cover
Contact Name
M.A. HANNY FERRY FERNANDA
Contact Email
apt.fernanda@unesa.ac.id
Phone
+6285733115522
Journal Mail Official
s1pendidikantatarias@unesa.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya | Gedung A1, Jl. Ketintang, UNESA, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231 Telp : (031) 8280009 | Fax : (031) 8280796 | Contact : 085733115522
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : 3063718X     DOI : https://doi.org/10.26740/jtr
Jurnal Tata Rias publishes high-quality research and scholarly articles focused on cosmetology education. It covers curriculum development, teaching methodologies, professional training, trends, innovations, educational technology, and practical applications in cosmetology. Managed by the S-1 Pendidikan Tata Rias program of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Surabaya (UNESA), the journal is published three times a year in April, August, and December. It employs a rigorous double-blind peer-review process and adheres to an open access policy, ensuring global accessibility of its content.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 730 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH KARAKTER TUA MELALUI PELATIHAN DI UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) TEATER INSTITUT UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA WIDY ASTUTI, ERNI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n01.22912

Abstract

Abstrak: Tata rias wajah karakter tua merupakan tata rias yang mengubah wajah terlihat tua dari usia yang sebenarnya dengan kerutan-kerutan dan pembenaman pada daerah kelopak mata, dahi, pipi, dagu, bibir, dan efek uban. Pelatihan tata rias wajah karakter tua di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Institut Universitas Negeri Surabaya dilakukan untuk meningkatkan keterampilan tata rias wajah bagi anggota teater institut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pelatihan pelatihan tata rias wajah karakter tua di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Institut Universitas Negeri Surabaya, 2) aktivitas peserta pelatihan, 3) peningkatan keterampilan pelatihan tata rias wajah karakter tua, 4) respon peserta pelatihan tata rias wajah karakter tua. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental design dengan rancangan penelitian one-group pretest-posttest design. Subyek penelitian ini berjumlah 20 mahasiswa anggota UKM teater institut Universitas Negeri Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja, dan angket. Metode analisis data menggunakan rata-rata untuk keterlaksanaan dan aktivitas pelatihan, peningkatan keterampilan menggunakan uji-t, dan respon peserta mengunakan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pelatihan diperoleh rata-rata 3,7 (sangat baik), aktivitas peserta pelatihan diperoleh rata-rata 3,5 (sangat baik), peningkatan keterampilan menunjukkan bahwa taraf Sign (2-tailed) 0,000 kurang dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat peningkatan keterampilan tata rias wajah karakter tua melalui pelatihan di Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Institut Universitas Negeri Surabaya, dan respon peserta pelatihan menunjukkan presentase sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci: Pelatihan, Tata Rias Wajah Karakter Tua Abstract: Old age makeup is a makeup that changes the face look old from the actual age with some wrinkles and sinking in the eyes, forehad, cheek, chin, lip, and gray hair. Old age makeup training in Drama Theater Club Surabaya State University is carried out to improve makeup skills of the Drama Theater Club. The objectives of the research are : 1) to know the implementation of old age makeup training in Drama Theater Club Surabaya State University, 2) to know the activity of the trainee, 3) to know the results of old age makeup training, 4) to know the response of the old age makeup training’s trainee. This research was a pre eksperimental design research with a one-group pretest-posttest design. The subject of this research amounted to 20 student members of Drama Theater Club Surabaya State University. The data were collected by observations, performance tests and questionnaires. The data analysis was using the average of the training activities, the results of skill performance which is using t-test and the response of the trainee which is using the precentage. The result of this research show that the training obtained on average of 3,7 (excellent), the training participant’s activity earned an average of 3.5 (excellent), the skills performance shows the Sign level. (2-tailed) 0,000 less than 0,05 therfore H0 is rejected and Ha is accepted which means there is an improvement of old age makeup training in the student of Drama Theater Club Surabaya State University, the response of the trainee showed an percentage of 100% with a very good level. Keywords: training, old age makeup.
EFEK KERUTAN TATA RIAS WAJAH KARAKTER PEREMPUAN TUA TIGA DIMENSI DENGAN MEMANFAATKAN TISU WAJAH DESIANA, MARTIN
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n01.22913

Abstract

Abstrak: Rias karakter adalah suatu riasan yang dapat mengubah karakter wajah seseorang menjadi tampak lebih tua dari usia yang sesungguhnya. Rias karakter tua dapat berupa rias karakter tiga dimensi menggunakan bahan dan kosmetik yang ditempel atau dioles pada wajah. Pada tata rias wajah karakter tua dapat menggunakan tisu wajah dan lem bulu mata sebagai bahan alternatif dalam pembuatan kerutan wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil efek kerutan tata rias wajah karakter perempuan tua tiga dimensi dengan memanfaatkan tisu wajah. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan rancangan one shot case study. Pengamatan dilakukan oleh 5 dosen tata rias dan 20 mahasiswa tata rias di Laboratorium tata rias Jurusan PKK Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata terdiri dari lima aspek yaitu aspek ketepatan garis-garis kerutan 3,4 aspek ketahanan bahan kosmetik 3,6 aspek kerapian dan natural 3,3 aspek kerutan terlihat dari berbagai sisi 3,7 dan aspek hasil sesuai dengan karakter perempuan tua 3,7. Kata Kunci: Rias Karakter Perempuan Tua, Tisu Wajah Abstract:Character make up is a make up can be change of the character a person face to the appearance of more real humanity. The character of old make up can be three character dimensions with the by using a metaliographic tag attached to face the old character make up can be used of facial tissue and eyelash adhensive as an alternative material in the making of face wrinkle. The purpose of the research is to know the result of make up wrinkle effect character of old women three dimensions by using facial tissue. This type of research is an pre-eksperimental design with the project of one shot case study. The observations were made by five make up lectures and twenty make up students at the make up laboratory major of PKK faculty of engineering university of Surabaya. Methods of data collection used observasi method. Methods of data analysis using descriptive statistics with average calculations. The result showed that average score category of five aspect is the continuity aspect of wrinkle lines 3,4 the endurance aspect of cosmetic ingredient 3,6 the neatness and natural aspect 3,3 the wringkle aspect is seen from all sides 3,7 and the result of aspect is according to the character of old women 3,7. Keywords: Old Character Make Up, Facial Tissue
PENINGKATAN KETERAMPILAN MERIAS WAJAH SEHARI-HARI DAN PENATAAN SIMPLE HIJAB FOR OFFICE WEAR MELALUI PELATIHAN BAGI SISWA DI SMK PAWYATAN DAHA I KOTA KEDIRI SETIA N, ISTIQOMAH
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.22959

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan pengelolaan pelatihan, aktivitas peserta pelatihan, keterampilan merias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware setelah pelatihan, dan untuk mengetahui respon peserta pelatihan tata rias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware. Jenis penelitian ini yaitu pre exsperimental design dengan rancangan penelitian pre-test and post test group design. Subyek penelitian yaitu 43 siswa kelas XII Administrasi Perkantoran SMK Pawyatan Daha I Kota Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes kinerja, dan angket. Metode analisis data yang digunakan berupa rata-rata untuk keterlaksanaan pengelolaan pelatihan, persentase untuk aktivitas peserta pelatihan, uji t untuk hasil pelatihan tata rias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware, dan persentase untuk respon peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlaksanaan pengelolaan pelatihan memperoleh rata-rata dengan nilai 3,8 dengan kategori baik sekali. Aktivitas peserta pelatihan memperoleh persentase rata-rata 94,78 % kategori baik sekali. Kinerja pada pre test menunjukan rata-rata nilai 61,6 sedangkan hasil post test menunjukan rata-rata nilai 73,23 dari hasil pre test dan post test yang didapat menunjukan peningkatan 11,63. Hal ini menunjukan bahwa adanya peningkatan keterampilan merias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware. Serta respon peserta pelatihan diperoleh persentase rata-rata 91,24 % dengan kategori baik sekali dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan tata rias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware dapat meningkatkan keterampilan merias wajah sehari-hari dan penataan simple hijab for office ware siswa kelas XII Administrasi Perkantoran SMK Pawyatan Daha I Kota Kediri. Kata kunci : Pelatihan, Tata rias wajah sehari-hari, Simple hijab for office ware Abstract : The purpose of this research to find out are: 1) the implementation of training management, 2) activity of the trainee 3) daily make up skills and setting of simple hijab for office ware after 4) to find out the response of trainee of daily make up training and setting of simple hijab for office ware. This type of research is pre experimental design with pre-test and post test group design. The subjects of the research are 43 students of XII grade of Office Administration at Vocational High School Pawyatan Daha I in Kota Kediri. Data collection method used were observation method, performance test, and questionnaires. Data analysis method used were implementation of training management, percentage for training participants activity, t test for daily makeup training and setting of simple hijab for office ware, and percentage for trainee responses. The results showed that the implementation of training management obtained an average of 3.8 with very good category. Trainee activities earn an average percentage of 94,78 % with very good category. Performance on pre test showed average value 61,6 whereas post test result showed average score 73,23 from result of pre test and post test that got show increase 11,63. This is show that there is improvement of daily makeup skills and setting of simple hijab for office ware. Serta respon peserta pelatihan diperoleh persentase rata-rata As well as the trainee responses obtained an average percentage of 91, 24% with a very good category so it can be concluded that the daily makeup training and setting of simple hijab for office ware can improve the skills of daily makeup and arrangement of simple hijab for office ware students of XII grade of Office Administration at SMK Pawyatan Daha I Kediri. Key Word : Training, Daily makeup, Simple hijab for office ware
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR ANATOMI DAN FISIOLOGI DI SMKN 6 SURABAYA HIMMI, SALSIL
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.23717

