cover
Contact Name
Al Ihksan Agus
Contact Email
alihksan26@gmail.com
Phone
+6282396716693
Journal Mail Official
omnipengmas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lingkar Kelurahan Pallantikang, Bantaeng Sub-District, Bantaeng Regency, South Sulawesi
Location
Kab. bantaeng,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Omni Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30637023     DOI : -
Omni Pengabdian Masyarakat (OPM) is a multidisciplinary journal published by PT. Bantayang Omni Cendekia, South Sulawesi, Indonesia. The purpose of this journal is to disseminate conceptual thoughts and research findings that have been implemented in the community as community service activities. This journal welcomes scientific works resulting from community service activities conducted by academics, researchers, and practitioners from all disciplines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
Edukasi Kesehatan Guna Menekan Angka Readmisi pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Pelamonia TK II Makassar Hidayat, Rahmat; Alam, Rizqy Iftitah; Safruddin; Juni; Asni, Arsih; Pradipta, Niken
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.135

Abstract

Angka kejadian hipertensi di Indonesia relatif meningkat. Pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit sangat rentan untuk dirawat kembali, yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi. Komplikasi ini berdampak pada berbagai organ seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan arteri perifer. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengedukasi pasien tentang hipertensi mereka. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai hipertensi, termasuk definisi, pencegahan, dan pengobatannya, untuk mengurangi angka rawat inap kembali. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendidikan kesehatan langsung menggunakan banner edukasi di ruang perawatan Melati di Rumah Sakit Pelamonia TK II Makassar. Hasil kegiatan ini meliputi penyampaian materi yang sesuai rencana, peserta mampu memahami materi yang telah disampaikan, dan terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulannya adalah setelah pelaksanaan kegiatan ini, pasien dapat memahami penyakit mereka, mempelajari cara pencegahannya, dan mempelajari pengobatan yang harus dilakukan setelah keluar dari rumah sakit. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi angka rawat inap kembali pasien hipertensi.
Pelatihan “Isi Piringku” untuk Ibu Hamil Sebagai  Upaya Pencegahan Stunting Nena Meo, Maria Lupita; Rotty, Monique Priscilla; Kundre, Rina Margaretha
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.182

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil, termasuk anemia dan Kurang Energi Kronik (KEK) berperan signifikan terhadap kesehatan janin serta berisiko meningkatkan kejadian stunting. Di Puskesmas Tuminting, terdapat 10 ibu hamil yang berisiko kekurangan gizi berdasarkan lingkar lengan atas (LILA) <23,5 cm, dimana penolakan makan menjadi masalah umum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang melalui pelatihan “Isi Piringku” selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan yang meliputi perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi di Posyandu Sumompo 2 dan 3 dengan melibatkan 50 peserta ibu hamil. Materi yang disampaikan meliputi kebutuhan gizi selama kehamilan dan diversifikasi menu menggunakan media edukasi berupa poster dan banner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil secara signifikan setelah pelatihan. Peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 60%, sementara peserta dengan pengetahuan kurang menurun dari 40% menjadi 8% (p-value <0,001). Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan gizi yang terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil.  Pelatihan gizi “Isi Piringku” disarankan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan kegiatan rutin posyandu serta pelayanan antenatal di puskesmas.
Pemeriksaan Status Gizi Anak Menggunakan Antropometri Berbasis Aplikasi Z Score WHO Muhammad Sahlan Zamaa; Andi Aridhasari Sudirman; Riski Muhammad Akbar Kaharuddin; Sitti Maryam Bachtiar; Ratna Mahmud
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.232

Abstract

Pertumbuhan anak usia dini merupakan periode emas, sebuah periode yang dapat mempengaruhi aktivitas dan masa depannya kelak. Orang tua dituntut untuk selalu memantau pertumbuhan anaknya, guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan mencegah terjadinya stunting. Salah satu instrumen yang sering digunakan untuk memantau pertumbuhan anak yaitu pemeriksaan antropometri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan orang tua terkait status gizi anak yang sekolah di TK Aisyiyah Rappokalling Kota Makassar. Kegiatan ini juga dirangkaikan konseling status gizi anak dengan dokter ahli gizi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2025, metode yang digunakan yaitu pengukuran antopometri berdasarkan data berat dan tinggi badan menggunakan timbangan dan microtoice yang dimasukkan ke aplikasi z score World Health Organization(WHO). Hasil kegiatan ini menunjukkan dari 58 siswa, terdapat 8 siswa dengan status gizi kurang, 36 siswa dengan status gizi normal, 10 siswa berisiko gizi lebih dan 4 siswa dengan status gizi lebih. Simpulan dari kegiatan ini adalah masih terdapat siswa dengan status gizi kurang dan diharapkan agar orang tua untuk memantau status gizi anak secara rutin guna memaksimalkan pertumbuhan anak.
Pendampingan Penerapan Program Penghijauan Sekolah di SDN 2 Kadolomoko untuk Meningkatkan Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan Haerunianti; Hasrin; Tabia, La Aman; Halida, Fayadh Mahdi
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i1.128

