cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kaizenjurnalpkm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.479, Tj. Sari, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20133
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kaizen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29627427     DOI : https://doi.org/10.54367/kaizen
Core Subject : Economy, Science,
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT merupakan Media Publikasi pengabdian bidang ilmu Manajemen yang menyajikan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat serta isu ekonomi manajemen terkini yang mencakup Manajemen Umum, manejemen Operasional, manajemen personalia, dan yang lain sejenisnya, setiap naskah yang dikirimkan ke KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT akan ditelaah oleh dewan editor yang relevan.
Articles 43 Documents
SOSIALISASI MAKNA “PARJAMBARON” DALAM ADAT BATAK TOBA PADA PERKUMPULAN POMPARAN RAJA SITEMPANG DI KABUPATEN DAIRI SIDIKALANG Peran Simanihuruk; Darwis Tamba; Poltak T. Parhusip; Abdonsius Sitanggang; Robinson Sipahutar
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Parjambaron ialah budaya pembagian daging yang bertujuan memberikan penghormatan pada marga tertentu sesuai kedudukannya menurut Dalihan Na Tolu dalam pesta adat. Perkumpulan Pomparan Raja Sitempang di Kabupaten Dairi Sidikalang yang merupakan orang Batak perantau juga melakukan budaya parjambaron tersebut. Namun, pembagian Jambar dan pemaknaannya terkait budaya tersebut sudah mengalami pergeseran nilai dibandingkan pada awal parjambaron dalam adat batak toba. Sosialisasi ini menggunakan metode ceramah/penyuluhan guna menggali makna dari Parjambaron di Kabupaten Dairi Sidikalang dan mendapatkan gambaran fakta-fakta sistematis dari sosialisasi.Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa Perkumpulan Pomparan Raja Sitempang di Kabupaten Dairi Sidikalang memodifikasi nilai Dalihan Na Tolu dalam Parjambaron atau mengasimilasi kecintaan mereka untuk menjaga kekerabatan di tanah perantau. Perkumpulan Pomparan Raja Sitempang di Kabupaten Dairi Sidikalang memunculkan suatu konstruksi makna Parjambaron yang baru guna semakin mempererat Dalihan Na Tolu bagi masyarakat Batak Toba yang ada di Kabupaten Dairi Sidikalang.
SOSIALISASI PENGUATAN LITERASI MELALUI STORY TELLING DI PANTI ASUHAN ABDI SEJATI INDONESIA MEDAN Markus Setia Waoma; Saut Purba; Robinson Sipahutar; Elizabeth Haloho
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar memetakan literasi khususnya pada anak-anak dan siswa sekolah. Berbagai program literasi dibuat agar literasi siswa meningkat. Kegiatan penguatan literasi anak melalui storytelling ini merupakan salah satu program peningkatan literasi dalam mendukung program pemerintah tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan metode bercerita dan mendongeng. Selain itu, dilakukan juga pre-test dan post-test kepada peserta untuk melihat apakah kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan peserta atau tidak. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, pengetahuan anak terkait literasi meningkat. Oleh karena itu, kegiatan literasi melalui storytelling dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan literasi anak.
MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK ANAK KOS Anitha Paulina Tinambunan
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen keuangan erat kaitannya dengan membuat perencanaan anggaran keuangan. Anggaran dapat dibuat sejak anak kos mendapatkan uang kiriman dari orangtua. Untuk menghindari pengalaman finansial yang sulit dikontrol, anak kos perlu membuat perencanaan keuangan dengan mencatat semua pengeluaran secara teratur sehingga uang bulanan dari orangtua tersebut dapat memenuhi kebutuhan. Mahasiswa yang anak kos perlu juga menyisihkan sedikit uang kiriman orangtua untuk ditabung. Dana tersebut akan digunakan jika mengalami sakit atau membutuhkan dana ekstra untuk keperluan kuliah.