Abstract

Modifikasi Tata Rias Pengantin Putri Muslim Malang Keputren HAJAR KHOIRUNNISAK, SITI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.23719

Abstract

Abstrak: Tata rias pengantin Malang Keputren mulai jarang digunakan karena dianggap kurang modern, sehingga dilakukan modifikasi. Modifikasi dilakukan tanpa meninggalkan jejak aslinya. Modifikasi tata rias pengantin putri muslim Malang keputren dapat dilakukan dengan tambahan kreasi kerudung, busana yang digunakan (sebagai pendukung), dan tata rias wajah yang memadu padankan dengan corak busana serta aksesorisnya berdasarkan prinsip desain. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui hasil jadi modifikasi tata rias pengantin putri muslim Malang Keputren berdasarkan prinsip desain, 2) Mengetahui respon panelis terhadap hasil jadi modifikasi tata rias pengantin putri muslim Malang keputren. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kualitatif mengikuti prosedur pengembangan karya. Objek penelitian ini adalah modifikasi tata rias pengantin putri muslim Malang keputren yang diterapkan pada tata rias wajah, penataan kerudung, dan busana pengantin. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian pada modifikasi tata rias wajah yaitu mendapatkan nilai rata-rata 4,05 dengan predikat baik, penataan kerudung mendapatkan nilai rata-rata 4,01 dengan predikat baik, pemakaian busana mendapatkan nilai rata-rata 3,99 dengan predikat baik, dan hasil jadi modifikasi tata rias pengantin putri muslim Malang keputren berdasarkan prinsip desain mendapatkan nilai rata-rata 4,34 dengan predikat sangat baik, sehingga hasil modifikasi mendapat apresiasi yang baik. Kata kunci: tata rias pengantin, modifikasi muslim, pengantin Malang keputren. Abstract: Wedding make up of Malang Keputren is rarely used because it is considered less modern, so it can be modification. Modification prodused without leaving trached should ask of these works. Bride moslem make up modification of Malang keputren can be done with creation hijab, clothing that used (as supporters), and cosmetologi mixing and matching shades with fashion and accesories based on design principles. The purpose of this study is 1) determine the result of bride moslem make up modification of Malang keputren based on design principles 2) knowing the panelist response for the result of bride moslem make up modification of Malang keputren. The research type is descritive quantitative and quantitative. Qualitative research step that follow the creation development prosedur. The object of this research is a modification of a wedding make up Malang keputren that applied in face make up, veil adjusment, and wedding dress. The data was collected by interview, observation, and documentation. The analized by average and precentage. The result modification of wedding make up got an average 4,05 with good predicate, the arrangement of hijab got an average 4,01 with good predicate , and wedding dress got an average 3,99 with good predicate, and bride moslem make up modification of Malang keputren based on design priciple got 4,34 with very good predicate, so the modification gets a good apreciation. Keywords : wedding make up, modification make up bride moslem, Malang Keputren bride.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR KECANTIKAN KELAS X SMK NEGERI 6 SURABAYA ANANDYA DAMAYANTI, PUTRI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.24148

