bank Syariah Mandiri Tbk tergolong kurang sehat pada tahun 2015.
Analysis of Public Behavior In Investing In Sharia Digitally Through Financial Technology Services Using UTAUT Modification Asgar, Asgar; Hasbi; Masdathul Ihzani; Nur Rahmi
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i01.281

Abstract

Sharia investment is increasingly being looked at by people from various circles in Indonesia. This study aims to analyze public behavior in sharia investing through financial technology (fintech) services using a modification of the unified theory of acceptance and use of the technology (UTAUT). This UTAUT theory was chosen because it is a mature theory and has been empirically tested with a strong enough ability to predict the acceptance and use of a technology. This study used quantitative methods. Data collection using questionnaires conducted online through google form. Analysis with Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) using the SmartPLS 4 application with a sample of 100 respondents spread across several districts in South Sulawesi. The measurement model uses the outer model and inner model through validity tests and reliability tests as well as structural model measurements in hypothesis tests using prediction models. The results showed that the behavior intention to invest in sharia digitally through fintech services was significantly influenced by sharia decisions, performance expectancy and effort expectancy, and fintech usage adoption was significantly influenced by sharia decisions. However, social influence, facilitating condition on behavior intention and facilitating condition, behavior intention on fintech adoption usage did not have a significant effect
Potensi Pengembangan Pasar Saham Syariah Di Indonesia: Dinamika Tantangan Dan Peluang Basri, Basri
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i01.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi pengembangan pasar saham syariah di Indonesia dan menguraikan dinamika tantangan dan peluangnya. Pasar saham syariah di Negara ini mempunyai peran yang sangat penting dalam memberikan alternatif investasi kepada masyarakat dengan memprioritaskan aspek syariah. Fakta ini dibuktikan dengan meningkatnya kebutuhan indikator instrumen keuangan (financial instrumen). Melalui regulasi pemerintah yang berfungsi sebagai Allocation of Branch untuk mendukung aktivitas perdagangan saham syariah agar terus betransformasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang invstasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriftif. Sumber data diperoleh dari Annual Report OJK, Pasar Modal Syariah, dan Jurnal penelitian yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efek syariah setiap tahun terus mengalami perkembangan diantaranya kapitalisasi ISSI, Sukuk Korporasi, Reksa Dana, dan SBSN. Adapun tantangan pasar saham syariah seperti keterbatasan kuantitas emiten, literasi keuangan, dan likuiditas masih rendah sementara peluanganya adalah populasi muslim Indonesia sangat besar, sistem regulasi memadai, dan pertumbuhan industri keuangan syariah setiap tahun mengalami perkembangan
Perbandingan Tingkat Kepatuhan Syariah Terhadap Penggunaan E-Wallet Antara Generasi Milenial dan Generasi Z Di Kecamatan Tanete Riattang Dita Ovelia Nur Said; Muh. Hasbi Ash. Shiddiq; Jumarni
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i01.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan syariah terhadap penggunaan e-wallet serta membandingkan tingkat kepatuhan syariah antara generasi milenial dan generasi Z di Kecamatan Tanete Riattang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 100 responden, yang terdiri dari 50 responden generasi milenial dan 50 responden generasi Z. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan syariah memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet pada kedua generasi. Generasi yang memiliki pemahaman lebih tinggi terhadap prinsip-prinsip syariah cenderung lebih selektif dalam memilih layanan keuangan digital yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Generasi Z menunjukkan tingkat kepatuhan syariah yang lebih tinggi dibandingkan generasi milenial. Mereka lebih aktif dalam mencari informasi tentang layanan keuangan syariah dan lebih cermat dalam memilih aplikasi yang sesuai prinsip Islam. Sebaliknya, generasi milenial lebih menekankan aspek kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Secara umum, tingkat kepatuhan syariah berada pada kategori “cukup baik” hingga “baik”. Temuan ini menunjukkan masih adanya kebutuhan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran terhadap keuangan syariah, khususnya dalam konteks penggunaan teknologi keuangan digital di kalangan masyarakat Muslim.
Pengaruh Perilaku Tabzir Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Pola Konsumsi Masyarakat Muslim Generasi Z di Kecamatan Tanete Riattang Ayi Zamzani; Rina Novianty; Andi Patimbangi
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i01.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilakuTabzir (pemborosan) terhadap loyalitas konsumen di kalanganGenerasi Z Muslim, dengan pola konsumsi sebagai variabelmediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berlandaskan pada Theory of Planned Behavior (TPB) yang menekankan peran sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrolperilaku dalam menentukan tindakan individu. Penelitiandilakukan di Kabupaten Bone, Indonesia, dengan melibatkan100 responden Muslim dari Generasi Z yang dipilih secara acaksederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesionerterstruktur dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku Tabzir berpengaruhsignifikan dan negatif terhadap loyalitas konsumen, baik secaralangsung maupun melalui pola konsumsi. Temuan inimenegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalamperilaku konsumsi untuk mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih etis dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikankontribusi terhadap pengembangan literatur dengan mengisicelah kajian tentang loyalitas konsumen dalam perspektifekonomi Islam, khususnya pada generasi muda Muslim di era digital.
Efektivitas Pegadaian Digital Service Perspektif Ekonomi Syariah di UPC Kedunggalar rahayu, eka
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) dalam meningkatkan kualitas transaksi dan layanan di PT. Pegadaian (Persero) UPC Kedunggalar serta meninjau implementasinya dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual PDS telah mendukung prinsip-prinsip ekonomi syariah, khususnya dalam akad rahn dan qardh, dengan menghadirkan transparansi biaya (ujrah), kejelasan informasi, serta notifikasi jatuh tempo yang meminimalisir unsur gharar. Namun, secara empiris implementasi PDS di UPC Kedunggalar belum menunjukkan efektivitas yang signifikan akibat rendahnya literasi digital nasabah, keterbatasan akses perangkat dan internet, serta resistensi terhadap layanan digital. Dengan demikian, optimalisasi PDS tidak hanya memerlukan peningkatan sistem teknologi, tetapi juga edukasi dan sosialisasi berbasis literasi keuangan syariah guna mewujudkan kemaslahatan dan efisiensi layanan secara menyeluruh.
Analisis Konten Fatwa DSN-MUI Tentang Murabahah Dan Implementasinya Di Lembaga Keuangan Syariah MULAUDDIN, AFORISMA; Waluya, Atep Hendang; Matondang, Muhammad Reza Prima
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.421

