cover
Contact Name
Al Ihksan Agus
Contact Email
alihksan26@gmail.com
Phone
+6282396716693
Journal Mail Official
omnipengmas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lingkar Kelurahan Pallantikang, Bantaeng Sub-District, Bantaeng Regency, South Sulawesi
Location
Kab. bantaeng,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Omni Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30637023     DOI : -
Omni Pengabdian Masyarakat (OPM) is a multidisciplinary journal published by PT. Bantayang Omni Cendekia, South Sulawesi, Indonesia. The purpose of this journal is to disseminate conceptual thoughts and research findings that have been implemented in the community as community service activities. This journal welcomes scientific works resulting from community service activities conducted by academics, researchers, and practitioners from all disciplines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 42 Documents
Upaya Meningkatkan Keterampilan Presentasi Akademik Menggunakan Bahasa Inggris Melalui Pendekatan Communicative Language Teaching pada Siswa SMA Murdia, Murdia; Sudirman, Nurul Ilmi; Nur, Rizki Israini S; Budiman, Andi Nurul Annisa; Madawat , Rabiatul Adawiyah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i2.253

Abstract

Keterampilan presentasi akademik dalam Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa di era global. Namun, pada praktiknya, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan secara sistematis serta memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah saat melakukan presentasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan presentasi akademik siswa melalui pendekatan Communicative Language Teaching (CLT). Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Makassar dengan melibatkan 60 siswa selama 12 minggu melalui berbagai aktivitas pelatihan, seperti latihan pengucapan, presentasi terbimbing, diskusi kelompok, dan role play. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dengan menekankan praktik komunikasi secara langsung. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, observasi, serta refleksi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek keterampilan presentasi, meliputi struktur presentasi, kelancaran berbicara, penggunaan bahasa, dan kepercayaan diri, dengan rata-rata peningkatan sebesar 25,4 poin. Aspek kepercayaan diri menjadi komponen dengan peningkatan tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CLT efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi akademik siswa serta mendorong keberanian mereka dalam menyampaikan gagasan secara lisan. Dengan demikian, integrasi pendekatan CLT dalam pembelajaran Bahasa Inggris direkomendasikan sebagai strategi untuk meningkatkan keterampilan presentasi akademik siswa.
Gerakan Nursing Community Care dalam Peningkatan PHBS Anak Bersama Ikatan Istri PT KIMA Andani, Nur; Sumarmi, Sumarmi
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i1.254

Abstract

Rendahnya pemahaman anak mengenai kebersihan diri dan kesehatan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit menular sehingga penting mengajarkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak tentang PHBS melalui pendekatan Nursing Community Care bersama Ikatan Istri PT KIMA. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah edukatif, demonstrasi PHBS, serta pembagian perlengkapan sekolah kepada 25 anak yang didampingi oleh orang tua. Materi edukasi meliputi kebersihan tangan, kebersihan diri, etika batuk, dan pentingnya menjaga lingkungan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai PHBS. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 39% sebelum edukasi menjadi 96% setelah edukasi. Peningkatan terjadi pada pemahaman pengertian PHBS (40% menjadi 96%), pengetahuan langkah cuci tangan yang benar (32% menjadi 100%), pemahaman etika batuk dan bersin (36% menjadi 92%), serta pengetahuan pentingnya kebersihan lingkungan (48% menjadi 96%). Selain itu, partisipasi aktif peserta selama kegiatan meningkat dari 60% menjadi 100%. Pembagian perlengkapan sekolah menjadi bentuk dukungan promotif dalam meningkatkan motivasi belajar dan perilaku sehat anak. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran kesehatan anak dan keluarga melalui pendekatan keperawatan komunitas. Disarankan agar kegiatan edukasi PHBS dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, sekolah, dan institusi sosial guna mempertahankan serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah.