Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan adalah jurnal yang dikelola oleh pusat penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (P3M) STIKes Nani Hasanuddin Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil Penelitian Mahasiswa keperawatan yang bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Jiwa. JIMPK diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal JIMPK juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang Keperawatan
Articles
398 Documents
GAMBARAN PENGALAMAN, PERSEPSI DAN KESIAPAN ANAK DALAM MENGHADAPI MENARCHE DINI DI SD MIN BANTA-BANTAENG KOTA MAKSSAR
Andi Midayanti Ramulya;
Nurafriani, Nurafriani;
Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.978
Masa remaja merupakan masa yang mengalami perkembangan fisik paling pesat diantara tahap-tahap perkembangan manusia. Selain terjadi perubahan fisik, remaja juga mengalami perubahan secara psikologi. Saat ini usia anak mengalami menarche cenderung semakin muda berkisar antara 8-12 tahun. Anak yang mengalami menarche dini cenderung merasa cemas, malu dan belum siap. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahii pengalaman, persepsi dan kesiapan nak dalam menghadapi menarche dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilakukan pada 16 responden yang berusia 10-12 tahun kemudian hasil wawancara tersebut akan di analisa. Hasil: sebagian anak memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan menarche, namun ada beberapa yang kurang mengetahui serta malu dalam membahas terkait dengan menarche. Anak yang telah mengalami menstruasi cenderung menceritakan pengalam mereka dan untuk anak yang belum mengalami cenderung malu dan mengatakan belum siap serta menganggap haid sebagai suatu hal yang kotor, menyakitkan dan membuat tidak nyaman. Informasi tentang menarche kurang diketahui oleh sebgaian anak sehingga memicuh persepdi yang negatih tentang menstruasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK UMUR 6-24 BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR
Harmayani hakim;
Haskas, Yasir;
Kasim, Jamila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.979
Perkembangan anak dimulai sejak lahir sehingga mencapai dewasa. Perkembangan ditandai dengan kemampuan , yaitu kemampuan terbatas pada waktu lahir seperti tersenyum, berbicara, berjalan, berlari, belajar dan bergaul dikemudian hari. Mengingat peran ibu yang besar, maka pengetahuan ibu tentang perkembangan anak sangat diperlukan. Pengetahuan merupakan hasil keingintahuan dan ini terjadi setelah melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian cross sectional, variabel independen atau bebas dan dependen atau terikat yang terjadi pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara simultan. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar (p = 0,000). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak diwilayah kerja Puskesmas accerakkang Kota Makassar. Responden dapat mendeteksi dini perkembangan anaknya dengan baik
Pengaruh Caring Terhadap Self Efficacy Pada Pasien Diruang Interna Rsud Labuang Baji Makassar
Rizkyani Putri, Ernita;
Wahyuni, Sri;
Haskas, Yasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.980
Caring adalah sentral untuk praktik keperawatan karena caring merupakan suatu cara pendekatan yang dinamis, dimana perawat bekerja untuk lebih meningkatkan kepeduliannya kepada klien. Dalam keperawatan, caring merupakan bagian inti yang penting terutama dalam praktik keperawatan. Self efficacy adalah suatu kepercayaan diri seseorang tentang kemampuannya dalam melaksanakan dan mengatur program perawatan dan pengobatan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Caring terhadap Self efficacy pada pasien diruang RSUD Labuang Baji Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian non eksperiment dengan pendekatan model deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berupa pernyataan tentang Caring dan Self Efficacy yang dianalisis dengan menggunakan Paired Simpel T-Test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden diruang interna RSUD Labuang Baji Makassar dengan metode non probability sampling dengan purposive sampling. Hasil Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh Caring terhadap Self efficacy pada pasien diruang interna (p = 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh Caring terhadap Self Efficacy pada pasien diruang interna RSUD Labuang Baji Makassar.
GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA YANG BEKERJA PADA ANAK USIA 36-59 BULAN
Apriyawanti, Dian;
Haskas, Yasir;
Arna Abrar, Eva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.981
Pola asuh atau parenting style merupakan salah satu faktor yang secara signifikan turut membentuk karakter anak. Pola asuh secara umum dapat didefinisikan sebagai upaya pemeliharaan seseorang anak, yaitu bagaimana orang tua memperlakukan, mendidik, membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak, yang meliputi cara orang tua memberikan peraturan, hukuman, hadiah, kontrol, dan komunikasi untuk mencapai kedewasaan sesuai dengan norma-norma yang diharapkan masyarakat pada umumnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua yang bekerja pada anak usia 36-59 bulan di Puskesmas Tamalanrea Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 responden terdapat 82,5% yang pola asuh orang tuanya baik dan 17,5% yang pola asuh orang tuanya kurang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Makassar tergolong baik.