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penerapan model pembelajaran langsung pada mata pelajaran dasar kecantikan kompetensi rias wajah sehari-hari, 2) aktivitas siswa, 3) hasil belajar, 4) respon siswa. Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research dilakukan di kelas X Kecantikan SMK Negeri 6 Surabaya dengan 32 siswa yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket dan tes hasil belajar serta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pembelajaran rias wajah sehari-hari dengan menggunakan model pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa, 2) Berdasarkan hasil observasi dengan model pembelajaran langsung dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dan mudah menguasai materi pelajaran. Kata Kunci : Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar Abstract: This study aims to: 1) know the application of direct learning models on the basic subjects of beauty of daily facial makeup, 2) student activities, 3) learning outcomes, 4) student responses. This type of research is done by Classroom Action Research method done in class X Beauty SMK Negeri 6 Surabaya with 32 students conducted in 2 cycles. Each cycle consists of planning, execution, observation, and reflection. Data were collected through observation, questionnaire and test of learning result and analyzed qualitatively and quantitatively. The result of the research can be concluded that: 1) daily makeup learning by using direct learning model can improve student learning result, 2) Based on observation result with direct learning model can stimulate student to be more active and easy to master the subject matter. Keywords: Direct Learning Model, Learning Outcomes
PENGARUH PERBANDINGAN GULA DAN MADU TERHADAP HASIL JADI KOSMETIK EPILASI Ewamaharani, Dzulfi; DWIYANTI, SRI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.24154

Abstract

Abstrak: Epilasi umumnya berbahan lilin yang menyebabkan kulit rentan iritasi. Maka, digunakan bahan alami untuk kosmetik epilasi yaitu gula dan madu. Gula mengandung glycolic acid untuk pengembangan kolagen dan alpha hydroxyl acid (AHA) untuk menstimulasi sel-sel baru sedangkan, madu mengandung vitamin C sebagai anti oksidan dan anti bakteri. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh perbandingan gula dan madu terhadap hasil jadi kosmetik epilasi yang meliputi aroma, teksur, kekentalan, dan daya angkat maksimal rambut pada kaki; 2) mengetahui hasil perbandingan gula dan madu terbaik sebagai kosmetik epilasi untuk menghilangkan rambut kaki. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan variabel bebas perbandingan gula dan madu sebanyak (50gr:50ml), (40gr:60ml), dan (30gr:70ml). Variabel terikat yaitu hasil jadi kosmetik epilasi dengan kriteria aroma, tekstur, kekentalan, dan daya angkat rambut kaki. Variabel kontrol antara lain 1) peneliti yang mengerjakan dalam pembuatan kosmetik epilasi sama; 2) penambahan lemon sebanyak 10ml tiap perbandingan; 3) madu yang digunakan madu hutan; 4) gula yang digunakan gula pasir; 5) proses pembuatan sama; 6)jenis dan jumlah bahan; 7) alat yang digunakan harus sama,bersih,dan sesuai fungsi; dan 8) ketebalan, area, serta kerapatan rambut kaki sama. Metode pengumpulan data menggunakan observasi yang dilakukan oleh 25 panelis. Teknik analisis data menggunakan uji anova tunggal dengan bantuan program SPSS 16 untuk menunjukkan hasil dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perbandingan gula dan madu terhadap hasil jadi kosmetik epilasi. Berdasarkan hasil uji anova tunggal yang dilakukan terhadap hasil jadi kosmetik epilasi dilihat dari aroma memiliki nilai signifikan 0,001 (?<0,05), nilai signifikan tekstur 0,000 (?<0,05), kekentalan memiliki nilai signifikan 0,000 (?<0,05), dan nilai signifikan daya angkat 0,000 (?<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh nyata perbandingan gula dan madu terhadap hasil jadi kosmetik epilasi dilihat dari aroma dan daya angkat tetapi, kurang berpengaruh terhadap tekstur dan kekentalan. Kosmetik epilasi terbaik dihasilkan dari perbandingan gula dan madu X2 (40gr gula dan 60ml madu) dengan kosmetik epilasi beraroma khas gula dan khas madu, tekstur sangat halus, cukup kental dan mudah diaplikasikan pada kulit, serta daya angkat sangat baik sehingga rambut kaki terangkat seluruhnya. Kata Kunci : Rambut kaki, epilasi, gula, madu, sugaring Abstract: Epilation is removing hair from its root. In most cases, epilation employs candle as the material causing an irritation on skin. Hence, it is better to use natural materials like sugar and honey. Sugar consists glycolic acid to collagen development and alpha hydroxyl acid (AHA) to stimulate new cells, and honey possesses vitamin C in it as anti-oxidants and anti-bacteria. The research aims to 1) reveal the influence of the ration of natural epilation cosmetic involving scent, texture, consistency, and maximum lift on legs hair; 2) reveal the result of best ratio of sugar and honey in legs hair removal. The research is experimental with independent variable for sugar and honey ratio comprising (50gr:50ml), (40gr:60ml), and (30gr:70ml). The dependent variable is the result of epilation cosmetic with scent, texture, consistency, and legs hair maximum lift as the criteria. The control variables are 1) the researcher must be same in conducting making epilation cosmetic; 2) lemon addition is as much as 10ml; 3) the research must use forest honey; 4) the research must use granulated sugar; 5) the making process has to be same; 6) material type and amount; 7) the tools have to be same, clean, and functionally appropriate; and 8) the thickness, area, and density of legs hair have to be same. Method of collecting data employs observation method conducted by 25 panelists. The test result data is analyzed by using SPSS 16 program, particularly single anova test followed by Duncan test. The result inclines that there is a real influence of the ratio of sugar and honey to the final result of epilation cosmetic. According to the anova test result of cosmetic epilation seen from aroma has significant value 0,001 (?<0,05), significant value of texture 0,000 (?<0,05), viscosity has significant value 0,000 (?<0,05), and a
PENGARUH PROPORSI BAYAM HIJAU (Amaranthus tricolor L) DAN TEPUNG BERAS (Oryza sativa L) TERHADAP HASIL JADI MASKER TRADISIONAL DIANA RAHMAWATI, IRMA; DWIYANTI, SRI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.24186

Abstract

Abstrak: Proporsi bayam hijau dan tepung beras pada masker tradisional dapat digunakan sebagai perawatan kulit wajah. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh proporsi bayam hijau dengan 3 produk yaitu (a) X1 (20%: 80%), (b) X2 (30%: 70%), dan (c) X3 (40%: 60%) pada hasil jadi masker tradisional. Jenis penelitian ini adalah True Eksperimental Design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Berdasarkan Uji statistik dengan menggunakan anava tunggal, terdapat pengaruh proporsi bayam hijau dan tepung beras terhadap hasil jadi masker tradisional dari warna, tekstur, aroma, daya lekat dan tingkat kesukaan panelis yang signifikan dengan nilai kurang dari 0.05. Sedangkan dari lima aspek dengan nilai rata-rata tertinggi sebesar 3.96 ada pada aspek tingkat kesukaan panelis, dan hasil penelitian berdasarkan nilai dari seluruh aspek penilaian (a) X1 memiliki rata-rata 5.21, (b) X2 memiliki rata-rata 3.41, (c) X3 memiliki rata-rata 2.75 dan dari ketiga proporsi yang paling disukai panelis yaitu dengan rata-rata 3.96 pada proporsi X2 (30% bayam hijau dan 70% tepung beras) ditinjau pada seluruh aspek. Kata kunci : Bayam hijau, anti aging, masker tradisional, kulit wajah Abstract: The proportion of green spinach and rice flour on a traditional mask can be used as a facial skin care. The aim of this research was to determine the effect of green spinach proportion with 3 products, namely (a) X1 (20%: 80%), (b) X2 (30%: 70%), and (c) X3 (40%: 60%) on traditional mask result. This type of research is True Experimental Design. Data collection method used is observation. Based on statistical tests using a single anava, there is an effect of the proportion of green spinach and rice flour on the results so the traditional mask of color, texture, aroma, adhesion and panelist favorability are significant with values less than 0.05. While the five aspects with the highest average score of 3.96 are in the panelist favorites aspect, and the research results based on the value of all aspects of the assessment (a) X1 has an average of 5.21, (b) X2 has an average of 3.41, (c ) X3 has an average of 2.75 and of the three most preferred proportions of panelists with an average of 3.96 in the proportion of X2 (30% green spinach and 70% rice flour) reviewed in all aspects. Keywords : Green spinach, anti aging, traditional mask, facial skin
PENGARUH PROPORSI SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS) DAN TEPUNG BERAS TERHADAP HASIL PENGGUNAAN MASKER WAJAH UNTUK KULIT BERJERAWAT VENTIANA WATI, DICHA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.24187