Abstract

Program penghijauan sekolah merupakan salah satu upaya strategis dalam menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam penerepan program penghijauan di SDN 2 Kadolomoko guna meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di SDN 2 kadolomoko, Baubau. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung penanaman serta perawatan tanaman di lingkungan sekolah. Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan guru, siswa, dan pihak sekolah secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap siswa terhadap pentingnya penghijauan, serta tumbuhnya rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah, program pendampingan ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dan memperkuat karakter peduli lingkungan pada siswa. Tahap kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancer, dan siswa memiliki kegiatan lain selain proses belajar mengajar di dalam kelas. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menjaga ekosistem lingkungan melalui penghijauan tanaman. Dari kegiatan ini, tentu kepedulian siswa terhadap lingkungan belum terlihat adanya perubahan secara signifikan. Hal ini perlu dilakukan kegiatan lanjutan dalam penghijauan tanaman sehingga dapat membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.
Upaya Peningkatan Pelayanan Orientasi Pasien Baru di Rumah Sakit Melalui Pengembangan Media Edukasi Berbasis Video QR Code Rauf, Syamsiah; Patima; Amal, Andi Adriana; Abidin, Andi Mustika; Prasetya, Khoirunnisa Qurratul Aini
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i1.169

Abstract

Proses orientasi pasien yang masih manual dan tidak konsisten menjadi hambatan dalam pelayanan rumah sakit. Salah satu pendekatan inovatif yang dapat diterapkan adalah penggunaan video orientasi pasien berbasis QR code sebagai sarana informasi mandiri bagi pasien dan keluarga yang dapat diakses kapan saja, guna mengatasi keterbatasan komunikasi petugas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media orientasi pasien baru berbasis video QR code dengan metode edukasi yang dievaluasi melalui observasi, wawancara, dan pengisian kuesioner pre-test dan post-test pada 12 orang pasien baru yang dirawat di ruang perawatan Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi berupa video orientasi pasien baru terbukti efektif meningkatkan pemahaman pasien, dibuktikan oleh peningkatan signifikan skor dari pretest ke posttest. Berdasarkan hasil evaluasi kasus, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi melalui media video berbasis QR code terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien baru terkait orientasi penerimaan di rumah sakit. Disarankan agar rumah sakit mengimplementasikan secara berkelanjutan video orientasi pasien berbasis QR code sebagai bagian dari standar pelayanan, serta mengoptimalkan pemanfaatannya melalui pengembangan konten dan sosialisasi kepada tenaga kesehatan.
Program Edukasi Berbasis Usaha Kesehatan Gigi Sekolah untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar Rizka Wahyuni; Wowor, Vonny Norry Sisca; Mariati, Ni Wayan; Tairas, Jean Siska Roma
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i1.228

Abstract

Status kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar dapat ditentukan oleh berbagai faktor, seperti pengetahuan, perilaku orang tua, lingkungan dan pelayanan kesehatan. Menunjang upaya kesehatan agar mencapai derajat kesehatan optimal (hidup sehat) di bidang kesehatan gigi dan mulut, sangat perlu perhatian terutama pada anak sekolah dasar melalui Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di setiap sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut dalam upaya promotif dan preventif berbasis usaha kesehatan gigi sekolah (UKGS) untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini di laksanakan di SD Negeri Kalasey dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Minahasa, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Jumlah siswa yang ikut serta dari SD Negeri Kalasey 25 siswa dan dari Ibtidaiyah Negeri 1 Minahasa sebanyak 20 siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025. Metode yang digunakan pada pengabdian masyakarat ini adalah penyuluhan kesatan gigi dan mulut dan demonstrasi sikat gigi secara langsung pada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatakan pengetahuan siswa setelah dilakukan edukasi dan demonstrasi sikat gigi. Disarankan agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan meningkatkan program edukasi ini ke khususnya untuk UKGS yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan, sehingga meningkatnya derajat kesehatan gigi anak sekolah dasar.
Optimalisasi Gerakan Self Care Management Stunting (GENTING) pada One Day One Egg Program Syahrir, Akifa; Apriana, Rista; Mobiliu, Suwarly
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i1.231

Abstract

Peningkatan angka stunting pada dasarnya telah banyak upaya yang telah dilakukan, namun yang menjadi penyebab belum efektifnya kebijakan serta program intervensi stunting yang ada dan telah dilakukan diantaranya kebijakan dan regulasi terkait intervensi stunting belum secara maksimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada kader kesehatan mengenai management stunting khususnya pemberian makan dengan metode satu telur satu hari.  Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan ceramah dan diskusi aktif dengan peserta. Hasil dari kegiatan Gerakan Self-care Management Stunting (GENTING) menunjukkan bahwa kader kesehatan dan caregiver mengetahui cara pencegahan stunting dengan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah dengan memakan telur satu hari satu kali pada anak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah GENTING memiliki potensi besar untuk menjadi solusi strategis dalam menurunkan angka stunting khususnya bagi kader dalam upaya mencegah terjadinya stunting pada anak.
Pelatihan Mindfulness dan Relaksasi untuk Mengatasi Stres pada Nelayan di Pesisir Pantai Pancer Puger Susila, Wahyu Dini Candra; Wuryaningsih, Emi Wuri; Larasari, Niken Asih; Nurwahidah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v3i1.248

Abstract

Komunitas pesisir merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi terhadap stres psikososial akibat ketidakpastian pendapatan dan beban kerja fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas individu dan komunitas dalam mengelola stres melalui pelatihan mindfulness dan relaksasi. Sasaran kegiatan ini adalah Karang Taruna dan nelayan di Pesisir Pantai Pancer Puger, Desa Puger Kulon. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta secara signifikan yang diukur melalui 20 butir soal evaluasi, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 32,5 meningkat menjadi 69,12 pada skor post-test. Seluruh peserta mampu melaksanakan praktik ini dengan dibimbing secara intensif oleh 5 fasilitator. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan masyarakat pesisir mengatasi stres. Disarankan bagi pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat untuk menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin sebagai upaya preventif gangguan kesehatan jiwa berbasis komunitas.

Page 4 of 4 | Total Record : 38