Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018"
:
16 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH
Penona, Sara;
Kamaruddin, Thamrin;
Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.12069
Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH
Penona, Sara;
Kamaruddin, Thamrin;
Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.12067
Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DAN TALKING STICK DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH
Jannah, Raudhatul;
Hasmunir, .;
Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11210
Kegiatan belajar mengajar menempatkan guru sebagai figure untuk mendukung dan membimbing peserta didik supaya berhasil menempuh pendidikannya. Salah satu model yang dapat digunakan yaitu Time Token dan Talking Stick. Masalah penelitian adalah apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan yang diajarkan dengan Talking Stick dalam mata pelajaran Geografi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan yang diajarkan dengan Talking Stick. Jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Seluruh siswa kelas XI IS di SMA Negeri 5 Banda Aceh yang berjumlah 78 siswa adalah populasi dalam penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, diambil hanya dua kelas yaitu kelas XI IS 1 sejumlah 26 siswa dan IX IS 2 sejumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data menggunakan rumus uji-t, diperoleh nilai thitung = 1,21 ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 0,05 dengan dk = 49 berarti thitung ttabel, sehingga Ha ditolak. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Time Token sama dengan yang diajarkan menggunakan Talking Stick dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 BANDA ACEH
Afzal, Zamalun;
Amri, Amsal;
Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11179
Penerapan Tipe Team Quiz atau kuis berkelompok dalam pembelajaran merupakan model pembelajaran aktif yang mana siswa dibagi kedalam tiga kelompok besar dan semua anggota bersama-sama mempelajari materi tersebut, mendiskusikan materi, saling memberi arahan, saling memberikan pertanyaan dan jawaban, setelah materi selesai disampaikan dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa, aktiviitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Banda Aceh berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar pre-test dan post-test, lembar aktivitas guru dan siswa, lembar keterampilan guru dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan ketuntasan individual meningkat dari 35% siklus I menjadi 70% siklus II dan 90% siklus III. Ketuntasan klasikal meningkat dari 40% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 100% pada siklus III. Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. Keterampilan guru dengan skor 2,3 (sedang) pada siklus I menjadi 3 (baik) pada siklus II dan 3,5 (baik) pada siklus III. Sebanyak 90% siswa sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran menggunakan media gambar. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Tipe Team Quiz menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Penerapan, Tipe Team Quiz, Hasil Belajar, IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 18 BANDA ACEH
Yanti, Yuli;
Amri, Amsal;
Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11178
Numbered Head Together ialah model pembelajaran kooperatif pemberian nomor oleh guru kepada masing-masing peserta didik dan tugas untuk diskusi. Media audio visual merupakan unsur gambar dan suara menyampaikan bahan pembelajaran mengunakan teknologi, mesin-mesin mekanik dan elektronik. Penelitian bertujuan ini mengetahui (1) hasil peningkatanbelajar siswa Peningatan belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran;dan(4) Pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media audio visual terhadap responden siswa. Siswa kelas VII-5 SMP Negeri 18 Banda Aceh penelitian ini sebai bersubjek 26 siswa. Data dikumpulkan mengunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2)Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Statistik persentase analisis deskriptif. persentase hasil penelitian bahwa (1) Persentase Individual ketuntasan pada siklus I meningkat 62% pada siklus II 73% dan pada Siklus III 92%. Klasikal Persentase ketuntasan klasikal naik dari 60% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III.(3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan kategori sedang siklus I skor 2,57 pada siklus II kategori baik 2,85 dan pada siklus III kategori baik 3,37.(4) Pada umumnyaa setuju penerapan Numbered Head Together berbantuan media audio visual bahwa siswa sangat menyenagkan dan membantu siswa dalam materi pelajaran. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Penerapan Numbered Head Together, Audio Visual, Hasil Belajar, IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI AUDIOVISUAL DENGAN SOFTWARE GOANIMATE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA
Iskandar, Wido;
Kamaruddin, Thamrin;
Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11176
Software Goanimate adalah software gratis berbasis online yang dirancang dengan fitur-fitur animasi yang menarik. Goanimate dapat digunakan dalam bentuk presentasi berformat video, dengan menggunakan goanimate presentasi dapat dibuat se-kreatif mungkin dengan menggunakan berbagai karakter, latar belakang musik dan alur cerita yang berbeda. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui (1) Peningkatan dalam hasil belajar siswa; (2) Aktivitas pembelajaran guru dan siswa; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa setelah proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan media solfware animasi goanimate. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Peukan Bada sejumlah 158 siswa sedangkan sampel yang diteliti yaitu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Paukan Bada sejumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan (1) Perangkat tes (pre-test dan post-test); (2) Instrumen pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Instrumen pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data dengan statistik deskriptif persentase. Hasil yang diperoleh dari penelitian (1) Hasil ketuntasan individual pada siklus I sebesar 40% meningkat pada siklus II sebesar 72% meningkat pada siklus III menjadi 88%. Hasil ketuntasan klasikal yang diperoleh pada siklus I sebesar 40% meningkat 60% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Hasil pengamatan aktivitas guru dan siswa 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I meningkat menjadi 7 aktivitas sesuai pada siklus II dan 8 aktivitas sesuai di siklus III. (3) Keterampilan guru dari hasil pegamatan 2,3 kategori sedang pada siklus I menjadi 2,8 kategori baik pada siklus II dan 3,2 kategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 90% siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan animasi software goanimate menyenangkan dan membantu siswa memahami materi pembelajaran.Kata Kunci: Penerapan , Examples Non Examples, Software Goanimate, Hasil belajar, IPS
