cover
Contact Name
Al Ihksan Agus
Contact Email
alihksan26@gmail.com
Phone
+6282396716693
Journal Mail Official
omnipengmas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lingkar Kelurahan Pallantikang, Bantaeng Sub-District, Bantaeng Regency, South Sulawesi
Location
Kab. bantaeng,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Omni Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30637023     DOI : -
Omni Pengabdian Masyarakat (OPM) is a multidisciplinary journal published by PT. Bantayang Omni Cendekia, South Sulawesi, Indonesia. The purpose of this journal is to disseminate conceptual thoughts and research findings that have been implemented in the community as community service activities. This journal welcomes scientific works resulting from community service activities conducted by academics, researchers, and practitioners from all disciplines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Pendampingan Caregiver dalam Penerapan Lansia Sehat Secara Holistik di Sentra Terpadu Lansia Puspitasari, Indah; Andas, Amzal Mortin; Soalihah, Maratun; Wada, Fauziah H; Prima, Ashar; Fauziah, Hani; Nurwahidah, Andi Tenri; Rahmawati, Syifa
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i1.40

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia Program Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia (lansia) melalui pendampingan kepada para caregiver dalam menerapkan prinsip-prinsip lansia sehat secara holistik di Sentra Terpadu Lansia. Pendampingan ini meliputi edukasi dan pelatihan tentang kesehatan fisik, mental, dan sosial lansia. Dengan pendekatan holistik, program ini berusaha untuk mengintegrasikan berbagai aspek kesehatan, termasuk nutrisi, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan interaksi sosial, dalam upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan lansia. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup sesi pelatihan, workshop, dan pendampingan individual. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan caregiver dalam merawat lansia, serta peningkatan kualitas hidup lansia yang diukur melalui indikator kesehatan fisik dan mental. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai sentra lansia lainnya untuk mencapai tujuan serupa.
Edukasi Dietary Approaches Stop Hypertension (DASH) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) Sebagai Upaya Mengurangi Risiko Hipertensi Juwita, Helmi; Erviana; Damayanti, Risna; Sahriana; Nurwahita; Sahariah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i1.58

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan/ edukasi sebagai upaya dalam mengurangi kejadian risiko penyakit hipertensi di komunitas serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dan latihan relaksasi otot progresif/ PMR (Progressif Muscle Relaxation). Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan Limboro Timur pada 25 Februari 2025 dan dihadiri oleh 26 peserta. Metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan simulasi. Hasil penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta pengabdian menjadi meningkat setelah diberikan penyuluhan edukasi diet DASH dan latihan PMR. Peserta pengabdian mengetahui tentang hipertensi, penyebab hipertensi dan pencegahannya, serta mampu melakukan simulasi latihan PMR dengan baik.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Dispepsia pada Pasien dan Keluarga di Ruangan Irina C3 RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Fitriani; Calvin Christo Paat, Toar; Victoria Fernandez, Gratsia; Sirait, Imelda
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): September
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i2.59

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan saluran pencernaan atas yang umum terjadi, namun seringkali kurang dipahami oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan pendampingnya mengenai dispepsia, termasuk penyebab, gejala, penatalaksanaan, dan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Juni 2023 di Ruang Irina C3 RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado dengan metode ceramah dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet. Sebanyak 16 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah diberikan edukasi, yang ditunjukkan oleh partisipasi aktif dan umpan balik positif. Intervensi edukatif berbasis komunitas terbukti efektif dalam mendukung upaya promotif dan preventif terhadap dispepsia. Diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengukur dampak secara kuantitatif.
Penguatan Kapasitas Ibu Melalui MTBS Lanjutan: Strategi Komunitas untuk Menurunkan Kasus Diare Berulang pada Balita Purnamasari, Anisa; Lisnawati, Lisnawati; Nazaruddin, Nazaruddin; Romantika, I Wayan; Andas, Amzal Mortin
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.61

