cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013): August 2013" : 16 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK IBU POST NATAL TERHADAP KUNJUNGAN NEONATUS DI BPS Hj SRI WAHYUNI KOTA SEMARANG TAHUN 2013 Afifah Afifah; Rahayu Astuti; Wening Andarsari
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.294 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.8-12

Abstract

Latar belakang : Masa neonatus (0-28 hari) merupakan golongan umur yang memiliki resiko gangguan kesehatan paling tinggi dan tidak tertutup kemungkinan bayi mengalami sakit, sehingga memerlukan pemantauan kesehatan melalui kunjungan neonatus. Tujuan :Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktik ibu post natal terhadap kunjungan neonatus di BPS Hj Sri Wahyuni Kota Semarang. Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian adalah survei deskriptif. Populasi dan sampel adalah 40 ibu post natal (28-60 hari).Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil : penelitian yang diperoleh bahwa 1) Pengetahuan tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 orang (30%), pengetahuan cukup sebanyak 19 orang (47,5%), pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (22,5%). 2) Sikap tentang kunjungan neonatus yang memiliki sikap positif (mendukung) sebanyak 23 orang (57,5%), sikap negatif (tidak mendukung) sebanyak 17 orang (42,5%). 3) Praktik terhadap kunjungan neonatus pada Kunjungan Neonatus I ( KN I) yang melakukan 15 orang (37,5%), tidak melakukan 25 orang (62,5%), Kunjungan Neonatus II (KN II) yang melakukan 28 orang (70%), tidak melakukan 12 orang (30%), Kunjungan Neonatus III (KN III) yang melakukan 40 orang (100%). Simpulan : 1) Pengetahuan tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 19 orang (47,5%). 2) Sikap tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap positif (mendukung) sebanyak 23 orang ( 57,5%). 3) Praktik terhadap Kunjungan Neonatus I (KN I) 37,5% masih sangat kurang, namun Kunjungan Neonatus II (KN II) 70% dan Kunjungan neonatus III (KN III) 100% lebih banyak.
STUDI KUALITATIF TENTANG PERILAKU PACARAN SISWI SMA PASCA TINDAKAN ABORSI DI KECAMATAN BELIK Restia Zulfawati; Fitriani Nur Damayanti; Indri Astuti Purwanti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.752 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.93-97

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun tercatat 2,6 juta kasus aborsi. Sebanyak 700.000 pelaku aborsi adalah remaja atau perempuan yang berusia di bawah 20 tahun, dimana 11,13% dari semua kasus aborsi yang dilakukan karena kehamilan yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy). Terdapat 3 orang siswi SMA di Kecamatan Belik yang pernah melakukan tindakan aborsi. Mereka adalah RM (17), NK (17) dan AP (16). Keterangan dari mereka menyatakan melakukan tindakan aborsi karena rasa takut apabila orang tua tahu, perasaan malu kepada teman-teman atau akan mendapatkan sanksi dari pihak sekolah apabila mereka diketahui sedang hamil. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti perilaku pacaran pasca tindakan aborsi yang dilakukan oleh siswi SMA. Tujuan :Mendeskripsikan gaya berpacaran, faktor pemungkin perilaku pacaran dan faktor yang menguatkan perilaku pacaran pasca tindakan aborsi Metode :Jenis penelitian kualitatif dengan teknik snowball sampling. Peneliti mendapatkan tiga informan utama dan tiga informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (in depth interview). Data dianalisis dengan analisis taksonomi, uji kredibilitas data dengan triangulasi dan perpanjangan pengamatan.Hasil :Hasil penelitian menunjukan dua informan memilih untuk tetap berpacaran sampai tahap intercoursedengan alasan akan dinikahi serta setiap berhubungan selalu memakai kondom, sedangkan satu informan memilih tidak berpacaran dengan alasan dilarang orang tua. Tempat berpacaran kedua informan memilih di villa atau hotel. Faktor penguat perilaku pacaran yang paling berpengaruh dalam hal ini adalah pacar, meskipun ada salah satu teman dekat/sahabat yang tidak mendukung berpacaran lagi.Simpulan :Dua informan melakukan pacaran sampai tahap intercourse sedangkan satu informan tidak melakukan pacaran pasca tindakan aborsi. Tempat pacaran adalah di villa atau hotel. Pacar dan teman dekat adalah penguat.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI USIA 10-12 BULAN DI DESA BATURSARI RW 3, 4, 5 DAN 32 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK TAHUN 2013 Giantiningsih Giantiningsih; Dewi Puspitaningrum; Novita Nining Anggraini
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.404 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.42-49

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan yang dilakukan pada hari minggu, 14 April tahun 2013 kepada 10 keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Orang tua yang mempunyai balita usia 10-12 bulan yang tidak melakukan imunisasi dasar lengkap dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya imunisasi bagi bayi, faktor ekonomi dan segi pekerjaan. Dari 10 keluarga yang saya datangi, terdiri dari 6 keluarga yang mengatakan bahwa tidak setuju dan waktu untuk melakukan imunisasi pada bayinya tidak ada, dikarenakan kondisi bayi yang sehat dan dilakukan imunisasi menjadi sakit, 1 keluarga mengatakan karena ekonomi, 3 keluarga mengatakan karena waktu untuk melakukan imunisasai tidak ada. Sehingga imunisasi yang diberikan pada bayi menjadi tidak lengkap.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 10-12 bulan di Desa BatursariRW 3, 4, 5 dan 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Tahun 2013.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Rancangan cross sectional merupakan rancangan penelitian yang pengukurannya atau pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat/sekali.Hasil : Berdasarkan hasil Uji Chi Square di dapatkan nilai fisher exact dengan p value sebesar (0,204) < α (0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 10-12 bulan didesa batursari RW 3, 4, 5, an 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak tahun 2013. Simpulan : Ada hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasidasar lengkap pada bayi usia 10-12 bulan di desa batursari RW 3, 4, 5, dan 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG TABLET FE (STUDI DI PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG TAHUN 2013) Puspitasari, Rahmah Noor Putri; Suprapti, Suprapti; Istiana, Siti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.655 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.72-76

Abstract

Latar belakang :Studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti di Puskesmas Bangetayu Semarang terdapat 36 ibu hamil trimester 1. Hasil studi pendahuluan dari 10 responden diperoleh 3 responden menunjukkan pengetahuan baik dan 7 responden berpengetahuan rendah tentang tablet fe. Pengetahuan rendah disebabkan informasi yang kurang dipahami oleh responden tentang tablet fe. Tujuan :untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester 1 tentang tablet fe sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di Puskesmas Bangetayu Semarang.Metode :Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan rancangan pengamatan awal dan pengamatan akhir dengan 36 responden ibu hamil trimester 1. Hasil :dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan adalah berpengetahuan baik 4 responden (11,1%), berpengetahuan cukup 20 responden (55,6%) dan berpengetahuan kurang 12 responden (33,3%). Setelah dilakukan penyuluhan, tingkat pengetahuan responden menjadi baik ada 15 responden (41,7%), pengetahuan cukup 18 responden (50,0%), pengetahuan kurang (8,3%). Simpulan :ada perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan setelah penyuluhan tentang tablet fe.
GAMBARAN PERILAKU PACARAN REMAJA DI PONDOK PESANTREN PUTRI K.H SAHLAN ROSJIDI (UNIMUS) SEMARANG Sri Pujiati; Edy Soesanto; Dwi Wahyuni
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.14 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.13-21

Abstract

Latar belakang : Pacaran merupakan Masa pendekatan antar individu dari kedua lawan jenis, yang ditandai dengan saling pengenalan pribadi baik kekurangan dan kelebihan dari masing-masing individu. Dalam hal ini pacaran mempunyai dua jenis yaitu pacaran sehat dan pacaran tidak sehat. Pacaran sehat meliputi pacaran sehat secara fisik, psikis, dan sosial. Pacaran tidak sehat meliputi kissing, necking, petting dan intercourse.Tujuan : untuk mengetahui gambaran perilaku pacaran remaja di pondok pesantren K.H Sahlan Rosjidi. Metode : penelitian deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 72 remaja yang berpacaran, kemudian pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional sampling. Hasil : mayoritas berperilaku baik yaitu Perilaku pacaran sehat secara fisik baik sebanyak 68 remaja ( 94%), secara psikis baik sebanyak 49 remaja ( 68,1%), secara sosial baik sebanyak 51 remaja ( 70,8%), dan perilaku pacaran tidak sehat secara kissing sebanyak 51 remaja ( 70,8), secara necking sebanyak 55 remaja ( 70,8), secara petting sebanyak 60 remaja ( 83,3%) dan intercourse sebanyak 72 remaja ( 100%). Simpulan : perilaku pacaran remaja di pondok pesantren K.H Sahlan Rosjidi yaitu sebagian besar remaja berperilaku baik dalam berpacaran.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN DILUAR NIKAH PADA REMAJA DI KECAMATAN RANDUDONGKAL TAHUN 2013 Nia Novanti; Tri Anasari; Amik Khosidah
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.336 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.50-55

Abstract

Latar Belakang :Orangtua memiliki peran penting untuk pembentukan kepribadian seorang anak, dan setiap orang tua harus berpikir atas pengasuhan yang akan memberikan untuk mengajar dan membentuk kepribadian anak mereka di dalam keluarga. Orangtua adalah salah satu penyebab di luar kehamilan pernikahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan orangtua untuk luar nikah kehamilan pada remaja di kecamatan randudongkal tahun 2013. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik survey dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja di kecamatan randudongkal sebesar 15,830. Sampel yang digunakan adalah 100 responden yang mengambil untuk proportional random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. analisis kuis menggunakan chi square . Hasil: Parenting orangtua remaja di sebagian besar memiliki demokratis sebesar 49 ( 49 % ) . Deskripsi luar nikah kehamilan pada remaja paling tidak mengalami kehamilan tempel menikah sebesar 54 ( 54 % ) . Hasil uji chi square diperoleh p value sebesar 0,00 . Dengan α = 0,05 dimana nilai p < satu yang penting ada pola hubungan dengan ibu tua dengan luar nikah kehamilan pada remaja . Simpulan : Tersedia pola ibu tua dengan luar nikah kehamilan pada remaja di distrik randudongkal 2013 dengan menghargai p value 0,00.

Page 2 of 2 | Total Record : 16