cover
Contact Name
Rizky Merdietio Boedi
Contact Email
rizkymerdietio@lecturer.undip.ac.id
Phone
+6281222707744
Journal Mail Official
actaodontologica@fk.undip.ac.id
Editorial Address
Department of Dentistry, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro. Jl. Prof. Moeljono S Trastotenojo, Building D, Floor 5, Tembalang, Semarang, Central Java, Indonesia. 50275.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Acta Odontologica Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 30907411     DOI : https://doi.org/10.14710/actodont
Core Subject : Health,
Acta Odontologica Indonesia is a single-blind peer-reviewed journal in the field of dentistry. We publish high-quality research and review articles spanning clinical, theoretical, and applied studies across a broad discipline of dental science and practice. We welcome original research articles and comprehensive reviews that explore cutting-edge advancements, evidence-based practices, and emerging trends across a wide range of topics of dentistry. Acta Odontologica Indonesia seeks to promote the integration of diverse perspectives and disciplines to advance scientific knowledge and improve clinical outcomes in dentistry.
Articles 16 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Digital Microlearning Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa : Studi Terkait Perawatan Gigi Tiruan Jembatan Kasus Sederhana Deoaryudya, Bonaventura Ditra; Prabowo, Yoghi Bagus; Santoso, Oedijani; Kardinoto, Bintoro
Acta Odontologica Indonesia Vol 1, No 2 (2025): December Edition
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.28992

Abstract

ujuan: Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan media digital microlearning dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait perawatan gigi tiruan jembatan kasus sederhana. Metode: Studi ini merupakan studi percontohan dengan desain quasi eksperimen dan pendekatan pre-post-test non-equivalent control group design pada 2 kelompok. Terdapat total 20 peserta yang berpartisipasi dalam penelitian. Kelompok kontrol (n=10) mengikuti pembelajaran konvensional dan kelompok intervensi (n=10) mendapatkan pembelajaran dengan media digital microlearning. Tingkat pengetahuan peserta diukur dengan kuesioner berupa soal pilihan ganda terkait materi pembelajaran. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji ANCOVA Quade. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang lebih tinggi pada kelompok intervensi, namun uji ANCOVA Quade menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi, dengan nilai F sebesar 0,128 dan nilai p sebesar 0,725 (>0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan penggunaan media digital microlearning belum memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait perawatan gigi tiruan jembatan kasus sederhana dibandingkan dengan pembelajaran konvensional sehingga diperlukan pengembangan dari segi desain media, strategi implementasi, dan evaluasi.
Dental age estimation methods tested in Pakistani Population – A scoping review of cross-sectional studies Khan, Amber; Yaqoob, Bakhtawar; Franco, Ademir
Acta Odontologica Indonesia 2026: June Edition (Article in Press)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.28788

Abstract

Background: Forensic dentistry is still a growing field in Pakistan. The lack of scientific evidence on the subject can lead to difficulties in situations where age assessment plays a significant role in areas such as criminal and civil proceedings. In large-scale disasters such as earthquakes and accidents, correct investigation of chronological age is less difficult if there is evidence for a specific group of people. Objectives: The purpose of this scoping review was to screen the scientific literature and to find the studies that have been performed with different age estimation methods that have been applied to the Pakistani population over the years. Methodology: It was carried out in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA-ScR) guidelines by searching the following online databases: PubMed/Medline, Scielo,Lilacs,Sciencedirect,Open grey Base, and OATD. A total of 1771 articles were found out. Results: A total of 17 studies remained for full text reading. Out of the 17 studies, eight were excluded because of their study design and two were out of topic. One study was added by expert opinion and a total of eight articles were included in this scoping review including Demirjian’s method, Nolla, Willem’s, Kohler’s, Bang and Ramm, Cameriere,Lamendin’s and Kvaal’s method. Conclusion: The clinical implications of this study are relevant to forensic odontology and clinical dentistry. Overestimation and underestimation of dental age using different methods determines the difference between chronological age time and estimated dental age.
Analisis Pola Sidik Bibir sebagai Metode Identifikasi Individu Yunus, Muliaty; Pujianti, Siti Afifa
Acta Odontologica Indonesia 2026: June Edition (Article in Press)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.28778

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pola sidik bibir dominan berdasarkan klasifikasi tipe pola sidik bibir menurut Suzuki-Tsuchihashi pada mahasiswa angkatan 2021 Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Metode penarikan sampel pada penelitian ini adalah metode non–random (non-probability). Sampel yang didapatkan adalah sampel yang memenuhi kriteria inklusi pada mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin yaitu sebanyak 126 sampel pola sidik bibir yang akan di klasifikasikan ke dalam kelompok Type I, II, III, IV, dan Type V berdasarkan klasifikasi Suzuki - Tsuchihashi. Hasil: Hasil dari berbagai sampel yang dikumpulkan dibagi sesuai klasifikasi Suzuki - Tsuchihashi. Terdapat Tipe pola sidik bibir dominan pada mahasiswa angkatan 2021 yaitu tipe II. Kesimpulan: Berdasarkan perhitungan sampel data penelitan yang telah diamati bahwa pola sidik bibir mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin angkatan 2021 yang dominan adalah Tipe II. Katakunci: Odontologi forensik, Identifikasi individu, Pola Sidik Bibir.
Analisis Korelasi Motivasi dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Tindakan Odontektomi Impaksi Gigi Molar Ketiga Ridhwan, Farras Azhar; Dewi, Tita Kartika; Triyanto, Rudi
Acta Odontologica Indonesia 2026: June Edition (Article in Press)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.29051