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA BERASRAMA DAN NON ASRAMA DI KELAS XI IPS SMA ISLAM TERPADU AL-FITYAN ACEH BESAR
Usrah, Vergi Raudatul;
Amri, Amsal;
Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10783
Penelitan ini dilakukan pada SMA Islam Terpadu Al-Fityan Kabupaten Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar siswa yang berasrama dan siswa non asrama dalam mata pelajaran geografi pada kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan. Hipotesis dalam penelitan ini adalah prestasi belajar geografi siswa berasrama lebih tinggi dari pada siswa non asrama di SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk penelitan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan yang berjumlah 43 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes sebanyak 25 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yaitu memberikan soal yang sama kepada siswa yang berasrama dan siswa non asrama. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 3,01 dn ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 41, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mata pelajaran Geografi siswa berasrama lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik non asrama pda sswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar.Kata Kunci: perbandingan, prestasi belajar, berasrama, non asrama, geografi
ANALISIS SOAL IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI KABUPATEN ACEH BESAR
Munira, Uswatul;
Hasmunir, .;
Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10782
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan. Alat evaluasi dikatakan memenuhi kriteria tes yang baik apabila dapat mengukur kemampuan siswa dan memenuhi syarat baik buruknya suatu tes. Untuk itulah diperlukan menganalisis butir soal suatu tes, untuk mengetahui kualitas tes tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar berkualitas baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekataan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan ditiga SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar yaitu SMP Negeri 1 Peukan Bada, SMP Negeri 1 Ingin Jaya, dan SMP Negeri 1 Lembah Seulawah. Sampel penelitian ini siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang pada setiap sekolah. Subjek penelitian ini meliputi butir soal pada tes dan lembar jawaban siswa. Pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis data soal IPS Terpadu menunjukkan bahwa validitas butir soal masih tergolong rendah dimana sebanyak 58% dari 100 butir soal belum valid. Sedangkan reliabilitas butir soal berada pada intepretasi 0,8-1,0 degan katgori sangt tingi. Dayapmbeda soal sebesar 46% dri 100 butir soal dengan kategori jelek, sehingga soal tersebut harus direvisi kembali. Tingkat Kesukaran butir soal baik sehingga sudah memenuhi kriteria tingkat kesukaran soal yang baik. Kesimpulan secara keseluruhan kualitas soal kurang baik untuk digunakan sebagai alat ukur keberhasilan belajar siswa. Saran pada penelitian yaitu kepada guru diharapkan dalam menyusun tes evaluasi hasil belajar, sebaiknya tes tersebut dianalisis terlebih dahulu agar tes tersebut dapat memenuhi syarat untuk menjadi tes yg baik.Kata Kunci: valid, reliabel, tingkat kesukaran, daya pembeda
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER COMMENT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS X IS DI SMA NEGERI 1 NAGAN RAYA NAGAN RAYA
Ningsih, Sri Arimbi;
Abdi, Abdul Wahab;
Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10780
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi dengan model pembelajaran Picture And Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment terhadap peserta didik kelas X IS di SMA Negeri 1 Nagan Raya. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar Geografi dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment disekolah SMA Negeri 1 Nagan Raya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 214 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X IS 1 sebanyak 26 peserta didik dan kelas X IS 2 sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 13,55 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Poster Comment pada mata pelajaran geografi kelas X IS SMA Negeri 1 Nagan Raya.Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, Picture And Picture, Poster Comment, geografi
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMAN 16 KOTA BANDA ACEH
Raisa, Sitti;
Abdi, Abdul Wahab;
Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10779
Penelitian yang telah dilaksanakan mempunyai tema gaya asuh oleh orang tua dikatikan dengan kedisiplinan belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran geografi siswa SMAN 16 Kota Banda Aceh. Rumusan masalah dari data yang akan diteliti adalah apakah ada hubungan atau korelasi antar variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian korelasi jenis kausalitas. Populasi penenlitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII IPS SMAN 16 Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak dan jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus Taro Yamane dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa maka diambil sampel sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket serta data yang tersedia oleh sekolah, teknik angket untuk mengambil data bagaimana kondisi pola asuh orang tua dan melihat seberapa besar kedisiplinan belajar peserta didik. Kemudian teknik angket untuk melihat data hasil atau prestasi belajar peserta didik yang disesuaikan dengan grade dan tingkat kualitas guru yang tertera pada kkm. Data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian adalah terima Ha. Artinya hasil penelitian menunjukkan ada korelasi anatara variabel pada peserta didik SMAN 16 Kota Banda Aceh.Kata Kunci: hubungan, pola asuh orang tua, kedisiplinan belajar, prestasi belajar, geografi.