Abstract

Kasus diare berulang pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kapasitas ibu dalam penanganan awal diare di rumah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu melalui pelatihan berbasis Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) lanjutan sebagai strategi komunitas untuk menurunkan angka diare berulang pada balita. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu edukasi dan pelatihan yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), simulasi, dan studi kasus. Metode partisipatif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Sebanyak 45 ibu dan 12 kader kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan ini di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari pada Mei 2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor pre-test 45,2 menjadi 87,4 pada post-test. Aspek yang mengalami peningkatan tertinggi adalah deteksi tanda bahaya dan praktik pemberian oralit. Selain itu, 88% ibu menyatakan siap menangani diare ringan di rumah. Kesimpulannya, pelatihan MTBS lanjutan tanpa pendampingan intensif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu dan kader secara mandiri, serta berpotensi menjadi strategi komunitas yang berkelanjutan dalam menurunkan kasus diare berulang pada balita.
Game Interaktif Sebagai Strategi Pencegahan Demensia pada Lansia di UPTD PSLU Tresna Werdha Lampung Amperaningsih, Yuliati; Amatiria, Gustop; Putri, Hadeci Livenda; Tiala, Nur Hijrah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.62

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia membawa tantangan tersendiri dalam bidang kesehatan, terutama terkait dengan risiko penurunan fungsi kognitif seperti demensia. Kurangnya stimulasi mental dan aktivitas sosial menjadi salah satu faktor risiko yang signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan stimulasi kognitif dan meningkatkan partisipasi sosial lansia melalui implementasi permainan interaktif sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan mereka. Metode yang digunakan mencakup pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah dan simulasi permainan, serta evaluasi melalui observasi partisipatif dan umpan balik dari pendamping panti. Kegiatan dilaksanakan di UPTD PSLU Tresna Werdha Lampung pada tanggal 7 mei 2025 dengan melibatkan 35 lansia. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta serta umpan balik positif mengenai manfaat permainan terhadap aktivitas otak dan interaksi sosial. Kesimpulannya, permainan interaktif dapat menjadi alternatif pendekatan yang efektif untuk meningkatkan stimulasi kognitif dalam pencegahan demensia dan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara rutin di lembaga layanan lansia.
Pendidikan Kesehatan Manajemen Nyeri Sebagai Upaya Terapi Non Farmakologi pada Pasien dan Keluarga di Rumah Sakit Pelamonia Makassar Sudirman, Andi Aridhasari; Rahmawati; Hasanuddin, Fitria
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i1.63

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman subjektif yang bersifat sensoris dan emosional yang dapat memengaruhi kenyamanan serta proses penyembuhan pasien. Apabila tidak ditangani sejak awal, nyeri dapat berkembang menjadi krisis nyeri yang memicu ketidakstabilan hemodinamika. Banyak pasien dan keluarga belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam melakukan manajemen nyeri secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien dan keluarga dalam manajemen nyeri non-farmakologis. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif mengenai jenis dan pengkajian nyeri serta manajemen nyeri non-farmakologis, dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan demonstrasi teknik seperti kompres, reposisi tubuh, dan latihan pernapasan. Sebanyak 33 peserta terdiri dari 12 pasien, 15 pendamping, dan 6 pengunjung mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan dengan desain pretest-posttest satu kelompok menggunakan kuesioner 10 item dan daftar periksa keterampilan. Hasil uji t berpasangan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 52% menjadi 91% (p < 0.001) dan keterampilan manajemen nyeri dari 47% menjadi 89% (p < 0.001). Edukasi terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola nyeri. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin di lingkungan klinis maupun komunitas.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Peer Group Education dan Apotek Hidup dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Hastuti, Retno Puji; Julaiha, Siti; Sejati, Nawasari Indah Putri
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i3.64