PENGEMBANGAN KREATIFITAS DAN KEWIRAUSAHAAN BAGI ANAK PUTUS SEKOLAH PADA PKBM YABES MEDAN Elisabeth Simangunsong; Imelda R. Purba; Roslinda Sagala; Kristina Bangun
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini mengambil tempat di sekolah PKBM YABES Medan yang terletak di Jalan Jamin Ginting ,kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Adapun judul pengabdian ini adalah Pengembangan kreatifitas dan kewirausahaan bagi anak putus sekolah. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan kepada anak-anak yang putus sekolah karena tidak dapat menyelesaikan studinya disebabkan berbagai hal. PKBM Yabes merupakan suatu Lembaga Pendidikan yang diakui oleh pemerintah untuk melakukan kegiatan sekolah sekaligus ujian akhir bagi anak-anak yang putus sekolah agar dapat menyelesaikan sekolahnya. Anak putus sekolah sendiri merupakan orang yang putus dari pendidikan formal setelah menyelesaikan jenjang sekolah dasar atau menengah pertama. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti masalah ekonomi, kurangnya minat belajar, atau terlibat dalam permasalahan sosial seperti narkoba dan kekerasan. Dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah, diperlukan upaya untuk mengembangkan kreatifitas dan kewirausahaan bagi anak putus sekolah untuk memperkuat kesiapan hidup mandiri. Program ini bertujuan untuk kreatifitas dan kewirausahaan yang berguna bagi anak putus sekolah dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan mandiri di masa depan.Kegiatan penyuluhan ini diberikan kepada kurang lebih 30 orang anak putus sekolah di Pendidikan Menengah
SOSIALISASI MANFAAT MENJADI ANGGOTA CREDIT UNION DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN UMAT GEREJA WILAYAH 1 SANTO BONAFENTURA GEREJA SANTO FRANSISKUS ASSISI PADANG BULAN MEDAN Nawary Saragih; Helena Sihota
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 2 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Credit Union, lazim disebut CU, merupakan salah satu tiang perekonomian dalam rangka pengentasan kemiskinan, sebab kegiatan yang terdapat dalam CU tersebut adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan anggota sehingga model CU sangat cocok dikembangkan. Untuk itu potensi keberadaan CU saat ini harus dikembangkan dan pemerintah harus melihat keberadaan CU menjadi suatu model dalam pengentasan kemiskinan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk umat di Wilayah 1 Santo Bonafentura yang terdiri dari Lingkungan 1,2,3 dan 4 di Gereja Santo Fransiskus Assisi Padang Bulan Medan yaitu kepada Bapak/ Ibu yang ikut pada doa-doa lingkungan sebagai perwakilan dari setiap Rumah Tangga. Dimana tingkat pendidikan umat sangat beragam, mulai dari yang tidak tamat sekolah dasar sampai pada lulus Pasca sarjana. Bentuk kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah disertai makalah yang diberikan pada para Bapak/ Ibu rumah tangga yang hadir pada doa-doa lingkungan. Setelah ceramah dilakukan tanya jawab antara peserta dengan pemakalah. Hasil yang diperoleh dari penyuluhan ini adalah dapat menambah pengetahuan masyarakat terutama peserta penyuluhan dalam hal masuk menjadi anggota Koperasi yang dapat membatu dalam kesulitan keuangan keluarga dan memotivasi masyrakat untuk meningkatkan pengendalian keuangan keluarga, Bagi penyuluh sendiri merupakan salah perwujudan satu pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
CARA BERBISNIS DENGAN MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA Anitha Paulina Tinambunan
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi saat ini tingkat kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan bagi pengguna sosial media dalam berbagai bidang. Memasarkan produk dan jasa melalui sosial media merupakan kesempatan yang bagus bagi para pelaku bisnis. Banyak orang mengaku belum tergerak untuk berbisnis online padahal banyak sekali peluang usaha dengan modal yang relatif kecil. Mereka tidak berani berusaha karena kurangnya pemahaman tentang bagaimana cara berbisnis dengan menggunakan sosial media.
PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PENENUN LEO ULOS KOTA PEMATANG SIANTAR Frederick Saroha Silaban; Pasaman Silaban; Sabriana Simanjuntak
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bergerak dengan sangat cepat, membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia dan tatanan ekonomi dunia. Inovasi yang cepat dan dinamis menghasilkan produk-produk baru yang mampu menggantikan produk kurang inovatif. Salah satu perkembangan teknologi yang signifikan saat ini adalah dalam sistem pembayaran. Kegiatan transaksi keuangan sehari-hari kini banyak dilakukan melalui gadget untuk memudahkan dan mempercepat akses. Hal ini mendorong inovasi dalam pengembangan financial technology (fintech) yang dapat dengan mudah menyesuaikan kebutuhan penggunanya. Salah satu hasil perkembangan fintech yang dirasakan masyarakat adalah perubahan bentuk uang dari uang kertas dan logam menjadi electronic money (e-money). Fenomena meningkatnya penggunaan dompet digital selama pandemi COVID-19 mengindikasikan bahwa masyarakat telah menerima aplikasi pembayaran dompet digital untuk menunjang transaksi sehari-hari. Perubahan ini penting karena mengarah pada perubahan perilaku dan budaya masyarakat dalam bertransaksi secara nontunai (Less Cash Society). Fenomena ini juga menarik perhatian peneliti untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan minat penggunaan dompet digital melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), yang sering digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan individu terhadap teknologi tertentu. Pada umumnya, pelaku UMKM di CV Leo Ulos masih menggunakan uang tunai dalam bertransaksi, sehingga tidak memberikan pilihan pembayaran bagi pengunjung atau wisatawan. Oleh karena itu, seiring dengan perkembangan pembayaran digital, para pelaku UMKM harus dapat menyediakan pilihan pembayaran melalui kanal pembayaran digital
PENGENDALIAN DAN EVALUASI RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KOTA MEDAN TAHUN ANGGARAN 2023 Kornel Munthe
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan merupakan dokumen pendukung dalam pengambilan kebijakan bagi semua stakeholder pembangunan Kota Medan terutama bagi Badan Perencanaan Pengembangan Daerah sebagai OPD yang bertanggungjawab terhadap perencanaan. Dokumen ini akan memberi gambaran mengenai efektifitas pelaksanaan perencanaan hingga tahap pelaksanaan yang pada akhirnya memberi nilai strategis bagi kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan usulan kegiatan dari masyarakat dan, usulan kegiatan dari OPD dalam musrenbang, serta kebijakan pengelolaan keuangan daerah. Usulan kegiatan dari masyarakat dalam RKPD merupakan bentuk perencanaan bottom up merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Hal ini perlu dijaga terus-menerus dalam rangka menjamin kepedulian dan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan. Usulan kegiatan dari OPD merupakan bentuk dari alur perencanaan top down dan teknokratis. Hal ini berarti usulan kegiatan yang disampaikan harus mempunyai keterkaitan dan penjabaran dari perencanaan di atasnya dalam hal ini perencanaan di tingkat propinsi dan tingkat pusat selain itu perencanaan yang dilakukan telah melalui alur perencanaan. Pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2023 merupakan tahun ketiga. Berbagai upaya terintegrasi dan komprehensif telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Medan untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi RKPD Kota Medan dilakukan berdasarkan 5 (lima) tema pembangunan kota sesuai dengan RPJMD Kota Medan 2021-2026 Secara umum, kinerja pembangunan kota pada tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Medan 2021-2026 menunjukkan hasil-hasil yang menggembirakan dan sudah dilaksanakan secara bertahap serta berkesinambungan tetapi masih ada beberapa hal dalam pembangunan secara keseluruhan yang membutuhkan percepatan akibat pengaruh melemahnya ekonomi global. Untuk itu secara terus menerus juga dilaksanakan evaluasi terhadap masalah-masalah dan tantangan pembangunan kota yang harus segera diatasi dan dibenahi bersama. Laporan evaluasi RKPD ini memberikan gambaran mengenai capaian kinerja pembangunan kota pada tahun pertama pelaksanaan RKPD Kota Medan 2021-2026, mengidentifikasi potensi dan masalah yang ada, serta memberikan rekomendasi untuk mengakselerasi pembangunan kota. Diharapkan, pada akhir tahun pelaksanaan RPJMD Kota Medan, semua target kinerja daerah dapat tercapai
