cover
Contact Name
Andi Yusuf Katili
Contact Email
yusuf2801@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yusuf2801@gmail.com
Editorial Address
Perum Alya Residen 3 Blok A-24, Kelurahan Dolumo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
ISSN : 31095690     EISSN : 30908353     DOI : 10.69623
Jurnal Pengabdian Masyarakat disingkat J-AbMas adalah jurnal yang mewadahi berbagai kegiatan di bidang pengabdian kepada masyarakat. Semua publikasi di J-AbMas bersifat akses terbuka yang memungkinkan akses tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. J-AbMas terbit tiga kali setahun yaitu: April, Agustus dan Desember.
Articles 15 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Dalam Upaya Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo Pariono, Agus; Katili, Andi Yusuf; Arsana, I Kadek Satria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.181

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di banyak wilayah pedesaan, termasuk di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah berdampak negatif terhadap kesehatan lingkungan dan estetika desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan edukasi berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pembentukan kelompok sadar lingkungan (KSL). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 27,5%, dengan 70% warga mulai menerapkan pemilahan sampah di rumah tangga. Selain itu, volume sampah terbuka menurun sekitar 40%, dan kegiatan daur ulang menghasilkan manfaat ekonomi melalui penjualan produk kerajinan serta kerja sama dengan bank sampah lokal. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3, 11, dan 13. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui edukasi 3R terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Edukasi Penguatan Karakter dan Disiplin Digital bagi Remaja di Era Media Sosial Katili, Andi Abee Zoelthan; Katili, Andi Ayla Azzorayya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.184

Abstract

Perkembangan media sosial yang sangat cepat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan pembentukan karakter remaja. Kondisi ini membutuhkan edukasi yang mampu membekali remaja dengan pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, dan disiplin digital agar mampu berinteraksi secara bijak di ruang daring. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital, penguatan karakter, serta kemampuan remaja dalam mengelola aktivitas digital secara sehat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, studi kasus, dan pendampingan langsung dalam pemanfaatan media sosial yang aman. Peserta merupakan remaja berusia 13–18 tahun dari wilayah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap risiko konten negatif, kemampuan memilah informasi, serta penerapan kedisiplinan digital seperti pengaturan waktu penggunaan gawai dan pengendalian diri terhadap konten berbahaya. Selain itu, pendekatan partisipatif mampu menumbuhkan kesadaran kritis dan karakter positif. Program ini juga mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pengawasan digital, sehingga mendukung terciptanya ekosistem media sosial yang aman dan sehat bagi remaja. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk perilaku digital yang bertanggung jawab serta berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Teh Bunga Telang sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan dan Ekonomi Kreatif Ibu PKK Desa Tapelan Bojonegoro Aziz, Suudin; Prastya, Ifnu Wisma Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.192

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan teh bunga telang bagi ibu-ibu PKK Desa Tapelan, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah bunga telang (Clitoria ternatea) menjadi produk minuman herbal yang bernilai jual, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pengolahan bunga telang, mulai dari pemilihan bahan, pengeringan, penyeduhan, hingga pengemasan sederhana. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta menjadi indikasi keberhasilan kegiatan, sekaligus membuka peluang untuk pengembangan usaha rumah tangga berbasis teh telang. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keterampilan masyarakat serta berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga di Desa Tapelan.
Pelatihan Koperasi Merah Putih bagi Perangkat Desa Betet Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Fitri, Anisa; Burhanuddin, Hamam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.193

Abstract

Koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Desa Betet, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, merupakan desa dengan potensi sumber daya manusia yang besar namun belum optimal dalam pengelolaan koperasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai manajemen koperasi Merah Putih kepada perangkat desa, agar mereka mampu mengelola organisasi koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, simulasi penyusunan laporan keuangan, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman lebih baik terkait prinsip koperasi, pencatatan keuangan, serta strategi pengembangan usaha koperasi berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.
Mengangkat Martabat Lansia Perempuan: Penguatan Spiritual-Psikologis untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi di Pasuruan Masita, Dewi; Nurul Fauzah, Nurul Fauzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.198

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Mengangkat Martabat Perempuan Lanjut Usia” dilaksanakan di Pasar Kraton, Kota Pasuruan, selama Januari–Juni 2025 untuk memperkuat harkat, ketahanan psikologis, dan kemandirian ekonomi perempuan lanjut usia melalui hasil kegiatan sederhana di alam. Program ini diikuti oleh para lansia yang memilih untuk mandiri tanpa bergantung pada bantuan keluarga maupun bantuan sosial, serta memaknai kegiatan kewirausahaan sebagai bentuk pemeliharaan harga diri, kesehatan mental, dan keberlanjutan hidup di usia senja. Metode pendampingan dilakukan secara partisipatif melalui sesi berbagi pengalaman, penguatan spiritual-psikologis, pembelajaran berdagang sederhana, dan pembentukan kelompok dukungan sosial di pasar. Hasil dari Program Pengabdian Masyarakat (PKM) meliputi peningkatan kepercayaan diri, pengambilan keputusan, dan kemampuan mengelola kegiatan usaha secara mandiri. Interaksi sosial di pasar dan dukungan antar peserta mengurangi kesepian dan memperkuat hubungan dengan lansia. Analisis teoretis mengungkapkan bahwa hasil program berkaitan dengan empat tahap: pemberdayaan psikologis, dukungan antar generasi, dukungan sosial, dan kesejahteraan spiritual. PKM ini menekankan bahwa pemberdayaan para lansia tidak hanya tentang peningkatan pendapatan tetapi juga mencakup pemulihan martabat, makna hidup, dan ketahanan mental, yang dipupuk melalui praktik sehari-hari yang sederhana namun bermakna.

Page 2 of 2 | Total Record : 15