Abstract

Latar Belakang: Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, banyak penduduk di Indonesia yang mengalami masalah gigi dan mulut. Sesuai dengan data kunjungan klinik bedah mulut di RSUD Dokter Soekardjo, ada banyak pasien dengan diagnosa gigi impaksi yang lebih dominan pada kasus gigi bungsu atau molar 3. Dalam wawancara singkat dengan perawat gigi di klinik bedah mulut, pasien baru berdiagnosa impaksi yang telah dijelaskan apa itu impaksi rata – rata raut wajah pasien berubah menjadi panik dan cemas saat tahu bahwa dirinya mendapat diagnosa impaksi gigi dan harus dilakukan odontektomi. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi motivasi dengan tingkat kecemasan pada pasien tindakan odontektomi impaksi gigi molar 3. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional, sampel berjumlah 30 responden, pengambilan sampel dengan Purposive Sample. Alat ukur menggunakan kuesioner Motivasi dan Lembar Facial Image Scale. Teknik analisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil : Uji statistik didapatkan hasil yaitu hubungan kuat. Kesimpulan : Ada korelasi antara motivasi dengan tingkat kecemasan pada pasien tindakan odontektomi impaksi gigi molar 3.
Pengaruh Gel Kombinasi Ekstrak Jintan Hitam (Nigella sativa L.) dan Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap Pembentukan Kolagen Penyembuhan Luka Ulkus Traumatikus pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Zahrah, Annisa Lathifah; Permatasari, Nur
Acta Odontologica Indonesia 2026: June Edition (Article in Press)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.29472

Abstract

Ulkus traumatikus merupakan lesi jaringan lunak rongga mulut akibat rusaknya epitel karena trauma. Terapi umum menggunakan triamcinolone acetonide efektif, tetapi berisiko efek samping jangka panjang. Sebagai alternatif, tanaman herbal seperti jintan hitam dan kulit manggis yang mengandung thymoquinone dan xanthone dapat meningkatkan kolagen melalui stimulasi PDGF, TGF-β, dan EGF. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel kombinasi ekstrak jintan hitam (Nigella sativa L.) dan kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap pembentukan kolagen pada penyembuhan ulkus traumatikus tikus Wistar (Rattus norvegicus). Metode Randomized Post Test Only Controlled Group Design dilakukan pada 40 ekor tikus Wistar yang terbagi menjadi 10 kelompok (K-, K+, P1, P2, dan P3) dengan 2 time series (hari ke-6 dan 12). Kolagen pada area ulkus traumatikus mukosa labial rahang bawah tikus Wistar dianalisis dari preparat dengan pewarnaan Masson’s trichrome menggunakan digital slide scanner dengan perbesaran 100x, lalu diuji statistik dengan Independent t-Test dan One-Way ANOVA. Hasil menunjukkan kelompok gel kombinasi memiliki rata-rata luas area kolagen yang lebih tinggi pada hari ke-6 dan 12 dibanding kelompok lain. Dapat disimpulkan bahwa gel kombinasi ekstrak jintan hitam dan kulit manggis berpengaruh terhadap pembentukan kolagen pada penyembuhan ulkus traumatikus tikus Wistar.
Perbedaan Indeks Kebutuhan Perawatan Periodontal (CPITN) antara Pengguna Kontrasepsi Metode Oral dan Suntik di Departemen Periodonsia RSUB Periode November-Desember 2024 Purnamasari, Elizabeth Chandradewi; Kumala, Ega Lucida Chandra; Devitaningtyas, Nungky; Pratamawari, Dyah Nawang Palupi
Acta Odontologica Indonesia 2026: June Edition (Article in Press)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/actodont.28976

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi hormonal dapat memicu inflamasi periodontal melalui perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron, sehingga meningkatkan risiko kerusakan pada jaringan penyangga gigi dan meningkatkan kebutuhan perawatan periodontal. Tujuan Penelitian: menganalisis perbedaan kebutuhan perawatan periodontal antara pengguna kontrasepsi oral dan suntik berdasarkan klasifikasi Treatment Needs (TN) dari skor CPITN. Metode: Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 18 wanita pengguna kontrasepsi hormonal di Departemen Periodonsia RSUB, Malang. Pemeriksaan periodontal dilakukan menggunakan WHO probe, dan hasilnya dikategorikan ke dalam Treatment Needs. Dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk untuk mengetahui normalitas data. Dilanjutkan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan kebutuhan perawatan periodontal yang signifikan (p = 0.006) antara pengguna kontrasepsi hormonal metode oral dan suntik. Kesimpulan:  Terdapat perbedaan indeks kebutuhan perawatan periodontal (CPITN) antara pengguna kontrasepsi hormonal metode oral dan metode suntik yang berkunjung ke Departemen Periodonsia RSUB Malang pada periode November–Desember 2024 dimana pengguna kontrasepsi oral lebih banyak berada pada kategori TN 3, sedangkan pengguna suntik pada TN 2.

Page 2 of 2 | Total Record : 16