cover
Contact Name
Novira Sartika
Contact Email
novirasartika@polbeng.ac.id
Phone
+6281387321255
Journal Mail Official
iakp@polbeng.ac.id
Editorial Address
Jl. Bathin alam, Sungai Alam Bengkalis-Riau 28711
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan
ISSN : -     EISSN : 27230309     DOI : https://doi.org/10.35314/
Core Subject : Economy,
Jurnal IAKP: Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan merupakan Jurnal ilmiah Nasional yang mengeksplorasi disiplin ilmu bidang Akuntansi, Keuangan, Perpajakan, dan Audit. Publikasi dapat berupa artikel, penelitian, review dan kajian ilmiah. Adapun bidang ilmu terkait meliputi: Akuntansi Keuangan Akuntansi Sektor Publik Akuntansi Manajemen dan Sistem Pengendalian Akuntansi Keperilakuan Akuntansi Perpajakan Audit Etika profesi IAKP merupakan jurnal berakses terbuka. Pembaca dapat membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dari artikel ini tanpa biaya apa pun. Semua makalah yang dikirimkan adalah peer review sebelum diterima untuk publikasi. Para penulis yang ingin mengirimkan naskah ke Jurnal IAKP harus mengikuti norma-norma yang dijelaskan dalam pedoman.
Articles 105 Documents
Pengaruh Gender, Pengetahuan Akuntansi, dan Pertimbangan Pasar Kerja Terhadap Minat Mahasiswa Berkarir Sebagai Akuntan Pemerintah Arini; Zaharman; Novianti, Serly
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/iakp.v6.i2.1303

Abstract

This study aims to determine whether gender, accounting knowledge, and job market considerations influence students' interest in pursuing a career as a government accountant. The research approach used is quantitative with primary data sources. The population consists of students taking the Government Accounting course in the 2022/2023 and 2023/2024 in the Bachelor of Accounting Program at Lancang Kuning University, with a sample size of 56 students. Data analysis used multiple linear regression with SPSS 23 application. Statistical test results showed that gender did not significantly affect students' interest in pursuing a career as a government accountant, while accounting knowledge and job market considerations significantly affected students' interest in pursuing a career as a government accountant.
Rasio Keuangan dalam Menilai Kesehatan Keuangan padaPerusahaan Asuransi yang Terdaftar di Bursa Efek IndonesiaTahun 2021–2023 Nandini Permata Sari; Endang Sri Wahyuni
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/zx8z9k71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan keuangan perusahaan asuransiyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Evaluasi dilakukandengan menggunakan indikator rasio keuangan yang dianalisis mencakup Solvency MarginRatio, Underwriting Ratio, Rasio Beban Klaim, Rasio Komisi, Rasio Pengembalian Investasi,Rasio Likuiditas, Rasio Pertumbuhan Premi, Rasio Retensi Diri, serta Risk Based Capital(RBC). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisisdata sekunder. Sampel terdiri dari 15 perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI, dengan datadiperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan tahun 2021-2023. Analisis dilakukanberdasarkan pedoman PSAK No. 28 dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenaiperhitungan Risk Based Capital (RBC) dan standar rasio keuangan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan memiliki tingkat solvabilitas yang tinggidengan nilai SMR di atas batas minimum, kinerja underwriting yang efisien, serta pengelolaanbeban klaim yang baik. Rasio komisi mayoritas masih dalam batas wajar, sedangkanpengembalian investasi bervariasi bergantung pada strategi masing-masing perusahaan. Rasiolikuiditas juga menunjukkan kestabilan, sementara pertumbuhan premi dan retensi dirimencerminkan manajemen risiko internal yang efektif. Mayoritas perusahaan memiliki RiskBased Capital (RBC) di atas 120%, mencerminkan struktur permodalan yang sangat sehat. 
Mengungkap Efektivitas Pengelolaan APBDes melaluiPendekatan Mixed Methods: Studi Kasus Desa KemuningsariLor, Kecamatan Panti 1mam_saifu-1 anwar; Dwi Wahid Fitrianto; Eka Denta Permana; Muhammad Nisfar Ramdani; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/e3f95d28

