cover
Contact Name
Ayu Suraduhita
Contact Email
ayusuraduhita@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalabkpmi2025@gmail.com
Editorial Address
Jl. Joe No. 7 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknologi Bank Darah
ISSN : -     EISSN : 26210568     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Teknologi Bank Darah merupakan media publikasi ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh UPPM Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (ABK PMI) yang memiliki fokus pada penelitian, kajian, dan inovasi terkait teknologi, manajemen, serta praktik terbaik dalam bidang transfusi darah dan pelayanan bank darah. Jurnal ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi dan riset terkini dari para akademisi maupun praktisi. Cakupan topik : Teknologi bank darah. Sistem informasi manajemen dalam bidang pelayanan darah. Inovasi perangkat medis untuk penyimpanan, pengolahan, dan distribusi darah. Manajemen mutu dan keamanan darah. Teknologi laboratorium medis. Kebijakan, regulasi, dan standar pelayanan darah. Pendidikan, pelatihan, dan pengembangan SDM di bidang transfusi darah. Kesehatan Masyarakat dalam bidang pelayanan darah. Psikologi dalam bidang pelayanan darah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)" : 5 Documents clear
GAMBARAN HIPERTENSI PADA PENDONOR RUTIN DI UNIT DONOR DARAH PMI PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2023 Tetra Anestasia Putri; Ajeng Candan Wirandita
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v3i1.7

Abstract

Kegagalan karena tekanan darah merupakan faktor penyebab yang sering terjadi, baik karena terlalu rendah ataupun terlalu tinggi yang melampaui batas ambang persyaratan untuk menjadi calon pendonor darah. Hipertensi terjadi ketika darah yang dipompa jumlahnya banyak, namun pembuluh darah arteri yang akan dilalui oleh darah kecil. Hipertensi ditandai dengan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg, atau tekanan darah sistolik ≥140 mmHg. Pada pendonor darah di UDD PMI DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap tekanan darah sebelum mendonorkan darahnya. Kegagalan donasi darah akibat hipertensi, dapat mengurangi pasokan darah di UDD yang berdampak pada berkurangnya akses layanan darah bagi pasien di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hipertensi pada donor rutin di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta. Metode: Menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh pendonor tahun 2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 100 pendonor. Alat pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder . Teknik olah data, diolah dengan editing, data entry. Analisa univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat di menggunakan uji korelasi Spearman rank. dengan bantuan program SPSS Versi 26. Hasil: Jenis kelamin pendonor rutin lebih banyak laki-laki dibandingkan perempuan. Usia pendonor rutin paling banyak di usia >50 tahun. Jumlah donasi pendonor rutin sebagian besar 10-24 kali. Pendonor rutin lebih banyak dalam kategori hipertensi stage I. Simpulan: Diharapkan UDD PMI DKI Jakarta dapat membuat kegiatan penyuluhan terkait hipertensi sehingga pendonor rutin dapat memahami dan mencegah didalam kehidupan sehari-hari.
GAMBARAN KARAKTERISTIK CALON PENDONOR BERDASARKAN KADAR HEMOGLOBIN DI UDD PMI DKI JAKARTA TAHUN 2023 Diana Novita; Yosepin Tarigan
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v3i1.8

Abstract

Donor darah adalah salah satu cara yang sangat penting untuk digunakan menolong individu yang mengalami berbagai kondisi medis tertentu. Permintaan pasokan darah yang tinggi juga menuntut kualitas yang tinggi dan minim resiko baik untuk penerima darah maupun bagi donor sehingga sangat diperlukan proses seleksi donor. Kadar Hemoglobin menjadi salah satu aspek untuk menentukan apakah pendonor diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya atau tidak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik calon pendonor berdasarkan kadar Hb pendonor di UDD PMI DKI Jakarta sebanyak 98 responden. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik calon pendonor berdasarkan kadar hemoglobin di UDD PMI DKI Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dari pemeriksaan kadar hemoglobin pada 98 calon pendonor. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil Penelitian Calon pendonor didapatkan dengan kadar Hb normal yaitu yang lebih dominan di usia 25-44 sebesar 25.5%, dan didapatkan jenis kelamin laki-laki dengan kadar Hb normal sebesar 52%. Kesimpulan Sebagian besar pendonor pada usia 24-44 didapatkan kadar Hb normal sebanyak 25.5%. Didapatkan jenis kelamin laki-laki dengan kadar Hb normal sebesar 52%.
GAMBARAN PENGETAHUAN MINAT DAN SIKAP TERHADAP PENTINGNYA DONOR DARAH PADA MASYARAKAT RT/RW.002/010 TARUMAJAYA KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 Pierlita Rini; Rifqi Widiya Rahmawati
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v3i1.9

