cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): February 2018" : 10 Documents clear
GAMBARAN PERILAKU SAAT MENSTRUASI PADA MAHASISWA SEMESTER III PRODI JENJANG D IV FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Belian Anugrah Estri
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.604 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.1-6

Abstract

Minimnya informasi dan kurangnya peran orangtua dalam pendidikan menstruasi sering menjadi persoalan yang membuat remaja salah dalam memberikan keputusan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku saat menstruasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah porposive sampling dan proportionate stratified random sampling didapatkan hasil sebanyak 87 responden. Teknik analisis dilakukan secara diskriptif narative. Penelitian ini menunjukkan ada perilaku saat menstruasi pada mahasiswa semester 3 DIV Bidan Pendidik di Unversitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebagian besar berperilaku baik yaitu sebanyak 51 responden (58,6%) dan tidak ada responden yang berperilaku kurang.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWI TINGKAT SATU PROGRAM STUDI BIDAN PENDIDIK DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Menik Sri Daryanti
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.576 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.7-13

Abstract

Permasalahan gizi yang seringkali dihadapi oleh remaja adalah permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Remaja sering kali mengalami masalah terhadap status gizinya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kebiasaan makan. Prevalensi remaja dengan IMT kurus berkisar antara 30%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tentang hubungan kebiasaan makan dengan indeks massa tubuh pada mahasiswi tingkat satu Program Studi Bidan Pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 38 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Kebiasaan makan diukur menggunakan kuesioner sedangkan indeks massa tubuh diukur menggunakan alat pengukur tinggi badan dan timbangan badan. Analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi 0,835 > 0,05. Ini berarti tidak ada hubungan kebiasaan makan dengan indeks massa tubuh pada mahasiswi tingkat satu Program Studi Bidan Pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Diharapkan mahasiswa lebih memperhatikan konsumsi makanan teutama kandungan gizinya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL RESIKO TINGGI DENGAN PENYULUHAN BERBASIS MEDIA Devi Indrawati, Nuke; Damayanti, Fitriani Nur; Nurjanah, Siti
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.69-79

Abstract

Latar Belakang Deteksi dini pada kehamilan dapat dijadikan salah satu upaya untuk mencegah kehamilan resiko tinggi ibu hamil. Masalah utama adalah masih banyaknya ibu hamil resiko tinggi yang tidak mau periksa ke palayanan kesehatan dan belum paham mengenali tentang tanda-tanda ibu hamil yang beresiko tinggi. Tujuan penelitian mengetahui peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil resiko tinggi dengan penyuluhan berbasis media. Metode menggunakan penelitian eksperimen semu. Populasi 110 orang wanita hamil. Teknik sampling simple random sampling. Sampel 72. Analisis Mann Whitney. Hasil penelitian Ada ada perbedaan pengetahuan dan antara sebelum penyuluhan (LCD dan Leaflet) dan sesudah penyuluhan (LCD dan Leaflet) tentang peningkatan pengetahuan ibu hamil resiko tinggi dengan penyuluhan berbasis media (p-value = 0,000), Tidak ada perbedaan sikap antara sebelum penyuluhan dengan sesudah sikap sebelum penyuluhan (LCD) dengan sikap setelah penyuluhan (LCD) (p-value = 0,266), Ada perbedaan sikap sebelum penyuluhan (Leaflet) dengan sikap setelah penyuluhan (Leaflet) (p-value = 0,266). Simpulan pendidikan kesehatan menggunakan media LCD dan leaflet sangat berperan membantu ibu-ibu hamil mendapatkan informasi tentang deteksi dini kehamilan resiko tinggi.
PENGARUH ANTENATAL PERINEAL MASSAGE PADA PRIMIGRAVIDA TERHADAP PROSES PERSALINAN DI KOTA SEMARANG TAHUN 2017 Erna Kusumawati; Agustin Rahmawati; Siti Istiana
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.2 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.40-46

Abstract

Trauma jalan lahir berhubungan erat dengan proses persalinan. Hal ini juga berhubungan dengan angka kesakitan dan kematian Ibu. Proses persalinan hampir 90% yang mengalami robekan perineum,  baik dengan atau tanpa episiotomi. Antenatal Prineal Massage yang dilakukan pada periode kehamilan ≥34 minggu dapat mengurangi terjadinya insiden yang terjadi pada proses persalinan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah melihat efektifitas pemberian antenatal perineal massage terhadap proses persalinan.  Metode yang dipakai dalam   pencapaian   tujuan   tersebut   menggunakan   uji   komparatif   atau perbedaan dengan dua kelompok sampel yang berbeda yaitu ibu hamil yang diberikan perlakuan perineal massage sebanyak 45 orang dan kelompok kontrol adalah ibu hamil yang tidak diberikan perlakuan apapun sebanyak 45 orang.  Hasil penelitian ada perbedaan bermakna antara antara insident episiotomi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, tidak  ada  perbedaan  bermakna  antara lama Kala  II (periode  pengeluaran kepala bayi)  antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, ada  perbedaan  bermakna  antara  skala nyeri persalinan pada kelompok perlakuan dan  kelompok kontrol, tidak  ada  perbedaan  bermakna  antara jenis persalinan dengan tindakan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.
PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAN RUMAH SAKIT UMUM SWASTA BANTUL BERDASARKAN KETENTUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT Yuni Fitriana; Kurniasari Pratiwi
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.318 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.28-39

Abstract

Latar belakang: Keselamatan pasien sebagai suatu sistem memberikan asuhan kepada pasien lebih aman, mencegah cedera akibat kesalahan karena melakukan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang seharusnya dilakukan. Insiden keselamatan pasien meliputi kesalahan medis (medical errors), kejadian yang tidak diharapkan (adverse event), dan nyaris terjadi (near miss). Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit bertujuan memberikan perlindungan kepada pasien, masyarakat, dan sumber daya manusia, mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, serta memberi kepastian hukum kepada masyarakat dan rumah sakit. Program Sasaran Keselamatan Pasien mengacu pada Nine Saving Safety Solution.Tujuan :mengetahui perbedaan Pelaksanaan Patient Safety Di RSUD Dan RSU Swasta Bantul Berdasarkan Ketentuan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, serta cara mengatasi.Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif ,metode pendekatan analitik komparatif. Sample penelitian sebanyak 40 orang dengan teknik total sample dan simple random sample. Alat instrumen dengan kuesioner dan indept interview meliputi nine saving safety solution. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T-independent wilcoxon.Hasil Penelitian : Sebagian besar pelaksanaan patient safety di RSUD dan RSU Swasta Bantul dalam kategori baik yaitu sebanyak 22 (55,0%) dan 26 (65,0%). Tidak terdapat perbedaan pelaksanaan patient safety di RSUD dan RSU Swasta Bantul, dengan uji wilcoxon nilai probabilitas sebesar 0,475 (α>0,05)Kesimpulan : Cara mengatasi hambatan dalam pelaksanaan patient safety perlu adanya pelatihan bagi Tenaga kesehatan secara berkala berkaitan dengan patient safety, adanya kerjasama dari berbagai pihak di rumah sakit serta sarana dan prasarana penunjang juga harus dilengkapi agar pelaksanaan patient safety dapat berjalan dengan baik
PENGARUH KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN KETRAMPILAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN MARGADANA KOTA TEGAL TAHUN 2017 Iroma Maulida; Umriaty Umriaty; Indah Siloka Dina; Evi Zulfiana
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.859 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.47-53