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) merupakan instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan APBDes di DesaKemuningsari Lor dengan menelaah keselarasan antara perencanaan anggaran, realisasibelanja, dan efektivitas pengawasan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhikeberhasilannya dan hambatan-hambatannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah pendekatan campuran (mixed methods). Data diperoleh melalui analisis dokumenanggaran dan wawancara dengan pejabat desa serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa pengelolaan APBDes efektif, namun belum optimal. Tantangan yangdihadapi meliputi pemahaman yang terbatas mengenai proses penganggaran di kalanganpejabat, lemahnya pemantauan dan evaluasi penggunaan anggaran, serta rendahnya partisipasimasyarakat dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan temuan ini, penelitian inimerekomendasikan peningkatan kapasitas pejabat desa dalam pengelolaan keuangan,penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keuangan yang lebih terbuka, sertapeningkatan keterlibatan masyarakat dalam musyawarah dan pengawasan APBDes.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah desa danpemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan APBDesguna mendorong pembangunan desa. 
Sustainability Report Disclosure and Firm Value: The Mediating Role of Corporate Reputation Rijal Habibulloh
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/qq2wzk24

Abstract

This research analyzes and proves the effect of sustainability report disclosure on firm value,measured based on overall disclosure and economic, environmental, and social performanceaspects. It also examines the mediating role of corporate reputation in this relationship. Thestudy focuses on companies listed in the IDX ESG Leaders from 2020 to 2023, using a purposive sampling technique and obtaining 14 companies with 56 units of analysis. Sustainability report disclosure is measured using the GRI standard, which contains three mainaspects: economic, environmental, and social performance. Firm value is measured by Price toBook Value (PBV), and corporate reputation is proxied by the number of awards received. Thedata used are secondary data in the form of annual reports and sustainability reports, which areanalyzed using a quantitative approach with the panel data path analysis method. The resultsshow that sustainability report disclosure, whether measured as a whole or based on aspects ofeconomic, environmental, and social performance, has no significant effect on firm value. Inaddition, corporate reputation also cannot mediate the relationship between sustainabilityreport disclosure and firm value. These findings indicate that although the sustainability reporthas been disclosed, it has not been able to be a significant factor in increasing firm value. Thisstudy provides insight into the fact that sustainability disclosure requires a more integratedstrategy to have a real impact on firm value. 
Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Komisaris Independen, dan Komite Audit terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Risky Putri Kurniawan; Octavia Salsabilla Jayanti
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/q72swg28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, proporsikomisaris independen, dan komite audit terhadap tax avoidance pada perusahaan manufakturyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuanganauditan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknikpurposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 34 perusahaan dengantotal 170 data observasi, yang setelah eliminasi outlier menjadi 134 data observasi final.Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance yang diukur menggunakanEffective Tax Rate (ETR), sedangkan variabel independen meliputi kepemilikan manajerial,proporsi komisaris independen, dan komite audit, serta profitabilitas yang diproksikan denganReturn on Assets (ROA) sebagai variabel kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalahregresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerialberpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, demikian pula komite audit yangberpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, proporsi komisaris independen tidakberpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Profitabilitas sebagai variabel kontrol jugaberpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikanbahwa mekanisme tata kelola perusahaan, khususnya kepemilikan manajerial dan komite audit,belum sepenuhnya efektif dalam mengendalikan praktik penghindaran pajak, sehingga kualitaspengawasan dan implementasi tata kelola perusahaan perlu terus ditingkatkan. 
Analisis Tren Belanja Daerah sebagai Indikasi Risiko Fraud diPemerintah Kota Kendari Mutiya Hasmi; Kiki Amelia Al-Azzahra Darmawan; Nailah Maharani Salsabilah; Anniza Fadilah; Nita Hasnita
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ahhztk82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren belanja daerah sebagai indikator awal risikofraud di Pemerintah Kota Kendari. Ruang lingkup penelitian ini mencakup data LaporanRealisasi Anggaran (LRA) tahun 2019–2023 dengan menggunakan metode deskriptifkuantitatif melalui teknik analisis trend. Analisis dilakukan dengan melacak perubahan totalbeban, kategorisasi jenis belanja, serta perbandingan anggaran terhadap realisasi. Hasilpenelitian meninjukkan bahwa realisasi belanja umum stabil dan tinggi, sering kali mendekati100%. Namun, pemeriksaan mendalam mengungkap adanya diskrepansi signifikan padakategori belanja tertentu, perubahan besar pada pagu revisi, dan lonjakan penyerapan di akhir tahun anggaran. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan dalam penyerapan anggaranyang berpotensi memicu fraud administratif. Penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi trenbelanja dapat berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk mendeteksi risiko kecuranganyang tersembunyi di balik kepatuhan administratif formal. 
Determinasi Kinerja Keuangan Perusahaan Healthcare di BEImelalui Intellectual Capital, Intangible Assets, dan Leverage Mutiara Lusiana Annisa; Eka Meirawati; Ruth Samantha Hamzah
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/3nqvm021