Abstract

Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) tentang murabahah memiliki peran strategis dalam membentuk kerangka normatif transaksi pembiayaan di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan substansi Fatwa DSN-MUI tentang Murabahah sejak tahun 2000 hingga 2022 serta mengevaluasi implementasinya dalam praktik lembaga keuangan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap dokumen fatwa dan literatur pendukung, kemudian dibandingkan dengan praktik produk pembiayaan murabahah pada perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa-fatwa DSN-MUI mengalami perkembangan yang signifikan, mulai dari pengaturan mekanisme dasar transaksi, uang muka, diskon, penyelesaian piutang, konversi akad, metode pengakuan keuntungan, hingga pelunasan sebelum jatuh tempo. Fatwa tersebut memberikan landasan hukum yang komprehensif sekaligus ruang fleksibilitas bagi inovasi produk keuangan. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan tantangan, terutama terkait aspek kepemilikan barang sebelum akad, penggunaan wakalah, serta persepsi publik terhadap metode pengakuan margin yang dinilai mendekati sistem konvensional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan syariah, peningkatan tata kelola, dan edukasi berkelanjutan guna memastikan kesesuaian praktik murabahah dengan prinsip-prinsip syariah secara substantif.
Epistemologi Green Marketing Berbasis Ekonomi Syariah amir, nur buana; Putra, Rezki Ananda; Karyono, Otong; s, haslindah
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan epistemologi green marketing berbasis ekonomi syariah dengan menelusuri struktur pengetahuan, sumber nilai, dan kerangka konseptual yang mendasarinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan teknik analisis isi terhadap literatur filsafat ilmu, ekonomi syariah, dan pemasaran hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi berfungsi sebagai fondasi ilmiah yang menjelaskan sumber, struktur, dan validitas pengetahuan green marketing, sementara ekonomi syariah menyediakan legitimasi normatif melalui prinsip khalifah, maslahah, amanah, dan tawazun. Integrasi keduanya menghasilkan konstruksi epistemologis yang menempatkan green marketing dalam tiga pilar utama: struktur keilmuan, nilai religius, dan implementasi keberlanjutan. Dengan demikian, green marketing tidak hanya dipahami sebagai strategi bisnis, tetapi sebagai disiplin pemasaran yang berorientasi pada tanggung jawab ekologis dan kemaslahatan publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model epistemologis green marketing yang terintegrasi dengan nilai syariah, sehingga memperkaya literatur ekonomi Islam sekaligus menawarkan arah konseptual bagi praktik pemasaran berkelanjutan di sektor bisnis modern.
Pemikiran Ekonomi Islam Abad V Hijriah: Analisis Komparatif Ibnu Maskawaih, Al-Mawardi, Al-Ghazali, dan Ibnu Hazm NASIP, ASDAR
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.513

