cover
Contact Name
I G.M. Yogiswara Winatha
Contact Email
yogiswara.winatha@unr.ac.id
Phone
+6282182906914
Journal Mail Official
invention@unr.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Ngurah Rai No.30, Penatih, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80238
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
INVENTION: Journal of Intellectual Property Law
Published by Universitas Ngurah Rai
ISSN : -     EISSN : 30632900     DOI : https://doi.org/10.70358/invention
Core Subject : Social,
INVENTION: Journal of Intelectual Property is an open access journal using a double blind peer-review process, published by Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Pusat Kajian (LPPMPK-Universitas Ngurah Rai). Published twice a year (June and December) INVENTION aims to publish manuscripts of high-quality research as well as conceptual analysis that studies specific fields of Intelectual Property. INVENTION welcomes academics, researchers, and practitioners to submit their manuscript. It might be written in Indonesia or English, have never been published elsewhere, are original, and are not under consideration for other publications. For checking Plagiarism, INVENTION Editorial Board will screen plagiarism using Turnitin Program. If it is found that there is a plagiarism indication (above 20%), the editorial board will automatically reject the manuscript immediately.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 13 Documents
Perlindungan Warga Sipil Dalam Konflik Bersenjata (Studi Kasus Penggunaan Asas Pembedaan Dalam Konflik Di Suriah) Lombok, Lesza Leonardo; Singkoh, Angel Christi; Salainti, Yolanda
INVENTION: Journal of Intellectual Property Law Vol 2 No 1 (2025): INVENTION: Journal of Intellectual Property Law
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pusat Kajian - Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/invention.v2i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata di Suriah melalui penerapan asas pembedaan dalam Hukum Humaniter Internasional. Asas ini mengharuskan pihak yang bertikai membedakan antara kombatan dan warga sipil serta target militer dan objek sipil. Namun, dalam praktiknya, sering terjadi pelanggaran yang mengakibatkan tingginya korban sipil. Penelitian ini bertujuan mengenal isi Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan 1977. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun regulasi hukum internasional telah menetapkan perlindungan, pelanggaran masih marak terjadi. Untuk itu, peneliti merekomendasikan penguatan pengawasan internasional, edukasi hukum humaniter, serta sanksi tegas bagi pelaku pelanggaran guna meningkatkan perlindungan warga sipil
Perbandingan Perlindungan Hukum Berbasis Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Dan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) Terhadap Karya Musik yang Dipublikasikan Ulang di YouTube Tanpa Izin Siwi, Alezandro Pitter; Lombok, Lesza Leonardo; Manangin, Susi Aryani
INVENTION: Journal of Intellectual Property Law Vol 2 No 2 (2025): INVENTION: Journal of Intellectual Property Law
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pusat Kajian - Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/invention.v1i2.1489

Abstract

Perkembangan teknologi digital memudahkan distribusi karya, termasuk lagu, melalui platform seperti YouTube, namun juga meningkatkan risiko pelanggaran hak cipta. Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum terhadap pemegang hak cipta atas lagu yang dipublikasikan ulang tanpa izin di YouTube. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 telah mengatur perlindungan hak cipta, tantangan masih muncul dalam penerapannya di ranah digital. Untuk itu, studi ini membandingkan dengan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) di Amerika Serikat yang memiliki mekanisme notifikasi dan takedown. Perbandingan ini menunjukkan perlunya penguatan sistem perlindungan digital di Indonesia melalui kolaborasi pemerintah, platform, dan masyarakat.
Penegakan Hukum Atas Pelanggaran Konten Digital Ditinjau Dari Hukum Positif Di Indonesia DEWI, PUTU EKA TRISNA
INVENTION: Journal of Intellectual Property Law Vol 2 No 2 (2025): INVENTION: Journal of Intellectual Property Law
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Pusat Kajian - Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/invention.v1i2.1508

Abstract

Kehidupan masyarakat sekarang tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan ini mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses dan penyebaran konten melalui media sosial, situs streaming, dan platform digital lainnya. Konten digital seperti musik, film, buku elektronik, hingga desain grafis rentan terhadap pengandaan, penyebarluasan, dan penggunaan ulang tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik norma antara kedua undang-undang tersebut, khususnya dalam praktik pemblokiran konten oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Metode Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, yakni penelitian yang bertumpu pada kajian Pustaka dan analisis bahan hukum tertulis. Fokus utama penelitian adalah konflik norma antara Undang-Undang Hak Cipta dan Undang-Undang ITE dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pertentangan prosedural antara prinsip pembuktian yudisial dalam Undang-Undang Hak Cipta dengan kewenangan administratif dalam Undang-Undang ITE. Konflik ini menimbulkan ketidakpastian hukum, potensi pelanggaran hak digital, dan perlunya harmonisasi regulasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 13