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh intellectual capital, intangible assets, danleverage terhadap kinerja keuangan perusahaan. Intellectual capital dipahami sebagaikemampuan perusahaan dalam memanfaatkan pengetahuan, kualitas sumber daya manusia,dan sistem organisasi untuk menciptakan nilai tambah. Intangible assets meliputi reputasimerek, inovasi teknologi, serta hak kekayaan intelektual, sedangkan leverage berkaitan denganpenggunaan utang dalam struktur pendanaan perusahaan. Metode penelitian menggunakanpendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunanperusahaan sesuai kriteria penelitian. Pengujian dilakukan melalui analisis regresi linierberganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh secarabersama-sama terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa intellectualcapital dan intangible assets memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap kinerjakeuangan perusahaan. Sementara itu, leverage tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadapprofitabilitas perusahaan. Secara simultan, seluruh variabel penelitian memiliki pengaruhterhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya berbasispengetahuan dan intangible assets lebih penting dalam mendukung keberlanjutan kinerjaperusahaan dibandingkan kebijakan penggunaan utang. 
Pengaruh ESG, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi Dian Angraini Tjan; Suriana AR Mahdi
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/8ddvq628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG, leverage, dan ukuran perusahaanterhadap kinerja keuangan dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi pada perusahaanperbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Sampel penelitianditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 14 perusahaanperbankan. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan ESG,leverage, ukuran perusahaan, dan kualitas audit diukur menggunakan indikator yang sesuaidengan karakteristik masing-masing variabel. Metode analisis yang digunakan adalah regresidata panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 13. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ESG dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadapkinerja keuangan, sedangkan leverage berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. Selainitu, kualitas audit tidak mampu memoderasi hubungan ESG dan ukuran perusahaan terhadapkinerja keuangan, namun mampu memoderasi hubungan antara leverage dan kinerjakeuangan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan literatur terkait faktor-faktor yangmemengaruhi kinerja keuangan perbankan serta memberikan implikasi bagi perusahaandalam pengelolaan leverage dan kualitas audit untuk mendukung peningkatan kinerjakeuangan. 
Pengaruh Motivasi dan Stres Kerja terhadap ProduktivitasPegawai pada Era Digitalisasi di Bank Syariah Indonesia KCHarapan Raya Pekanbaru Dinna Nurhasanah; Yolanda Safitri Nelaz; Neni Afriyani
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/jftqrp94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan stres kerja terhadapproduktivitas karyawan di era digitalisasi pada Bank Syariah Indonesia KC Harapan RayaPekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 75responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melaluikuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunakSPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dansignifikan terhadap produktivitas karyawan, sedangkan stres kerja berpengaruh negatif dansignifikan terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatanmotivasi kerja dapat meningkatkan produktivitas karyawan, sementara tingginya tingkat streskerja cenderung menurunkan produktivitas dalam menghadapi transformasi digital di sektorperbankan. 
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan Fiskus dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Lingkungan Sosial sebagai Variabel Moderasi Malinda Chidi Pratama; Linawati Linawati
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/atj6hm35

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sosialisasi perpajakan, pelayanan fiskus, dansanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan lingkungan sosial sebagai variabel moderasi pada KPP Pratama Tigaraksa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 100 Wajib Pajak Orang Pribadi yang dipilih denganteknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda danModerated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sosialisasi perpajakan, pelayanan fiskus, dan sanksi perpajakanberpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. NilaiAdjusted R² sebesar 0,771 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 77,1% variasikepatuhan wajib pajak. Namun, lingkungan sosial tidak mampu memoderasi hubunganantara ketiga variabel tersebut dengan kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkanpentingnya optimalisasi sosialisasi perpajakan, kualitas pelayanan fiskus, dan penerapansanksi perpajakan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. 

Page 6 of 11 | Total Record : 105