cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 133 Documents
PENGARUH PENYULUHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SADARI DI MTS DANUL FALAH KEC. PANGALENGAN Henni Purnasari
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.205

Abstract

Perilaku masyarakat dalam melakukan deteksi dini kanker payudara masih rendah. Hal ini diketahui dari persentase kasus baru kanker payudara lebih tinggi daripada persentase kematian akibat kanker payudara. Salah satu cara untuk meningkatkan perilaku SADARI adalah dengan pemberian pengetahuan yang baik tentang SADARI. Remaja adalah sasaran untuk dilakukannya perubahan pengetahuan. Remaja lebih cepat dalam mengupdate dan mengakses hal –hal baru. Media video merupakan salah satu media baru yang diharapkan dapat memberikan peningkatan pengetahuan tentang SADARI pada remaja sehingga pengetahuan remaja yang baik tentang SADARI. Pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pre eksperimental dengan rancangan one group pretest – posttest design .Populasi penelitian ini adalah remaja wanita di MTS Danul Fallah. Sampel penelitian berjumlah 48 orang dan dilakukan menggunakan analisis Wilcoxon test. Hasil penelitian yaitu tingkat pengetahuan responden tentang kanker payudara meningkat setelah diberikan penyuluhan. Pada kelompok sebelum dan sesudah intervensi rerata nilai pengetahuan responden sebelum mendapatkan penyuluhan sebesar 1,25, sedangkan rerata nilai setelah mendapatkan penyuluhan sebesar 2,69. Setelah di lakukan uji statistik Hasil uji chi square di peroleh p value = 0,037 (p<0.05) artinya ada pengaruh penyuluhan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan responden tentang deteksi dini kanker payudara. Kata kunci: Media Video, Remaja wanita, Pengetahuan, SADARI
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN STRATEGI KOPING MAHASISWA ALIH JENJANG PRODI SARJANA KEPERAWATAN INSTITUT IMMANUEL DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING Patricia, Claudia; Tresnadjaja, Reynaldi; Prasetya Ningrum, Widyadari
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.206

Abstract

Stres akademik merupakan stres yang timbul akibat tuntutan dari instasi pendidikan tempat mahasiswa menempuh pendidikan. Stres akademik perlu dikelola dengan baik agar tidak menjadi hambatan bagi mahasiswa selama menjalani proses perkulihan, untuk mengatasi stres yang muncul maka diperlukan adanya strategi koping. Strategi koping adalah suatu aksi yang disengaja dan direncanakan unutk mengatasi ketegangan di lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan strategi koping mahasiswa alih jenjang prodi sarjana keperawatan dalam proses pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022 dengan desain cross sectional, melibatkan 66 partisipan yang merupakan perwakilan dari tiap kelas alih jenjang. Variabel stres akademik akan dinilai menggunakan kuesioner Perception Of Academic Stress Scale (PASS), sedangkan untuk variabel strategi koping menggunakan kuesioner Way Of Coping (WOC). Pada penelitian ini ditemukan data bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres akademik ringan (62,1%). Untuk strategi koping, sebagian besar mahasiswa alih jenjang menggunakan emotional focus coping (63,6%). Pada penelitian ini juga ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan strategi koping dengan nilai p-value 0,000. Untuk mengatasi stres akademik yang muncul akibat proses perkulihan daring sangat diperlukan strategi koping yang tepat agar tidak menyebabkan stres yang berkepanjangan hingga depresi bagi mahasiswa. Kata kunci: Stres Akademik, Strategi Koping, Mahasiswa Alih Jenjang Keperawatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN TB DENGAN KEJADIAN TB KATEGORI 2 DI RUMAH SAKIT PARU Dr. H. A. ROTINSULU BANDUNG Meiningtyas, Diana Ayu; Linda; Ardayani, Tri
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.207

Abstract

Keingintahuan tentang hal-hal tertentu dan pengembangan perilaku terbuka adalah hasil dari proses sensorik yang mengarah pada pengetahuan. Reaksi tertutup seseorang terhadap stimulus atau item tertentu disebut sebagai sikap mereka dan sudah mencakup elemen opini dan emosi yang bersangkutan. Pasien dengan TB paru yang telah menerima pengobatan untuk kondisi lain harus mengobati kembali, yang termasuk dalam kategori 2 TB. Penelitian ini bermaksud untuk menguji hubungan antara insiden TB kategori 2 dengan pengetahuan dan sikap pasien. Studi survei analitik menggunakan metodologi cross-sectional adalah jenis penelitian yang digunakan. 77 responden merupakan sampel dalam penelitian ini. Accidental sampling adalah metode yang digunakan. Hubungan pengetahuan dengan kejadian TB kategori 2 menghasilkan hasil uji chi-square 0,000, menunjukkan bahwa ada hubungan antara keduanya. Sementara korelasi antara sikap dan kejadian TB kategori 2 dihitung menjadi 0,164, jelas bahwa tidak ada hubungan antara keduanya. Kesimpulan: Terdapat korelasi antara pengetahuan dan sikap pasien TB dengan terjadinya TB kategori 2. Disarankan untuk membuat jadwal untuk mendidik pasien TB kategori 2. Kata kunci: Informasi, Cara, TB Kategori 2
EFEKTIVITAS INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH SECARA BIOLOGIS AEROBIK TERHADAP PENURUNAN KADAR COD, BOD, PH, TSS DAN MPN COLIFORM DI RUMAH SAKIT PARU DR. H. A. ROTINSULU Wibowo, Arief; Linda; Yogisutanti, Gurdani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.208

Abstract

Rumah sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan yang dirancang, dioperasikan, serta dipelihara dengan memperhatikan aspek kesehatan manusia dan lingkungan yang mencakup kebersihan fisik, limbah padat, limbah cair, air bersih, dan serangga atau binatang pengganggu. Diperlukan sistem pengolahan air limbah rumah sakit, sehingga ketika di keluarkan ke lingkungan tidak memiliki dampak bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pengolahan air limbah secara biologis aerobik di RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu dengan parameter COD, BOD, ph, TSS dan MPN Coliform tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan pengolahan air limbah rumah sakit dengan sistem biologis aerobic di RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu efektif dalam menurunkan kadar parameter yaitu COD sebesar 58,03%, TSS sebesar 55,24%, MPN Coliform sebesar 99,89%. Sistem pengolahan air limbah masih belum efektif dalam menurunkan parameter pH yaitu mengalami kenaikan dari 7,36 menjadi 7,56 tetapi masih memenuhi baku mutu. sementara untuk BOD meskipun terdapat penurunan sebesar 58,53%, namun hasil penurunan tersebut tidak memenuhi baku mutu dan dapat dikatakan tidak efektif. Untuk dapat hasil outlet yang baik dan memenuhi standar baku mutu diharapkan  tenaga  sanitarian  agar  melakukan  pemantauan  atau  pengecekan  berkala  sehingga mencegah terganggunya proses pengolahan air limbah Kata Kunci: limbah rumah sakit, sistem pengolahan air limbah, efektivitas
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN TINGKAT KECEMASAN VAKSINASI COVID-19 PADA LANSIA DI RW 10 KELURAHAN CIKUTRA Hutami, Putri Adya; Sinaga, Anni; Prasetyo, Yunus Adhy
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.209

Abstract

The Covid-19 vaccine can have an effect on causing feelings of worry and anxiety in the community. Anxiety, depression and cognitive impairment are often found at an older age. Knowledge can be one of the trigger factors for anxiety. The attitude of rejection arising from the public towards the Covid-19 vaccine is due to feelings of anxiety experienced by the community due to lack of knowledge. This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge and the level of anxiety about Covid-19 vaccination in the elderly in RW 10 Cikutra Village. This research is a quantitative research type using a correlational method, with a cross sectional approach. This research instrument uses questionnaires. To measure anxiety levels using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) questionnaire. The sample size was 62 respondents. The results of the study found a relationship between the level of knowledge and the level of anxiety about Covid-19 vaccination in the elderly in RW 10 Cikutra Village. The suggestion from this study is that it is hoped that the elderly in RW 10 Cikutra Village will get education about the level of knowledge of Covid-19 vaccination and can reduce the factors that cause anxiety levels in the elderly.
Analisis Faktor Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Katapang Chang, David; Melia, Stephanie; Ginting, Monika
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i1.210

Abstract

Peningkatan kasus hipertensi pada kelompok lansia masih menjadi salah satu penyebab tingkat kematian penyakit tidak menular di dunia. Kepatuhan minum obat merupakan factor yang berkontribusi dalam pengendalian tekanan darah jangka panjang. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan seringkali dikaitkan dengan pengetahuan, tingkat stress dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien lansia hipertensi. Desain cross sectional, menggunakan sampel 37 pasien lansia dengan hipertensi di Puskesmas Katapang. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan, dukungan keluarga, Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Morinsky Adeherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden sebanyak 56.85% tidak patuh dan 43.2% patuh. Terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,033); tingkat stress (p value= 0,023); dukungan keluarga (p value = 0.013) dengan kepatuhan minum obat hipertensi (p value < 0.05). Saran bagi tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan adalah dengan edukasi kesehatan terhadap pengaturan minum obat, melibatkan keluarga untuk memotivasi kepatuhan minum obat serta upaya promotive pengendalian stress pada lansia. Kata Kunci : Pengetahuan, stres, dukungan keluarga, kepatuhan, hipertensi
The Relationship Between Stress Levels and Nurse Performance In Intensive Care Room of Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak Novita, Marsela Dian Novita; Ngadiran, Antonius; Doloksaribu, Juliyanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i2.215