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Jumlah kasus hipertensi di Lampung Selatan menduduki urutan kelima dengan jumlah 191.751 kasus. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi di Desa Sidosari, Kecamatan Natar-Lampung Selatan melalui pemberdayaan kader kesehatan dalam bentuk peer group education dan pemanfaatan apotek hidup. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan pelatihan kader, pembentukan kelompok peduli hipertensi, dan pengelolaan tanaman obat. Kegiatan pelatihan diikuti 10 orang kader kesehatan dan penyuluhan hipertensi diikuti oleh 50 penderita hipertensi. Peralatan yang digunakan yaitu tensimeter, booklet perawatan hipertensi, buku catatan monitoring tekanan darah, dan pil card. Hasil kegiatan menunjukkan 100% pengetahuan kader meningkat, 90% pasien hipertensi memeriksakan tekanan darahnya dan 80% memanfaatkan tanaman obat. Di Desa Sidosari membentuk satu Apotek Hidup dan kelompok peduli hipertensi. Kegiatan pemberdayaan kader berdampak positif terhadap peningkatan self-care dan kepatuhan pasien menjalani terapi hipertensi. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan oleh puskesmas terhadap program dan kegiatan hipertensi.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMP Negeri 1 Mopuya Sibua, Siska; Ningsih, Suci Rahayu; Gaib, Juritno; Tulee, Celsi; Koikig, Avrila; Daanan, Angeyna; Langi, Injil
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.65

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan krusial dalam kehidupan manusia, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan pendidikan kesehatan reproduksi yang menyeluruh dan sesuai usia, khususnya di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Mopuya pada 14 Mei 2025. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah tahap perencanaan, kemudian dilanjutkan pada tahap pelaksanaan, dan tahap terakhir adalah evaluasi. Selanjutnya tahap pelaksanaan diawali dengan melakukan pengukuran pengetahuan awal kepada peserta yang bertujuan untuk melihat pengetahuan awal peserta terkait kesehatan reproduksi. Pelaksanaan penyuluhan dilaksanakan di dalam satu ruang kelas. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan tanya jawab disertai pembagian leaflet. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membatasi perilaku seksual berisiko. Sebagian besar peserta menyatakan bahwainformasi yang diperoleh membuat mereka lebih sadar akan konsekuensi dari keputusan yang diambil di masa remaja. Melaluikegiatan ini, diharapkan remaja mampu menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menjaga diri serta membangun hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.
Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Ningsih, Suci Rahayu; Sibua, Siska; Amir, Echa E. Siswanto; Monoarfa, Tenohaical Pierre; Massi, Nur Kholiq Hayyan; Montol, Steve Chen Than; Patingki, Faitni Eva
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.66

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat penting. Pada masa remaja, mereka sangat rentang mengalami masalah yang kompleks dan sulit diatasi sendiri. Permasalahan yang sering muncul pada remaja adalah masalah terkait dengan seks dan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor penyebab masalah kesehatan reproduksi remaja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkant pengetahuan remaja tentnag kesehatan reproduksi di SMKN 1 Kotamobagu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dengan media leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Mei 2025 dan dihadiri oleh 23 siswa-siswi kelas X TKJ SMKN 1 Kotamobagu. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi kesehatan, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang dievaluasi melalui diskusi dan tanya jawab langsung kepada peserta. Peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat berdampak positif pada perbaikan perilaku remaja siswa-siswi dalam menjaga kesehatan reproduksinya dan terhindar dari penyakit menular seksual.
Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Keluarga Pasien yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Losoh, Dewi Sintya; Mamengko, Sania; Wuisan , Syehren; Fitriani, Fitriani
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i1.83

Abstract

Keluarga pasien hemodialisis memainkan peran penting dalam proses perawatan pasien, namun sering mengalami tekanan psikologis akibat tuntutan fisik, emosional, dan finansial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan keluarga pasien dalam mengelola stres melalui kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dengan materi mengenai sumber stres, tanda stres, dampak stres yang tidak dikelola, dan strategi manajemen stres. Media yang digunakan adalah leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Desember 2024 di Ruang Hemodialisis Melati Rumah Sakit Prof. Dr. R. D Kandou Manado. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta menunjukkan pemahaman yang meningkat, partisipatif dalam diskusi, dan mampu mengidentifikasi strategi coping stres. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala sebagai upaya peningkatan kualitas dukungan keluarga terhadap pasien hemodialisis.

Page 2 of 3 | Total Record : 28