cover
Contact Name
agus Rianto
Contact Email
riantosolo73@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fortei.vii@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal FORTECH
Published by FOERTECH
ISSN : 27209253     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.56795/fortech.v5i1.5107
Jurnal ini terbuka untuk kontribusi dari akademisi, peneliti, dan praktisi guna memperkaya diskursus ilmiah dan mendorong penerapan hasil penelitian dalam konteks nyata.
Articles 80 Documents
Desain Kontrol Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro Menggunakan PID-CES Berbasis Firefly Algorithm Anshoruddin, Ilham; Ali, Machrus; Rukslin, Rukslin; Nurohmah, Hidayatul
Jurnal FORTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v5i2.5205

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH)  merupakan salah satu alternatif pembangkit listrik  kecil yang dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang mampu menghasilkan listrik. Permasalahan yang sering terjadi pada sistem pembangkit  Pikohidro adalah terjadinya ketidakstabilan frekuensi disebabkan oleh perubahan beban yang tersambung. Permasalahan ini dapat mengakibatkan kerusakan peralatan listrik. Oleh karena itu, diperlukan suatu teknologi untuk mengoptimalkan kinerja pembangkit listrik tenaga pikohidro, yaitu dengan menerapkan Load Frequency Control (LFC). Mekanisme LFC ini dirancang dengan menggunakan Proportional Integral Derivative (PID) dan Capacitive Energy Storage (CES). CES dapat digunakan untuk mempertahankan stabilitas frekuensi dalam jaringan listrik yang rentan terhadap fluktuasi, seperti jaringan yang terhubung dengan pembangkit listrik yang tidak dapat diprediksi. Pada penelitian kali ini akan disimulasikan PLTPH dengan tanpa control, control PID FA, control CES dan control PID CES FA. Dari keempat model simulasi PLTPH serta hubungan diagram responnya, maka dapat disimpulkan bahwa bahwa kontroler terbaik pada penelitian ini adalah PID-CES FA yaitu didapatkan undershoots sebesar -0.000002324 dan overshoot 0.0000004965 dengan settling time 3,026 detik. Dengan diterapkan metode PID-CES FA terhadap PLTPH, maka akan dapat menghasilkan frekuensi yang lebih baik dibanding dengan menngunakan tanpa control, kontrol PID-FA maupun dengan kontrol CES saja
Desain Dan Implementasi Sistem Tracking Dual Axis Panel Surya 50wp Untuk Optimalisasi Daya Widjonarko, Widjonarko; Asnoer Laagu, Muh.; Nur Fauzi, Ahmad
Jurnal FORTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v5i2.5206

Abstract

Dengan perkembangan teknologi yang pesat, kebutuhan akan sumber energi alternatif semakin mendesak karena keterbatasan bahan bakar fosil. Energi matahari menjadi salah satu solusi potensial karena sifatnya yang melimpah, efisien, dan ramah lingkungan. Panel surya, yang mengubah energi matahari menjadi listrik, masih memiliki efisiensi rendah, sehingga perlu teknologi yang dapat meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengimplementasikan sistem tracking dual axis pada panel surya 50 Wp, guna membandingkan daya dan efisiensi yang dihasilkan dengan sistem non-tracking. Penelitian dilakukan melalui dua tahapan, yaitu perancangan sistem dan pengujian. Pada sistem tracking, panel surya dilengkapi sensor cahaya yang mengarahkan panel mengikuti posisi matahari secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel dengan sistem tracking menghasilkan daya rata-rata 4,28 Watt, lebih besar dibandingkan panel statis yang hanya 3,91 Watt. Efisiensi panel tracking juga lebih tinggi, dengan rata-rata 17,19%, dibandingkan efisiensi panel statis sebesar 14,27%. Ini membuktikan bahwa sistem tracking dual axis lebih efektif dalam meningkatkan kinerja panel surya, menghasilkan daya dan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan sistem statis
Perbandingan MPPT Dengan PWM Pada Sistem Monitoring Pertumbuhan Tanaman Fajar Alvandy, Rahmad; Soetedjo, Aryuanto
Jurnal FORTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v5i2.5204

Abstract

Monitoring Pertumbuhan Tanaman merupakan suatu inovasi yang memanfaatkan teknologi IoT untuk memantau kondisi pertumbuhan dan kesehatan tanaman secara real-time. Dalam lingkungan pertanian yang seringkali jauh dari jangkauan PLN, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi solusi yang tepat. Namun, fluktuasi daya keluaran dari panel surya dapat mempengaruhi kinerja peralatan kelistrikan, seperti baterai, jika tidak diatur dengan baik.Untuk mengoptimalkan efisiensi penggunaan energi surya, diperlukan Solar Charge Controller (SCC) dengan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT). Dari desain SCC memungkinkan panel surya beroperasi pada titik daya maksimum, meningkatkan efisiensi hingga 30%.
Sistem Monitoring Kesehatan Pasien Dengan Multi Sensor Syam, Syahril; Ahmad Ilham, Amil; Palantei, Elyas; Ruswandi Djalal, Muhammad
Jurnal FORTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v5i2.5202