Abstract

Pendahuluan. Rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan memiliki peran krusial dalam memberikan perawatan medis dan rujukan. Kualitas pelayanan ini tercermin dari asuhan keperawatan yang diberikan. Namun, dalam lingkungan medis, perawat sering menghadapi tekanan dan stres yang dapat mempengaruhi kesejahteraan mereka. Proses keperawatan yang melibatkan beberapa tahap esensial memegang peranan utama dalam tugas perawat. Tantangan muncul ketika kinerja perawat tidak memenuhi harapan, tercermin dari absensi yang tinggi. Stres yang dialami perawat juga dapat menjadi faktor penyebab penurunan kinerja mereka. Artikel ini akan mengulas dampak stres terhadap kinerja perawat, mengidentifikasi faktor-faktor pemicu stres, dan merunut solusi potensial untuk mengatasi tantangan ini. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat stres pada kinerja perawat di ruang intensif di rumah sakit St. Antonius. Metode. Desain penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Variabel tingkat stres menggunakan kuisinoer PSS 10 dan untuk variable kinerja kerja menggunakan kuisioner William and Anderson’s Job Performance. Populasi dalam penelitian ini yaitu Perawat yang berada dalam Ruang Perawatan Intensif Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, Kalimantan Barat. Sampel yang digunakan sebanyak 80 orang berdasarkan teknik Total Sampling.. Hasil dan Analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kinerja dengan hasil nilai p value 0.000. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukan bahwa ada terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kinerja perawat pada ruang perawatan intensif di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak. Kata Kunci: Kinerja Perawat, Tingkat Stres, Perawat Ruang Intensif.
NURSE EXPERIENCE IN CONDUCTING TRIAGE AT THE EMERGENCY INSTALLATION OF SANTA ELISABETH SAMBAS GENERAL HOSPITAL Rupina, Sumarni; Ngadiran, Antonius; Hotmaida, Linda
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i2.217

Abstract

Introduction. The Emergency Department is a healthcare unit that caters to emergency situations. In the emergency service department of a hospital, one crucial process is Triage. Before receiving any medical treatment, patients who arrive suddenly at the Emergency Department must undergo Triage, so that they can receive appropriate care based on the urgency of their condition. Objective. To explore the meaning of nurses' experiences in implementing Triage in the Emergency Department at Santa Elisabeth Hospital, Sambas. Method. This research adopts a Qualitative research design with a Phenomenological study approach. The sample consists of 6 nurses who work in the Emergency Department of Santa Elisabeth Hospital, Sambas. Results. The findings reveal that the implementation of Triage is a complex and vital aspect of healthcare service. Conclusion. The research concludes that the implementation of Triage is a complex and crucial aspect of healthcare service in the Emergency Department of Santa Elisabeth Hospital, Sambas, West Kalimantan.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN KELENGKAPAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI UNIT PERAWATAN INTENSIF RUMAH SAKIT Sholeh, Wahidin; Yogisutanti, Gurdani; Fuadah, Fahmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i2.218

Abstract

The use of PPE must be in accordance with standard operating procedures (SOP), to prevent work accidents and hazards that may arise when working in a hospital. The research objective was to determine the relationship between knowledge, attitudes and use of PPE at HA Rotinsulu Pulmonary Hospital, Bandung. The type of survey used is descriptive-quantitative with a cross-sectional design. The sample for the study was 42 nurses working in surgical facilities and the Intensive Care Unit (ICU). Most of the respondents had good knowledge (71.0%) and a positive attitude (61.0%) and some of the compliance with the use of PPE was still incomplete in using PPE (57.0%). Based on Spearman's correlation analysis, a p-value of 0.146 was obtained for the relationship between knowledge and use of PPE, and 0.069 for the relationship between attitude and use of PPE. The results showed that there was no relationship between knowledge and attitudes with the use of PPE in ICU care. Compliance with the use of PPE in hospitals is not related to the level of knowledge or attitudes of nurses. The need to establish SOPs on the use of PPE in hospitals to increase the compliance of nurses who have not used PPE. Keywords: PPE, Knowledge, Attitude, and Compliance.
The The Relationship Knowledge And Attitude Of Cleaning Service With The Use Of Personal Protective Equipment In Handling Solid Medical Waste At Rotinsulu Lung Hospital Bandung Gunawan, Iwan; Yogisutanti, Gurdani; Hotmaida, Linda
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v17i2.219

Abstract

Cleaning service are people who maintain the cleanliness and health of the hospital environment, one of which is the handling of medical waste. In carrying out this task, it is important for cleaners to use personal protective equipment correctly and according to standards. The purpose of this study was to determine the relationship between the knowledge and attitudes of cleaning service and the use of personal protective equipment (PPE) in handling solid medical waste at Rotinsulu Lung Hospital Bandung. This study uses the observational analytical method with a cross-sectional study approach. The sample in this study was 30 respondents using the purposive sampling technique. The research instrument used was a knowledge questionnaire, an attitude questionnaire, and an observation sheet on the use of personal protective equipment. Statistical test results using the chi square test on the relationship between knowledge and the use of personal protective equipment obtained the number 0.016, which means that there is a relationship between knowledge and the use of personal protective equipment. The results of attitudes towards the use of personal protective equipment obtained a value of 0.005, which means there is a relationship between attitudes towards the use of personal protective equipment. Based on this study, it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitudes towards the use of personal protective equipment. It is recommended for hospitals to carry out training activities related to infection prevention and control and the use of personal protective equipment (PPE) for cleaning service in order to increase understanding of the benefits and functions of PPE.

Page 10 of 14 | Total Record : 133