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) bahwa kebutuhan darah minimal 2% dari jumlah penduduk di indonesia, yang mencapai 275 juta jiwa per tahun 2022, idealnya ada sekitar 5,5 juta kantong darah per tahun yang tersedia baik di UTD PMI maupun UTDRS. Sayangnya, saat ini hanya tersedia rata-rata 4 juta kantong darah per tahun. Dengan 90% berasal dari donor darah sukarela dan sisanya dari donor pengganti. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan tetang minat dan sikap terhadap pentingnya donor darah pada masyarakat RT/RW.002/010 Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kp. Karang tengah RT/RW.002/010 Desa Pusaka Rakyat, KecamatanTarumajaya, Kabupaten Bekasi dengan Besar sampel sebanyak 40 responden yang diperoleh dari teknik Slovin yang dilaksanakan pada bulan September Tahun 2023. Hasil : Tingkat pengetahuan responden Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pada kategori Baik Sebanyak 26 responden (65%), minat responden berada pada kategori kurang sebanyak 13 responden (32,5%), dan sikap responden berada pada kategori positif sebanyak (80%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari penelitian bahwa pengetahuan tentang minat dan sikap terhadap pentingnya donor darah tidak seimbang karena pengetahuan tentang donor darah baik tetapi minat responden untuk donor darah kurang dengan alasan takut dengan jarum donor dan belum pernah melakukan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kurangnya minat donor darah karena kurangnya sosialisasi di masyarakat 002/010 Kabupaten Bekasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT ASRAMA GEGANA KELAPA DUA DEPOK RT/RW 001/006 TERHADAP BIAYA PENGGANTI PENGOLAHAN DARAH TAHUN 2023 Diana Novita; Putri Lestari Dewi
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v3i1.10

Abstract

Transfusi darah adalah bagian dari pelayanan kesehatan yang semakin lama semakin sering dilakukan dan merupakan bagian dari pengobatan sejak awal abad ke-21. Transfusi darah terkadang menjadi satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa pasien, namun di sisi lain, transfusi darah memiliki risiko yang fatal. Kesalahan dalam pre-transfusi darah berarti transfusi darah tidak lagi menyelamatkan jiwa tetapi mengancam jiwa. Penyebab paling umum dari reaksi transfusi yang fatal adalah pemberian sel darah merah yang incompatible dengan ABO. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yaitu hasil incompatible pada uji silang serasi PRC di UTD PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2022 dengan populasi berjumlah 31.532/kantong PRC dan sampel berjumlah 2,071/kantong PRC. Hasil: Hasil incompatible mayor dengan jumlah terbanyak pada bulan november tahun 2022 yaitu sebanyak 30 kantong PRC (18,99%). Hasil incompatible auto kontrol dengan jumlah terbanyak pada bulan maret tahun 2022 yaitu sebanyak 189 kantong PRC (9,88%). Simpulan: Hasil incompatible mayor pada uji silang serasi PRC di UTD PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2022 yaitu sebanyak 158 kantong PRC (7,63%) dan hasil incompatible auto kontrol pada uji silang serasi PRC di UTD PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2022 yaitu sebanyak 1.913 kantong PRC (92,37%).
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH TRANSFUSI DARAH PADA PASIEN ANAK THALASEMIA DI RSUD PASAR REBO Cita Reast Wulansari; Kristina Yunia
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.3 No.1 (Juni 2024)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v3i1.12

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi eritrosit yang mudah rusak dan berumur pendek yang disebabkan oleh gangguan sintesis hemoglobin (Hb). Sampai saat inipengobatan penyakit thalasemia belum sampai pada tingkat penyembuhan, upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita thalasemia adalah dengan memberikan transfusi darah seumur hidup. Transfusi darah dengan komponen PRC dapat meningkatkan kadar Hb pasien dan memperbaiki kondisi pasien danmemperbaiki kondisi pasien sehingga dapat menjalankan hidup selayaknya orang sehat. TujuanPenelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada pasien anak thalasemiasebelum dan sesudah transfusi darah di RSUD Pasar Rebo. Metode: Menggunakan Deskriptif analitik,waktu penelitian bulan September 2023. Populasi yang digunakan adalah seluruh pasien anakthalasemia. Pengambilan sampel sebanyak 24 pasien anak thalasemia. Alat pengumpulan datamenggunakan data primer. Analisa univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, denganbantuan program Microsoft Excel. Hasil: Jenis kelamin pasien anak thalasemia lebih banyak laki-lakidibandingkan perempuan. Umur pasien anak thalasemia paling banyak 6-10 tahun. Terdapatpeningkatan kadar Hb rata-rata setelah transfusi PRC yaitu 1,4 gr/dL. Simpulan: Salah satu pengobatanpada pasien anak thalasemia adalah dengan transfusi darah, pada pemberian 2 kantong PRC dapat meningkatkan kadar Hb 1,4 gr/dL.

Page 1 of 1 | Total Record : 5