Abstract

Pada ibu menyusui yang bekerja, keterbatasan pengetahuan tentang cara pemerahan, penyimpanan dan penyajian ASI menghambat proses pemberian ASI sehingga mereka memilih memberikan susu formula. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang menyusui adalah kelas ibu hamil. Tujuan mengetahui pengaruh keikutsertaan kelas ibu hamil terhadap peningkatan ketrampilan ibu dalam memberikan ASI. Penelitian ini bersifat analitik untuk melihat pengaruh keikutsertaan dalam kelas ibu hamil terhadap kerampilan pemberian ASI (teknik menyusui, ketrampilan memerah, menyimpan dan menyediakan ASI perah). Populasi adalah ibu menyusui yang ikut kelas ibu hamil dan yang tidak ikut kelas ibu hamil. Sampel diperoleh dengan metode purposive sampling. Desain dengan kasus control dengan kasus adalah ibu menyusui yang tidak mengikuti kelas ibu hamil. Analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan dalam kelas ibu hamil terhadap kerampilan pemberian ASI dengan menggunakan uji Chi square dengan derajat kepercayaan 95 % dan α 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menyusui telah melakukan teknik menyusui dengan benar ( 73,3 %). Sebagian besar ibu menyusui adalah ibu rumah tangga yang tidak mempunyai pekerjaan khusus, sehingga tidak melakukan proses pemerahan, penyimpanan dan penyediaan kembali ASI. Sementara itu ibu hamil yang memberikan ASI saja saat dilaksanakn penelitian sebesar 51,7 %. Hasil analisis hubungan dengan Chi Square dan alpha 0,05 tidak ditemukan hubungan antara paritas dengan teknik menyusui dengan nilai p sebesar 0,319. Hasil penelitian adalah hubungan antara pekerjaan dengan teknik menyusui juga tidak ditemukan hubungan yang bermakna dengan nilai p 0,903. Selain itu uji hubungan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan teknik menyusui didapatkan nilai p 0,08 yang artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna. Sedangkan pada uji hubungan antara keikutsertaan ibu hamil pada kelas ibu hamil dengan pemberian ASI saja didapatkan nilai p 0,004 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan pemberian ASI saja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN VCT DI PUSKESMAS GEDONGTENGEN YOGYAKARTA Luluk Rosida; Devi Pratiwi
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.368 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.23-27

Abstract

Kelompok usia reproduktif tersebut  menyumbang lebih dari 70% kasus AIDS, namun dalam SDKI 2012 pada wanita 15-49 tahun dan pria kawin umur 15-54 tahun yang pernah mendengar tentang HIV/AIDS, tidak sesuai dengan tingkat pengetahuan tentang cara mengurangi risiko tertular HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemanfaatan layanan VCT. Desain penelitian ini adalah penelitian survei analitik, pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sampel yang digunakan accidental sampling  sebanyak 30 responden datang ke layanan VCT Puskesmas Gedongtengen. Teknik analisa data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan berdasarkan hasil Uji chi square didapatkan  hasil bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan VCT di Puskesmas Gedongtengen. Berdasarkan hasil dapat diambil kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan VCT di Puskesmas Gedongtengen. Deteksi dini diri sendiri terhadap infeksi HIV dianjurkan demi terciptanya masyarakat sehat. Terutama saat akan menikah dan merencanakan kehamilan dengan mendatangi puskesmas yang menyediakan pelayanan VCT.
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI RB BINA SEHAT BANTUL Elika Puspitasari
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.012 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.54-60

Abstract

Produksi ASI yang sedikit menjadi masalah utama para ibu yang baru melahirkan, selain masalah puting susu tenggelam atau datar, payudara bengkak, bayi enggan menyusu karena teknik yang kurang benar atau bayi yang berlidah pendek . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di RB Bina Sehat Bantul tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan One Group Pretest-Postest. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Responden yang digunakan adalah ibu nifas empat sampai sepuluh hari post partum. Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda nonparametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden tidak bekerja sebanyak 30 orang (75%). Diawal proses menyusui responden yang mengalami masalah diantaranya 17 orang (37,5%) puting lecet dan 15 orang (42,5%) pengeluaran ASI belum lancar. Dari 40 orang responden, sebelum diberikan intervensi susu kedelai sebanyak 14 orang (35%) mengeluh ASI-nya sedikit lancar. Peningkatan produksi ASI sesudah diberikan susu kedelai sebanyak 35 orang (77,5%) dengan kategori ASI sangat lancar dan 5 orang (12,5%) ASI lancar. Hasil analisis bivariat dengan membandingkan nilai pre dan posttest menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05). Simpulannya pemberian susu kedelai berpengaruh positif terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.
HUBUNGAN KONSUMSI FE TERHADAP KEJADIAN AMENIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2014 Juandra Darwanty
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.041 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.14-22