Abstract

Abstrak: Masker wajah merupakan sediaan kosmetik yang berbahan dasar dari bahan alami segar atau bahan yang sudah dikeringkan berasal dari sayur, buah, atau dari limbah. Masker memiliki fungsi untuk mengencangkan kulit, merawat kulit, dan mengangkat kotoran pada kulit. Seledri dan tepung beras dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan masker karena seledri memiliki khasiat yang sangat baik untuk kulit diantaranya vitamin A, B, dan C serta kandungan flavonoid yang tinggi, dapat menyembuhkan peradangan pada kulit seperti jerawat jika digunakan sebagai masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi seledri dengan 3 proporsi yaitu X1 2 gram seledri dan 8 gram tepung beras , X2 4 gram seledri dan 6 gram tepung beras, dan X3 6 gram seledri dan 4 gram tepung beras pada hasil jadi masker wajah berbahan dasar tepung beras terhadap perubahan jerawat, waktu penyembuhan, dan kondisi kulit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi terhadap 30 observer diantaranya 26 mahasiswa tata rias dan 4 dosen tata rias. Analisis data menggunakan uji Anava tunggal dengan program SPSS 16 taraf signifikan 5% dan uji lanjutan menggunakan uji Duncan. Berdasarkan hasil uji Anava yang telah dilakukan terhadap pemakaian masker seledri selama 7 hari oleh 6 sampel menunjukkan bahwa masker dengan proporsi X3 ( 6 gram seledri dan 4 gram tepung beras) berpengaruh terhadap perubahan jerawat dengan nilai 3,3, waktu penyembuhan jerawat dengan nilai 3,3 , dan kondisi kulit dengan nilai 3,1. Kata kunci : Seledri, Masker Wajah, Kulit Wajah Berjerawat. Abstract: A mask is a cosmetic preparation made from fresh from natural materials or material on which have dried derived from vegetable , fruit , or from the wastes .Having the function of a mask to tighten the skin , treat leather , and raised dirt on the skin .Celery and flour rice can be utilized as an additional material for a mask because celery having efficacy are excellent for the skin of them vitamin a , b , and c and the flavonoid content high , could heal the skin inflammation of as a pimple if used as a masker. Research aims to understand the influence of the proportion of celery with 3 the proportion of namely! 2 grams of celery and 8 grams of rice flour ," 4 grams of celery and 6 grams rice flour , and# 6 grams of celery and 4 grams of flour rice on the outcome so a face mask made from flour rice on changes in acne , healing time , and skin condition .The kind of research this is research experiment .The technique of the collection of the data used was an observer at the 30 observation of them 26 students 4 he got from his lecturers and make-up make-up .Analysis of test data using single anava program spss 16 at 5 percent and the economic situation of significant test using advanced test Duncan. Based on the results of the anava who have been done on the mask celery for 7 day by sample 6 show that masks proportions# ( 6 gram celery and 4 grams of rice ) influences change acne worth 3,3, the healing acne worth 3,3, and skin condition with the 3,1. Keywords: celery, acne, traditional mask, face skin.
PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG BIJI ALPUKAT DAN EKSTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP HASIL LULUR TRADISIONAL SHELLA JUNIARIAN NINGSIH, EKA; SULANDJARI, SITI
Jurnal Tata Rias Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v7n2.24401

Abstract


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 3 Tahun 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Berikut publikasi nomer 2 tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Berikut publikasi nomer 1 tahun 2023 Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Tata Rias Edisi Khusus Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 1 (2022): jurnal tata rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Vol. 10 No. 1 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018 Vol. 7 No. 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol. 6 No.3 Edisi Yudisium Oktober 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol.6 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2017 Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016 Vol. 5 No. 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016 Vol. 5 No. 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016 Vol. 4 No. 03 (2015): Vol.04 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2015 Vol. 4 No. 02 (2015): Vol.04 No.02 Edisi Yudisium Juni 2015 Vol. 4 No. 01 (2015): Vol.04 No. 01 Edisi Yudisium Februari 2015 Vol. 3 No. 03 (2014): Vol.03 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2014 Vol. 3 No. 02 (2014): Vol. 03 No. 02 Edisi Yudisium Juni 2014 Vol. 3 No. 01 (2014): Vol. 03 no. 01, Edisi Yudisium Februari, tahun 2014 Vol. 2 No. 02 (2013): Vol. 02 No. 02, edisi Yudisium periode Mei 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): e-journal vol.2 No. 03, Edisi Yudisium Oktober 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): volume 2, nomor 1, tahun 2013 More Issue