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam pada abad V Hijriah (XI Masehi) merupakan fase penting dalam perkembangan intelektual Islam yang menempatkan aktivitas ekonomi dalam kerangka etika, hukum, dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif dan integratif pemikiran ekonomi Ibnu Maskawaih, Al-Mawardi, Al-Ghazali, dan Ibnu Hazm serta relevansinya terhadap tantangan ekonomi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan analisis isi terhadap karya-karya klasik dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Maskawaih menekankan pembentukan akhlak sebagai fondasi perilaku ekonomi; Al-Mawardi menegaskan peran negara dalam menjamin keadilan distribusi dan kesejahteraan publik; Al-Ghazali mengaitkan aktivitas ekonomi dengan niat, integritas moral, dan keberkahan; sedangkan Ibnu Hazm menyoroti pentingnya konteks sosial dan budaya dalam penerapan prinsip ekonomi Islam. Sintesis pemikiran keempat tokoh tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Islam bersifat holistik, mengintegrasikan dimensi etika, sosial, spiritual, dan institusional. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran ekonomi Islam klasik sebagai landasan konseptual dalam membangun sistem ekonomi yang adil, beretika, dan berkelanjutan di era kontemporer.
Apakah Kelangkaan Nyata Atau Relatif? Scarcity Dalam Pandangan Ekonomi Islam Dan Filsafat Relativisme Nur Syam Mario
Jurnal Al-Istishna Vol. 2 No. 02 (2026): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v2i02.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang konsep kelangkaan (scarcity) yang selama ini diterima sebagai asumsi dasar dan universal dalam teori ekonomi konvensional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode systematic literature review, penelitian ini menganalisis konsep kelangkaan dari perspektif ekonomi klasik, relativisme filosofis, psikologi persepsi, serta ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelangkaan tidak sepenuhnya bersifat objektif dan ontologis, melainkan bersifat relatif dan kontekstual, bergantung pada kerangka penilaian manusia terhadap kebutuhan, nilai, dan distribusi sumber daya. Dalam kerangka relativisme, kelangkaan dipahami sebagai konstruksi pemaknaan yang lahir dari relasi antara subjek, sistem ekonomi, dan struktur sosial, bukan sebagai hukum alam yang mutlak. Perspektif ekonomi Islam memperkuat kritik ini dengan memandang sumber daya sebagai karunia Allah yang pada hakikatnya cukup, sementara kekurangan yang muncul lebih sering disebabkan oleh ketimpangan distribusi, keserakahan, dan ketidakadilan pengelolaan. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan mendasar antara ekonomi Islam dan ekonomi konvensional tidak hanya terletak pada instrumen kebijakan, tetapi pada landasan filosofis mengenai hakikat sumber daya dan kelangkaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan paradigma ekonomi alternatif yang menempatkan keadilan distribusi, etika, dan kesadaran relativitas sebagai fondasi analisis ekonomi

Page 2 of 2 | Total Record : 20