Abstract

Menurut United Nation yang dikutip oleh Soegianto (1993), tingginya prevalensi anemia pada kehamilan melatarbelakangi terjadinya kematian ibu sewaktu hamil. Hasil riskesdas tahun 2013 ditemukan angka kejadian amenia pada kelompok ibu hamil sebesar 37,1 %. Di Jawa barat angka kejadian aneia 40-43%. Sedangkan angka kejadian anemia pada ibu hamil yang ada di Kabupaten Karawang adalah sebesar 45% . Hasil studi pendahuluan yang penulis lakukan dipuskesmas Tanjung pura ditemukan 40 % ibu hamil dengan anemia, sedagkan cakupan pemberian FE pada ibu hamil mencapai 87,6%. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Hoo Swie Tjiong di Rumah Sakit (RS) Dr. Cipto Mangunkusumo, frekuensi anemia dalam kehamilan banyak 18,5% , Pseudonemia 57,9% dan wanita hamil  dengan  Hb 12gr% atau lebih sebanyak 23,6%, Hb rata-rata 12,3 gr%  pada trimester satu,  11,3 gr% pada trimester dua dan 10,8 gr% pada trimester tiga. Penelitian lain yang dalakukan Nurhayati (2014) ada pengaruh pembeian FE terhadap kejadian Anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana hubungan antara konsumsi FE pada ibu hamil dengan kejadia anemia  pada kehamilan di kabupaten karawang. Desain penelitin ini adalah metode penelititan deskriptif analitik. Dengan pendekatan crossecsional. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan teknik simple rondeon sampling pada ibu–ibu hamil trimester tiga puskesmas, dengklok, pedes, karawang kota dan purwasari kabupaten karawang, dengan jumlah sampel 111.  analisa univariat dan bivariat menggunakan uji statistik uji Chi Square dengan derajat kemaknaan 95%. Ada hubungannya kejadian anemia adalah Jumlah Fe yang dikonsumsi ibu selama hamil.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI USIA 1 – 3 BULAN Farida Farida; Mardianti Mardianti; Komalasari Komalasari
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.26 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.61-68

Abstract

Angka kejadian gizi kurang di Indonesia tahun 2010 sebanyak 17,9%. Angka kejadian BGM (Bawah garis merah) pada bayi di kabupaten karawang tahun 2012 sebanyak 11,43 %.Kepala Puskesmas Cikampek menyatakan bahwa sebanyak 14 balita di kecamatan cikampek terindikasi menderita gizi buruk. Kurang gizi pada bayi dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Sehingga tidaklah salah bila banyak kecemasan orang tua terfokus pada kenaikan berat badan bayi khususnya dalam tahun-tahun pertama kehidupannya.  Kenaikan berat badan bayi. sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Pijat bayi mudah dipelajari dan umumnya dengan beberapa kali latihan para orang tua sudah mahir, disamping murah karena hanya memerlukan minyak/baby oil, juga banyak manfaatnya. Salah satu dari manfaat pijat bayi adalah peningkatan nafsu makan ini ditambah dengan peningkatan aktivitas nervus vagus/saraf pengembara (system saraf otak yang bekerja untuk daerah leher ke bawah sampai dada dan rongga perut) dalam menggerakkan sel peristaltic (sel di saluran pencernaan yang menggerakkan dalam saluran pencernaan. Dengan demikian, bayi cepat lapar atau ingin makan karena pencernaannya semakin lancar.Air susu ibu (ASI) merupakan asupan nutrisi utama pada bayi khususnya bayi dibawah 6 bulan.  ASI diproduksi atas hasil kerja gabungan antara hormone Oksitoksin,  Prolaktin dan Reflek Let Down. Sehingga faktor psikologis ibu dan faktor bayi sangat berkaitan dengan produksi ASI.   Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasy experimenntal (eksperimen semu) berupaya mengungkapkan hubungan sebab akibat antara variabel bebas (prediktor) denagn variabel tergantung (efek) dalam periode waktu tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi 1-3 bulan di Puskesmas Cikampek Karawang.Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi. Untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap frekuensi dan durasi menyusu pada bayi 1-3 bulan di Puskesmas Cikampek Kabupaten Karawang dengan menggunakan Uji T test. Hasil penelitian diperoleh data bahwa ada pengaruh antara pijat bayi dengan frekuensi menyusu pada bayi dengan nilai P (0,000) dan tidak ada pengaruh antara pijat bayi dengan durasi menyusu pada bayi ( P value 0,563 ). Diharapkan bidan dapat terus memotivasi ibu untuk melakukan pijat bayi sehingga akan meningkatkan frekuensi menyusui pada bayinya dan memotivasi untuk tetap memberikan ASI Eklusif pada Bayinya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10