PENYULUHAN EKONOMI KREATIF KONSEP, PELUANG DAN CARA MEMULAI USAHA PADA MASYARAKAT DESA LUMBAN BINANGA KECAMATAN LAGUBOTI KABUPATEN TOBA Elisabeth Simangunsong; Imelda R Purba; Abdonsisus Sitanggang; Darna Sitanggang; Elizabeth Haloho
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Binanga, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. merupakan satu daerah yang terletak disekitar pinggiran Danau Toba. Pendidikan masyarakat di desa ini yang sangat bervariatif, mulai dari Sekolah Dasar sampai tingkat sarjana. Kebanyakan penduduknya bermata pencaharian bertani. Ada juga beberapa yang bermata pencaharian nelayan dengan menangkap ikan di danau toba. Keluarga di desa ini memiliki anak anak muda yang belum memahami ekonomi kreatif. Banyak peluang yang seharusnya bisa dimanfaat kan di desa ini. Masyarakat hanya mengandalkan hasil pertanian dan tangakapan ikan saja sebagai mata pencaharian mereka. Mereka kurang memahami memanfaatkan peluang dan cara memulai usaha dengan hasil2 bumi mereka yang lain seperti jagung, coklat, dll. Diharapkan adanya penyluhan ini masayarakat daapat memahami ekonomi kreatif, peluang dan cara memulai usaha. Hal,ini dapat mendorong ke arah perbaikan keuangan rumah tangga mereka selanjutnya akan berpengaruh terhadap pengetahuan dan kesejahteraan.. Penyuluhan ini akan menjelaskan manfaat pengetahuan tentang ekonomi kreatif dan cara memulai usaha baru. Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut khususnya para anak muda umumnya belum pernah mendapat penyuluhan tentang ekonomi kreatif, kosep dan cara memulai usaha baru Penyuluhan bertujuan mengubah kehidupan keluarga mereka dengan mengelola hasil bumi meeka tidak hanya langsung menjualnya. Mereka dapat mengelola ikan misalnya menjadi bakso, atau panganan yang lain. Mengolah jagung menjadi kerupuk , dll. Memahami ekonomi kreatif, konsep dan cara memulai usaha baru akan membantu anak muda di desa dalam menopang kehiupan dan kesejhateraankeluarga mereka. Metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah disertai makalah yang diberikan masyarakat di Desa ini. Setelah ceramah akan dilakukan tanya jawab antara peserta dengan pemakalah. Dari hasil penyuluhan ini dapat dilihat antusias masyarakat khususnya anak muda terhadap materi yang disampaikan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa: para warga masyarakat desa Lumban Binanga belum mengetahui apa manfaat penyuluhan
DETEKSI PLAGIARISME SEBAGAI PENINGKATAN INTEGRITAS AKADEMIK Esli Silalahi; Donalson Silalahi; Miska Irani Tarigan; Ria Veronica Sinaga
KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya teknologi Internet berimplikasi kepada peningkatan publikasi dan penyebaran ilmu pengetahuan. Sumber-sumber rujukan ilmiah kemudian dapat dengan mudah diperoleh melalui penelusuran ke berbagai search engines yang dapat diakses dan tersedia secara online. Kemudahan memperoleh sumber-sumber ilmiah tersebut disisi lain menimbulkan permasalahan terkait dengan etika akademik terutama terkait kejujuran akademik, yaitu praktek-praktek plagiasi, seperti menjiplak (copy-paste) karya orang lain tanpa menyebutkan sumber yang digunakan atau di rujuk. Tindakan plagiarisme sering dijumpai dalam dunia pendidikan.Tindakan Plagiarisme ini dapat terjadi dikalangan pelajar, guru maupun akademisi (mahasiswa dan dosen). Hampir semua dari kalangan tersebut pernah melakukan tindakan ini. Kasus plagiarisme sekarang menjadi pembicaraan hangat di lingkungan perguruan tinggi dimana kasus plagiarisme ini banyak terjadi di Indonesia. Plagiarisme merupakan pengambilan hasil karya tulis orang lain, ide tanpa menyebutkan sumbernya dan diakui sebagai hasil karya miliknya sendiri. Tindakan Plagiarisme di lingkungan civitas akademika perlu diminimalisir dengan software turnitin. Turnitin ini berfungsi untuk mendeteksi persamaan kata dan kalimat yang terdapat pada karya tulis mahasiswa, sehingga kelihatan keaslianya (originil) atau tidak. Dengan deteksi plagiarisme ini dapat meningkatkan integritas akademik berupa kejujuran, kerja keras dan kemandirian, pencegahan plagiarisme dan hak cipta, keadilan dan keterbukaan. Membangun dan meningkatkan integritas akademik dapat dilakukan dengan Penyuluhan dan Edukasi, Kode etik dan kebijakan jelas, Pengembangan budaya kejujuran, Penggunaan teknologi Anti-Plagiarisme, seperti Aplikasi software, Pengawasan dan pemberian saksi. Hal ini dapat mengurangi tindakan plagiarisme sehingga dapat meningkatkan integritas akademik