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk aktifitas mengukur dan memonitor berbagai indikator-indikator kesehatan secara rutin dan berkesinambungan yang mengeksploitasi keunggulan teknologi sensor memberikan dampak positif yang besar bagi kesehatan dan untuk memberikan solusi yang lebih efisien dan optimal bagi pihak tenaga medis (dokter, perawat, atau pihak berwenang lainnya) dalam memberikan pelayanan medik yang lebih mutakhir dan memuaskan kepada masyarakat luas. Melalui tindakan perawatan yang intensif, berkesinambungan dan efisien ini diharapkan dapat mengurangi resiko kematian pasien akibat kelalaian dalam mengambil tindakan medis yang cepat dan tepat. Penelitian dilakukan dengan membuat metode rancangan jangka panjang dengan menyesuaikan fungsi sensor-sensor dan dilakukan eksperiment, yaitu pembuatan sistem multi sensor sesuai dengan metode yang telah dibuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat sensor detak nadi dan sensor suhu LM35 dapat ditransmisikan dengan menggunakan media transmisi Bluetooth dengan jarak baca sensivitas mencapai 17 meter dengan nilai throughput 1-0.75 Kbps. Setelah dilakukan pengujian dan pengukuran validasi data maka ditarik kesimpulan bahwa untuk pengukuran detak nadi mendapatkan nilai error 3.88% sedangkan untuk pengukuran suhu tubuh mendapatkan nilai error 16.94%.
Analisis Pengaruh Pembebanan Terhadap Efisiensi Transformator Daya 30 MVA PLTMG Ambon Peaker 30 MW Michelle Huwae, Jennifer; A F Haurissa, Marceau; L. Latupeirissa, Hamles
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6101

Abstract

Transformator daya merupakan suatu peralatan listrik yang berperan penting dalam penyaluran energi listrik dari pembangkit sampai ke konsumen yang efisiensinya harus tetap dijaga agar dapat beroperasi dengan baik. Efisiensi transformator merupakan perbandingan antara daya keluaran (Pout) dengan daya masukan (Pin) dan dinyatakan dalam persentase, dimana dalam pengoperasiannya efisiensi juga dipengaruhi oleh rugi-rugi daya yang timbul yakni rugi-rugi inti dan rugi-rugi tembaga. Semakin besar pembebanan, maka kerugian daya yang dihasilkan semakin meningkat. Oleh karena beban yang ditanggung PLTMG Ambon Peaker 30 MW bersifat fluktuatif dan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi, maka transformator blok #1 menjadi fokus utama untuk diteliti. Dalam penelitian ini dilakukan analisis perhitungan menggunakan metode kuantitatif dengan menghitung besar rugi-rugi daya dan efisiensi transformator. Jenis data yang diperlukan untuk melakukan analisis perhitungan ini yaitu: Spesifikasi Teknis Trafo dan data historistis pembebanan tertinggi, arus, serta tegangan trafo tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian transformator blok #1 pada GI Waai di PLTMG Ambon Peaker 30 MW pada pembebanan tertinggi 16,61 MW menghasilkan efisiensi sebesar 99,6285%. Dimana pada kondisi pembebanan ini efisiensi cenderung kecil diakibatkan rugi tembaga meningkat secara signifikan dengan meningkatnya arus beban (karena rugi-rugi sebanding dengan kuadrat arus). Sedangkan efisiensi tertinggi transformator 99,6506% terjadi di bulan Mei dengan besar pembebanan 13,05 MW. Hal ini dapat terjadi pada kondisi pembebanan tertentu, dimana rugi-rugi yang dihasilkan transformator saat beroperasi minimum atau nilainya kecil. Hal ini menjelaskan adanya pengaruh signifikan pembebanan yang fluktuatif terhadap efisiensi transformator, yakni semakin besar pembebanan maka efisiensi akan semakin kecil.
Perencanaan Pencahayaan Lampu Jalan Dengan Simulasi Dialux Untuk Efisiensi Energi Lutfi Cahyanto, Iqbal; Ali, Machrus; Nurohmah, Hidayatul
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6102

Abstract

Good street lighting planning is essential, especially in areas prone to accidents and crime. Good street lighting can reduce the risk of accidents and increase the sense of security in public areas, providing security, convenience, and comfort for road users, especially at night or in bad weather conditions. However, street lighting is often a significant source of energy consumption. Therefore, optimising the street lighting system to improve energy efficiency is necessary. The study results showed that the existing lighting system using 250 W high-pressure sodium (HPS) lamps has weaknesses in terms of energy efficiency and light distribution quality. Simulations using Dialux showed that the average luminance of existing lighting only reached 0.6 cd/m² with a uniformity level of 0.4, and energy consumption reached 20,000 W along the road. Lighting optimization using 120 W LED lamps provides significant improvements in energy efficiency and lighting quality. The average luminance increased to 0.8 cd/m² with a uniformity of 0.6, while energy consumption decreased by 52%, from 20,000 W to 9,600 W. In addition, the glare level decreased from 30 to 25, indicating an increase in visual comfort. These results indicate that the implementation of LED lights can not only improve the quality of street lighting but also have a positive impact on energy efficiency and reduced operating costs.
Perancangan Sistem Kendali Suhu Pada Alat Bloodwarmer Menggunakan Fuzzy Logic: Yanuar Mukhammad, Agoes Santika Hyperastuty, I’im Nandang Mukhammad, Yanuar; Hyperastuty, Santika; Nandang, I’im
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6104

Abstract

Blood Warmer adalah alat yang digunakan untuk menghangatkan atau memanaskan darah atau cairan sebelum dilakukan transfuse kepada pasien. memiliki kelebihan yaitu suhu darah dijaga agar stabil pada nilai 37°C. alat ini biasanya digunakan untuk membantu menyembuhkan penderita hypothermia dan juga sebagai penghangat darah. Pada alat ini telah dilakukan pengujian yaitu pada suhu diatas 37 dan dibawah 37 dengan rentang suhu bervariasi dari 10 – 100 celcius dengan hasilnya yaitu pada saat nilai suhu lebih dari 37 maka pemanas atau heater off dan Ketika suhu dibawah 37 maka heater on atau aktif.
Pembuatan Sistem Timbangan Online Berbasis Internet of Things Prasetyo, Heru; Muhammad Agung Raharjo
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6103

Abstract

Sistem penimbangan tradisional saat ini memiliki kekurangan dalam efisiensi operasional, terutama ketika data harus dicatat secara manual dan harus segera dilaporkan. Kondisi ini menjadi tantangan besar, khususnya bagi pelaku usaha yang mengelola toko dan gudang di lokasi yang berbeda. Penelitian ini mengembangkan sistem timbangan berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data berat. Sistem ini menggunakan sensor berat load cell dan HX711 dan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan protokol komunikasi MQTT. Hasil pengujian menunjukkan akurasi rata-rata 97,5% dan latensi pengiriman data 1,3 detik. Sistem berhasil diuji dalam kondisi operasional nyata selama 72 jam tanpa gangguan signifikan. Sistem ini diharapkan memberikan solusi inovatif untuk kebutuhan logistik yang kompleks.
Perancangan Sensor Water Level Menggunakan Nirkabel Rizqi Satrio, Nur; Romadhon Parada Dian Palevi, Bima; Ardita, Michael
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6105

Abstract

The design of the wireless water level sensor system aims to monitor water in the river effectively and efficiently. The system utilizes wireless technology to transmit data in real-time, allowing users to monitor water levels remotely. In this project, the water level sensor was selected for its high accuracy in measuring the depth of the water. The data collected by the sensors will be transmitted via a wireless communication module such as LoRa that we use to a web-based application or mobile device, where the user can visually monitor the status of the water level. The system test method is carried out by monitoring the results of water level identification in the river to ensure accuracy. The results show that the system not only provides accurate data, but also reduces the need for manual intervention, thereby improving operational efficiency. In addition, the implementation of this system also provides convenience in disseminating information warning of the existence of. With the application of wireless technology, these sensor systems have the potential to be applied in various sectors, including agriculture, industry, and water resource management. This research is expected to be the foundation for further development in intelligent and sustainable environmental monitoring.
Pemantauan Konsumsi Air Pada Prototipe Gedung Tiga Lantai Berbasis Internet of Things Achmad Fauzan, Bagas Dwi Atmaja; Utomo, Eko Budi; Purnomo, Didik Setyo
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6106

Abstract

Monitoring water consumption with the Internet of Things (IoT) is a significant innovation in improving water utilization efficiency in multi-story buildings. This research develops a monitoring system on a three-story building prototype, which combines the MQTT protocol, the Node-Red visualization platform, and two sensors: the YF-B6 and the analog water flow meter sensor. The YF-B6 sensor measures the number of pulses from the water flow to determine the volume, flow rate, and velocity of the water, while the analog water flow meter sensor is integrated with the ESP32-CAM module to capture images of the water flow indicator and process them into volume values using image processing. Data from both sensors are sent to the cloud MQTT broker and visualized interactively through the Node-Red dashboard. This system is implemented on a three-story building prototype to replicate the distribution and monitoring of water usage on each floor. The research results indicate that this system can provide water consumption data with an error percentage of 0.2% and an absolute error of 0.03 m³. This system will also be used for the industrial automation workshop learning module to introduce the Internet of Things (IoT) in an educational environment.