Hubungan Self Efficacy Dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Di Stikes Nani Hasanuddin Makassar
Fokatea, Farit Abdullah;
Muzakkir, Muzakkir;
Y, Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.982
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Self Efficacy dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di STIKES Nani Hasanuddin Makassar. Dengan desain penelitian menggunakan penleitian kuantatif dengan metode dengan model tipe potong lintang atau Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling Jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisa data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dan mengunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara Self Efficacy dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di STIKES Nani Hasanuddin Makassar seperti dapat menghadapi hambatan dalam menyusun dan menyelesaikan skripsi, dapat mengantisipasi setiap hambatan yang ada dalam setiap penyusunan skripsi dan konsultasi dengan pembimbing, mampu menyelesaikan skripsi sesuai dengan target, siap menyelesaikan revisi-revisi yang diberikan, yakin akan jalan keluar yang saya ambil pada setiap permasalahan di skripsi selalu mengerjakan skripsi dengan sungguh sungguh dan berusaha tekun dalam mengerjakan revisi yang diberikan, tidak cemas yang berlebihan dalam suatu situasi, tidak kesulitan dalam menyelesaikan skripsi, tidak merasa kelelahan, tidak merasa ketakutan dan tidak khawatir dengan situasi saat diri mungkin menjadi panik dan mempermalukan diri sendiri.dengan hasil pengujian statistik Chi Square diperoleh nilai p = 0,000. Nilai 0,000 < 0,05.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Malaka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng
asniar, fivi;
Darwis;
Asdar, Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.983
Pasien yang mengalami masalah ketidakpatuhan diet yang disebabkan karena dukungan keluarga yang kurang. Oleh karena itu dibutuhkan motivasi yang tinggi untuk partisipasi keluarga. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Malaka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel yang yang digunakan adalah 86 responden dan analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan aktivitas keluarga dengan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Malaka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng dengan nilai pvalue = 0,035 jika dibandingkan dengan α = 0,05 maka pvalue < α 0,05. Terdapat hubungan antara dukungan psikologis keluarga dengan kepatuhan diet pasien penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Malaka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng dengan nilai pvalue = 0,029 jika dibandingkan dengan α = 0,05 maka pvalue < α 0,05. Terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan diet pasien penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Malaka Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng dengan nilai pvalue = 0,035 jika dibandingkan dengan α = 0,05 maka pvalue < α 0,05.
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education Terhadap Pengetahuan Penderita Dm Tipe Ii Di Puskesmas Galesong
Sidiq, Muh. Amin;
Zainal, Syaifuddin;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.984
Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Salah satu upaya yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan meningkatkan menejemen diri Diabetes Miletus tipe 2 adalah edukasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Program Diabetes Self Management Education terhadap Pengetahuan Penderita DM tipe II di Puskesmas Galesong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental pre-post test without one group design. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Paired Sample Test. Hasil penelitian didapatkan nilai mean ± SD pengetahuan sebelum dilakukan Diabetes Self Management Education yaitu 1.38 ± 0.492 , sedangkan sesudah edukasi diabetes yaitu 1.72 ± 0.457. Hasil uji Paired Sample Test diperoleh nilai T sebesar -4.030 dan nilai ρ=0,000, demikian hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya Pengaruh Program Diabetes Self Management Education terhadap Pengetahuan Penderita DM tipe II di Puskesmas Galesong.
andika i sujono Respon Edukasi Diabetes Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengaturan Diet Pada Diabetes Melitus Tipe 2
sujono, andika;
syaifuddin, syaifuddin;
Haskas, Yusran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.985
Diabetes Melitus (DM) atau yang biasa disebut dengan kencing manis merupakan penyakit gangguan metabolisme tubuh yang menahun akibat hormon insulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah. Salah satu upaya yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan meningkatkan menejemen diri Diabetes Miletus tipe 2 adalah edukasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui respon edukasi diabetes dalam meningkatkan kepatuhan pengaturan diet pada Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Galesong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental pre-post test without one group design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan nilai mean ± SD kepatuhan pengaturan diet sebelum edukasi diabetes yaitu 42,29 ± 4,076, sedangkan sesudah edukasi diabetes yaitu 49,10 ± 3,850. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -8,186 dan nilai ρ=0,000, demikian hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah respon edukasi diabetes dalam meningkatkan kepatuhan pengaturan diet pada Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Galesong.
Habungan Pengetahuan Dan Skill Perawat Dengan Pengambilan Keputusan Triase Di Rs Kota Parepare
Handayani, Nur Sri;
Haskas, Yasir;
Sabil, Fitri A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.986
Triage adalah proses khusus memilah pasien berdasarkan beratnya cedera atau penyakit untuk menentukan prioritas perawatan gawat darurat medik, artinya memilih berdasarkan prioritas atau penyebab ancaman hidup.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan skill perawat dengan pengambilan keputusan triase di RS Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi dimana cara pengambilan sampel probabilitys ampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (a = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan pengambilan keputusan triase di UGD Rumah Sakit Kota Parepare. Dimana didapatkan nilai p-value sebesar 0,003< 0,05. dan hubungan keterampilan perawat dengan pengambilan keputusan triase di UGD Rumah sakit Kota parepare 0,002< 0,05. yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan keterampilan perawat dengan ketepatan pengambilan keputusan triase di UGD Rumah Sakit di Kota Parepare.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Rawat Inap Rs Dr. Sumantri Kota Parepare
Hakim, Amalia;
Haskas, Yasir;
Fauzia, Lisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v2i3.987
Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi interpersonal yang dilakukan antara perawat dan petugas kesehatan lainnya dengan pasien yang berfokus pada kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dimana cara pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (a = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,002 < a = 0,05 dengan komunikasi terapeutik yang baik sebanyak 32 responden, dimana komunikasi terapeutik baik dengan kecemasan berat sebanyak 6 responden (18,8%). komunikasi terapeutik yang tidak baik sebanyak 22 responden, dimana komunikasi terapeutik tidak baik dengan kecemasan pasien ringan sebanyak 3 responden (13,6%),. diperoleh p= 0,002 < a = 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima.